TRENDING NOW

PEKANBARU - KontrasRiau.com - Guna membantu saudara-saudara kita yang telah mendapat bencana tanah longsor, banjir nandang di wilayah sumatera diantaranya : Provinsi Sumbar, Provinsi Sumut dan Provinsi Aceh.

Kali ini tanggap tangguh bencana, MT For Cintaku, POKSUS UP2K, Kasi Kesos, Permata serta RT dan RW di lingkungan masyarakat tangkerang utara, membantu kebutuhan bagi korban bencana yang ada di Provinsi Sumatera Barat, Provinsi Sumatera Utara dan Provinsi Aceh.
Bantuan berupa : Pakaian layak pakai, Makanan dan dana lebih kurang 5 juta. Bantuan ini diangkut memakai mobil satpol Provinsi riau.

Lurah Tangkerang Utara melalui Kasi Kesos Sherly Susanty, S.Pd., M.Si mengatakan bantuan ini akan kami salurkan untuk 3 provinsi:  Sumbar, Sumut dan Aceh. Harapan kami Semoga bantuan diterima dengan baik serta digunakan dimanfaatkan bagi penerima, bagi warga yang tertimpa musibah." Sebut Sherly Susanty kepada awak media.

" Dan semoga bencana berkahir dan warga sabar dalam menghadapi musibah ini. Dan Allah SWT berikan kekuatan." Tuturmya.

Editor : Omeng.
Riau (Kemenag) --- KontrasRiau.com - 
Untuk memperkuat sinergi dengan berbagai pihak agar penyelenggaraan ibadah haji berjalan lebih tertib, aman, nyaman, dan berstandar tinggi, Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau menyelenggarakan kegiatan seleksi PPIH Arab Saudi dan PPIH Kloter Tahap I Tingkat Kab/Kota Tahun 1447H/2026M, Kamis (4/12/25). 

Kegiatan yang pusatkan di Aula Kanwil Kemenag Riau tersebut diikuti 359 peserta dengan 13 titik lokasi ujian menggunakan sistem seleksi berbasis Computer Assisted Test (CAT).
Dalam sambutan membukanya Plt Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Defizon yang membacakan sambutan Menteri Haji dan Umrah mengatakan Petugas bukan hanya pendamping, tetapi juga representasi negara dan ujung tombak pelayanan.

“Mereka harus memiliki kompetensi, ketangguhan, integritas, dan kemampuan komunikasi lintas budaya yang baik selama berada di Tanah Suci”

Lebih lanjut Defizon mengatakan “saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Direktorat Jenderal Bina Penyelenggaraan Hajji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah yang telah menerapkan mekanisme seleksi berbasis Computer Assisted Test (CAT), sebuah metode yang objektif, transparan, dan akuntabel. Melalui sistem ini, diharapkan petugas yang terpilih benar-benar merupakan individu paling siap untuk menjalankan amanah besar ini”.
Terakhir Defizon berpesan kepada Peserta untuk menjadikan proses seleksi ini sebagai ikhtiar terbaik, bukan sekadar kompetisi, serta bangun niat yang tulus bahwa tugas petugas haji adalah khidmah—pelayanan yang mulia dan berpahala besar. 

“Persiapkan diri dengan sebaik-baiknya, bukan hanya secara teknis tetapi juga mental, karena tugas ini membutuhkan kesabaran, kepekaan, dan empati yang tinggi.

Kami di Kementerian Haji dan Umrah siap terus bekerja sama dalam memberikan dukungan, fasilitas, dan koordinasi yang diperlukan, agar pelayanan bagi jamaah haji Indonesia semakin meningkat dari tahun ke tahun. 

Dengan seleksi dan pembinaan yang berkualitas, para petugas haji mampu memberikan pelayanan terbaik, menghadirkan pengalaman ibadah yang aman dan khusyuk, serta mengangkat martabat Indonesia di mata dunia”. 

Sementara itu Ketua Panitia Jhon Effendi melaporkan bahwa seleksi ini diikuti 359 peserta yang terbagi dalam 5 formasi Ketua Kloter, Pembimbing Ibadah, Akomodasi, Transportasi dan Konsumsi.

“Seleksi Petugas Haji untuk Provinsi Riau dilaksanakan di 13 titik lokasi yakni Kanwil Kemenag Riau dan 12 Kabupaten / Kota se Provinsi Riau dengan total peserta 359 yang terbagi kedalam 5 formasi, sebagai Ketua Kloter 71 peserta, Pembimbing Ibadah 14 peserta, Akomodasi 107 peserta, Transportasi 56 peserta dan Konsumsi 111 peserta. 

Pengumuman seleksi tahap pertama dilaksanakan pada tanggal 5 Desember 2025 pukul 16.00 Wib, sedangkan seleksi CAT tahap kedua tingkat Provinsi akan dilaksanakan pada tanggal 11 Desember 2025 pukul 09.00 Wib.
PEKANBARU - KontrasRiau.com - Forum Sepakbola Generasi Indonesia (FORSGI) Riau dalam waktu dekat akan menggelar kegiatan Festival Forsgi Riau di Kota Pekanbaru Usia 10 dan 12 Tahun. 

Kegiatan festival Forsgi Riau, akan di gelar pada tanggal 20 s/d 21 Desember 2025 mendatang, tempat pertandingan di Stadion Mini Universitas Islam Riau.

Pada Festival Forsgi Riau tahun 2025, akan di ikuti oleh 11 Kabupaten/Kota Se-Riau, ada sekitar 22 Tim, masing mengutus tim nya Usia 10 dan 12 Tahun.

Gos Hendra Ketua Forsgi Riau untuk persiapan festival Forsgi Riau, yang nantinya akan di ikuti oleh 22 tim sepakbola U10 dan U12 tahun Kabupaten/Kota Se-Riau, sudah 70 persen." Terang Gos Hendra.

" Insya Allah target kami dalam waktu sudah 100 persen. Harapan festival Forsgi Riau Tahun ini, anak-anak binaan kami bisa kelihatan Pembinaan karakternya." Pungkasnya.

Yang selanjutnya hasil Pemberitaan talenta bisa ada kemajuan serta membuahkan hasil, dan biasa mengikuti Festival.Forsgi Nasional di Jakarta tahun 2026.

Editor : Omeng
PEKANBARU - KontrasRiau.com - Persiapan dan rapat dengan para majelis guru SMAN 2 Pekanbaru sudah kita laksanakan.

Hal ini disampaikan oleh Kepsek SMAN 2 Pekanbaru Muis, M.Pd. bahwa Esesmen ujian semester ganjil digelar pada hari senin, tanggal 01 hingga 08 Desember 2025 mendatang." Jelas Muis kepada awak media.

" Lanjut Muis, usai Esesmen ujian semester ganjil nantinya, akan kita laksanakan kegiatan class meeting bagi siswa-siswi SMAN 2, hingga menunggu penerimaan raport nantinya." Tegas Muis.

Pada tanggal 19 desember 2025, akan kita berikan raport siswa, serta siswa.akan masuk kembali.belajar ke sekolah, pada tanggal 05 Januari 2026 mendatang.

" Harapan kami di esemen ujian semester ganjil tahun ini, sesuai dengan kemampuan siswa, sesuai dalam menghadapi ujian ini, mempunyai prestasi yang baguslah." Tuturnya.

Editor : Omeng

PEKANBARU - KontrasRiau.com - 
Menanggapi berita yang beredar terkait dugaan korupsi di tubuh Baznas Pekanbaru, Ketua Baznas Pekanbaru DR Endar Muda SH, MH menyebut dugaan korupsi tersebut merupakan isue yang sudah usang alias basi. 

"Lebih kurang 4 tahun saya menjabat sebagai Ketua Baznas Kota Pekanbaru Dari awal saya menjabat saya diganggu terus, alasannya karena saya bukan orang melayu juga bukan orang Pekanbaru," tutur Endar. 

Lanjut Endar, ketika dirinya baru menjabat Ketua Baznas Pekanbaru, pengumpulan zakat di Baznas Kota Pekanbaru cuma Rp5,4 miliar, dan per hari ini Baznas Kota Pekanbaru sudah mengumpulkan 16,5 miliar. 

"Posisi Ketua Baznas itu seksi, kenapa saya katakan seksi menurut regulasi yang ada Ketua Baznas itu mempunyai potensi untuk mendapatkan gaji 5 kali dari UMR, siapa yang tidak tergiur dengan nilai segitu," ungkapnya. 

Menurut Endar, kepemimpinannya di Baznas akan berakhir tahun 2027 dan sekarang sudah masuk tahun 2026.

"Jadi jabatan Ketua Baznas tentu menjadi incaran bagi orang-orang yang bernafsu untuk menjadi ketua," katanya. 

Dikatakan Endar, kemimpinan di baznas itu berlaku secara kolektif, kolegial, artinya setiap keputusan diputuskan secara bersama dan di Baznas sendiri ad 5 pimpinan, 1 Ketua dan 4 Wakil Ketua. "Lalu, kenapa hanya yang di obok-obok oleh mereka," ujarnya. 

Pada narasi berita yang mereka buat kata Endar, ada desakan publik atau masyarakat terkait pengusutan dugaan korupsi baznas di Kejati Riau, "pertanyaannya, atensi masyarakat yang mana? yang saya tahu, setiap hari masyarakat  memasukkan proposal ke Baznas Kota Pekanbaru minta supaya difasilitasi," jelasnya. 

Dilanjutkan Endar, sesuai dengan surat at-taubah ayat 60, ada 8 golongan asnaf yang bisa dibiayai, jadi tidak sembarangan memberikan bantuan kepada orang, hanya kepada yang termasuk dalam 8 golongan tersebut. 

"Terkait laporan dugaan korupsi Baznas Pekanbaru di Kejati Riau, Baznas itu di audit oleh dua lembaga, satu lembaga Irjen Kemenag yang kedua lembaga AKP (Akuntan Publik), oleh karena itu sejauh ini baznas itu masih on the track tidak ada temuan, bahkan kita sudah dapat  award dari Baznas RI 3 tahun berturut-turut, Dan sebagai pimpinan di Baznas Pekanbaru saya mengikuti dan menghormati proses hukum yang sedang berlangsung," paparnya. 

Lebih lanjut Endar menjelaskan, dirinya mulai dari semalam hingga saat ini, dirinya diancam oleh orang tidak dikenal dengan menggunakan berita yang menyudutkan, dan pelaku meminta uang Rp10 juta. 

"Saya tidak mau menyatakan medianya apa, dia mengancam saya, jika saya tidak memberikan uang tersebut, berita akan diangkat. Pola dan gaya pemerasan melalui chat whatsappnya ini masih saya simpan di dalam handphone saya, dan saya mempertimbangkannya untuk melaporkan ke pihak berwajib," ucap Endar. 

Di akhir konfirmasi media, Endar menutup dengan mengisahkan ada orang di akhirat nanti dengan amal yang banyak akan tetapi bisa masuk ke dalam neraka, karena apa? Karena dia pernah memfitnah orang yang tidak melakukan sebagaimana yang dia fitnahkan itu sehingga Allah mencampakkan dia ke dalam neraka. Dan Itulah orang yang dibangkrutkan amalnya. 

" Kenapa Allah mencampakannya ke neraka? karena amal baiknya dipindahkan Allah kepada orang yang difitnah tersebut, dan dosa orang yang difitnah dipindahkan Allah kepada orang yang menfitnah." Terang Endar Muda.

Posisi ketua baznas seksi dan menggiurkan, dan saat ini suksesi kepemimpinan baznas sdh dekat hingga 2027. Saya mendo'akan orang yang telah mmbuat isue sebagaimana di atas diberikan ampunan dan hidayah oleh allah SWT," pungkasnya.
PEKANBARU - KontrasRiau.com - 
Sukses mewakili Riau ditingkat nasional dalam lomba IT tahun 2025 beberapa waktu lalu, Muthia Syakira Ramla, siswa kelas X SLB Negeri Sri Mujinab Pekanbaru terima penghargaan istimewa dari Dewan Pendidikan Provinsi di Gedung Daerah Balai Serindit, Rabu (26/11/2025).
"Alhamdulillah, Muthia bersama sejumlah siswa SLB Sri Mujinab lainnya mendapatkan anugerah ini. Semoga ini menjadi pemicu semangat anak anak kita untuk mengukir berbagai prestasi dibanyak bidang," ucap Kepsek SLB Negeri Sri Mujinab Pekanbaru, Natta Riviana SPd MPd.
Sedikitnya sebanyak 109 penyandang disabilitas di Provinsi Riau menerima penghargaan anugerah prestasi istimewa pendidikan disabilitas. 

Anugerah prestasi istimewa ini diselenggarakan oleh Dewan Pendidikan, bersempena peringatan Hari Disabilitas Internasional 2025. 

Mengawali sambutan, Ketua Dewan Pendidikan Provinsi Riau Dr Junaidi yang juga sebagai Rektor Unilak menyatakan, kegiatan ini digelar sebagai wujud kepedulian dan keberpihakan dunia pendidikan bagi penyandang disabilitas di Riau.

“Kami ingin memberikan apresiasi spesial kepada anak disabilitas, mungkin bukan rupiah yang diperlukan tapi sebuah perhatian dari kita. Kita berikan fasilitas dan ruang kepada mereka serta hari kita berikan mereka apresiasi. Hari ini kita ingin menggembirakan mereka, di hati mereka yang gembira pasti ada mimpi yang sama seperti kita, maka secara khusus acara ini kita buat,” ucap Junaidi.

"Kami fokus dalam peningkatan kualitas dan mutu pendidikan di Riau. Makanya dalam helat ini memberikan penghargaan atas prestasi yang diraih siswa disabilitas se-Provinsi Riau. Ternyata dari penilaian tim yang dibentuk, sangat banyak prestasi yang mereka raih. Baik tingkat daerah, provinsi, nasional bahkan internasional," terangnya.

Sementara itu, Asisten I Setdaprov Riau Zulkifli Syukur mewakili Plt Gubernur Riau SF Hariyanto mengucapkan selamat kepada para siswa penyandang disabilitas yang mendapatkan penghargaan. 

“Selamat kepada para adik-adik SLB se-Riau yang telah menerima penghargaan. Teruslah bermimpi, berusaha, teruslah menjadi cahaya bagi banyak orang. Jangan pernah merasa kecil di hadapan mimpi-mimpi yang besar,” ucap Zulkifli Syukur.

“Untuk para guru, orang tua dan pendamping terimakasih kami ucapkan, tanpa kalian tidak akan ada prestasi tertoreh. Mari kita bergerak bersama membangun Riau yang inklusif, berkeadilan dan penuh kemanusiaan,” sebutnya.

Menurutnya, Hari Disabilitas Internasional bukan hanya sekedar peringatan, ia adalah pengingat bahwa pembangunan yang adil merupakan pembangunan yang mampu merangkul semua orang tanpa terkecuali. 

“Inilah semangat yang kami tegaskan dalam RPJMD Provinsi Riau 2025-2029, khususnya pada agenda penghormatan, perlindungan dan pemenuhan hak penyandang disabilitas yang menjadi bagian penting dalam pembangunan SDM yang unggul, berkualitas dan inkusif,” jelas Zulkifli. 

“Sekarang sedang kami bangun Perda Disabilitas dengan DPRD Riau, hal ini menjadi acuan bersama dalam memberikan kesempatan dan ruang kpada penyandang disabilitas,” 

Ia berharap, kedepannya akan banyak siswa disabilitas yang menorehkan prestasi-prestasi membanggakan dan perhatian dari berbagai pihak untuk memberikan perhatian khusus kepada siswa disabilitas.(Rilis)