Articles by "Bandara SSQ II Pekanbaru"
Tampilkan postingan dengan label Bandara SSQ II Pekanbaru. Tampilkan semua postingan

Pekanbaru – Sehubungan dengan adanya kendala teknis berupa kerusakan pada hidung pesawat ( _Radome_ ) yang dialami oleh pesawat Garuda Indonesia dengan nomer penerbangan GA 176 registrasi pesawat PK-GFF rute Jakarta – Pekanbaru pada Sabtu 7 Maret 2026.

Selepas mendarat di Bandara Sultan Syarif Kasim II pukul 17.15 WIB, disampaikan bahwa pesawat tersebut yang sedianya akan terbang kembali dengan nomor penerbangan GA 179 rute Pekanbaru-Jakarta pukul 17.40 WIB tidak dapat dioperasikan ( _grounded_ ) karena dilakukan perbaikan serta pengecekan secara menyeluruh mengingat aspek keselamatan baik penumpang maupun kru pesawat adalah yang utama.

Tim operasional Bandara Sultan Syarif Kasim II berkoordinasi dengan pihak maskapai Garuda Indonesia guna memastikan penanganan terhadap penumpang GA 179 yang mengalami penundaan keberangkatan akibat kendala teknis tersebut.

Adapun seluruh penumpang GA 179 dialihkan keberangkatannya dengan menggunakan maskapai citilink nomer penerbangan QG 33 rute Pekanbaru- Halim Perdanakusuma Jakarta dan telah lepas landas pada pukul 19.12 WIB.

Manajemen PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Sultan Syarif Kasim II senantiasa bersinergi dengan seluruh stakeholder bandara guna memberikan pelayanan sepenuh hati bagi seluruh pengguna jasa bandara dengan mengutamakan aspek keselamatan dan keamanan.

PEKANBARU - KontrasRiau.com - 
Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru sebagai salah satu bandara di bawah naungan PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports), menegaskan posisinya di industri aviasi global. Pekanbaru (25/02/2026)

Organisasi Global yang mewakili kepentingan Bandara dunia yakni Airport Council International (ACI) yang menaungi lebih dari 2.200 bandara pada 24 Februari 2026 mengumumkan bahwa 10 bandara di bawah InJourney Airports berhasil meraih total 32 penghargaan kelas dunia di bidang pelayanan bandara yakni Airport Service Quality Customer Experience Awards 2025 (ACI ASQ Customer Experience Awards 2025) dimana Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru merupakan salah satu bandara yang berhasil menyabet penghargaan prestisius kelas dunia kategori Best Airport of 2 to 5 Million Passengers in Asia Pasific.  

ACI ASQ Customer Experience Awards sendiri merupakan satu-satunya program global yang mengukur tingkat kepuasan penumpang pesawat secara langsung (_real-time_) saat mereka berada di bandara memberikan gambaran paling akurat mengenai pengalaman pengguna di setiap tahap perjalanan, baik di area keberangkatan maupun kedatangan. 

General Manager Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Achmad mengatakan bahwa pencapaian global ini merupakan fase penting dalam mewujudkan Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru sebagai wajah dan kebanggaan bangsa (_Face and Pride of the Nation_).”

"Program ASQ secara spesifik mengukur kepuasaan pengguna jasa bandara dengan tools yang dimiliki ACI dalam melihat kualitas pelayanan di bandara dan customer experience di bandara. Karena itu, ASQ ini menjadi salah satu referensi utama di dunia dalam mengukur kinerja layanan bandara", jelas Achmad.

Achmad menambahkan bahwa penghargaan yang berhasil diraih oleh Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru ini merupakan hasil kerja keras serta kolaborasi seluruh _stakeholder_ terkait yang selama ini senantiasa konsisten memberikan pelayanan kelas dunia dengan semangat melayani sepenuh hati kepada para pengguna jasa.   

“Kami berterima kasih kepada Pemerintah Daerah, regulator, para _stakeholders_ serta seluruh karyawan perusahaan dan pengguna jasa bandara atas dukungannya. Penghargaan ini sekaligus sebagai wujud konkret atas konsistensi serta sinergi seluruh _stakeholders_ dalam memberikan layanan kelas dunia dan menunaikan janji Melayani Sepenuh Hati kepada para pengguna jasa,” ujar Achmad. 

Penghargaan yang diperoleh dalam ACI ASQ Customer Experience Awards 2025 ini sebagai pemacu semangat manajemen Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru beserta seluruh _stakeholders_ untuk senantiasa menghadirkan pengalaman yang berkesan bagi para pengguna jasa melalui pelayanan kelas dunia. 


PEKANBARU - KontrasRiau.com - 
Dalam rangka mendukung pelestarian lingkungan dan peningkatan kualitas ekosistem hijau, PT Angkasa Indonesia Kantor CabangBandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) melaksanakan kegiatan penanaman 2.000 pohon di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Syarif Kasim, pohon yang ditanam merupakan spesies endemik lokal, sebagai upaya menjaga keseimbangan ekosistem dan keaslian hayati Riau. Jumat (31/10/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional InJourney Airports AlamLestari yang diinisiasi oleh PT Angkasa Pura Indonesia, dengan semangat 1 JutaPohon untuk Indonesia.
Pada Acara penanaman dihadiri oleh General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II- Achmad, Kepala UPT KPHP Minas-Sri Wilda Hasibuan, NGO Yayasan Hutan Riau, serta turut melibatkan DPC Serikat Karyawan Angkasa Pura Indonesia (SEKARPURA) Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II dan Satgas Relawan Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II yang disebut dengan Gurila (Gunung RimbaLaut).

Selain kegiatan penanaman, komitmen perawatan dan pemantauan jangka panjang juga menjadi bagian penting dari program ini untuk memastikan tingkat keberhasilan tumbuh pohon dan menjaga keberlanjutan fungsi ekologis kawasan.

General Manager PT Angkasa Pura Indonesia KC Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II, Achmad menyampaikan, “Program ini bukan hanya tentangmenanam pohon, tetapi juga tentang menanam harapan dan tanggung jawabkita bersama terhadap kelestarian bumi.

“Kami berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang hijau dan berkelanjutan, menjaga lingkungan adalah tanggung jawab moral kita bersama, dan kami siap mendukung keberlanjutan program ini melalui aksi nyata,” benernya. 

Sementara itu, Kepala UPT KPHP Minas, Sri Wilda Hasibuan, menyambut baik kolaborasi ini. “Kami mengapresiasi langkah Bandara Internasional Sultan SyarifKasim II dalam mendukung pelestarian kawasan Tahura. Sinergi antara sektorpemerintah, swasta, dan masyarakat ini menjadi contoh nyata bagaimana tanggung jawab lingkungan dapat diwujudkan bersama-sama,” ujarnya.

Perwakilan dari NGO Yayasan Hutan Riau, Widya Asturi menambahkan, pelibatan masyarakat dan institusi seperti bandara dalam kegiatan penghijauan adalah langkah strategis. Dengan dukungan seperti ini, kami yakin upaya konservasi di Riau dapat semakin berkelanjutan,” ungkapnya.

”Penanaman 2.000 pohon di Tahura Sultan Syarif Kasim ini melanjutkan rangkaian kegiatan CSR lingkungan yang telah konsisten dilaksanakan oleh Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II. Sebelumnya, bandara ini juga telah melakukan berbagai inisiatif penghijauan, antara lain, Penanaman 1.000 pohonmangrove di Kabupaten Bengkalis, Penanaman 2.000 pohon untuk penghijauan di lingkungan sekolah, serta Penanaman 200 pohon di area sekitar Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II.

Melalui penanaman pohon ini, Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II berharap dapat memberikan dampak positif terhadap lingkungan sekitar, meningkatkan kesadaran akan pentingnya pelestarian alam, serta menjadi inspirasi bagi seluruh pihak untuk bersama-sama mewujudkan Indonesia yang hijau dan lestari.
PEKANBARU - KontrasRiau.Com - 
Injourney Airport Kantor Cabang Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru berkomitmen memberikan perpanjangan jam operasi bandara selama periode angkutan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.  

Saat ini Bandara SSK II beroperasi mulai pukul 06:00 WIB hingga pukul 21:00 WIB atau selama 15 jam setiap harinya. "Meski demikian, Kami pihak bandara selalu siap memenuhi permintaan perpanjangan waktu operasional (_extend_) dari maskapai terutama untuk kebutuhan mendesak," ucap Radityo Ari Purwoko, General Manager Bandara SSK II Pekanbaru. Jumat(27/12/2024)
 
Oki, sapaan akrab General Manager Bandara SSK II, mengungkapkan bahwa sebelum pandemi COVID-19, bandara ini melayani penerbangan hingga pukul 00.00 WIB, namun seiring dengan penyesuaian operasional pasca pandemi yang berakibat pada penurunan jumlah penumpang dan penerbangan, maka durasi layanan saat ini dibatasi hingga pukul 21:00 WIB.  

Oki menambahkan bahwa permintaan perpanjangan waktu operasional cukup sering diajukan terutama saat _peak season_, “Hampir setiap hari selama periode angkutan Natal 2024 & Tahun Baru 2025 ada pengajuan _extend_ mulai dari 1 jam sampai dengan 3 jam dan semua kami penuhi. Proses persetujuan hanya membutuhkan waktu 10 sampai 15 menit yang melibatkan Injourney Airport dan AirNav".

Menjawab kejadian viral penerbangan IU914 rute CGK - PKU pada hari Kamis, 26 Desember 2024 yang seharusnya berangkat pada pukul 18:10, namun mengalami delay. Pesawat tersebut akhirnya berangkat pada pukul 19:55 WIB dan tiba di SSK II pada jam 21:32 atau melebihi jam operasional SSK II, sehingga sebelum terbang dari CGK menuju PKU diperlukan proses permohonan extend di Bandara SSK II. Pada kejadian ini persetujuan extend membutuhkan waktu singkat hanya 10 menit yang melibatkan PT Angkasa Pura Indonesia Bandara SSK II dan Airnav Indonesia Cabang Pekanbaru. 

Dengan fleksibilitas ini, maka Bandara SSK II terus berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi maskapai dan penumpang yang membutuhkan akses penerbangan di luar jam operasional reguler.
*****