Articles by "Pelalawan"
Tampilkan postingan dengan label Pelalawan. Tampilkan semua postingan

Pelalawan – KontrasRiau.com – Ditengah kekwatiran masyarakat kan pandemi Corona Virus Diseases atau yang lebih dikenal Covid-19 yang semakin mengancam semua asfek kehidupan, ekonomi masyarakat mulai tergerus akibat dari sulit nya situasi berusaha dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga. Pekerja harian kini disulitkan keluar rumah untuk mencari nafkah menghidupi seisi keluarga.Melihat kondisi yang semakin sulit di tengah pendemi tersebut, Pemerintah Kabupaten Pelalawan pun turun guna melaksanakan kegiatan pembagian paket sembako kepada masyarakat kaum dhuafa.

Pembagian paket sembako yang diserahkan oleh Wakil Bupati Pelalawan H. Zardewan, M.M dan Ketua DPRD Kabupaten Pelalawan Adi Sukemi kepada masyarakat di Kelurahan Sorek I, Kecamatan Pangkalan Kuras tersebut berlangsung pada Kamis (14/4/2020).Adapun paket sembako yang dibagikan kepada kaum dhuafa terdiri dari 5 kg beras, minyak goreng 2 L, mie instan, gula, sarden, kecap manis, kecap asin serta masker.

Ikut mendampingi Wakil Bupati Pelalawan dan Ketua DPRD, Camat Pangkalan Kuras Firdaus Wahidin, S.P, M.Si, Kapolsek Pangkalan Kuras Kompol Ahmad dan jajaran, Koramil Pangkalan Kuras Kapten Masrah dan jajaran, serta Lurah Sorek Satu Ridawati Erma, S.H, M.H, juga Kepala Puskesmas Sorek Satu Siti Aisyah.

Tampak ekspresi kebahagiaan terpancar dari wajah para penerima bantuan sembako tersebut, karena bantuan sembako ini sangat berarti bagi warga yang terimbas secara langsung perekonomiannya akibat pembatasan kegiatan pada masa pandemi Covid-19 ini.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Pelalawan Adi Sukemi berpesan, agar masyarakat tetap menjaga kesehatan dengan melaksanakan pola hidup bersih dan sehat, selalu memakai masker bila bepergian keluar rumah.

“Sedapat mungkin mengurangi aktifitas di luar rumah, hindari kerumunan serta rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir agar dapat terhindar dari penyebaran virus Covid-19. Yang terpenting, ikuti anjuran pemerintah dan protokol kesehatan,” pungkasnya.

Tak hanya menggelontorkan anggaran untuk sembako, Pemerintah daerah Kabupaten Pelalawa juga menyisir anggaran sebesar 63 miliar rupiah itu untuk pencegahan, dan pengobatan warga terindikasi Covid-19 saja. Termasuk juga untuk penanganan dampak sosial, ekonomi, pendidikan, hingga budaya yang terkena corona.

“Kebutuhan yang diperlukan mencapai Rp 63 M seluruhnya. Dalam rapat sudah diputuskan. Ini untuk keseluruhan,” papar Bupati Pelalawan, HM Harris, Kamis (9/4/2020) lalu.

Guna mendapatkan anggaran Rp 63 M untuk penanganan Covid 19, semua OPD dilibatkan. segala kegiatan dan program yang dianggap tidak terlalu penting akan dipangkas dan dananya dialihkan ke Covid. Kemudian acara-acara seremonial yang selama ini dilaksanakan dinas-dinas juga dicoret dan biatanya digelontorkan juga ke Covid.

Kegiatan adat istiadat dan keagamaan pun ditiadakan, seperti MTQ kabupaten, Balimau Kasai, hingga Pelalawan Expo. Termasuk juga kegiatan rapat, pertemuan rutin, pelatihan, sampai Kunjungan Kerja (Kunker) juga disisir.

“Biaya Check Up untuk bupati juga dipotong, karena sudah ada BPJS. Dananya dibuat ke penanganan corona,” tambah Harris.

Dalam penyisiran anggaran ini, lanjut Harris, tidak melibatkan instansi penegak hukum dan hanya dikawal Inspektorat Pelalawan. Namun dalam pelaksanaan dan penggunaan dana Rp 63 M itu, pemda akan menggandeng aparat penegak hukum dari kejaksaan maupun kepolisian. Agar realisasinya tepat sasaran serta tidak ada penyelewengan dana oleh oknum-oknum yang ingin mencari keuntungan ditengah pandemi ini.

Senada dengan Bupati HM Harris, Sekretaris Daerah Kabupaten H Tengku Mukhlis menyebutkan, angka Rp 63 M dalam penanganan virus corona telah disetujui. Sekarang Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) tinggal menjalankan tugasnya dalam menyisir dan mengumpulkan dana yang diperlukan itu.

“Pak bupati sudah menandatangani plafon anggaran itu. Sekarang dalam rangka mencari anggaran sebesar itu,” kata Tengku Mukhlis.

Diterangkannya, dana itu yang dibutuhkan secara global untuk seluruh bidang yang tergabung dalam gugus tugas. Dari awal pemda telah mengalokasikan dana pencegahan dan pengobatan Covid-19 sebesar Rp 6,95 M hasil pergeseran kegiatan di Dinas Kesehatan (Diskes) dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Selasih Pangkalan Kerinci. (Advertorial/Toni)

Pelalawan – KontrasRiau.com – Bupati Pelalawan HM Harris dinobatkan sebagai Indonesia Visionary Leader dari Sindo Media di Jakarta, Sindo Media menilai, Kabupaten Pelalawan di bawah kepemimpinannya HM Harris berhasil menggalakkan pembangunan dan membawa kesejahteraan bagi masyarakatnya, prestasi yang ditoreh oleh HM Harris itu jarang di raih oleh kepala daerah secara nasional, atas prestasi ituSindo memberikan apresiasi dengan menobatkan Bupati Harris sebagai kepala daerah terbaik dalam kategori The Best Innovation On Technopolitan Policy.

Penghargaan kali ini diberikan oleh Perusahaan Media terbesar di Indonesia ini yakni SINDO Media, karena dalam kepemimpinannya menjadi Bupati Pelalawan dua priode, HM. Harris dianggap mampu dan berhasil dalam meningkatkan inovasi-inovasi pembangunan Kabupaten Pelalawan.

Penyerahaan penghargaan Indonesia Visionari Leader ini, langsung diserahkan oleh Irjen Kemendagri Dr.Tumpak Haposan Simanjuntak, yang berlangsung di Hotel Lido, Bogor, Kamis malam (27/2/2020).
CEO SINDO Media, Sururi Al Faruq mengatakan, ada 24 Kepala Daerah yang berhasil menampilkan visi dan misi terbaiknya untuk kemajuan daerah yang dipimpinnya. Termasuk salah satunya Bupati Pelalawan H.M. Harris.
“Suara-suara daerah melalui visi misi setiap kepala daerah harus bisa dikomunikasikan ke seluruh daerah, sehingga dari daerah bisa melahirkan pemimpin-pemimpin berkualitas yang akhirnya bisa go nasional dan internasional,” paparnya.

Menurutnya, penghargaan yang diberikan itu dimana Indonesia visionary leader digagas untuk menampilkan leader-leader dari daerah untuk nasional. “Harapannya pemimpin daerah makin kuat dan bisa bersaing secara nasional, negara ini membutuhkan banyak orang-orang hebat,” kata Sururi.

Bupati Pelalawan HM. Harris mengatakan, dengan diterimanya penghargaan dari SINDO Media ini, tentunya akan terus menjadi motivasi untuk memacu semangat untuk terus berinovasi bagi pembangunan di Kabupaten Pelalawan.

Teknopolitan yang dikembangkan dalam suatu kawasan di suatu daerah dinamakan sebagai kawasan teknopolitan. Kawasan Teknopolitan lebih menekankan pada pembangunan berbasis teknologi untuk menghasilkan nilai tambah tinggi serta diharapkan dapat mendorong dan mempercepat perekonomian daerah dengan menyediakan sarana dan prasarana bagi berkembangnya kegiatan iptek, kegiatan produktif, dan gerakan masyarakat untuk berkolaborasi membangun daerah dengan memanfaatakan potensi unggulan yang dimiliki.
“Pelalawan sendiri menetapkan visi pembangunannya dimulai dengan inovasi. Sesuai dengan semangat yang memang sudah digariskan dalam UU No 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional 2025 yang esensinya pembangunan ekonomi Indonesia akan diarahkan kepada pembangunan berbasis pengetahuan, terutama penguatan sistem inovasi dan tentunya program ini sejalan dengan Program Pemerintah Pusat,” terang Harris.

Dewan juri dari Kementrian Dalam Negeri yang di ketuai Dirjen Otda, Akmal Malik menjelaskan, jika hasil penilaian keterpilihan ini bukan hal yang ujung -ujung saja, tetapi di awali dari suvey dengan jeli oleh tim Sindo.
Sementara itu, Irjen Kemendagri Dr. Tumpak Haposan Simanjuntak, usai memberikan piagam penghargaan kepada 24 Gubernur, Walikota, dan Bupati se Indonesia menjelaskan, jika penilaian Indonesia Visionary Leader ini dalam mengukur birokrasi Pemerintah Daerah menggunakan Veriable yang objektif, dan ini menjadi inspirasi kami di Kemendagri, dimana sekarang tengah melakukan moratorium terhadap penilaian kinerja pemerintahan daerah.

“Kita ingin ada evaluasi terhadap kepemimpinan di daerah yang lebih objektif lagi, dimana yang menilai nantinya bukan lagi Kemendagri, tetapi pihak independent,” jelas Irjen Kemendagri Dr. Tumpak Haposan Simanjuntak.
Ikut mendampingi Bupati Harris saat penerimaan penghargaan tersebut, Kepala Bappeda Kabupaten Pelalawan Ir. Syahrul Syarif, Kadiskominfo Kabupaten Pelalawan Hendri Gunawan, Kadis Perkebunan Kabupaten Pelalawan Mazrun, Kadis Pariwisata,Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pelalawan Andi Yuliandri, Kepala Badan Balitbang Kabupaten Pelalawan Arizal, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Pelalawan Abdul Rahman, Kepala DPMPTSP Kabupaten Pelalawan Budi Surlani, Kepala BPKAD Kabupaten Pelalawan Davitson, dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pelalawan Eko Novitra. (Advetorial/Toni)

Pelalawan – Kontrasriau.com – Dirut Bank Riau Kepri DR.Irvandi Gustari didampingi sekretaris Kecamatan Kuala Kampar- Pelalawan T. Eddy Zukhyar, S.sos, beserta Pemimpin Bank Riau Kepri Cabang Pangkalan Kerinci Faisal Zamri dan Pemimpin Desk Corsec Winovri beriringan naik sepeda motor di DesaTeluk Dalam Kecamatan Kuala Kampar.Kegiatan tersebut guna melihat potensi dan pengembangan Bisnis di Kecamatan Kuala Kampar Kabupaten Pelalawan, Rabu (28/2/18).

Bank berlogo tiga layar terkembang ini akan segera membuka jaringan kantornya di Kecamatan yang berbatasan langsung dengan Provinsi Kepulauan Riau ini. Kecamatan Kuala Kampar ini berada didaerah pesisir Propinsi Riau dan lebih terkenal dengan ombak bono nya.

Potensi bisnis di DesaTeluk Dalam Kecamatan Kuala Kampar memiliki prospek yang baik, sumber penghasilan penduduk di kecataman tertua di Kabupaten Pelalawan ini salah satunya bertani padi dan usaha sarang burung walet.

Saat ini belum ada satupun perbankan yang beroperasi di wilayah Kecamatan Kuala Kampar,

Sebelum berkeliling melihat potensi bisnis di Desa Kuala Kampar dengan menggunakan motor trail, Dirut Bank Riau Kepri DR. Irvandi Gustari beserta rombongan disambut langsung oleh Bupati Pelalawan HM. Harris disela – sela rangkaian kegiatan kunjungan kerja agenda Pemerintah Kabupaten Pelalawan di Kecamatan Kuala Kampar.

Bupati Pelalawan HM. Harris menyampaikan banyak masukan terkait potensi bisnis dan peningkatan pelayanan untuk di Kecamatan Kuala Kampar.

Harris berharap bank kebanggaan masyarakat Riau dan Kepri ini segera untuk membuka jaringan kantor di Kecamatan Kuala Kampar.

Pada kunjungan bisnis tersebut, Dirut Bank Riau Kepri DR. Irvandi Gustari beserta rombongan menyempatkan diri langsung untuk meninjau rencana lokasi kantor yang akan dibuka bersama Camat Kuala Kampar.

Disepakati rencana lokasi jaringan kantor yang akan dibuka di lingkungan Kantor Camat Kuala Kampar yang terletak di pusat keramaian.

Kunjungan bisnis Dirut Bank Riau Kepri beserta rombongan ke Desa Teluk Dalam Kecamatan Kuala Kampar ini diawali perjalanan darat dari Kota Pekanbaru menuju Desa Pulau Muda Kecataman Teluk Meranti.

Perjalan darat tersebut menempuh waktu lebih kurang selama 4 jam. Setelah sampai di DesaPulau Muda Kecamatan Teluk Meranti rombongan ini bertolak menggunakan speed boat menuju Desa Teluk Dalam Kecamatan Kuala Kampar.

Turut hadir pada kunjungan ini Asisten II Kabupaten Pelalawan Atmonadi beserta beberapa Kepala Dinas Pemerintah Kabupaten Pelalawan dan seluruh Kepala Desa di Kecamatan Kuala Kampar. (Rilis/Krc)