Articles by "DITLANTAS POLDA RIAU"
Tampilkan postingan dengan label DITLANTAS POLDA RIAU. Tampilkan semua postingan
PEKANBARU  - KONTRASRIAU.COM - 
Dalam upaya meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas dan kepedulian terhadap lingkungan, Direktorat Lalu Lintas Polda Riau menghadiri kegiatan Latihan Kepemimpinan Dasar Organisasi (LKDO) di Auditorium STIKES Payung Negeri, Sabtu (23/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 13.00 WIB hingga 15.00 WIB tersebut diikuti sekitar 150 peserta yang terdiri dari dosen dan mahasiswa STIKES Payung Negeri.
Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika diwakili langsung oleh Kabagbinopsnal Ditlantas Polda Riau AKBP Irmadison. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ps. Kasi Dikmas Subditkamsel Ditlantas Polda Riau AKP Fajri Sentosa, Brigadir Haikal Dwi A.G., S.Psi serta Briptu Andre Yogi.

Dalam kegiatan tersebut, personel Ditlantas Polda Riau memberikan edukasi mengenai keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas kepada para peserta. Materi yang disampaikan juga menekankan pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas berdasarkan data anatomi kecelakaan lalu lintas tahun 2025, sebagai bentuk upaya menekan angka pelanggaran dan fatalitas kecelakaan di jalan raya.

Suasana kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusias saat peserta diberikan sejumlah pertanyaan seputar keselamatan berlalu lintas. Para mahasiswa yang berhasil menjawab pertanyaan dengan baik mendapatkan hadiah berupa helm berstandar SNI gratis serta buku panduan keselamatan berlalu lintas dari Ditlantas Polda Riau. Pembagian helm gratis tersebut membuat kegiatan semakin semarak dan menambah semangat peserta dalam mengikuti rangkaian edukasi yang diberikan.

Selain edukasi lalu lintas, Ditlantas Polda Riau juga melaksanakan Program Green Policing Polda Riau dengan menyerahkan bibit pohon berbuah kepada perwakilan mahasiswa sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian lingkungan dan penghijauan.

Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika melalui Kabagbinopsnal AKBP Irmadison menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam membangun budaya tertib berlalu lintas dan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia muda.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, para mahasiswa dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas sekaligus agen perubahan dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui Program Green Policing Polda Riau,” ujarnya.

Sementara itu, Ps. Kasi Dikmas Subditkamsel Ditlantas Polda Riau AKP Fajri Sentosa mengatakan bahwa Ditlantas Polda Riau secara rutin melaksanakan kegiatan Police Go To Campus sebagai salah satu program unggulan Ditlantas Polda Riau dalam meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap keselamatan berkendara.

“Program Police Go To Campus ini rutin kami laksanakan sebagai upaya meningkatkan kesadaran generasi bangsa dalam beraktivitas berkendara dengan aman dan tertib. Di dalam kegiatan ini juga disematkan program utama Polda Riau yaitu Green Policing sebagai bentuk ajakan untuk mencintai kelestarian alam dan lingkungan,” tuturnya.

Sementara itu, Presiden Mahasiswa Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru, Muhammad Yusuf menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Kapolda Riau serta Ditlantas Polda Riau atas terselenggaranya kegiatan edukatif tersebut.

Ia menjelaskan bahwa Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru berkomitmen dalam meningkatkan budaya tertib berlalu lintas, serta para mahasiswa dan mahasiswinya siap menjadi contoh dan pelopor keselamatan berlalu lintas sekaligus peduli terhadap lingkungan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kapolda Riau dan Dirlantas Polda Riau atas suksesnya kegiatan ini. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut dan mampu memberikan kontribusi besar terhadap pemahaman mahasiswa maupun mahasiswi agar semakin memahami tata tertib berlalu lintas serta memiliki kepedulian terhadap kelestarian lingkungan,” ungkapnya.

Pihak STIKES Payung Negeri turut mengapresiasi kegiatan edukatif yang dilaksanakan Ditlantas Polda Riau karena dinilai memberikan wawasan positif bagi mahasiswa, terutama dalam membangun karakter disiplin, kepemimpinan serta kepedulian terhadap keselamatan dan lingkungan.

Kegiatan diakhiri dengan penyerahan bibit pohon, pemberian hadiah kepada peserta, serta sesi foto bersama antara personel Ditlantas Polda Riau dengan dosen dan mahasiswa STIKES Payung Negeri. (****)
PEKANBARU — KONTRASRIAU.COM - 
Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau bergerak cepat turun langsung ke lapangan dengan meningkatkan kegiatan patroli malam Blue Light Patrol serta pengaturan arus lalu lintas menyusul terjadinya gangguan kelistrikan yang berdampak di sejumlah wilayah Pulau Sumatera, Jumat malam (22/5/2026).
Direktur Lalu Lintas Polda Riau, Jeki Rahmat Mustika, memerintahkan seluruh personel Ditlantas Polda Riau bersama Satlantas Polresta dan Polres jajaran untuk melaksanakan patroli intensif dan pengaturan lalu lintas di titik-titik rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), serta potensi gangguan Kamseltibcarlantas di wilayah Provinsi Riau, khususnya Kota Pekanbaru.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan Polri dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif di tengah pemadaman listrik yang terjadi secara serentak di sebagian wilayah Sumatera. Personel lalu lintas disiagakan di persimpangan jalan, pusat keramaian, kawasan permukiman, objek vital, hingga ruas jalan yang minim penerangan guna mengantisipasi kemacetan, kecelakaan lalu lintas, maupun tindak kriminalitas.

Berdasarkan informasi sementara, pada pukul 18.44 WIB terjadi gangguan sistem kelistrikan Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) dan Sumatera Bagian Tengah yang menyebabkan sistem mengalami black out. Gangguan diketahui terjadi pada jaringan transmisi Rumai–Muaro Bungo 275 kV.

Akibat gangguan tersebut, sejumlah wilayah terdampak pemadaman listrik, di antaranya Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Riau yang masuk dalam sistem kelistrikan Sumbagut.

Dalam keterangannya, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik dalam menghadapi situasi pemadaman listrik tersebut. Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan serta meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas pada malam hari.

“Melalui patroli Blue Light dan pengaturan lalu lintas ini, kami hadir untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kami juga mengedukasi para pengendara agar lebih berhati-hati saat melintas di ruas jalan yang minim penerangan akibat pemadaman listrik. Kurangi kecepatan, pastikan lampu kendaraan berfungsi dengan baik, patuhi arahan petugas di lapangan, dan utamakan keselamatan dalam berkendara. Mari bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas dan Kamseltibcarlantas tetap kondusif di Provinsi Riau,” ujar Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika.

“Meski saat ini, tepat pukul 21.00 WIB, aliran listrik di Kota Pekanbaru telah kembali menyala, namun patroli Blue Light tetap kami tingkatkan guna memastikan situasi Kamtibmas dan Kamseltibcarlantas tetap aman dan kondusif,” tutupnya.

Patroli Blue Light dan pengaturan lalu lintas akan terus ditingkatkan hingga kondisi kelistrikan kembali normal guna memastikan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas tetap terjaga di seluruh wilayah Provinsi Riau.
PEKANBARU — KONTRASRIAU.COM - 
Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di ruas Tol Pekanbaru–Dumai (Permai) KM 14 B pada Rabu, 21 Mei 2026, sekitar pukul 05.30 WIB. Kecelakaan melibatkan satu unit mobil Toyota Avanza BK 1965 YR dan mengakibatkan dua orang meninggal dunia, enam orang luka berat, serta satu orang mengalami luka ringan.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TPTKP) awal, kendaraan Toyota Avanza yang dikemudikan oleh Doni Pardede (22), warga Dusun Perumahan Bangai, Kecamatan Torgamba, Labuhanbatu Selatan, datang dari arah Bathin Solapan menuju Pekanbaru. Setibanya di KM 14 B, kendaraan diduga mengalami microsleep sehingga hilang kendali dan menabrak U-Turn pembatas jalan tol.

Akibat benturan keras tersebut, dua penumpang dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara korban lainnya mengalami luka berat dan luka ringan lalu dievakuasi ke RS Awal Bros Jalan Ahmad Yani Pekanbaru untuk mendapatkan penanganan medis.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Lama Br Pasaribu dan Guen Br Manurung. Sementara korban luka berat dan luka ringan masing-masing bernama Doni Pardede, Sandi Pernando Manurung, Dewi Wanita Manurung, Saundika Manurung, Asri Br Situmeang, Bertua Br Situmeang, serta Echa Br Manurung.

Proses penyelamatan korban dipimpin langsung oleh Ipda A. Husein bersama personel Sat PJR Ditlantas Polda Riau, yakni Aipda Romi Yanto, Aipda Fernandos, dan Bripka Yopi Boz. Dalam proses evakuasi, petugas melibatkan tiga unit ambulans, dua kendaraan derek, dan dua unit kendaraan patroli untuk mempercepat penanganan di lokasi kejadian.

Kasat PJR Ditlantas Polda Riau, AKBP Eko Baskara menegaskan bahwa dalam setiap penanganan kecelakaan lalu lintas, keselamatan korban menjadi prioritas utama personel di lapangan.

“Setiap ada kejadian laka lantas, kita fokus kepada penyelamatan nyawa korban terlebih dahulu dan mengevakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan agar aktivitas lalu lintas di jalan tol tetap berjalan tertib, aman, dan lancar,” ujar AKBP Eko Baskara.

Sementara itu, Dirlantas Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika turut menyampaikan belasungkawa mendalam atas peristiwa kecelakaan tersebut serta mengimbau masyarakat agar lebih disiplin dan mengutamakan keselamatan dalam berlalu lintas.

“Kami turut berduka cita yang mendalam atas meninggalnya korban dalam kecelakaan ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan korban luka dapat segera pulih,” ungkap Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika.

Ia juga mengingatkan seluruh pengguna jalan tol agar selalu mematuhi aturan berlalu lintas dan memperhatikan kondisi fisik saat berkendara.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu menjaga konsentrasi saat mengemudi, mematuhi batas kecepatan, menggunakan sabuk pengaman, serta beristirahat apabila mengalami kelelahan ataupun mengantuk. Keselamatan adalah yang pertama dan utama. Mari bersama-sama mewujudkan Kamseltibcarlantas yang aman, tertib, dan lancar di wilayah Riau,” tegasnya.

Selain melakukan evakuasi korban, personel Sat PJR Ditlantas Polda Riau juga melakukan pengamanan barang bukti, pengaturan arus lalu lintas, serta berkoordinasi dengan Unit Laka Polsek Minas Polres Siak untuk proses penanganan lebih lanjut.

Akibat kejadian tersebut, kerugian material diperkirakan mencapai Rp50 juta. Saat ini kasus kecelakaan telah diserahkan kepada Unit Laka Satlantas Polres Siak guna penyelidikan lanjutan
PEKANBARU  — KONTRASRIAU.COM - 
Dalam rangka mendukung kelancaran arus lalu lintas serta pembahasan teknis pembangunan infrastruktur jalan, dilaksanakan kegiatan rapat pembahasan permohonan izin pembongkaran median jalan dan tiang penerangan jalan umum (PJU), bertempat di Ruang Rapat Muara Takus BPJN Riau, Jalan Pepaya, pada Selasa (19/05/2026) pukul 09.30 WIB hingga selesai.

Kegiatan rapat tersebut dihadiri oleh sejumlah instansi terkait, di antaranya Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, S.I.K., M.H. yang diwakili langsung oleh Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau AKBP Dasril, S.Pd., M.M., Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Riau Dr. Ir. Yohanis Tulak Todingrara, perwakilan BPTD, Dinas Perhubungan Provinsi Riau, Dinas PUPRPKPP Provinsi Riau, Dinas Perhubungan Kabupaten Kampar, Dinas PUPR Kabupaten Kampar, Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I Riau, Kepala Satker P2JN Riau, KBO Satlantas Polres Kampar, Camat Tambang, Kepala Desa Rimbo Panjang, PPK P2JN Riau, PPK 1.4 Riau, serta perwakilan HK Divisi Pembangunan Jalan Tol Ruas Rengat–Pekanbaru Seksi Lingkar Pekanbaru. Rabu (20/05/2026).

Dalam rapat tersebut dibahas mengenai permohonan izin pembongkaran sementara median Jalan Nasional dan tiang PJU yang berada di kawasan Jalan Rimbo Panjang KM 16. Pembongkaran tersebut direncanakan untuk difungsikan sebagai akses putar balik (U-Turn) guna menunjang aksesibilitas dan mendukung kelancaran mobilitas masyarakat serta pekerjaan pembangunan jalan tol yang sedang berlangsung.

Permohonan pembukaan akses U-Turn tersebut disampaikan oleh pihak PT HK berdasarkan aspirasi dan permintaan masyarakat setempat agar dapat ditindaklanjuti oleh pihak BPJN Riau. Menindaklanjuti hal tersebut, forum lalu lintas yang dilaksanakan bersama seluruh instansi terkait menghasilkan kesimpulan bahwa rencana pembukaan U-Turn akan dilakukan kaji ulang secara teknis dan menyeluruh dengan mempertimbangkan kepentingan masyarakat serta aspek keselamatan pengguna jalan.

Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, S.I.K., M.H. melalui Kasubdit Kamsel menegaskan bahwa Ditlantas Polda Riau mendukung pembangunan infrastruktur strategis nasional, namun setiap pelaksanaan rekayasa lalu lintas harus dilakukan berdasarkan kajian teknis yang komprehensif dan mengutamakan keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama.

“Pembangunan dan peningkatan akses jalan tentunya harus memberikan manfaat bagi masyarakat, namun tetap harus memperhatikan aspek keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas. Seluruh pihak harus bersinergi agar keputusan yang diambil benar-benar tepat dan tidak menimbulkan potensi gangguan maupun kecelakaan lalu lintas,” tegas Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika.

Sementara itu, Kepala BPJN Riau Dr. Ir. Yohanis Tulak Todingrara menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi dan kajian teknis secara menyeluruh terhadap usulan pembukaan median tersebut agar tetap sesuai dengan standar teknis jalan nasional serta memperhatikan keselamatan pengguna jalan.

“Kami akan melakukan kajian bersama seluruh stakeholder terkait sebelum mengambil keputusan. Aspirasi masyarakat tentu menjadi perhatian, namun aspek keselamatan, kelayakan teknis dan dampak terhadap arus lalu lintas tetap menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan yang diambil,” ujar Dr. Ir. Yohanis Tulak Todingrara.

Melalui rapat koordinasi tersebut diharapkan seluruh pihak terkait dapat bersinergi dalam menentukan langkah dan solusi terbaik, sehingga pelaksanaan pekerjaan di lapangan dapat berjalan dengan aman, tertib, serta tidak menimbulkan gangguan terhadap arus lalu lintas masyarakat. (***)


PEKANBARU - KONTRASRIAU.COM - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau mengerahkan seluruh personelnya untuk mengantisipasi peningkatan volume kendaraan selama periode long weekend dalam rangka libur Kenaikan Isa Al-Masih, adapun langkah ini dilakukan guna memastikan kelancaran arus lalu lintas sekaligus mencegah terjadinya kemacetan di sejumlah titik rawan di wilayah Kota Pekanbaru dan sekitarnya, Rabu (13/5/2026).

Direktur Lalu Lintas Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, mengatakan seluruh personel Ditlantas Polda Riau dilibatkan dalam pengamanan long weekend guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama libur panjang berlangsung.
“Dalam rangka antisipasi long weekend ini, seluruh personel kami turunkan ke lapangan untuk pengamanan serta menjaga kelancaran arus lalu lintas,” ujar Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika.

Ia menambahkan, kegiatan patroli tidak hanya difokuskan pada ruas jalan dan pusat keramaian, namun juga menyasar sejumlah lokasi wisata yang ramai dikunjungi masyarakat selama masa libur panjang.
“Melibatkan seluruh personel Ditlantas Polda Riau yang terlibat dalam pengamanan long weekend, kegiatan patroli juga akan menyasar ke tempat-tempat wisata yang sering dikunjungi masyarakat,” tambah Kombes Pol Jeki.

Selain itu, pengamanan dan patroli juga akan ditingkatkan di sejumlah lokasi yang bersinggungan langsung dengan aktivitas masyarakat, termasuk kawasan rumah ibadah.

“Long weekend dalam rangka libur Hari Kenaikan Isa Al-Masih pada Rabu, 14 Mei 2026, tentunya Ditlantas akan meningkatkan patroli bersinggungan, salah satunya di tempat-tempat rumah ibadah,” jelasnya.

Sejumlah ruas jalan utama menjadi prioritas pengamanan dan pengaturan lalu lintas, di antaranya Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Arifin Achmad, Jalan Ahmad Yani, Jalan Riau, Jalan Tuanku Tambusai, Jalan Soekarno-Hatta, Jalan SM Amin, kawasan Siak II Air Hitam, Jalan HR Soebrantas, hingga sejumlah titik padat kendaraan lainnya di Kota Pekanbaru.

Tidak hanya di jalan protokol, personel Ditlantas Polda Riau juga disiagakan di pusat-pusat keramaian dan kawasan perbelanjaan yang diprediksi mengalami peningkatan aktivitas masyarakat selama libur panjang. Beberapa lokasi yang menjadi fokus pengamanan antara lain Mall SKA, Mall Ciputra Seraya, RTC Sudirman, Mal Pekanbaru, hingga Ramayana Soebrantas Panam.

Pengawasan juga diperketat di ruas jalan tol, khususnya Tol Pekanbaru–Dumai (Permai) dan Tol Pekanbaru–Bangkinang (Pekbang), yang diperkirakan mengalami peningkatan volume kendaraan pribadi, terutama dari dan menuju wilayah Sumatera Barat.

“Khusus di ruas tol, terutama Tol Pekbang, kami tingkatkan patroli dan pengawasan. Personel juga melakukan penyisiran bersama petugas Hutama Karya untuk menertibkan pengendara yang parkir di bahu jalan tol karena sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya,” jelasnya.

Ia juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan tol agar tetap tertib dan mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama selama perjalanan.

“Kepada pengguna jalan tol agar tetap tertib dan mematuhi aturan yang ada. Jika lelah silakan beristirahat di rest area, jangan parkir di sepanjang bahu jalan tol. Terutama sekali kontrol laju kendaraan, ingat keluarga menanti di rumah, apalagi dengan situasi cuaca yang saat ini tidak menentu,” imbau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika.

Dirlantas Polda Riau juga mengimbau masyarakat agar tetap mematuhi arahan petugas demi menjaga keamanan dan keselamatan bersama selama perjalanan.

“Apabila terjadi kepadatan arus lalu lintas, kami mengimbau pengendara agar tidak saling mendahului ataupun memacu kendaraan secara berlebihan karena dapat memperparah kemacetan dan meningkatkan risiko kecelakaan. Mari bersama-sama mengutamakan keselamatan,” ungkapnya.

Ia turut mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan layanan kepolisian apabila membutuhkan bantuan selama perjalanan.

“Apabila membutuhkan bantuan polisi terdekat, masyarakat dapat menghubungi layanan Call Center Polri di nomor 110 yang aktif selama 24 jam,” tutup Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika.
PEKANBARU - KONTRASRIAU.COM -
Kabar gembira bagi masyarakat Bumi Lancang Kuning. Pemerintah Provinsi Riau bersama Direktorat Lalu Lintas Polda Riau dan PT Jasa Raharja resmi memberlakukan kebijakan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tanpa harus melampirkan KTP asli pemilik pertama kendaraan.

Kebijakan tersebut disahkan melalui penandatanganan kesepakatan bersama antara Kepala Bapenda Riau, Dirlantas Polda Riau, dan Kepala Cabang Jasa Raharja Riau di Pekanbaru, Senin (11/5/2026). Langkah ini diambil untuk mempermudah masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajak kendaraan sekaligus menata ulang database kepemilikan kendaraan di Provinsi Riau.

Kepala Bapenda Riau, Ninno Wastikasari, mengapresiasi kolaborasi lintas instansi tersebut. Menurutnya, kebijakan ini diharapkan menjadi solusi bagi masyarakat yang selama ini terkendala membayar pajak kendaraan karena tidak memiliki dokumen pemilik lama.

“Kami sangat mengapresiasi kolaborasi lintas sektoral ini. Semoga program ini mampu mendorong masyarakat untuk lebih antusias membayar pajak kendaraan bermotor, sehingga secara langsung dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang sangat bermanfaat untuk kesinambungan pembangunan di Provinsi Riau,” ujarnya.

Sementara itu, Dirlantas Polda Riau, Jeki Rahmat Mustika, menjelaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut hasil Rapat Koordinasi Samsat Nasional di Semarang. Menurutnya, banyak kendaraan yang sudah berpindah tangan namun belum dilakukan proses Bea Balik Nama (BBN), sehingga identitas kendaraan masih tercatat atas nama pemilik sebelumnya.

“Kami sepakat memberlakukan perpanjangan pajak tanpa KTP pemilik lama. Namun, kebijakan ini bersifat sementara dengan masa berlaku selama satu tahun. Tujuannya agar masyarakat segera melakukan proses balik nama kendaraan mereka,” jelasnya.

Ia menegaskan, kebijakan tersebut hanya berlaku hingga 31 Desember 2026. Jika pemilik kendaraan tidak segera melakukan proses balik nama hingga batas waktu tersebut, maka sanksi administratif akan diberlakukan pada tahun berikutnya.

“Juknisnya sudah siap dan tahun ini mulai kita laksanakan. Kami mengajak masyarakat memanfaatkan kemudahan ini untuk segera mengurus Bea Balik Nama. Jika tidak dilakukan hingga akhir tahun ini, maka sesuai ketentuan, tahun depan identitas kendaraan tersebut akan diblokir,” tegas Kombes Jeki.

Ketua Pansus Optimalisasi Pendapatan Daerah DPRD Riau, Abdullah, turut menyambut baik kebijakan tersebut. Ia menilai penghapusan syarat KTP pemilik lama merupakan solusi konkret yang telah lama dinantikan masyarakat.

“Terima kasih kepada Bapenda, Dirlantas, dan Jasa Raharja atas kesepakatan ini. Kami mengimbau masyarakat memanfaatkan kesempatan ini sepanjang tahun 2026 agar pada tahun 2027 seluruh administrasi kendaraan sudah atas nama pemilik yang sah,” katanya.

Abdullah juga mengingatkan pentingnya sosialisasi hingga ke tingkat desa agar informasi terkait kemudahan pembayaran pajak kendaraan dapat diketahui secara luas oleh masyarakat.

Di sisi lain, Kepala Cabang PT Jasa Raharja Provinsi Riau, Muhamad Hidayat, menyatakan dukungan penuh terhadap program tersebut. Menurutnya, kemudahan administrasi pembayaran pajak kendaraan juga berdampak positif terhadap kepastian perlindungan dasar bagi pengguna jalan.

“Jasa Raharja mendukung penuh inovasi ini karena selain membantu meningkatkan pendapatan daerah, program ini juga memastikan perlindungan bagi masyarakat melalui pembayaran SWDKLLJ,” ungkapnya.

Program pembayaran pajak kendaraan tanpa KTP pemilik lama ini berlaku di seluruh layanan Samsat di Provinsi Riau, mulai dari Samsat Induk, Samsat Tanjak, Samsat Keliling, Gerai Samsat Mall Pelayanan Publik (MPP), hingga layanan Drive Thru.(*Red)
PEKANBARU - KONTRASRIAU.COM - 
Dalam upaya membangun budaya tertib berlalu lintas sekaligus menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini, Ditlantas Polda Riau bersama Ditbinmas Polda Riau melaksanakan kegiatan Green Policing Polda Riau yang dirangkai dengan program Police Goes To School di SDN 42 Pekanbaru, Senin (11/05/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.00 WIB hingga 10.00 WIB tersebut dilaksanakan di lingkungan sekolah yang beralamat di Jalan Inpes No. 2, Kelurahan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru. Program ini menyasar para siswa dan guru sebagai bentuk edukasi dini terkait pentingnya keselamatan berlalu lintas serta kepedulian terhadap lingkungan hidup.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran personel dari Ditbinmas Polda Riau yang dipimpin langsung oleh Kombes Pol Eko Budhi Purwono beserta personel Ditlantas Polda Riau yang dipimpin oleh AKBP Dasril. Selain itu kegiatan juga melibatkan personel Polsek Bukit Raya, Tim RAGA Polda Riau, Tim Damkar Kota Pekanbaru serta DLHK Kota Pekanbaru.
Dalam pelaksanaannya, para siswa diberikan edukasi dan kampanye keselamatan berlalu lintas melalui penyampaian materi interaktif serta sesi tanya jawab. Tidak hanya itu, para pelajar juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga lingkungan, menanam pohon serta membangun kebiasaan peduli terhadap alam sekitar.

Tampak dalam kegiatan tersebut, Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau AKBP Dasril turut membagikan buku panduan tertib berlalu lintas serta helm berstandar SNI kepada siswa-siswi dan para guru yang mampu menjawab pertanyaan seputar keselamatan berlalu lintas dan program Green Policing. Suasana kegiatan pun berlangsung penuh antusias dan interaktif.

Sebagai bentuk apresiasi kepada para siswa yang aktif mengikuti kegiatan, personel Ditlantas Polda Riau juga membagikan hadiah berupa helm keselamatan, buku petunjuk keselamatan berlalu lintas, tumblr hingga kaos bertemakan Green Policing.

Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau, AKBP Dasril menyampaikan bahwa kegiatan Police Goes To School yang dirangkai dengan program Green Policing Polda Riau tersebut mendapatkan sambutan hangat dan antusias dari para siswa dan siswi SDN 42 Pekanbaru.

“Kami melihat antusiasme yang sangat luar biasa dari para pelajar. Melalui kegiatan ini kami ingin menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak dini sekaligus mengajak generasi muda untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa edukasi kepada generasi muda merupakan langkah penting dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas di wilayah hukum Polda Riau di masa mendatang.

Sementara itu, pihak sekolah melalui Kepala Sekolah Ria Anggreni, S.Pd menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Ditlantas Polda Riau dan Ditbinmas Polda Riau atas terselenggaranya kegiatan edukatif tersebut di lingkungan sekolahnya.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan positif yang dilaksanakan oleh Ditlantas Polda Riau bersama Ditbinmas Polda Riau. Edukasi seperti ini sangat penting bagi anak-anak untuk membangun kedisiplinan berlalu lintas serta menanamkan rasa cinta terhadap lingkungan sejak usia dini,” ungkapnya.

Dirlantas Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika juga menyampaikan bahwa kegiatan edukasi keselamatan berlalu lintas dan Green Policing akan terus digencarkan sebagai upaya membangun karakter generasi muda yang disiplin, peduli lingkungan serta sadar akan pentingnya keselamatan di jalan raya.

“Kami ingin membentuk generasi muda yang tidak hanya tertib berlalu lintas, namun juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Melalui kegiatan humanis dan edukatif seperti ini, diharapkan dapat menciptakan budaya keselamatan dan budaya cinta lingkungan di tengah masyarakat,” tegasnya.

Kegiatan kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama antara personel Ditlantas Polda Riau, Ditbinmas Polda Riau, para guru serta seluruh siswa-siswi SDN 42 Pekanbaru dalam suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan.

Dengan hadirnya Polri di tengah masyarakat melalui kegiatan edukatif dan humanis seperti ini, diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas serta memperkuat kepercayaan publik kepada Polri. Selama kegiatan berlangsung situasi terpantau aman, tertib dan kondusif.(***)
PEKANBARU - KONTRASRIAU.COM - 
Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas, Direktorat Lalu Lintas Polda Riau melalui Subdit Kamsel melaksanakan kegiatan Kampanye Keselamatan Berlalu Lintas, Program Green Policing Polda Riau serta pemberian reward kepada masyarakat pengguna jalan yang tertib berlalu lintas, Jumat (8/5/2026) pagi.
Kegiatan yang dilaksanakan di kawasan Tugu Perjuangan Jalan Diponegoro, Kota Pekanbaru tersebut dimulai sejak pukul 06.30 WIB hingga 07.30 WIB dan dipimpin langsung Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau AKBP Dasril, S.Pd., M.M bersama personel Subdit Kamsel Ditlantas Polda Riau.
Dalam kegiatan tersebut, personel Ditlantas Polda Riau melaksanakan kampanye keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat khususnya pengendara roda dua dengan memberikan edukasi secara humanis terkait pentingnya mematuhi tata tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama.

Selain memberikan imbauan dan edukasi, petugas juga membagikan helm SNI dan buku petunjuk keselamatan berlalu lintas kepada pengendara roda dua yang kedapatan tidak menggunakan helm saat berkendara. Sementara kepada pengendara yang tertib berlalu lintas, personel memberikan reward berupa coklat Silverqueen sebagai bentuk apresiasi.

Tidak hanya itu, dalam mendukung Program Green Policing Polda Riau, personel Subdit Kamsel juga membagikan bibit pohon mangga kepada masyarakat sebagai simbol ajakan menjaga kelestarian alam dan lingkungan.

Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau AKBP Dasril, S.Pd., M.M menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah nyata Ditlantas Polda Riau dalam membangun budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.

“Kegiatan ini bukan hanya sekadar sosialisasi, namun bagaimana kami mengajak masyarakat untuk benar-benar memahami pentingnya keselamatan saat berkendara. Keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama dan dimulai dari kesadaran diri masing-masing,” ujar AKBP Dasril.

Ia juga menambahkan bahwa melalui Program Green Policing, Ditlantas Polda Riau ingin mengajak masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan dan menjaga kelestarian alam sebagai bagian dari kehidupan yang berkelanjutan.

Salah seorang warga Kecamatan Tenayan Raya, Donna Tarigan yang menerima helm SNI secara gratis menyampaikan apresiasi kepada jajaran Ditlantas Polda Riau atas kegiatan edukasi yang dinilai sangat positif dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Saya sangat berterima kasih kepada polisi lalu lintas Polda Riau karena telah memberikan edukasi dan helm gratis kepada masyarakat. Kegiatan seperti ini sangat membantu dan mengingatkan kami agar lebih disiplin dan selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara,” ungkap Donna.

Sementara itu, Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh personel Ditlantas Polda Riau yang terus aktif melaksanakan kegiatan edukasi Kamseltibcarlantas kepada masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel Ditlantas Polda Riau yang konsisten melaksanakan kegiatan edukasi keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat. Kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu mematuhi tata tertib berlalu lintas, gunakan helm SNI, lengkapi surat kendaraan dan jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas,” ujar Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika.

Melalui kegiatan tersebut, Ditlantas Polda Riau berharap dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas, meminimalisir fatalitas korban kecelakaan serta menciptakan situasi Kamseltibcarlantas yang aman, nyaman dan kondusif di wilayah hukum Polda Riau.

Selain itu, masyarakat juga diajak untuk menjadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas dengan semangat “Bersatu, Keselamatan Nomor Satu” serta bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan demi masa depan yang lebih baik.
PEKANBARU - KONTRASRIAU.COM - 
Direktorat Lalu Lintas Polda Riau melaksanakan apel pagi yang dirangkaikan dengan pemberian penghargaan kepada personel berprestasi, Kamis (07/05/2026) pukul 08.00 WIB di Kantor Samsat Kota Pekanbaru, Jalan Gajah Mada, Pekanbaru. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Dirlantas Polda Riau Kombes Pol. Jeki Rahmat Mustika, S.I.K., M.H., serta dihadiri seluruh Pejabat Utama (PJU) Ditlantas Polda Riau.

Pelaksanaan apel pagi ini menjadi bagian dari upaya pembinaan internal dalam meningkatkan disiplin, profesionalisme, serta kualitas pelayanan personel Polantas kepada masyarakat. Selain sebagai sarana konsolidasi dan evaluasi pelaksanaan tugas, kegiatan tersebut juga menjadi momentum pemberian apresiasi kepada anggota yang menunjukkan dedikasi dan kinerja optimal dalam pelaksanaan tugas kepolisian di bidang lalu lintas.

Dalam kesempatan tersebut, Kombes Pol. Jeki Rahmat Mustika menyerahkan penghargaan kepada sejumlah personel berprestasi sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi pimpinan atas loyalitas, integritas, serta pengabdian anggota dalam menjalankan tugas pelayanan, pengaturan, penjagaan, pengawalan, dan patroli di wilayah hukum Polda Riau.

Dalam arahannya, Dirlantas Polda Riau menegaskan kepada seluruh personel agar senantiasa hadir memberikan pelayanan yang humanis, responsif, dan cepat terhadap kebutuhan masyarakat. Ia menekankan bahwa kehadiran Polisi Lalu Lintas di tengah masyarakat harus mampu memberikan rasa aman, nyaman, serta menjadi solusi atas setiap permasalahan yang dihadapi masyarakat di jalan raya.

“Kepada seluruh personel saya tekankan agar selalu memberikan respons positif kepada masyarakat serta segera memberikan bantuan apabila masyarakat membutuhkan pertolongan. Kehadiran Polisi Lalu Lintas harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat tanpa membedakan latar belakang maupun golongan,” ujar Kombes Pol. Jeki Rahmat Mustika.

Lebih lanjut, ia juga mengingatkan seluruh personel untuk terus menjaga semangat pengabdian dan tidak pernah lelah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sebagai wujud nyata Polri Presisi yang humanis dan profesional.

“Selamat bertugas, tetap jaga integritas, disiplin, dan semangat dalam melayani masyarakat. Jadikan tugas sebagai ladang pengabdian dan jangan pernah lelah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya.

Selama kegiatan berlangsung situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. (***)
PEKANBARU - KONTRASRIAU.COM - 
Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau melalui Subdit Kamsel kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun generasi muda yang disiplin berlalu lintas dan peduli terhadap lingkungan melalui kegiatan Dikmas Lantas bertajuk Polisi Sahabat Anak (Polsanak) dan Green Policing, Selasa (5/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.30 WIB hingga 11.00 WIB di Taman Lalu Lintas Ditlantas Polda Riau, Jalan Pesisir Rumbai ini dipimpin langsung oleh Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau, AKBP Dasril, S.Pd., M.M., didampingi jajaran personel Subdit Kamsel. Turut hadir dalam kegiatan tersebut para guru dan murid dari TK Artha Mauzia Haq serta TK Khalifah Pekanbaru.
Dalam suasana edukatif dan penuh keceriaan, para murid diperkenalkan dengan tugas dan fungsi Polisi Lalu Lintas, serta berbagai jenis rambu lalu lintas seperti rambu larangan, peringatan, dan perintah. Anak-anak juga diajak mengenal Tugu Laka Lantas sebagai bentuk edukasi pentingnya keselamatan di jalan raya.

Selain itu, metode interaktif turut diterapkan melalui sesi tanya jawab yang dipandu oleh personel Polwan. Murid yang mampu menjawab pertanyaan diberikan hadiah berupa buku panduan keselamatan berlalu lintas sebagai bentuk apresiasi sekaligus penguatan pemahaman sejak dini.

Tidak hanya fokus pada keselamatan berlalu lintas, kegiatan ini juga mengusung semangat Green Policing dengan memberikan bibit pohon kepada para guru dan murid. Langkah ini menjadi simbol ajakan nyata untuk menanamkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sejak usia dini.

Dalam kesempatan tersebut, kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau AKBP Dasril, S.Pd., M.M., mendapat apresiasi positif dari pihak manajemen sekolah. Mereka menilai program Polisi Sahabat Anak (Polsanak) dan Green Policing sangat edukatif serta memberikan dampak nyata bagi pembentukan karakter anak sejak dini, khususnya dalam menanamkan disiplin berlalu lintas dan kepedulian terhadap lingkungan.

Salah satu perwakilan guru TK Artha Mauzia Haq menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada Ditlantas Polda Riau atas kegiatan yang dinilai sangat bermanfaat. “Kegiatan ini sangat positif dan menyenangkan bagi anak-anak. Mereka tidak hanya bermain, tetapi juga belajar tentang aturan lalu lintas dan pentingnya menjaga lingkungan sejak dini,” ungkapnya.

Senada dengan itu, guru dari TK Khalifah Pekanbaru juga menyampaikan harapannya agar kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. “Kami berharap program seperti Polsanak dan Green Policing ini dapat rutin dilaksanakan, karena sangat membantu dalam membentuk karakter anak-anak agar lebih disiplin, tertib, dan peduli terhadap lingkungan,” ujarnya.

Sementara itu, Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau AKBP Dasril, S.Pd., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan kepolisian dalam menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas sejak usia dini. “Melalui program Polisi Sahabat Anak dan Green Policing, kami ingin membentuk karakter anak-anak agar sejak kecil sudah memahami pentingnya keselamatan di jalan serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan. Harapannya, mereka kelak menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dan agen perubahan dalam menjaga kelestarian alam,” jelasnya.

Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika juga memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa edukasi kepada anak usia dini merupakan langkah strategis dalam membangun budaya tertib berlalu lintas di masa depan. “Kegiatan ini sangat positif sebagai investasi jangka panjang dalam menciptakan generasi yang sadar aturan dan berbudaya tertib berlalu lintas. Kami juga mendorong agar nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan terus ditanamkan melalui program Green Policing,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa Ditlantas Polda Riau akan terus memperluas kegiatan edukatif serupa ke berbagai sekolah guna meningkatkan kesadaran masyarakat sejak dini. “Sinergi antara kepolisian, sekolah, dan masyarakat sangat penting dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas sekaligus menjaga kelestarian lingkungan,” tutupnya.

Melalui kegiatan ini, Ditlantas Polda Riau berhasil menyampaikan edukasi terkait pentingnya keselamatan berlalu lintas sekaligus mensosialisasikan program Green Policing sebagai upaya konkret dalam mengajak seluruh lapisan masyarakat menjaga kelestarian alam. Diharapkan, kegiatan ini mampu menumbuhkan kesadaran dan kepatuhan anak-anak sebagai generasi penerus bangsa untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas serta agen perubahan dalam menjaga lingkungan hidup.(***)
PEKANBARU - KONTRASRIAU.COM - 
Di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat dan antrean kendaraan untuk pengisian bahan bakar minyak (BBM), Direktorat Lalu Lintas Polda Riau bersama Satuan Lalu Lintas Polresta Pekanbaru melaksanakan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang tersebar di Kota Pekanbaru. Minggu (02/05/2026)

Kegiatan ini difokuskan pada titik-titik SPBU yang berada di jalur padat kendaraan, khususnya di kawasan Payung Sekaki, Panam–Tampan, Sudirman, hingga Rumbai. Personel ditempatkan untuk melaksanakan strong point, guna mengantisipasi kepadatan kendaraan akibat antrean pengisian BBM.
Selain pengamanan di kawasan SPBU, personel Ditlantas Polda Riau dan Satlantas Polresta Pekanbaru juga melaksanakan monitoring serta pengaturan arus lalu lintas di sejumlah titik rawan kepadatan di jalan protokol dan pusat aktivitas masyarakat. Pengawasan difokuskan pada ruas-ruas utama serta kawasan pusat perbelanjaan, seperti di sekitar Mal SKA dan lokasi pusat perbelanjaan lainnya yang mengalami peningkatan volume kendaraan.

Di lapangan, personel kepolisian terlihat aktif mengatur arus kendaraan guna mencegah terjadinya kemacetan, baik di akses masuk SPBU maupun di ruas jalan utama. Petugas juga memberikan edukasi kepada masyarakat agar tetap tertib dalam antrean, tidak saling mendahului, serta mematuhi arahan petugas demi menjaga keselamatan bersama.
Dirlantas Polda Riau, Jeki Rahmat Mustika, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran Polri dalam memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat.

“Pengamanan ini tidak hanya difokuskan pada SPBU, tetapi juga pada titik-titik rawan kepadatan di jalan protokol dan pusat keramaian. Kami berupaya memastikan arus lalu lintas tetap lancar serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang beraktivitas,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia juga mengimbau kepada seluruh pengendara dan masyarakat yang sedang mengantre di SPBU agar tetap menjaga ketertiban dan keamanan bersama. “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas, menjaga etika dalam antrean, tidak saling mendahului, serta tetap waspada terhadap potensi gangguan Kamtibmas. Utamakan keselamatan, jaga jarak kendaraan, serta ikuti arahan petugas di lapangan demi terciptanya Kamseltibcarlantas yang aman, tertib, dan lancar,” tambahnya.

Berdasarkan data yang dihimpun, sejumlah SPBU aktif di Kota Pekanbaru mayoritas merupakan jaringan Pertamina, dengan sebaran di jalur utama serta kawasan dengan mobilitas tinggi dan sebagian besar beroperasi selama 24 jam.

Dengan adanya kehadiran personel Ditlantas Polda Riau dan Satlantas Polresta Pekanbaru, diharapkan pengendalian arus lalu lintas dapat berjalan optimal, baik di kawasan SPBU maupun di titik-titik keramaian lainnya di Kota Pekanbaru. (***)
PEKANBARU - KONTRASRIAU.COM - 
Dalam rangka mengantisipasi peningkatan volume kendaraan selama periode long weekend, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau mengerahkan seluruh personel untuk turun langsung ke lapangan. Langkah ini dilakukan guna memastikan kelancaran arus lalu lintas serta meminimalisir potensi kemacetan di sejumlah titik rawan.Jumat(01/05/2026)

Dirlantas Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, menegaskan bahwa tidak ada personel yang libur selama periode long weekend. Seluruh kekuatan diturunkan dan disebar di berbagai titik strategis, khususnya pada ruas jalan protokol yang rawan terjadi kepadatan kendaraan.
“Dalam antisipasi long weekend ini, seluruh personel kami turunkan ke lapangan. Tidak ada yang libur, semuanya kita fokuskan untuk pengamanan dan kelancaran arus lalu lintas,” ujar Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika.

Sejumlah ruas jalan yang menjadi prioritas pengamanan di antaranya Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Arifin Achmad, Jalan Ahmad Yani, Jalan Riau, Jalan Tuanku Tambusai, Jalan Soekarno Hatta, Jalan SM Amin, kawasan Siak II Air Hitam, Jalan HR Soebrantas, hingga Jalan Arifin Achmad.

Selain di ruas jalan, personel Ditlantas Polda Riau juga disiagakan di sejumlah pusat perbelanjaan yang diprediksi mengalami peningkatan kunjungan masyarakat, seperti kawasan Mall SKA, Mall Ciputra Seraya, kawasan RTC Sudirman, Mal Pekanbaru, serta Ramayana Soebrantas Panam.

Personel juga melaksanakan patroli di sejumlah SPBU guna mengantisipasi antrean kendaraan yang berpotensi menimbulkan gangguan arus lalu lintas.

Untuk ruas jalan tol, seperti Tol Pekanbaru–Dumai (Permai) dan Tol Pekanbaru–Bangkinang (Pekbang), pengawasan turut ditingkatkan. Hal ini mengingat jalur lintas Riau–Sumatera Barat diprediksi akan didominasi kendaraan pribadi, baik dari arah Pekanbaru menuju Sumbar maupun sebaliknya.

“Khusus di ruas tol, terutama Tol Pekbang, kami tingkatkan patroli dan pengawasan. Personel juga melakukan penyisiran bersama petugas Hutama Karya untuk menertibkan pengendara yang parkir di bahu jalan tol, karena sangat berbahaya,” tambahnya.

Ia juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas dan mengikuti arahan petugas di lapangan.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengendara, apabila terjadi kepadatan agar tidak melambungkan kendaraan karena dapat memperparah kemacetan. Mari kita utamakan keselamatan agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan,” tutupnya.

Masyarakat juga diimbau untuk segera menghubungi layanan kepolisian apabila membutuhkan bantuan di perjalanan.

“Apabila membutuhkan bantuan polisi terdekat, masyarakat dapat segera menghubungi call center layanan Polri di nomor 110 yang aktif selama 24 jam,” pungkasnya.

Selamat menikmati libur panjang, semoga selamat sampai tujuan. Ingat, keluarga menanti di rumah.(***)
PEKANBARU - KONTRASRIAU.COM - 
Dalam rangka mengantisipasi peningkatan volume kendaraan selama periode long weekend, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau mengerahkan seluruh personel untuk turun langsung ke lapangan. Langkah ini dilakukan guna memastikan kelancaran arus lalu lintas serta meminimalisir potensi kemacetan di sejumlah titik rawan.Jumat (1/5/2026)

Dirlantas Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, menegaskan bahwa tidak ada personel yang libur selama periode long weekend. Seluruh kekuatan diturunkan dan disebar di berbagai titik strategis, khususnya pada ruas jalan protokol yang rawan terjadi kepadatan kendaraan.
“Dalam antisipasi long weekend ini, seluruh personel kami turunkan ke lapangan. Tidak ada yang libur, semuanya kita fokuskan untuk pengamanan dan kelancaran arus lalu lintas,” ujar Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika.

Sejumlah ruas jalan yang menjadi prioritas pengamanan di antaranya Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Arifin Achmad, Jalan Ahmad Yani, Jalan Riau, Jalan Tuanku Tambusai, Jalan Soekarno Hatta, Jalan SM Amin, kawasan Siak II Air Hitam, Jalan HR Soebrantas, hingga Jalan Arifin Achmad.

Selain di ruas jalan, personel Ditlantas Polda Riau juga disiagakan di sejumlah pusat perbelanjaan yang diprediksi mengalami peningkatan kunjungan masyarakat, seperti kawasan Mall SKA, Mall Ciputra Seraya, kawasan RTC Sudirman, Mal Pekanbaru, serta Ramayana Soebrantas Panam.

Personel juga melaksanakan patroli di sejumlah SPBU guna mengantisipasi antrean kendaraan yang berpotensi menimbulkan gangguan arus lalu lintas.

Untuk ruas jalan tol, seperti Tol Pekanbaru–Dumai (Permai) dan Tol Pekanbaru–Bangkinang (Pekbang), pengawasan turut ditingkatkan. Hal ini mengingat jalur lintas Riau–Sumatera Barat diprediksi akan didominasi kendaraan pribadi, baik dari arah Pekanbaru menuju Sumbar maupun sebaliknya.

“Khusus di ruas tol, terutama Tol Pekbang, kami tingkatkan patroli dan pengawasan. Personel juga melakukan penyisiran bersama petugas Hutama Karya untuk menertibkan pengendara yang parkir di bahu jalan tol, karena sangat berbahaya,” tambahnya.

Ia juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas dan mengikuti arahan petugas di lapangan.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengendara, apabila terjadi kepadatan agar tidak melambungkan kendaraan karena dapat memperparah kemacetan. Mari kita utamakan keselamatan agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan,” tutupnya.

Masyarakat juga diimbau untuk segera menghubungi layanan kepolisian apabila membutuhkan bantuan di perjalanan.

“Apabila membutuhkan bantuan polisi terdekat, masyarakat dapat segera menghubungi call center layanan Polri di nomor 110 yang aktif selama 24 jam,” pungkasnya.

Selamat menikmati libur panjang, semoga selamat sampai tujuan. Ingat, keluarga menanti di rumah.(***)
PEKANBARU - KONTRASRIAU.COM - 
Upaya menjaga kelancaran dan keselamatan lalu lintas terus menjadi perhatian dalam setiap rencana pembangunan di Kota Pekanbaru. Hal ini terlihat dalam rapat Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin) pembangunan Budiman Swalayan oleh CV. Sumber Usaha Soebrantas yang digelar pada Kamis (30/4/2026) di Ruang Rapat Lantai 2 Dinas Perhubungan Provinsi Riau.

Rapat yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB hingga 12.30 WIB tersebut dihadiri oleh sejumlah instansi terkait, di antaranya Dinas PUPRPKPP Provinsi Riau, Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru, Ditlantas Polda Riau, Satlantas Polresta Pekanbaru, Tim Evaluasi Andalalin Provinsi Riau, serta pihak pengembang dan konsultan.
Dalam pertemuan itu, pihak pengembang memaparkan dokumen Andalalin sebagai bagian dari persyaratan teknis pembangunan. Dokumen ini bertujuan untuk mengkaji dampak yang mungkin timbul terhadap arus lalu lintas di sekitar lokasi, khususnya di Jalan HR Subrantas yang dikenal memiliki volume kendaraan cukup tinggi.

Hasil pembahasan menghasilkan sejumlah rekomendasi penting. Di antaranya, pengembang diminta menyediakan lahan parkir yang memadai agar tidak terjadi parkir di badan jalan yang berpotensi menimbulkan kemacetan. Selain itu, akses keluar-masuk kendaraan menjadi perhatian serius, dengan saran agar dipisahkan antara pintu masuk dan keluar atau dilakukan pelebaran akses guna menghindari antrean kendaraan.

Pengelola juga diimbau menempatkan petugas keamanan yang mampu melakukan pengaturan lalu lintas, terutama pada jam-jam sibuk, guna menjaga kelancaran arus kendaraan di sekitar lokasi usaha.

Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau, AKBP Dasril, menegaskan bahwa seluruh rekomendasi yang telah dibahas harus dilaksanakan secara konsisten oleh pihak pengembang. Menurutnya, perencanaan yang baik akan berdampak langsung pada terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.

Sementara itu, perwakilan Dinas PUPRPKPP Provinsi Riau melalui Staf Teknis Bina Marga, Imelia Soraya, ST., MT., menekankan pentingnya kesesuaian antara desain akses dengan kondisi jalan yang ada, termasuk memperhatikan lebar jalan, jarak pandang, dan kapasitas ruas.

Dari sisi Dinas Perhubungan Provinsi Riau, OK. Mhd. Sonny A., M.Si., menambahkan bahwa dokumen Andalalin harus dapat diterapkan secara nyata di lapangan, tidak hanya sebatas administrasi. Ia juga mendorong adanya evaluasi berkala setelah operasional berjalan.

Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika menegaskan bahwa setiap pembangunan harus sejalan dengan prinsip keselamatan berlalu lintas. “Kami berharap seluruh pihak dapat menjalankan hasil kesepakatan ini secara bertanggung jawab. Pembangunan harus memberi manfaat ekonomi, namun tetap menjamin kelancaran dan keselamatan pengguna jalan,” ujarnya.

Dengan adanya rapat ini, diharapkan pembangunan Budiman Swalayan dapat berjalan sesuai ketentuan, tanpa menimbulkan gangguan lalu lintas, serta tetap memberikan kenyamanan bagi masyarakat pengguna jalan di Kota Pekanbaru.(***)
PEKANBARU - KONTRASRIAU.COM - 
Personel Satuan Patroli Jalan Raya (Sat PJR) Tol Permai terus meningkatkan intensitas patroli malam dengan melakukan penyisiran di sepanjang ruas jalan tol guna memantau situasi arus lalu lintas. Selasa 28 April 2026.

Pada pukul 22.00 WIB, tim patroli kembali menemukan adanya kendaraan yang berhenti dan parkir di bahu jalan tol. Kondisi ini dinilai berpotensi membahayakan keselamatan serta mengganggu kelancaran arus lalu lintas.
Kegiatan patroli tersebut dipimpin langsung oleh Panit I Tol Permai, Ipda Aljamil, yang didampingi personel Sat PJR Ditlantas Polda Riau, yakni Aiptu Edi Jimmi, Aipda Andri Mulyadi, dan Brigadir M. Rizky Afrianda.

Ipda Aljamil menjelaskan, dalam patroli tersebut pihaknya menemukan sebanyak 8 kendaraan yang parkir di bahu jalan, yang didominasi oleh kendaraan Golongan III (tronton). Terhadap temuan tersebut, petugas dengan tegas memberikan peneguran kepada seluruh pengendara agar segera melanjutkan perjalanan dan tidak lagi berhenti di bahu jalan.

“Personel Sat PJR melaksanakan patroli selama 24 jam dan akan terus ditingkatkan guna mewujudkan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar,” ujar Ipda Aljamil.

Sebagai langkah antisipasi terhadap hal-hal yang tidak diinginkan, personel Sat PJR juga memberikan edukasi Kamseltibcarlantas kepada para pengendara. Petugas mengimbau agar para pengemudi memanfaatkan rest area terdekat sebagai tempat beristirahat demi keselamatan bersama.

Selain itu, petugas turut mengarahkan kendaraan yang berhenti untuk segera bergerak menuju lokasi istirahat yang telah disediakan. Upaya ini dilakukan sebagai bentuk pencegahan terhadap potensi fatalitas kecelakaan lalu lintas di ruas Tol Permai.

Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika menyampaikan himbauan kepada seluruh pengguna jalan tol agar selalu mematuhi aturan berlalu lintas, tidak berhenti di bahu jalan kecuali dalam kondisi darurat, serta memanfaatkan rest area untuk beristirahat demi keselamatan bersama.

Ia juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh personel yang tetap semangat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di jam-jam rawan. Menurutnya, kehadiran polisi lalu lintas secara langsung di lapangan merupakan bentuk nyata komitmen Polri dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jalan.

“Terus ingatkan para pengendara agar potensi hal-hal yang tidak diinginkan dapat dicegah sejak dini,” tegasnya.

Dirlantas juga menambahkan, apabila dalam kondisi darurat, pengendara diminta untuk memperhatikan rambu-rambu yang ada serta segera menghubungi call center Tol Permai di nomor +62 821-7008-8880 sebagai layanan dari pihak manajemen PT Hutama Karya (HK) yang siaga selama 24 jam.

Selain personel Sat PJR Ditlantas Polda Riau, pihak PT Hutama Karya (HK) juga aktif melaksanakan patroli selama 24 jam guna memastikan keamanan dan kelancaran arus lalu lintas di ruas tol.

Mari kita utamakan keselamatan daripada kecepatan demi perjalanan yang aman dan selamat sampai tujuan.

Hingga saat ini, situasi arus lalu lintas terpantau ramai namun tetap lancar dan kondusif. (***)
PEKANBARU - KONTRASRIAU.COM -
Dalam suasana hangat penuh kebersamaan, Direktorat Lalu Lintas Polda Riau menggelar kampanye keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat Kota Pekanbaru dalam rangka Halal Bihalal 1447 H dan Pengukuhan Pengurus Ikatan Kekeluargaan Magek (IKM) Pekanbaru, Minggu (26/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ballroom RS PMC Pekanbaru ini dipimpin langsung oleh Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau, AKBP Dasril, S.Pd., M.M., serta dihadiri oleh personel Subdit Kamsel, di antaranya Brigadir Annisa Elfitri, S.H. Acara tersebut turut diikuti oleh berbagai elemen masyarakat yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, pembacaan doa, serta menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan sambutan dari Wali Nagari Magek dan Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau. Momentum ini semakin bermakna dengan penyerahan helm keselamatan dan bibit pohon secara simbolis kepada peserta sebagai bentuk komitmen terhadap keselamatan berlalu lintas dan pelestarian lingkungan.

Dalam sambutannya, AKBP Dasril menegaskan bahwa keselamatan berlalu lintas harus menjadi kebutuhan dan budaya di tengah masyarakat. Ia mengajak seluruh peserta untuk menjadi pelopor keselamatan dengan mematuhi aturan serta mengutamakan etika berlalu lintas di jalan raya.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah sosialisasi program Green Policing yang diinisiasi oleh Kapolda Riau, sebagai langkah konkret dalam mengajak masyarakat menjaga kelestarian lingkungan. Penyerahan bibit pohon menjadi simbol penting bahwa keselamatan dan kelestarian alam harus berjalan seiring.

Di bawah kepemimpinan Dirlantas Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, S.I.K., M.H., berbagai upaya edukasi dan sosialisasi terus digencarkan guna meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan.

Dalam keterangannya, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Ditlantas Polda Riau dalam membangun budaya tertib berlalu lintas yang dimulai dari kesadaran individu. “Keselamatan berlalu lintas bukan hanya tanggung jawab petugas, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin mengajak seluruh masyarakat untuk menjadi pelopor keselamatan, sekaligus ikut menjaga lingkungan melalui program Green Policing,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara kepolisian dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas yang berkelanjutan di Provinsi Riau.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Irzal, S.H selaku Wali Nagari Magek yang mewakili keluarga besar Magek di Kota Pekanbaru menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Ditlantas Polda Riau. Ia menilai kehadiran Ditlantas dalam momen silaturahmi tersebut memberikan nilai tambah yang sangat positif bagi masyarakat. “Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Ditlantas Polda Riau yang telah berkenan hadir di tengah-tengah kegiatan keluarga besar Magek, sekaligus memberikan edukasi tentang tata tertib berlalu lintas hingga kepedulian terhadap lingkungan. Kegiatan seperti ini sangat positif dan bermanfaat bagi kami semua,” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, Ditlantas Polda Riau berharap masyarakat tidak hanya memahami pentingnya keselamatan di jalan raya, tetapi juga turut berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan berkelanjutan.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol sinergi dan komitmen bersama dalam mewujudkan budaya tertib berlalu lintas dan kepedulian terhadap lingkungan di Provinsi Riau.(***)
PELALAWAN – KONTRASRIAU.COM - Dalam upaya meningkatkan keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau melaksanakan pengecekan langsung di ruas Jalan Lintas Timur KM 83, jalur Pelalawan menuju Indragiri Hulu, pada Jumat (24/4/2026) pagi.
Kegiatan tersebut merupakan atensi Direktur Lalu Lintas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika yang dalam pelaksanaannya diwakili oleh Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau AKBP Dasril, S.Pd., M.M. bersama jajaran personel Subdit Kamsel.

Turut hadir dalam kegiatan ini Ps. Kasi Audit dan Inspeksi AKP Dedi Siswanto, SH, MH, Aipda Riyadi, serta Brigadir Annisa Widya Wiratami, SH. Dari jajaran Satlantas Polres Pelalawan, hadir Kanit Turjawali IPDA Hadi dan Kanit Kamsel IPDA Widya. Selain itu, pengecekan juga melibatkan pengawas serta operator pelaksanaan pembangunan jalan yang tengah berlangsung di lokasi tersebut.

Pengecekan ini dilakukan guna memastikan kondisi jalan tetap aman dilalui masyarakat, khususnya di tengah adanya aktivitas pembangunan yang berpotensi menimbulkan gangguan lalu lintas. Tim melakukan pemantauan terhadap kondisi fisik jalan, rambu-rambu lalu lintas, serta sistem pengamanan di sekitar proyek.

Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau AKBP Dasril menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Ditlantas Polda Riau dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jalan, serta meminimalisir potensi kecelakaan lalu lintas di titik rawan.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap kegiatan pembangunan jalan tetap memperhatikan aspek keselamatan berlalu lintas. Koordinasi dengan pihak terkait juga terus dilakukan agar tidak terjadi hambatan yang signifikan bagi masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, AKBP Dasril juga menyampaikan rangkuman hasil kunjungan kerja di lokasi tersebut. Ia menjelaskan bahwa secara umum kondisi jalan di KM 83 masih dalam tahap penanganan dan membutuhkan perhatian serius terhadap aspek keselamatan.

“Dari hasil pengecekan, ditemukan bahwa masih terdapat beberapa titik pekerjaan yang memerlukan penambahan rambu peringatan, penguatan manajemen rekayasa lalu lintas, serta peningkatan pengamanan di area proyek. Kami merekomendasikan agar pihak pelaksana segera melengkapi perlengkapan keselamatan jalan seperti rambu sementara, lampu peringatan, dan petugas pengatur lalu lintas di lapangan,” jelasnya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Pelalawan AKP Tatit Rizkyan Hanafi menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan pengawasan serta pengaturan lalu lintas di lokasi tersebut guna memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan lancar.

“Kami dari Satlantas Polres Pelalawan siap mendukung penuh kegiatan ini dengan melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas, terutama di titik-titik yang berpotensi menimbulkan kemacetan maupun kecelakaan. Kami juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan mematuhi rambu-rambu yang ada di sekitar area pekerjaan jalan,” ungkapnya.

Di sisi lain, Direktur Lalu Lintas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh personel Satlantas Polres Pelalawan yang telah aktif selama 24 jam dalam melaksanakan pengaturan dan pengawasan arus lalu lintas, khususnya pada ruas KM 76 hingga KM 83.

“Apresiasi kami kepada personel di lapangan yang terus bekerja tanpa mengenal waktu demi memastikan keamanan dan kelancaran lalu lintas tetap terjaga. Dedikasi ini sangat penting dalam mendukung keselamatan masyarakat pengguna jalan, terutama di wilayah yang sedang dalam tahap pembangunan,” ungkapnya.

Ia juga mengimbau kepada seluruh pengendara yang melintas di Jalan Lintas Timur, khususnya pada KM 76 hingga KM 83, agar selalu mematuhi arahan petugas di lapangan dan tidak mengambil jalur berlawanan atau mendahului antrean kendaraan.

“Kami mengingatkan kepada seluruh pengendara agar tidak melambungkan kendaraan saat kondisi antrean. Hal tersebut justru dapat menimbulkan kemacetan dan mengganggu kelancaran arus lalu lintas. Kepatuhan pengguna jalan sangat dibutuhkan, karena kelancaran lalu lintas merupakan prioritas kita bersama,” tutupnya.

Dengan adanya pengecekan ini, diharapkan seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan jalan dapat semakin meningkatkan standar keselamatan kerja dan lalu lintas, sehingga tercipta kondisi jalan yang aman, tertib, dan lancar bagi seluruh pengguna jalan. Kegiatan berlangsung dengan aman dan lancar hingga selesai. (***)
DUMAI – KONTRASRIAU.COM - 
Dalam rangka mengantisipasi dampak penutupan Jembatan Sei Mesjid pada ruas Jalan Dumai–Lubuk Gaung, telah dilaksanakan Rapat Koordinasi dan Konsultasi pada Kamis (23/4/2026) sekitar pukul 09.00 WIB, bertempat di Ruang Rapat Dinas Perhubungan Kota Dumai, Jalan HR. Soebrantas, Kelurahan Teluk Binjai, Kecamatan Dumai Timur, Kota Dumai.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kabid Pengkes Dinas Perhubungan Kota Dumai, Suprianto, S.Sos., M.A.P., dan dihadiri oleh berbagai instansi terkait, di antaranya Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau AKBP Dasril, S.Pd., M.M., perwakilan Dinas PUPR Provinsi Riau, Dinas Perhubungan Provinsi Riau, Kasat Lantas Polres Dumai IPTU Erwan Marchdonida, S.Tr.K., S.I.K., M.H., Jasa Raharja, para Kabid Dishub, jajaran Sat Lantas Polres Dumai, serta unsur kecamatan dan kelurahan setempat.

Dalam sambutannya, Suprianto menegaskan bahwa rapat ini merupakan langkah penting untuk menyikapi kondisi kerusakan Jembatan Sei Mesjid yang berpotensi mengganggu kelancaran arus lalu lintas.

“Kami mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mencari solusi terbaik terhadap penanganan kerusakan jembatan ini. Penutupan yang akan dilakukan tentu berdampak pada mobilitas masyarakat, sehingga diperlukan rekayasa lalu lintas yang tepat serta sinergi antar instansi guna mengurai kemacetan dan menekan angka kecelakaan,” ujar Suprianto.

Ia juga menambahkan bahwa koordinasi lintas sektor sangat dibutuhkan agar setiap kebijakan yang diambil dapat berjalan efektif di lapangan.

“Melalui rapat ini, kami berharap tercipta kesepahaman bersama dalam menentukan langkah strategis, sehingga keselamatan dan kelancaran berlalu lintas di Kota Dumai tetap terjaga,” tambahnya.

Sementara itu, Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika melalui Kasubdit Kamsel AKBP Dasril, S.Pd., M.M., menyampaikan bahwa Ditlantas Polda Riau siap mendukung penuh langkah-langkah rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan selama penutupan jembatan.

“Ditlantas Polda Riau akan terus bersinergi dengan seluruh stakeholder terkait dalam melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas, termasuk penyiapan jalur alternatif guna meminimalisir dampak kemacetan dan memastikan keselamatan pengguna jalan tetap menjadi prioritas utama,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan pentingnya sosialisasi kepada masyarakat sebelum penerapan penutupan dilakukan.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar mematuhi rambu-rambu serta arahan petugas di lapangan, dan memanfaatkan jalur alternatif yang telah disiapkan demi kelancaran bersama,” tambahnya.

Rangkaian kegiatan meliputi pembukaan, sesi diskusi dan tanya jawab, serta diakhiri dengan foto bersama. Dalam sesi diskusi, para peserta memberikan berbagai masukan terkait rekayasa lalu lintas, pengalihan arus, serta langkah antisipatif lainnya guna meminimalisir gangguan mobilitas masyarakat.

Kegiatan berakhir sekitar pukul 10.00 WIB, dengan situasi yang berlangsung aman dan kondusif.

Ditlantas Polda Riau melalui Subdit Kamsel menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan Kamseltibcarlantas, khususnya dalam menghadapi dinamika di lapangan akibat penutupan Jembatan Sei Mesjid.(***)
PEKANBARU - KONTRASRIAU.COM - 
Suasana Mushalla SMAN 4 Pekanbaru, yang berlokasi di Jalan Adi Sucipto No. 64 (Komplek AURI), tampak berbeda pada Senin pagi (20/04/2026). Sejak pukul 07.00 WIB, ratusan siswa dan puluhan guru memadati lokasi kegiatan dalam rangka program Police Goes To School yang dipadukan dengan kampanye Green Policing oleh Ditlantas Polda Riau. Antusiasme peserta membuat aula bergemuruh, mencerminkan tingginya semangat generasi muda dalam menyambut edukasi keselamatan berlalu lintas.
Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 09.30 WIB ini dipimpin langsung oleh Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau, AKBP Dasril, S.Pd., M.M., bersama tim Subdit Kamsel. Turut hadir dalam kegiatan tersebut personel Ditlantas lainnya, di antaranya AKP Dedi Siswanto, IPTU Riza Elfiera, Aipda Sartika FES, Brigadir Annisa Elfitri, Brigadir Annisa Widya Wiratami, serta ASN R. Pardosi.
Sebanyak 71 guru dan 1.064 siswa/i SMAN 4 Pekanbaru mengikuti kegiatan ini dengan penuh perhatian. Dalam penyampaiannya, AKBP Dasril menekankan pentingnya kesadaran dan kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas, dengan mengacu pada data anatomi kecelakaan lalu lintas tahun 2026. Ia mengajak seluruh peserta untuk memahami bahwa kecelakaan bukan hanya angka statistik, tetapi peristiwa nyata yang berdampak besar terhadap keselamatan jiwa.

“Keselamatan berlalu lintas harus menjadi budaya, bukan sekadar kewajiban. Generasi muda memiliki peran penting sebagai pelopor keselamatan di jalan raya,” tegasnya di hadapan para peserta.

Sorak sorai pun pecah dan memenuhi ruangan saat sesi tanya jawab berlangsung bersama Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau, AKBP Dasril. Para siswa tampak antusias mengangkat tangan, berlomba menjawab pertanyaan seputar keselamatan berlalu lintas yang disampaikan, menciptakan suasana interaktif dan penuh semangat.

Dalam keterangannya, AKBP Dasril juga menyampaikan bahwa kegiatan Police Goes To School yang dipadukan dengan Green Policing merupakan langkah strategis untuk membangun kesadaran sejak usia dini.

“Kami ingin menanamkan mindset kepada para pelajar bahwa keselamatan berlalu lintas dan kepedulian terhadap lingkungan adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Melalui edukasi seperti ini, kami berharap para siswa tidak hanya menjadi pengguna jalan yang tertib, tetapi juga agen perubahan di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMAN 4 Pekanbaru, H. Sahid Suwarno, S.Pd., M.M., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas terlaksananya kegiatan Police Goes To School yang memberikan manfaat besar bagi para guru dan siswa.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Kehadiran Ditlantas Polda Riau memberikan pemahaman yang sangat penting bagi siswa kami terkait tertib berlalu lintas sekaligus kepedulian terhadap lingkungan. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut karena sangat membantu dalam membentuk karakter disiplin dan kesadaran sosial generasi muda,” ujarnya.

Dirlantas Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, juga menegaskan bahwa program Police Goes To School merupakan salah satu program prioritas Polri dalam membangun karakter generasi muda.

“Program Police Goes To School adalah bagian dari upaya prioritas Polri dalam membentuk karakter generasi muda agar memahami dan mematuhi tata tertib berlalu lintas sejak dini. Sejalan dengan itu, program Green Policing juga kami dorong sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, sehingga generasi muda tidak hanya tertib di jalan, tetapi juga memiliki kesadaran menjaga kelestarian alam,” ujarnya.

Untuk meningkatkan interaksi, kegiatan juga diisi dengan sesi kuis seputar keselamatan berlalu lintas. Suasana semakin hidup ketika para siswa berlomba menjawab pertanyaan, dengan hadiah menarik berupa helm SNI, tumbler, dan buku panduan keselamatan lalu lintas yang telah disiapkan panitia.

Tidak hanya fokus pada keselamatan di jalan, Ditlantas Polda Riau juga mengintegrasikan program Green Policing sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Dalam kesempatan tersebut, diserahkan bibit pohon berbuah kepada pihak sekolah sebagai simbol komitmen bersama dalam menjaga kelestarian alam.

Melalui kegiatan ini, sejumlah hasil positif berhasil dicapai, di antaranya tersampaikannya edukasi program Green Policing sebagai inisiatif Kapolda Riau dalam mengajak masyarakat menjaga lingkungan, meningkatnya pemahaman guru dan siswa tentang pentingnya tertib berlalu lintas, serta tumbuhnya komitmen bersama untuk menjadi pelopor keselamatan di jalan raya.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa pendekatan edukatif yang humanis mampu membangun kesadaran kolektif sejak dini. Dengan semangat kolaborasi antara kepolisian dan dunia pendidikan, diharapkan tercipta generasi muda yang tidak hanya tertib berlalu lintas, tetapi juga peduli terhadap lingkungan sekitar.(***)