TRENDING NOW

PEKANBARU, INFO_PAS - KONTRASRIAU.COM - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru terus berupaya memenuhi hak-hak dasar warga binaannya, salah satunya dalam hal kepemilikan dokumen kependudukan. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan perekaman data kependudukan dan penerbitan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) yang dilaksanakan bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi Riau.

Sebanyak 176 orang warga binaan mengikuti kegiatan perekaman yang digelar di Aula Sahardjo Lapas Pekanbaru, Rabu (29/04). Kegiatan ini menjadi langkah nyata Lapas Pekanbaru dalam memastikan setiap warga binaan tetap memiliki identitas resmi sebagai warga negara, Rabu (29/04).

Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, melalui, Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik, Ridho Kurniawan, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen mendukung pemenuhan hak administratif warga binaan, termasuk dalam kepemilikan KTP-el. Menurutnya, dokumen kependudukan tersebut sangat penting, baik selama menjalani masa pembinaan maupun setelah kembali ke masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa warga binaan tidak kehilangan hak sipilnya. KTP-el akan menjadi bekal penting bagi mereka saat kembali ke tengah masyarakat, terutama dalam mengakses berbagai layanan publik,” ujarnya.

Pelaksanaan perekaman dilakukan langsung oleh tim Disdukcapil Provinsi Riau dengan menggunakan perangkat mobile, sehingga proses berjalan lancar dan efisien di dalam lingkungan lapas. Warga binaan tampak tertib mengikuti seluruh tahapan, mulai dari verifikasi data hingga perekaman biometrik.

Pihak Lapas Pekanbaru juga mengapresiasi dukungan Disdukcapil Provinsi Riau yang telah memberikan pelayanan secara langsung di dalam lapas. Sinergi ini diharapkan dapat terus berlanjut guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada warga binaan.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Pekanbaru berharap seluruh warga binaan dapat memiliki dokumen kependudukan yang lengkap sebagai bagian dari proses pembinaan dan persiapan kembali ke kehidupan bermasyarakat.
PEKANBARU - KONTRASRIAU.COM - Acara Khatam di sekolah agenda tahunan sudah masuk yang tahun ke-5 di 2026. Untuk agenda besok pukul 07.00 WIB sebanyak 94 siswa kelas 6 dimulai dengan acara pawai terlebih dahulu dari sekolah keliling seputar sekolah saja." Terang Kepsek SDN 76 Pekanbaru Arnis,S.Pd. Kepada Media Online KontrasRiau.com. di ruang kerjanya. Rabu (29/04/2026).

Untuk tamu yang hadir Ketua Komite Syafri Defi, Ketua RT, Ketua RW, Pengawas Agama, Orangtua Murid." Tambah Kepsek.

Khatam Al-Quran Juz 30, karena anak-anak kita sebelumnya sudah belajar mengaji di sekolah. Acara khatam Al-Quran baru akan di mulai setelah acara pawai.

" Harapan kami selaku Kepsek, dengan digelarnya Khatam Al-Quran ini, tidak ada lagi anak-anak kami yang buta aksara Al-Quran. Intinya bahwa Anak-anak kami kedepannya, lebih gemar membaca Al-Qur’an, Mencintai Al-Quran. Hal ini sesuai dengan program sekolah yakni membaca Al-Quran setiap pagi hari selasa, rabu dan kamis." Pungkasnya.

Editor : Omeng
PEKANBARU - KONTRASRIAU.COM - 
Personel Satuan Patroli Jalan Raya (Sat PJR) Tol Permai terus meningkatkan intensitas patroli malam dengan melakukan penyisiran di sepanjang ruas jalan tol guna memantau situasi arus lalu lintas. Selasa 28 April 2026.

Pada pukul 22.00 WIB, tim patroli kembali menemukan adanya kendaraan yang berhenti dan parkir di bahu jalan tol. Kondisi ini dinilai berpotensi membahayakan keselamatan serta mengganggu kelancaran arus lalu lintas.
Kegiatan patroli tersebut dipimpin langsung oleh Panit I Tol Permai, Ipda Aljamil, yang didampingi personel Sat PJR Ditlantas Polda Riau, yakni Aiptu Edi Jimmi, Aipda Andri Mulyadi, dan Brigadir M. Rizky Afrianda.

Ipda Aljamil menjelaskan, dalam patroli tersebut pihaknya menemukan sebanyak 8 kendaraan yang parkir di bahu jalan, yang didominasi oleh kendaraan Golongan III (tronton). Terhadap temuan tersebut, petugas dengan tegas memberikan peneguran kepada seluruh pengendara agar segera melanjutkan perjalanan dan tidak lagi berhenti di bahu jalan.

“Personel Sat PJR melaksanakan patroli selama 24 jam dan akan terus ditingkatkan guna mewujudkan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar,” ujar Ipda Aljamil.

Sebagai langkah antisipasi terhadap hal-hal yang tidak diinginkan, personel Sat PJR juga memberikan edukasi Kamseltibcarlantas kepada para pengendara. Petugas mengimbau agar para pengemudi memanfaatkan rest area terdekat sebagai tempat beristirahat demi keselamatan bersama.

Selain itu, petugas turut mengarahkan kendaraan yang berhenti untuk segera bergerak menuju lokasi istirahat yang telah disediakan. Upaya ini dilakukan sebagai bentuk pencegahan terhadap potensi fatalitas kecelakaan lalu lintas di ruas Tol Permai.

Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika menyampaikan himbauan kepada seluruh pengguna jalan tol agar selalu mematuhi aturan berlalu lintas, tidak berhenti di bahu jalan kecuali dalam kondisi darurat, serta memanfaatkan rest area untuk beristirahat demi keselamatan bersama.

Ia juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh personel yang tetap semangat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di jam-jam rawan. Menurutnya, kehadiran polisi lalu lintas secara langsung di lapangan merupakan bentuk nyata komitmen Polri dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jalan.

“Terus ingatkan para pengendara agar potensi hal-hal yang tidak diinginkan dapat dicegah sejak dini,” tegasnya.

Dirlantas juga menambahkan, apabila dalam kondisi darurat, pengendara diminta untuk memperhatikan rambu-rambu yang ada serta segera menghubungi call center Tol Permai di nomor +62 821-7008-8880 sebagai layanan dari pihak manajemen PT Hutama Karya (HK) yang siaga selama 24 jam.

Selain personel Sat PJR Ditlantas Polda Riau, pihak PT Hutama Karya (HK) juga aktif melaksanakan patroli selama 24 jam guna memastikan keamanan dan kelancaran arus lalu lintas di ruas tol.

Mari kita utamakan keselamatan daripada kecepatan demi perjalanan yang aman dan selamat sampai tujuan.

Hingga saat ini, situasi arus lalu lintas terpantau ramai namun tetap lancar dan kondusif. (***)
JAKARTA - KONTRASRIAU.COM -
Beredar di media sosial, potongan video yang menyebut Menteri Agama Nasaruddin Umar melarang penyembelihan hewan kurban serta minta untuk menggantinya dengan uang. Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Thobib Al Asyhar menegaskan bahwa informasi itu  tidak benar.

Potongan video dengan framing yang mengarah pada disinformasi itu diambil dari pernyataan Menag pada Puncak Penutupan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah 2026 yang diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan pada 2 April 2026. Potongan video tersebut dikemas dengan judul “Lebaran Kurban, Gk Boleh Nyembelih Hewan, Suruh Ganti Uang” sehingga memicu kesalahpahaman dan disinformasi di tengah masyarakat.

Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kementerian Agama, Thobib Al Asyhar, menegaskan bahwa narasi yang berkembang telah keluar dari konteks pernyataan yang sebenarnya. Menurut Thobib, Menag saat itu menyampaikan gagasan pengelolaan ibadah penyembelihan hewan kurban yang lebih tertata agar memberi manfaat lebih luas bagi umat, bukan untuk mengganti atau menghapus praktik ibadahnya.

“Pernyataan Menag harus dipahami secara utuh, bahwa yang dibicarakan adalah gagasan awal pengelolaan agar lebih tertata dan memberi manfaat luas. Itu bukan berarti mengganti praktik ibadah yang sudah berjalan,” jelasnya, Selasa (28/4/2026).

“Tidak ada pernyataan Menag yang melarang praktik penyembelihan hewan kurban. Kementerian Agama memastikan praktik ibadah tetap berjalan seperti biasa,” tegasnya.

Ia menambahkan, dalam gagasan tersebut, terdapat opsi kemudahan bagi masyarakat yang ingin menyerahkan pelaksanaan ibadah penyembelihan hewan kurban kepada lembaga profesional, seperti Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) atau lembaga resmi lainnya.

“Bagi masyarakat yang menginginkan kemudahan, dapat menyerahkan hewan kurban kepada lembaga profesional seperti Baznas atau memberikan dana senilai hewan kurban yang disediakan oleh Baznas. Selanjutnya, proses penyembelihan dan pendistribusian dilakukan secara profesional oleh Baznas pusat maupun Baznas daerah,” imbuhnya.

Pengelolaan kurban oleh Baznas, lanjutnya, didukung fasilitas rumah potong hewan (RPH) yang profesional dan memenuhi standar. Proses penyembelihan dilakukan secara higienis, sesuai syariat, serta memperhatikan kesehatan dan kesejahteraan hewan. Dengan demikian, kualitas daging lebih terjamin dan distribusinya tepat sasaran berdasarkan pendataan terintegrasi.

"Bagi masyarakat yang ingin menyembelih hewan kurban secara mandiri atau kelompok sebagaimana biasa, juga tidak dilarang," tandas Thobib.

RIAU (KEMENHAJ) - KONTRASRIAU.COM - 
Memasuki hari keempat proses pemberangkatan jemaah haji Provinsi Riau, sebanyak 1.720 orang jemaah dan petugas telah diberangkatkan menuju Bandara Internasional Amir Muhammad bin Abdul Aziz, Madinah.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau, Defizon, menyampaikan hal tersebut pada Selasa (28/4/2026) usai melepas keberangkatan jemaah yang tergabung dalam Kloter BTH 05 dan BTH 06.

“Alhamdulillah, hingga hari keempat pemberangkatan, total 1.720 jemaah dan petugas telah diberangkatkan ke Madinah,” ujar Defizon.

Ia menjelaskan, jumlah tersebut terdiri dari 1.693 jemaah haji, 8 orang Petugas Haji Daerah (PHD), 3 orang pembimbing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), serta 16 orang petugas haji.

Sementara itu, terdapat 15 jemaah haji yang mengalami tunda atau batal berangkat dengan berbagai alasan kesehatan. Rinciannya, 6 orang dirawat di Batam, 5 orang sebagai pendamping di Batam, dan 4 orang sakit di daerah.

Lebih lanjut, Defizon merinci kondisi jemaah pada beberapa kloter. Pada Kloter BTH 03, terdapat 1 jemaah dirawat di Batam dan 1 orang pendamping (asal Pekanbaru). Kloter BTH 04 tercatat 2 jemaah dirawat di Batam dan 1 orang pendamping (asal Pekanbaru).
Kemudian pada Kloter BTH 06, terdapat 3 jemaah batal berangkat dari daerah. Selain itu, terjadi mutasi jemaah sebanyak 45 orang ke Kloter BTH 07 serta 2 orang mutasi masuk dari Kloter BTH 04.

Sementara itu, pada Kloter BTH 05 terdapat 3 jemaah dirawat di Batam, 3 orang pendamping, dan 1 orang sakit di daerah, yang seluruhnya berasal dari Kabupaten Kampar.

Terakhir, Defizon berpesan, “Kepada seluruh jemaah haji agar senantiasa menjaga kesehatan, kekompakan, dan saling tolong-menolong. Utamakan ibadah dibandingkan aktivitas berbelanja, ikuti arahan petugas, serta tetap menggunakan alat pelindung diri yang telah ditetapkan. Terlebih saat ini cuaca di Tanah Suci diperkirakan sangat panas, sehingga penting untuk menjaga kesehatan dan kebugaran fisik sebelum memasuki puncak haji.”

Pihak Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau terus memastikan pelayanan optimal bagi seluruh jemaah, termasuk penanganan jemaah yang mengalami kendala kesehatan agar dapat diberangkatkan pada kesempatan berikutnya sesuai dengan kondisi dan ketentuan yang berlaku.
BANGKINANG KOTA - KONTRASRIAU.COM - Pemerintah Kabupaten Kampar melalui Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Kampar menggelar Rembug Paripurna Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kampar, yang diselnggarakan di Aula Stanum Bangkinang, Selasa (28/4/2026).

Rembug KTNA tersebut di buka oleh Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar, S.Sos, MT yang diwakili oleh Asisten II Setda Kampar Drs. Muhammad dan dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Nur Ilahi Ali, SP, MMA , Anggota DPRD Kampar Eko Sutrisno, serta seluruh Pengurus KTNA kecamatan.

Pertemuan tersebut merupakan membahas program kerja, kebijakan, aspirasi petani dan nelayan, serta merumuskan keputusan strategis organisasi dengan Tema “ Penguatan Kelembagaan sebagai Mitra Strategis Pemerintah Daerah Dalam Mencapai Kemandirian Petani dan Swasembada Pangan.”

Dalam sambutanya, Asisten II Setda Kampar Drs. Muhammad menyampaikan apresiasi Kepada KTNA Kampar, Menurutnya KTNA ini merupakan Andalan dan dipilih untuk mewakili aspirasi petani nelayan dari tingkat Desa sampai tingkat Nasional dan merupakan organisasi Profesi bersifat sosial dan ekonomi sebagai kelembagaan resmi petani nelayan tumbuh dari bawah dan bersifat independen.

"Sebagai wadah yang memperjuangkan nasib para petani, KTNA Kampar harus di isi oleh mereka yang benar-benar paham tentang dunia pertanian, yang mengetahui dengan jelas pasang surutnya kehidupan keluarga petani.”ungkapnya.”

Ia juga mengingatkan pengurus yang terpilih nanti, selain bekerja untuk membantu petani, mereka juga harus bisa bermitra dengan Pemerintah untuk bersama-sama membangun Kampar.

“Untuk itu, melalui rembug KTNA Kabupaten Kampar tahun 2026 berharap dapat menghasilkan Program kerja sesuai kebutuhan masyarakat Nelayan, menjawab permasalahan Petani Nelayan yang dapat mendukung serta mewujudkan Swasembada Pangan sesuai dengan Visi dan Misi Bapak Presiden RI Prabowo Subianto.”tutupnya.”

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Kampar Nur Ilahi Ali menyebutkan Potensi Pertanian di Kabupaten Kampar ini sangat Melimpah dan diperlukan inovasi berkelanjutan agar Investasi Potensi Daerah semakin terbuka.

“Saya berterimakasih Kepada Seluruh jajaran semua, dengan Rambug Paripurna KTNA di Kampar ini berharap Kepengurusan yang baru semakin Semangat dan Bergairah, hal tersebut menjadi penting bahwa ditengah daya Pacu peningkatan hasil Panen dan wajib ada inovasi berkelanjutan.”tutupnya.”
(DiskominfoKampar/IsN).