PEKANBARU - KontrasRiau.com - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, mendorong sekolah di wilayah setempat khususnya tingkat sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) untuk menggalakkan penghijauan.
Selain untuk menyukseskan program Green City atau Kota Hijau, penanaman pohon di lingkungan sekolah juga untuk menciptakan suasana yang asri, aman dan nyaman bagi peserta didik.
“Sehingga anak-anak kita merasa lebih nyaman saat berada di sekolah,” kata Wakil Walikota (Wawako) Pekanbaru H Markarius Anwar ST M.Arch, usai launching penanaman pohon di SMPN 44 Palas, Kecamatan Rumbai, Jumat (30/1/2026).
Disampaikannya, saat ini masih ada sebagian sekolah khususnya sekolah yang baru beroperasi yang minim penghijauan.
“Sekolah baru ini terasa masih gersang, sehingga perlu dilakukan penanaman pohon,” pintanya.
Dalam menggalakkan penghijauan ini, lanjut Wawako Markarius, ia menyarankan agar sekolah mengutaman menanam pohon buah.
“Jadi, saya sarankan untuk menanam tanaman buah. Nanti juga ada dampaknya terhadap ketersediaan pangan juga. Kemudian anak-anak juga bisa memetik buahnya, dan ini kan bagus,” tutupnya. (**)
PEKANBARU – KontrasRiau.com - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru resmi menerapkan Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai sistem pengembangan karier dan pengisian jabatan. Kebijakan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat reformasi birokrasi serta memastikan penempatan ASN dilakukan berdasarkan kompetensi dan kinerja.
“Penerapan Manajemen Talenta tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya penguatan sistem merit dalam tata kelola pemerintahan. Melalui sistem ini, pengembangan karier ASN tidak lagi bergantung pada mekanisme penilaian konvensional,” kata Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, Selasa (27/1/2026).
Melainkan, sistem berbasis pemetaan talenta yang objektif, terukur, dan transparan. Kebijakan ini dilaksanakan setelah Pemko Pekanbaru memperoleh persetujuan resmi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Persetujuan tersebut tertuang dalam Keputusan Kepala BKN Nomor 68 Tahun 2026 tentang Persetujuan Penerapan Manajemen Talenta di Lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru. Persetujuan BKN diberikan setelah dilaksanakannya rapat ekspose antara BKN dan Tim Manajemen Talenta Pemko Pekanbaru pada 23 Januari 2026.
“Dalam keputusan itu, BKN menyetujui Manajemen Talenta sebagai dasar pengembangan karier dan mobilitas jabatan ASN di lingkungan Pemko Pekanbaru,” ujar Agung.
Dengan diterapkannya sistem ini, pengisian jabatan dilakukan berdasarkan hasil pemetaan talenta ASN yang mengedepankan prinsip sistem merit. Proses tersebut dilaksanakan secara objektif, terencana, terbuka, tepat waktu, dan akuntabel, serta bebas dari intervensi politik dan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.
“Pemko Pekanbaru tercatat sebagai pemerintah daerah pertama di Provinsi Riau yang menerapkan Manajemen Talenta ASN secara resmi. Dalam pelaksanaannya, pemko tetap berkoordinasi dengan BKN serta melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala. Hal ini guna memastikan penerapan sistem berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” sebut Agung. (Kominfo11/RD5)
PEKANBARU - KontrasRiau.com - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, akan bergerak cepat memperbaiki jalan rusak yang jadi target perbaikan di awal 2026 ini.
Wakil Walikota (Wawako) Pekanbaru H Markarius Anwar ST M.Arch mengatakan, perbaikan segera terhadap ruas jalan yang alami kerusakan merupakan arahan langsung dari Walikota H Agung Nugroho SE MM.
“Pak wali maunya kita cepat laksanakan. Lebih awal lebih bagus,” ungkapnya, Selasa (27/1/2026).
Saat ini, sebut Wawako Markarius, proses perbaikan jalan rusak tersebut masih menunggu evaluasi APBD 2026 senilai Rp3,049 dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau.
“Kita nunggu evaluasi turun dulu, evaluasi APBD kita kan belum turun. Setelah evaluasi turun, tentu kita segera (lakukan perbaikan terhadap jalan rusak),” ucapnya.
Menjelang selesainya evaluasi APBD 2026, lanjut Wawako Markarius, pemerintah kota sudah memerintahkan ke Dinas PUPR setempat untuk segera mempersiapkan administrasi yang diperlukan.
“Kita sudah sampaikan ke dinas (PUPR), jangan nunggu akhir tahun (baru dikerjakan). Begitu evaluasi turun, uangnya ada, kerjakan,” tutupnya.
Seperti diketahui, Pemko Pekanbaru di awal 2026 ini menargetkan memperbaiki sebanyak 17 ruas jalan rusak. Belasan ruas jalan yang jadi target perbaikan ini merupakan jalan-jalan strategis yang ramai dilintasi warga.
Wawako melihat satu persatu sarana prasarana yang akan digunakan jelang beroperasi nanti. Wawako juga memastikan bahwa makanan yang diproduksi harus higienis dan memenuhi standar Badan Gizi Nasional (BGN).
“SPPG ini dibangun oleh pusat, insyaallah ini sudah selesai dan segera dioperasikan,” kata Wawako usai tinjauan.
Bangunan dapur MBG Sidomulyo ini berukuran 10 x 150 meter dan berdiri di lahan milik Pemerintah Kota Pekanbaru.
“SPPG ini melayani 1.500 penerima manfaat. Peralatan di sini juga sudah canggih. AC tersentral, kemudian pengelolaan limbah nya juga bagus,” pungkasnya.
Ia memastikan, Pemerintah Kota Pekanbaru terus mendorong untuk pembentukan SPPG guna memperluas cakupan MBG di kota ini. (**)
PEKANBARU – KontrasRiau.com - Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru Markarius Anwar, turun langsung menyambangi keluarga korban kebakaran rumah dan toko di Jalan Cendrawasih, Kecamatan Sukajadi, Jumat (23/1/2026) siang.
Wawako mewakili Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, menyampaikan duka cita mendalam atas musibah kebakaran bangunan yang menimpa korban.
Didampingi Kepala DPKP Kota Pekanbaru, Zarman Candra dan jajaran Dinas Sosial Kota Pekanbaru, Wawako menyerahkan langsung bantuan sembako dan logistik kepada keluarga korban kebakaran 1 rumah dan 2 toko tersebut.
“Kita pulangkan segala sesuatunya kepada Allah SWT, kami atas nama pemerintah kota turut berdukacita atas musibah yang terjadi. Kita juga sedikit mengantarkan sedikit bantuan untuk pertolongan pertama,” kata Wawako di lokasi kejadian.
Pemko Pekanbaru memberikan bantuan, beras, minyak goreng, mie instan, pakaian hingga tempat tidur sementara kepada korban kebakaran.
Wawako juga mengajak warga sekitar, untuk dapat membantu tetangga yang tengah tertimpa musibah kebakaran tersebut.
“Kami mendoakan kepada korban kebakaran rumah agar diberikan kesabaran, insyaallah akan diganti oleh Allah dengan yang lebih baik,” pungkasnya. (Kominfo8/RD2)
PEKANBARU - KontrasRiau.com - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, di 2026 ini menargetkan untuk memasang sebanyak 1.000 titik wifi gratis.
Walikota Pekanbaru H Agung Nugroho SE MM mengatakan, 1.000 titik wifi gratis itu nantinya akan dipasang Pemko Pekanbaru di ruang-ruang publik sehingga bisa diakses secara mudah oleh warga.
“Kita akan melibatkan badan usaha untuk pemasangan wifi gratis ini,” ungkapnya, Jumat (23/1/2026).
Terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfotiksan) Kota Pekanbaru Ardiansyah Eka Putra S.STP M.Si menjelaskan, ada beberapa tujuan utama dari pemasangan 1.000 titik wifi gratis tersebut seperti untuk mempermudah warga dalam mengakses pelayanan publik yang sebagian besarnya sudah diberikan secara online.
Dengan adanya wifi gratis, warga tentu akan lebih mudah untuk meng-upload dokumen yang dipersyaratkan dalam pelayanan online.
Kemudian, lanjut Bang Yayan, sapaan akrab Ardiansyah Eka Putra, wifi gratis juga diperlukan untuk mempermudah warga saat pendaftaran anak masuk sekolah yang sejauh ini telah dilangsungkan secara online baik untuk tingkat SD, SMP, maupun SMA.
Wifi gratis juga bisa dimanfaatkan oleh pelajar dan mahasiswa untuk menyelesaikan tugas sekolah dan kuliah.
“Intinya, pemasangan wifi gratis ini untuk mendukung kegiatan-kegiatan yang produktif,” ucapnya.
Di samping itu, lanjut Bang Yayan, rencana pemasangan 1.000 titik wifi gratis juga sejalan dengan program Eco Smart City. Yaitu konsep kota masa depan yang menggabungkan kota cerdas dengan kota ekologis.
“Kita upayakan pemasangannya tuntas tahun ini. Pemasangan akan kita lakukan secara bertahap melibatkan badan usaha atau pihak swasta,” tutupnya.