PEKANBARU - KontrasRiau.com - Hasil Konfercab PGRI Kecamatan Kulim telah digelar, hal ini untuk menentukan siapa yang akan memimpin dan melanjutkan estafet pada kepengurusan PGRI Kecamatan Kulim untuk 5 tahun kedepan, masa bakti 2025-2030, guna lancarnya serta jalannya roda Organisasi lebih cepat, lebih maju dan lebih sejahtera bagi para guru secara umum di Riau, khususnya para guru di wilayah PGRI Kecamatan Kulim.
Pelaksanaan Konfercab PGRI Kecamatan Kulim bertempat di sekolah SDN 133 Pekanbaru. Sabtu(07/03/2026)pagi.
Ketua PGRI Kota Pekanbaru Miftahudin, M.PdI Menjelaskan bahwa dengan terpilihnya Firman Afriadi, M.Pd. sebagai Ketua PGRI Cabang Kulim secara aklamasi, untuk periode 2025-2030, pada Konfercab PGRI yang telah berlangsung dengan situasi yang aman, kondusif serta sukses." Ujarnya.
" Kepada Ketua Firman Afriadi terpilih, semoga dapat hendaknya berkerjasama dan berkolaborasi dengan pengurus, anggota di dalamnya. Dan juga dapat kerjasama yang baik, bersinergi, koordinasi dengan pengurus PGRI Kota Pekanbaru, pengurus PGRI Riau hingga ke Pengurus PGRI Pusat." Terang Miftahudin.
Ketua PGRI Kec.Kulim Terpilih Firman Afriadi, M.Pd. Menyampaikan ucapan terimakasih kepada rekan-rekan guru yang telah memberikan amanah kepada kami sehingga dengan adanya pemilihan ini tentu Kami sebagai pemimpin, tentu menahkodai selama 5 tahun kedepan PGRI Kecamatan Kulim." Sebutnya.
" Insya Allah apa-apa yang belum terselesaikan, atau memang belum ada program yang sebelumnya selesai kita akan tuntaskan kedepannya." Pungkas Firman Kepada Media KontrasRiau.com, usai acara.
Terutama bagaimana kami akan mendata guru-guru yang belum memiliki KTA itu yang pertama. Yang kedua melihat lagi guru-guru honor yang mungkin selama ini data-data NUPTK belum lengkap, sehingga NUPTK terkendala, nanti kita akan coba membantu mengurusnya.
" Bagi kawan-kawan guru yang belum mengusulkan untuk test PPG, kita akan melihat dimana kendalanya, kita akan lihat, dan nanti kita akan berkoordinasi dengan pemerintah atau instansi terkait mengenai data-data dapodik." Tegas Firman Afriadi.
Karena kesalahan terkadang, ada kendala atau kesalahan teknis dalam penginputan data, sehingga guru-guru terkendala pada tunjangan serfikasi, karena guru honor masih ada juga yang tercecer, belum semua guru paruh waktu, masih ada beberapa guru yang belum P3K paruh waktu.
" Insya Allah kita akan coba memberikan bantuan, dan menggesa agar kawan-kawan guru honor akan memiliki NUPTKnya, sehingga mereka bisa mendapatkan tunjangan atau insentif dari pemerintah kota pekanbaru, khususnya pada pemerintahan saat ini." Lanjut Firman Afriadi.
Kemudian baru-baru ini ada informsai saat ini, dari pemerintah akan membantu guru-guru honor yang tercecer, belum mendapatkan tunjangan atau insentif, disinilah kami hadir untuk memberikan solusi, dimana sih kendala-kendala NUPTK kawan-kawan, sehingga kedepan tidak ada masalah serupa terjadi, artinya kami bantu menuntaskan, clearkan untuk kawan-kawan." Tutupnya.
Editor : Omeng
Post A Comment:
0 comments:
Berikan Komentar Terbaik Anda yang Mencerminkan Kredibilitas Anda Untuk Kemajuan NKRI yang Kita Cintai