TRENDING NOW

PEKANBARU - KONTRASRIAU.COM - Proses pelaksanaan Revitalisasi sekolah SMAN 7 Pekanbaru berjalan dengan aman,lancar dan kondusif. Saat ini proses pelaksanaan saat ini sudah mencapai 86,96 persen.
Hal di benarkan oleh Kepsek SMAN 7 Pekanbaru Amri, M.Pd. kepada Media KONTRASRIAU.Com. bahwa bantuan Revitalisasi sekolah dari pusat Kemendikdasmen RI ini berupa 5 ruang kelas, ruangan BK, ruangan UKS, ruang OSIS dan rumah ibadah (Musholla)sekolah."Pungkasnya.
" Secara umum proses Revitalisasi di SMAN 7 Pekanbaru berupa Plafon, atap kuda-kuda, dan ruang kelas lantai keramik serta di cat." Tambah Amri.
Penggunaan anggaran tersedia 70 persen, kemudian akan berlanjut pengerjaan bangunan dan yang lainnya. Saat ini perlunya finsihing, menunggu anggaran 30 persen cair lagi.

" Kami menerima 2 tahap anggaran, tahap pertama 70 persen dari pagu yang ada, dan 30 persen lagi kedepannya itu yang sedang kita tunggu." Katanya.
Insya Allah kami optimis, karena tidak banyak lagi yang kita kerjakan, jadi nantinya akan selesai sesuai dengan waktunya selama 120 hari kerja.

" Saat ini untuk ruang kelas tinggal pemasangan jendela dan pintu, sedangkan untuk Musholla tinggal pemasangan keramik serta kanopi, dan sebagian kecil lagi pengecatan." Tegas Amri.
Dengan bantuan Revitalisasi sekolah ini, kami ucapkan terimakasih kepada pihak terkait, Pemerintah pusat melalui KEMENDIKDASMEN RI, Pemerintah Provinsi Riau melalui Disdik Provinsi Riau, yang telah memberikan bantuan Revitasli sekolah untuk SMAN 7 Pekanbaru.

" Melalui bantuan Revitalisasi ini, mudah-mudahan para peserta didik, bisa belajar dengan aman, nyaman, serta mereka dapat mengukir prestasi guan mencapai cita-citanya.Tutur Amri
Semoga di tahun-tahun mendatang sekolah kami mendapatkan lagi bantuan dari Pemerintah, guna mencerdaskan anak bangsa di era digital saat ini, guna mencapai prestasi cemerlang dan gemilang.

" Himbauan kami kepada anak-anak didik kami, semoga dapat menggunakan fasilitas ruang kelas dan lainnya, agar dapat dijaga serta dirawat agar membawa manfaat bagi peserta didik, orangtua dan warga sekolah SMAN 7 Pekanbaru yang kita banggakan bersama." Tutupnya.

Editor : Omeng



PEKANBARU - KONTRASRIAU.COM - Bantuan Revitalisasi dari Kemendikdasmen RI telah berlangsung dengan lancar dan aman. Salah satu di sekolah SDN 45 Pekanbaru. Bahwa Pelaksanaan Revitalisasi di SDN 45 Pekanbaru hingga saat ini hampir mencapai 50 persen pengerjaannya. 
Hal ini dijelaskan oleh Kepsek SDN 45 Pekanbaru Drs.Yasrimeddi kepada Media KONTRASRIAU.COM. Jadi untuk proses pengerjaan Revitalisasi di sekolah kami hampir 50 persen, selanjutnya hari ini dan kedepan kami memulai pemasangan lantai granit pada ruang kelas." Tegas Kepsek.

" Ada dua ruang kelas yang kami pasang lantai granit, dan sisiang 5 ruah kelas akan kita gesa pemasangan." Sebutnya.
7 Ruang kelas sudah terpasang plafon, baik itu plafon yang di dalam dan plafon yang diluar. Serta sambil berjalan juga kami melaksanakan pengecatan baik untuk dinding bagian dalam, dan pengecatan kusen, jendela serta pintu.

" Tambah Kepsek untuk Instalasi listrik di 7 ruang kelas serta 3 toilet sudah terpasang, Jadi sisa waktu pengerjaan sekitar 2,5 bulan kedepan kami optimis Revitalisasi di sekolah dapat selesai tepat waktu." Tuturnya.

Dengan nantinya sudah selesai Revitalisasi ini, kami berharap kepada orangtua serta peserta didik kami agar dimanfaatkan ruang kelas yang sudah dengan sebaik-baiknya, sekaligus juga  merawat serta menjaga demi kenyamanan, keamanan sekolah kita bersama.

Editor : Omeng




PEKANBARU - KONTRASRIAU.COM - Pelaksanaan Penilaian Tengah Semester (PTS) di sekolah SDN 45 Pekanbaru berjalan selama 6 hari, yakni dimulai tanggal 05 s/d 09 Oktober 2026. Kegiatan hari ini PTS masuk hari kedua. Adapun mata pelajaran yang masuk pada PTS adalah : mata pelajaran pendidikan agama, pendidikan Pancasila, Bahasa Indonesia, Matematika, IPAS, PJOK, Seni Rupa, Bahasa Inggris dan BMR.
Hal ini ndijelaskan oleh Kepsek SDN 45 Pekanbaru Drs. Yasrimeddi mengatakan bahwa PTS hari ini masuk hari kedua bidang studi Bahasa Indonesia dah PJOK. Untuk soal PTS dijemput oleh orangtua murid, sesuai dengan surat edaran Kadisdik Kota Pekanbaru, dimana tanggal 06 dan 07 Oktober 2026 proses pembelajaran sistim pembelajaran jarak jauh (PJJ), disebabkan dengan kondisi kota pekanbaru saat ini sangat tidak sehat." Tegas Yasrimeddi kepada Media KONTRASRIAU.COM. Selasa (06/10/2026)pagi.

" Pelaksanaan PTS tersebut bagian dari mengukur kemampuan siswa dalam proses belajar selama lebih kurang 3 bulan. Jadi kami berharap kepada peserta dapat mengikuti PTS ini dengan sebaik-baiknya, diharapkan kepada orangtua dapat mengontrol dan mengawasi anak pada saat mengerjakan soal-soal ujian." Tutur Yasrimeddi.

Semoga pada pelaksanaan PTS tahun ini, dapat berjalan dengan aman, lancar dan sukses, serta nantinya anak-anak kami memperoleh nilai yang baik.

Untuk tingkat kehadiran guru guru kami hadir 100 persen, dan situasi sekolah dalam kondisi aman dan kondusif, meskipun proses Revitalisasi sekolah sedang berjalan." Tuturnya.

Editor : Omeng
PEKANBARU - KONTRASRIAU.COM - Acara Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan yang disampaikan oleh Anggota MPR-RI dari fraksi Golkar di sekolah SMAN 6 Pekanbaru, berjalan dengan aman,lancar dan kondusif. Kegiatan bertempat di halaman sekolah. Senin (05/10/2026)pagi.
Kepsek SMAN 6 Pekanbaru Drs Yon Hendry Y, M.Pd. Menyebutkan bahwa kehadiran seorang pemimpin wanita dari senayan jadi motivasi bagi siswa-siswi SMAN 6 Pekanbaru, bisa menambah semangat rajin belajarnya." Ujar Yon Hendry Y. Kepada awak media KONTRASRIAU.COM. Senin (05/10/2026) pagi.
" Tanpa rajin belajar dan semangat, tidak akan mungkin bisa seperti saya, itulah yang tadi beliau sampaikan dalam pidatonya, sosok Ibu DR.Hj. Karmila Sari, S.Kom, MM. " Jelasnya.
Selanjutnya Yon Hendry Y menambahkan, setelah itu Ibu DR. Hj. Karmila Sari, S.Kom,MM juga meninjau langsung, beberapa bagian dari sekolah, mulai dari ruang perpustakaan, ruang literasi, dan beliau akan memberikan bantuan 1000 buku." Katanya.
" Kemudian melihat langsung ruang ruang kelas, dan sarana-sarana sekolah kita pihak sekolah, agar rajin untuk mengajukan proposal ke pusat. Guna mengsingkronkan dapodiknya, supaya nanti kondisi sekolah bisa diperhatikan." Tutur Yon Hendry Y 
Dan mengenai bangunan sekolah yang sudah berumur sekitar 42 tahun ini, yang tiang-tiangnya kayu, ini perlu ada analisa dari PUPR Riau, itu yang diarahkan sekolah oleh beliau.
" Nanti beliau akan bantu untuk sekolah kita ini, dan kami juga sampaikan ke beliau juga bahwa mengenai Dauroh Tahfidz Al-Qur'an yang ke 4 ini, dan kami punya program ini lebih semangat lagi, merencanakan bagi yang hafal 10 Juz Al-Qur'an. Dan Alhamdulillah mendapat dukungan dan support dari Bu DR. Hj. Karmila Sari, S.Kom, MM. agar dapat memberikan sumbangsih pada giat Dgauroh Tahfidz Al-Qur'an nantinya." Tegasnya.

Nampaknya beliau sangat respon dengan dunia pendidikan, maka dari itu beliau sempatkan untuk hadir, karena jarang-jarang sekolah yang di kunjungi beliau.

" Mengenai beasiswa bagi siswa-siswi sekooah SMAN 6 Pekanbaru, kami rasa hal ini sangat baik sekali, memberikan peluang bagi anak-anak kita, dengan syarat-syarat tertentu. Dan pemerintah mendorong itu, untuk bagaimana siswa sekolah SMAN 6, mendapatkan beasiswa tersebut." Harap Kepsek Yon Hendry Y.

DR. Hj. Karmila Sari, S.KOM, MM Anggota MPR-RI dari fraksi Golkar Menyebutkan bahwa kami menilai secara umum sekolah SMAN 6 Pekanbaru ini cukup fasilitas, namun karena sekolah ini sudah berumur 40 tahunan lebih, ada beberapa tiang-tiangbyang sudah mulai keropos, karena terbuat dari kayu, ini otomatis kalau tadi dari Bapak Kepala sekolah untuk Revit. Jadi kami butuh surat penilaian dari dinas PUPR Riau." Pungkas Karmila Sari pada awak media KONTRASRIAU.COM.

" Dari situ nantinya akan menyampaikan, tidak hanya kondisi ruangan saja yang perlu di Revit, apakah di Renov ringankah, sedang dan berat. Disertai dengan sebentar bentar kondisinya banjir terus di Musholla. Dimana daerah ini agak berbukit bukit, apakah cukup dengan salurannya saja yang diperbaiki, atau ditinggikan." Ungkapnya.

Jadi kita kasihkan pada yang ahlinya yaitu dinas PUPR Riau, nah surat itu nantinya dikasih ke dinas PUPR, selanjutnya surat kirimkan pdfnya kesaya dikomisi X, kemudian nanti kita bantu di upload dan data dapodik melalui aplikasi yang khusus Revitalisasi sekolah.

" Karena bapak presiden Parbowo Subiyanto sedang gencar-gencarnya, ini untuk tahun 2026 saja ada sebanyak abt penambahan 6000 sekolah se-Indonesia. Nah artinya manfaatkan kesempatan sekolah, dah saya satu satunya di DPR RI di Komisi X di bidang pendidikan, baut jalur untuk mempermudah dan bisa sekolah sekolah yang ada di Riau lebih nyaman." Tegas Karmila Sari 

Untuk beasiswa tadi juga sudah sampaikan pada anak-anak yang futsal, kebetulan saya punya binaan futsal putri, dan alhamdulillah kami sudah di level 3 pro artinya sudah di level nasional. Biasa anak anak binaan kami sekolahkan minimal mereka S1.

" Jadi untuk yang disini, anak-anaknya siswa kelas XII boleh mengusulkan. Sudah ada Permendiktisaintek tahun 2026, ada dua syarat : yakni anak ini masuk desil 1-4 atau penerima PIP boleh mengusulkan yang namanya KIP Kuliah." Terangnya.

Khusus itu untuk kuliah, dan nanti bagi yang PIP yang memang betul betul susah, yang masuk desil 1-4, boleh diusulkan." Tutupnya.

Editor : Omeng



PEKANBARU - KONTRASRIAU.COM - Lomba Ketangkasan Baris Berbaris (LKBB) Komando 2026 yang ke-8 ini berjalan dengan aman, lancar dan kondusif. Sebanyak 55 tim/pleton menampilkan Gerakan, Kekompakan, Keseragaman Kostum,  dan Yel-yel, semua tim menampilkan LKBB terbaiknya.
Lomba Ketangkasan Baris Berbaris (LKBB) Komando 2026 di ikuti oleh 55 pleton sudah bertanding dan nantinya kita akan umumkan yang terbaik. Semoga yang menjadi Juara Umum, karena banyak kategori juaranya. Tetap jadi motivasi bagi mereka, gimana mengimplementasikan LKBB ini dalam kehidupan sehari-hari, seperti tanggungjawab, daya juang serta kedisiplinan." Ungkap Edi Sartono, M.Pd. Kepada Media KONTRASRIAU.COM. Minggu(04/10/2026).
" Tambah Kepsek dalam Lomba LKBB ini juga menumbuhkan jiwa sportifitas, gotong royong, kebersamaan hal ini merupakan salah satu makna tersirat dari Lomba Ketangkasan Baris Berbaris Komando 2026." Pungkasnya.
Kami juga berharap LKBB ini sebagai agenda tahunan, kami mengundang juga peserta untuk tahun depan, bisa tampil lagi di SMAN Plus Riau. Yang belum dapat meraih Juara Umum, atau yang belum maksimal, semoga saja di tahun depan lebih maksimal." Sebutnya.

Untuk dewan juri kami undang, Kak Herman dari AURI, Bang Taufik dan Kak Nanda dari Purna Paskibraka Riau." Tutur Edi Sartono.

Wakil Ketua Dewan Juri Taufik Menyampaikan tadi kami lihat tadi ada salah satu tim peserta LKBB gerakan dasarnya salah, seperti contohnya  penjurunya terbalik dengan ekornya dan gerakan ada kesalahan. Dan untuk pelatih serta dantinnya, bahwa aba-aba ada 2 kubu, dimana tim itu harus urut, memang ada tampilan tambahan, kalau udah urut maka akan bagus dia tampilnya, tapi bila tidak urut maka danton serta pelatih akan kurang poin dari aba-aba tersebut." Kata Taufik.

" Dan untuk tambahan poin dan nilai salah satunya power, karena dengan power yang tinggi maka tim LKBB akan enak dilihat dan poinnya tentunya nilainya juga bagus." Ujarnya

Peserta LKBB Komando 2026 dari Tim SMAN 5 Tapung Luky Adriansyah bahwa tim kami terdiri dari 16 orang, dan pada penampilan tadi agak harap cemas, karena tim LKBB dari sekolah lainnya bagus-bagus. Imbuh Luky Adriansyah.

" Harapan kami pada LKBB Komando 2026 yang Ke-8 ini, semoga saja sekolah kami SMAN 5 Tapung menjadi Juara untuk LKBB tahun ini." Tuturnya.

Editor : Omeng 


PEKANBARU — KONTRASRIAU.COM - 
Pemberitaan terkait kegiatan Lomba Ketangkasan Baris Berbaris (LKBB) SMAN Plus Provinsi Riau kembali menjadi perhatian setelah Kepala SMAN Plus Riau, Edi Sutono, memberikan klarifikasi terhadap pemberitaan yang memuat pernyataan bahwa dirinya mengatakan, “Enak nyari 100 juta dengan acara ini.”

Edi Sutono membantah pernah menyampaikan kalimat tersebut. Menurutnya, pernyataan yang sebenarnya disampaikan berkaitan dengan besarnya dukungan sponsor dan kepercayaan berbagai pihak sehingga kegiatan LKBB yang membutuhkan dana puluhan hingga ratusan juta rupiah dapat terlaksana.

Ia juga menjelaskan bahwa pengelolaan pendanaan kegiatan dipercayakan kepada panitia OSIS dan pihak sekolah tidak melakukan intervensi terhadap pengelolaan dana tersebut.

Klarifikasi tersebut menimbulkan satu persoalan penting yang perlu dijelaskan secara terbuka kepada publik, yakni mengenai dasar dan konteks pernyataan “Enak nyari 100 juta” yang dimuat dalam pemberitaan sebelumnya.

Apabila pernyataan tersebut memang disampaikan, tentu penting bagi media yang memuatnya untuk dapat menjelaskan konteks percakapan serta sumber atau bukti yang mendasari kutipan tersebut.

Sebaliknya, apabila narasumber membantah pernah mengucapkan kalimat tersebut, maka klarifikasi dari yang bersangkutan juga patut diberikan ruang secara proporsional kepada publik.

Hal ini sejalan dengan prinsip pemberitaan media siber yang menekankan pentingnya verifikasi dan keberimbangan, khususnya terhadap berita yang berpotensi merugikan pihak lain.

Selain persoalan kutipan, transparansi mengenai pendanaan LKBB juga menjadi hal yang relevan untuk diklarifikasi. Publik dapat mengetahui berapa total anggaran kegiatan, berapa dana yang berasal dari sponsor, apakah terdapat sumbangan wali murid, siapa yang mengelola dana, serta bagaimana pertanggungjawaban penggunaannya.

Kepala SMAN Plus Riau menyebut pertanggungjawaban kegiatan nantinya dituangkan dalam LPJ OSIS. Karena itu, LPJ tersebut menjadi salah satu dokumen penting untuk menjelaskan secara objektif penggunaan dana kegiatan.

Dengan demikian, persoalan LKBB tidak perlu diarahkan menjadi pertentangan antara pihak sekolah dengan media. Yang lebih penting adalah membuka ruang klarifikasi dan verifikasi terhadap fakta-fakta yang dapat diuji.

Publik berhak mendapatkan informasi yang akurat, sementara pihak yang diberitakan juga berhak memberikan klarifikasi apabila merasa ada bagian pemberitaan yang tidak sesuai dengan pernyataan sebenarnya.

Pada akhirnya, transparansi mengenai sumber dana, pengelolaan anggaran dan pertanggungjawaban kegiatan menjadi kunci agar polemik LKBB SMAN Plus Riau dapat dilihat berdasarkan data dan fakta, bukan semata-mata berdasarkan pernyataan masing-masing pihak.