TRENDING NOW

PEKANBARU - KONTRASRIAU.COM -
SMP Negeri 13 Pekanbaru atas nama : Arazak Putra Hengki Kelas VII9 Meraih Juara 1. Putra Cilik Riau 2026, pada Grand Final Pilihan Putra-Putri Cilik Remaja Melayu Riau 2026, di hari Sabtu (16/05/2026) yang lalu.

Hal ini dijelaskan Kepsek SMPN 13 Pekanbaru Zurdianto, M.Pd. dengan prestasi menjuarai Putra Cilik Melayu Riau 2026 tingkat Provinsi Riau sebagai bukti bahwa anak-anak ber talenta dibidang seni mendapat support dan dukungan penuh baik dari sekolah, instansi terkait maupun pihak penyelenggara." Tegas Zurdianto, M.Pd. Kepada Media KONTRASRIAU.COM. Kamis(21/05/2026).

" Prestasi yang diraih oleh Arazak Putra Hengki menjadi motivasi bagi siswa-siswi yang lain, pada bidang bidang serta keahlian masing-masing anak yang bertalenta." Harap Zurdianto, M.Pd.

Editor : Omeng




PEKANBARU — KONTRASRIAU.COM - 
Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di ruas Tol Pekanbaru–Dumai (Permai) KM 14 B pada Rabu, 21 Mei 2026, sekitar pukul 05.30 WIB. Kecelakaan melibatkan satu unit mobil Toyota Avanza BK 1965 YR dan mengakibatkan dua orang meninggal dunia, enam orang luka berat, serta satu orang mengalami luka ringan.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TPTKP) awal, kendaraan Toyota Avanza yang dikemudikan oleh Doni Pardede (22), warga Dusun Perumahan Bangai, Kecamatan Torgamba, Labuhanbatu Selatan, datang dari arah Bathin Solapan menuju Pekanbaru. Setibanya di KM 14 B, kendaraan diduga mengalami microsleep sehingga hilang kendali dan menabrak U-Turn pembatas jalan tol.

Akibat benturan keras tersebut, dua penumpang dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara korban lainnya mengalami luka berat dan luka ringan lalu dievakuasi ke RS Awal Bros Jalan Ahmad Yani Pekanbaru untuk mendapatkan penanganan medis.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Lama Br Pasaribu dan Guen Br Manurung. Sementara korban luka berat dan luka ringan masing-masing bernama Doni Pardede, Sandi Pernando Manurung, Dewi Wanita Manurung, Saundika Manurung, Asri Br Situmeang, Bertua Br Situmeang, serta Echa Br Manurung.

Proses penyelamatan korban dipimpin langsung oleh Ipda A. Husein bersama personel Sat PJR Ditlantas Polda Riau, yakni Aipda Romi Yanto, Aipda Fernandos, dan Bripka Yopi Boz. Dalam proses evakuasi, petugas melibatkan tiga unit ambulans, dua kendaraan derek, dan dua unit kendaraan patroli untuk mempercepat penanganan di lokasi kejadian.

Kasat PJR Ditlantas Polda Riau, AKBP Eko Baskara menegaskan bahwa dalam setiap penanganan kecelakaan lalu lintas, keselamatan korban menjadi prioritas utama personel di lapangan.

“Setiap ada kejadian laka lantas, kita fokus kepada penyelamatan nyawa korban terlebih dahulu dan mengevakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan agar aktivitas lalu lintas di jalan tol tetap berjalan tertib, aman, dan lancar,” ujar AKBP Eko Baskara.

Sementara itu, Dirlantas Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika turut menyampaikan belasungkawa mendalam atas peristiwa kecelakaan tersebut serta mengimbau masyarakat agar lebih disiplin dan mengutamakan keselamatan dalam berlalu lintas.

“Kami turut berduka cita yang mendalam atas meninggalnya korban dalam kecelakaan ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan korban luka dapat segera pulih,” ungkap Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika.

Ia juga mengingatkan seluruh pengguna jalan tol agar selalu mematuhi aturan berlalu lintas dan memperhatikan kondisi fisik saat berkendara.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu menjaga konsentrasi saat mengemudi, mematuhi batas kecepatan, menggunakan sabuk pengaman, serta beristirahat apabila mengalami kelelahan ataupun mengantuk. Keselamatan adalah yang pertama dan utama. Mari bersama-sama mewujudkan Kamseltibcarlantas yang aman, tertib, dan lancar di wilayah Riau,” tegasnya.

Selain melakukan evakuasi korban, personel Sat PJR Ditlantas Polda Riau juga melakukan pengamanan barang bukti, pengaturan arus lalu lintas, serta berkoordinasi dengan Unit Laka Polsek Minas Polres Siak untuk proses penanganan lebih lanjut.

Akibat kejadian tersebut, kerugian material diperkirakan mencapai Rp50 juta. Saat ini kasus kecelakaan telah diserahkan kepada Unit Laka Satlantas Polres Siak guna penyelidikan lanjutan
PEKANBARU, INFO_PAS – KONTRASRIAU.COM - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru mengikuti kegiatan pengarahan yang disampaikan oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, melalui aplikasi Zoom Meeting, Kamis (21/05).

Kegiatan tersebut diikuti oleh Plh Kepala Lapas Pekanbaru, Yusup Gunawan, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Selat Panjang, Yopi Febrianda, beserta jajaran pejabat struktural Lapas Pekanbaru.

Dalam arahannya, Direktur Jenderal Pemasyarakatan menekankan pentingnya pelaksanaan fungsi pengamanan dan pengawasan secara optimal di seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Indonesia. Seluruh jajaran diminta untuk terus meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

“Laksanakan tugas pengamanan dan pengawasan dengan penuh tanggung jawab serta jadikan setiap permasalahan yang terjadi di UPT lain sebagai bahan evaluasi dan pembelajaran bersama. Tingkatkan kewaspadaan, perkuat pengawasan, dan jalankan tugas sesuai SOP yang berlaku,” tegas Direktur Jenderal Pemasyarakatan dalam arahannya.

Selain itu, pengarahan juga menyoroti pentingnya menjadikan berbagai permasalahan yang terjadi di sejumlah UPT lain sebagai bahan evaluasi bersama guna mencegah terjadinya pelanggaran maupun gangguan keamanan di lingkungan pemasyarakatan.

Plh Kepala Lapas Pekanbaru, Yusup Gunawan, menyampaikan bahwa kegiatan pengarahan ini menjadi penguatan bagi seluruh jajaran dalam menjalankan tugas dan fungsi pemasyarakatan, khususnya pada aspek pengamanan dan pengawasan.

“Melalui pengarahan ini, kami diingatkan untuk terus meningkatkan kedisiplinan, kewaspadaan, serta menjalankan tugas sesuai standar operasional prosedur demi menjaga keamanan dan ketertiban di Lapas,” ujarnya.

Dengan mengikuti kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Pekanbaru dapat semakin profesional, sigap, dan berintegritas dalam melaksanakan tugas pemasyarakatan.
KAMPAR, KUOK - KONTRASRIAU.com -
Pemerintah Kabupaten Kampar melalui Dinas Ketahanan Pangan terus berkomitmen menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di tengah masyarakat. Hal ini dibuktikan dengan dilaksanakannya Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dipusatkan di halaman Masjid Nur Hidayah, Desa Batu Langka Kecil, Kecamatan Kuok. Rabu (20/05).

Kegiatan strategis ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Kampar, Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si. Hadir mendampingi dalam acara tersebut Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Kadis Ketapang) Kabupaten Kampar, Dr. Yuli Usman, M.Ag., serta Penjabat (Pj) Kepala Desa Batu Langka Kecil, Ermiulis, S.Pd.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti menyampaikan bahwa Gerakan Pangan Murah ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah untuk mengendalikan inflasi sekaligus membantu meringankan beban ekonomi masyarakat.

"Melalui program B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman) dan GPM ini, kita ingin memastikan masyarakat bisa mendapatkan akses bahan pangan pokok yang berkualitas dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibanding harga pasar," ujar Misharti di sela-sela peninjauan stan komoditas.

Sementara itu, Kadis Ketapang Kampar, Dr. Yuli Usman, M.Ag., menjelaskan bahwa dalam pasar murah kali ini, pemerintah menyediakan berbagai kebutuhan dasar masyarakat mulai dari minyak goreng kemasan, beras, produk susu, mi instan, hingga telur ayam. Seluruh komoditas tersebut disubsidi sehingga harganya berada di bawah harga pasar normal.

Pj Kepala Desa Batu Langka Kecil, Ermiulis, S.Pd., menyampaikan apresiasi dan ucapakan terima kasih yang mendalam kepada jajaran Pemkab Kampar atas dipilihnya Desa Batu Langka Kecil sebagai lokus pelaksanaan pasar murah. Menurutnya, antusiasme warga sangat tinggi karena program ini langsung menyentuh kebutuhan dapur sehari-hari.

Acara pembukaan yang berlangsung tertib ini juga dihadiri oleh perwakilan unsur forkopimcam, jajaran perangkat desa, tokoh masyarakat, serta ratusan warga setempat yang didominasi oleh kaum ibu yang mengantre dengan tertib untuk berbelanja kebutuhan pokok. (Diskominfo Kampar /Prot-Dokpim/Pdy)
RIAU (KEMENHAJ) — KONTRASRIAU.COM - 
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau, Defizon, menyampaikan bahwa pelaksanaan pembayaran DAM bagi jemaah haji tamattu’ asal Provinsi Riau telah tuntas dilaksanakan. Hal tersebut berdasarkan laporan petugas kloter terkait pelaksanaan DAM jemaah haji tahun 1447 H/2026 M.

Defizon menjelaskan, mayoritas jemaah haji Riau mempercayakan pembayaran DAM melalui lembaga resmi Addahi. Dari total jemaah haji Provinsi Riau, sebanyak 4.394 orang atau 93,58 persen melaksanakan pembayaran DAM melalui Addahi.

“Alhamdulillah, pelaksanaan pembayaran DAM jemaah haji Provinsi Riau berjalan lancar dan tertib. Sebagian besar jemaah memilih pembayaran melalui Addahi sebagai lembaga resmi yang memudahkan proses pelaksanaan DAM,” ujar Defizon, Rabu (20/5/2026).

Selain itu, terdapat 45 orang jemaah yang memilih mengganti DAM dengan melaksanakan puasa sesuai ketentuan syariat. Sementara itu, sebanyak 251 orang jemaah melaksanakan pembayaran DAM secara mandiri.

Defizon juga menyebutkan terdapat dua orang jemaah yang memilih melaksanakan haji ifrad sehingga tidak dikenakan kewajiban DAM tamattu’. Di samping itu, tercatat dua orang jemaah wafat.

“Dengan demikian, total sebanyak 4.692 jemaah haji Provinsi Riau telah menyelesaikan kewajiban terkait DAM haji tamattu’ sesuai ketentuan yang berlaku,” jelasnya.

Menjelang puncak pelaksanaan ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), Defizon turut mengingatkan seluruh jemaah haji Provinsi Riau agar menjaga kesehatan mengingat cuaca ekstrem di Kota Makkah yang mencapai kisaran 45 hingga 48 derajat Celsius.

Ia mengimbau jemaah untuk sementara waktu memaksimalkan ibadah di mushalla hotel guna menjaga kondisi fisik agar tetap prima saat memasuki fase puncak haji.

“Cuaca di Makkah saat ini sangat panas. Kami mengimbau jemaah untuk melaksanakan ibadah di mushalla hotel terlebih dahulu, karena puncak haji nantinya akan sangat membutuhkan kondisi fisik yang kuat dan sehat,” pesan Defizon.

Ia juga mengingatkan jemaah agar rutin mengonsumsi air putih untuk mencegah dehidrasi serta menjaga pola istirahat dengan baik.

“Jaga kesehatan, rajin minum air, jangan sampai dehidrasi. Yang paling penting, kartu Nusuk harus selalu dijaga karena itu menjadi salah satu syarat untuk dapat melaksanakan ibadah di Masjidil Haram maupun saat Armuzna,” tegasnya.

Defizon berharap seluruh jemaah haji Provinsi Riau dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan lancar, sehat, dan kembali ke tanah air dengan memperoleh predikat haji mabrur.
MAKKAH - KONTRASRIAU.COM - 
Slogan layanan Haji Ramah Lansia, Risiko Tinggi (Risti), dan Perempuan pada musim haji 2026 benar-benar dibuktikan secara nyata di lapangan. Di tengah padatnya rangkaian ibadah, keselamatan dan kesehatan para tamu Allah menjadi prioritas utama.(20/05)

Dalam mewujudkan komitmen ini, para petugas kesehatan, yang terdiri dari dokter dan perawat, tampil menjadi ujung tombak pelayanan. 

Mereka bergerak bahu-membahu berdampingan dengan para petugas kloter lainnya untuk memastikan kondisi fisik jemaah tetap prima.

Layanan yang diberikan tidak lagi pasif menunggu jemaah di posko kesehatan, melainkan mengusung strategi proaktif atau "jemput bola"

Langkah nyata ini mencakup layanan konsultasi kesehatan harian, pendistribusian dan pengingat jadwal minum obat, visitasi langsung ke kamar jemaah, hingga merujuk pasien ke fasilitas kesehatan setempat jika membutuhkan penanganan darurat.

"Kami tidak sekadar menunggu. Sistem jemput bola adalah wajib agar kesehatan jemaah lansia dan risti terus terpantau. 

Mulai dari menerima konsultasi ringan, membagikan obat, melakukan visitasi dari kamar ke kamar, hingga merujuk jemaah ke rumah sakit," ujar Nurse Nurlena, salah satu perawat kloter yang bertugas.

Kunjungan Hangat untuk Bu Erni di RS King Abdul Aziz

Dedikasi nyata tersebut terlihat jelas pada Selasa (19/5/2026). Di sela-sela jadwal pelayanan di pemondokan yang padat, Nurse Nurlena bersama Ketua Rombongan (Karom) dan Ketua Regu (Karu) menyempatkan diri mendatangi Rumah Sakit King Abdul Aziz Hospital, Makkah.

Kunjungan tersebut ditujukan untuk menjenguk dan memantau langsung perkembangan salah satu jemaah, yakni Ibu Erni Ali Aman (66 tahun), jamaah Bth 09 (Bengkalis - Pekanbaru) yang tengah mendapatkan perawatan medis di rumah sakit tersebut.

Kehadiran petugas medis beserta Karom dan Karu ini tidak hanya untuk mengecek rekam medis, tetapi juga memberikan suntikan semangat serta dukungan moril agar Ibu Erni lekas pulih.

Mari kita doakan bersama, semoga Ibu Erni segera diberikan kesembuhan dan dapat kembali berkumpul bersama rombongan untuk menuntaskan ibadah hajinya. 

Apresiasi setinggi-tingginya untuk seluruh petugas yang tak kenal lelah menjadi pelayan tamu Allah!