TRENDING NOW

PEKANBARU - KONTRASRIAU.COM - Reses anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kota Pekanbaru Faisal Islami, SH, MKn, dari partai Nasdem melaksanakan Reses di daerah RT 01/ RW 08 Kelurahan Sidomulyo Timur, Kecamatan Marpoyan Damai.

Reses di lingkungan RT 01/RW 08 di Kelurahan Sidomulyo Timur, Kecamatan Marpoyan Damai, dihadiri mayoritas kaum emak-emak. Kegiatan reses berjalan dengan suasana yang kondusif, aman, lancar dan sukses. Kegiatan bertempat di halaman salah satu warga RT 01. Minggu. (08/11/2026)pagi.
"Ibu Suharti Warga RT 01/RW 08 memohon serta meminta bantuan terkait BPJS Kesehatan, dimana dalam satu KK berjumlah 3 orang. Yang di caver oleh Pemerintah (red-BPJS) Kesehatan hanya 2 orang (Istri dal KK), sementara' kepala keluarga (suami) dan satu orang anaknya tidak dicaber oleh BPJS Kesehatan." Ujar Suharti pada giat Reses tersebut." Ujarnya.

Reses Faisal Islami banyak di hadiri oleh kaum emak-emak yang jumlahnya sekitar ratusan menanyakan masalah yang yakni : Ibu Suharti menanyakan terkait BPJS Kesehatan dimana satu KK ada 3 orang, yang dicaver oleh BPJS Kesehatan hanya satu orang saja istri nya. Sedangkan 2 orang lagi tidak. Jadi tolonglah kami diberikan solusi dan penjelasan terkait BPJS tersebut. 

" Yang kedua terkait Desil kami, belum tahu cara serta persyaratan supaya kami bisa masuk dalam desil yang mendapatkan bantuan dari Pemerintah." Terang Suharti dihadapan anggota DPRD Kota Pekanbaru Faisal Islami.

Pak Harto, salah satu warga yang ikut reses. Menyampaikan aspiranya, agar Masjid diwilayahnya mendapatkan bantuan Renovasi Masjid. Agar kiranya dapat di ganti Plafon, serta Pavling Blok untuk Halaman Masjid.":Tambah Harto.

Faisal Islami, SH,MKn Anggota DPRD Kota Pekanbaru dari Partai Nasdem Mengatakan kami mengucapkan terimakasih kepada Bapak, Ibu telah menghadiri undangan Reses kami. Apa yang tadi Bapak, dan Ibu sampaikan masukan kepada kami, Insya Allah kami akan bantu untuk ditindak lanjuti ke Pemerintah Kota Pekanbaru." Pungkas Faisal Islami.

" Yang jelas untuk masalah desil kita akan bantu ke dinas dan nanti kita kawal, agar warga terbaru dengan masalah desil tersebut." Jelasnya.

Selanjutnya dengan Renovasi Masjid, dan Draenase nanti kita kan koordinasi dengan dinas terkait, dan kita bantu agar cepat ditangani." Tutur Faisal Islami.

Editor : Omeng


PEKANBARU - KONTRASRIAU.COM - 
Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Tekad Indra Pradana Abidin, S.T, M.Eng mengadakan kegiatan Reses di Jalan Pias RW 08, Kelurahan Tangkerang Barat, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Ahad (08/11/2026).

Ratusan warga tampak antusias mengikuti jalannya reses dengan menyampaikan berbagai usulan kepada anggota DPRD dari Fraksi PDI Perjuangan tersebut.

Tekad yang menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Pekanbaru yang membidangi kesejahteraan masyarakat dan sumber daya manusia, meliputi pendidikan, kesehatan, sosial, ketenagakerjaan, hingga kepemudaan, mendengarkan langsung seluruh aspirasi warga.

Salah satu usulan utama warga RW 08, Kelurahan Tangkerang Barat adalah adanya drainase yang tersumbat. Warga mengeluhkan drainase yang tidak berfungsi dengan baik sehingga kerap menimbulkan genangan saat hujan.

Menanggapi hal itu, Tekad berjanji akan meneruskan usulan tersebut ke Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru agar segera ditindaklanjuti oleh dinas terkait.

"Drainase yang tersumbat ini akan kita teruskan ke Pemko Pekanbaru. Ini menjadi prioritas agar warga tidak lagi terganggu genangan," ujar Tekad.

Selain drainase, aspirasi tentang perubahan desil, BPJS dan pengaspalan dan penerangan jalan turut mewarnai jalannya reses.

Warga menyampaikan keluhan terkait data desil yang dinilai tidak sesuai dengan kondisi kehidupan masyarakat saat ini, sehingga banyak warga yang berhak justru tidak mendapatkan bantuan.

Sementara itu, persoalan BPJS juga menjadi perhatian warga, terutama terkait kepesertaan dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu.

Tekad menegaskan, seluruh aspirasi yang disampaikan warga telah dicatat dan akan diperjuangkan melalui DPRD Kota Pekanbaru.

"Semua usulan warga kita catat. Perubahan desil, BPJS, dan drainase akan kita perjuangkan agar terealisasi sesuai harapan warga," tegasnya.
no image
PEKANBARU – KONTRASRIAU.COM - 
SMA Negeri 10 Pekanbaru menggelar pesta demokrasi pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) periode 2026–2027 di lapangan sekolah, Jumat (6/11/2026).

Kegiatan berlangsung meriah dan tertib dengan melibatkan para siswa kelas X dan XI. Sebanyak tiga pasangan calon (paslon) Ketua OSIS bersama calon Wakil Ketua OSIS mengikuti rangkaian kegiatan pemilihan, termasuk penyampaian visi dan misi serta debat kandidat.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 10 Pekanbaru, Astur, S.Pd.I., mengatakan seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari pembukaan hingga debat kandidat, berjalan lancar.

"Alhamdulillah, pagi ini kita sudah melaksanakan pesta demokrasi pemilihan Ketua OSIS dan Wakil Ketua OSIS periode 2026–2027. Kegiatan berjalan sukses, termasuk debat dari ketiga pasangan calon," ungkapnya.

Ia menjelaskan, pengumuman hasil perolehan suara dijadwalkan pada Senin, 9 November 2026. Setelah itu, pada pekan berikutnya akan dilaksanakan pelantikan pengurus OSIS terpilih sekaligus Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK).

Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar memilih pemimpin organisasi siswa, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran demokrasi dan pembentukan karakter kepemimpinan sejak dini.

"Melalui kegiatan ini, kita ingin melatih jiwa kepemimpinan siswa. OSIS menjadi wadah bagi mereka untuk belajar berorganisasi, menyampaikan pendapat, menerima perbedaan, serta bertanggung jawab dalam menjalankan amanah," jelasnya.

Harapkan OSIS mampu menampung aspirasi siswa

Pihak sekolah berharap Ketua dan Wakil Ketua OSIS yang terpilih nantinya mampu menjalankan organisasi dengan baik serta menjadi wadah penyaluran aspirasi, minat, dan bakat seluruh peserta didik.

Aspirasi tersebut diharapkan dapat dikembangkan melalui berbagai kegiatan, baik di bidang akademik maupun nonakademik.

Kegiatan pemilihan dibuka langsung oleh Kepala SMAN 10 Pekanbaru, Albert Gafar, M.Pd., serta dihadiri jajaran wakil kepala sekolah, staf, Kepala Tata Usaha, dan seluruh siswa. Kegiatan juga disaksikan mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PLP) dari UIN Sultan Syarif Kasim Riau.

Astur menambahkan, pengalaman berorganisasi sejak sekolah menengah diharapkan dapat membentuk siswa menjadi pribadi yang memiliki rasa tanggung jawab, kemampuan bekerja sama, dan keberanian mengambil keputusan.

Prestasi siswa terus dikembangkan

Selain pembinaan organisasi, SMAN 10 Pekanbaru juga terus mendorong pengembangan potensi siswa melalui kegiatan akademik maupun olahraga.

Salah satu capaian terbaru adalah keberhasilan tim futsal SMAN 10 Pekanbaru meraih juara II dalam kompetisi Futsal Series setelah menghadapi SMAN 12 Pekanbaru di Gelanggang Remaja.

Dengan jumlah peserta didik lebih dari 1.200 orang, sekolah berharap keberadaan OSIS dapat menjadi motor penggerak berbagai kegiatan positif dan pengembangan potensi siswa.

Pemilihan OSIS periode 2026–2027 ini sekaligus menjadi momentum bagi siswa untuk belajar bahwa demokrasi bukan hanya tentang memilih pemimpin, tetapi juga tentang menghargai pilihan, menerima hasil, dan menjalankan tanggung jawab bersama.

Pihak sekolah berharap kepengurusan OSIS yang baru nantinya mampu membawa semangat perubahan dan memberikan kontribusi positif bagi kemajuan SMAN 10 Pekanbaru.
PEKANBARU – KONTRASRIAU.COM - 
SMK Negeri 3 Pekanbaru menggelar sosialisasi Penguatan Kegiatan Bursa Kerja Khusus (BKK) dengan melibatkan guru-guru SMK Negeri 3 Pekanbaru. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan peran pengelola BKK dalam membantu para alumni memperoleh informasi serta akses kesempatan kerja sesuai kompetensi keahlian.

Kegiatan berlangsung di Ballroom Edotel Syariah Nilam Sari, Jalan Sukaterus, Pekanbaru, Jumat (6/11/2026), dengan menghadirkan narasumber Kepala Bidang Bina Penta dan PKK Dinas Tenaga Kerja Kota Pekanbaru, Supra Yogi, S.T., M.T.
Kepala SMK Negeri 3 Pekanbaru, Wawan Suryawan, S.Pd., mengatakan Bursa Kerja Khusus memiliki peran penting sebagai jembatan antara lulusan SMK dengan dunia usaha dan dunia industri, terutama bagi alumni yang belum mendapatkan pekerjaan.

Menurut Wawan, melalui BKK, para alumni dapat memperoleh informasi lowongan pekerjaan dari berbagai perusahaan, baik melalui Dinas Tenaga Kerja Kota Pekanbaru maupun informasi yang disampaikan langsung oleh pihak industri kepada sekolah.

"Kalau ada alumni yang memang belum mendapatkan pekerjaan, informasi lowongan pekerjaan itu nantinya bisa diperoleh melalui BKK yang ada di sekolah masing-masing, khususnya di SMK Negeri 3 Pekanbaru. Kami memiliki peran membantu para alumni mencarikan informasi lowongan pekerjaan," jelas Wawan.

Ia menerangkan, BKK merupakan salah satu program yang menjadi bagian dari pengembangan layanan di lingkungan SMK. Dalam pelaksanaannya, terdapat guru atau petugas khusus yang bertanggung jawab mengelola kegiatan Bursa Kerja Khusus.

Informasi lowongan pekerjaan yang diterima sekolah akan ditindaklanjuti dan disampaikan kepada para alumni melalui grup komunikasi alumni.

"Misalnya ada perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja dengan kualifikasi tertentu, seperti tenaga perhotelan atau bidang lainnya, informasi tersebut akan kami sampaikan kepada alumni. Jadi, bagi alumni yang belum bekerja bisa mengetahui peluang dan mendaftarkan diri sesuai persyaratan perusahaan," ungkapnya.

Kerja sama dengan Disnaker dan dunia industri

Wawan menjelaskan, dalam memperkuat fungsi BKK, SMK Negeri 3 Pekanbaru juga menjalin koordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja Kota Pekanbaru.

Apabila terdapat informasi lowongan pekerjaan dari Disnaker, pihak sekolah akan membantu menyebarluaskannya kepada para alumni. Selain itu, perusahaan atau industri juga dapat menyampaikan langsung kebutuhan tenaga kerja kepada sekolah, termasuk kualifikasi dan kompetensi yang dibutuhkan.

Melalui kegiatan sosialisasi tersebut, Wawan berharap para guru yang terlibat dalam kepengurusan BKK semakin memahami tugas dan tanggung jawabnya dalam mengelola informasi lowongan kerja serta membangun komunikasi dengan dunia industri.

Kehadiran narasumber dari Disnaker Kota Pekanbaru juga diharapkan memperkuat koordinasi antara sekolah dan pemerintah daerah dalam memperluas akses kesempatan kerja bagi lulusan SMK.

Enam kompetensi keahlian menjadi potensi alumni

Lebih lanjut, Wawan menyebutkan SMK Negeri 3 Pekanbaru memiliki keunggulan pada bidang pariwisata dan sejumlah kompetensi keahlian yang berkaitan dengan kebutuhan dunia kerja.

Sekolah tersebut memiliki enam kompetensi keahlian, yakni perhotelan, kuliner, busana, tata kecantikan, pariwisata, dan broadcasting, dengan jumlah peserta didik hampir 1.500 orang.

Menurutnya, keberadaan BKK menjadi penting untuk menghubungkan kompetensi yang diperoleh siswa selama mengikuti pendidikan dengan kebutuhan tenaga kerja di dunia industri.

Ia berharap penguatan BKK dapat membantu semakin banyak alumni SMK Negeri 3 Pekanbaru terserap di berbagai sektor pekerjaan, baik di Kota Pekanbaru maupun di luar daerah.

"Harapan kita ke depan, dengan memperkuat BKK SMK Negeri 3 Pekanbaru, para alumni dapat tersalurkan ke industri-industri yang ada di Kota Pekanbaru ataupun di luar Pekanbaru," ujarnya.

Wawan menegaskan, pendidikan SMK tidak hanya bertujuan menghasilkan lulusan yang memiliki ijazah, tetapi juga tenaga kerja yang mempunyai keterampilan, pengetahuan, dan kemampuan soft skill yang baik.

"Program SMK itu bagaimana menciptakan tenaga kerja yang handal, memiliki keterampilan, pengetahuan, serta soft skill yang baik. Karena itu, keberadaan BKK harus benar-benar dimanfaatkan untuk membantu alumni mendapatkan peluang kerja," tutupnya.
PEKANBARU — KONTRASRIAU.COM - 
Dalam rangka memperingati Hari Bakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) Ke-2, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Riau melaksanakan kegiatan pemberian bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan, Kamis (5/11/26).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari semangat IMIPAS Peduli 2026, sebagai wujud kepedulian dan kehadiran Kemenimipas melalui jajaran Pemasyarakatan di tengah masyarakat. Bantuan sosial disalurkan kepada Panti Asuhan Anak Yatim Al-Ikhlas, serta masyarakat di sekitar lingkungan kantor yang membutuhkan bantuan.
Penyaluran bantuan diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Riau, Rudy Fernando Sianturi, bersama jajaran pejabat struktural dan pegawai Kanwil Ditjenpas Riau. Kehadiran jajaran Kanwil dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata komitmen untuk terus membangun kepedulian sosial serta mempererat hubungan dengan masyarakat di lingkungan sekitar.

Melalui kegiatan ini, Kanwil Ditjenpas Riau berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat dan sedikit meringankan kebutuhan masyarakat serta anak-anak di panti asuhan. Lebih dari sekadar bantuan, kegiatan ini menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat berbagi, empati, dan gotong royong di lingkungan jajaran Pemasyarakatan.

IMIPAS Peduli 2026 menjadi pengingat bahwa pengabdian tidak hanya diwujudkan melalui pelaksanaan tugas dan pelayanan, tetapi juga melalui kepedulian terhadap sesama. Kanwil Ditjenpas Riau berkomitmen untuk terus hadir, berbagi, dan memberikan manfaat bagi masyarakat sebagai bagian dari pengabdian kepada bangsa dan negara.
PEKANBARU — KONTRASRIAU.COM - 
Semangat menjaga kebugaran dan membangun kekompakan terus ditanamkan di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Riau. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan senam pagi bersama yang dilaksanakan pada Kamis (5/11).

Mengikuti setiap gerakan dengan penuh antusias, para pegawai memanfaatkan kegiatan tersebut untuk menjaga kebugaran sekaligus melepas sejenak kepenatan dari rutinitas pekerjaan. Suasana berlangsung santai namun tetap penuh energi, menciptakan ruang kebersamaan yang positif di lingkungan 
kantor.
Senam pagi juga menjadi bagian dari upaya membangun budaya kerja yang sehat. Kebugaran fisik menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga stamina, konsentrasi, dan kesiapan pegawai dalam menjalankan tugas sehari-hari.

Lebih dari sekadar olahraga, kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan ini menjadi pengingat bahwa kinerja yang kuat turut lahir dari tim yang sehat dan solid. Dengan tubuh yang bugar dan semangat yang terjaga, jajaran Kanwil Ditjenpas Riau siap menjalankan tugas dan memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi.
Mulai pagi dengan gerak, jalani tugas dengan semangat, dan wujudkan kinerja yang hebat.