TRENDING NOW

PEKANBARU - KONTRASRIAU.COM - Acara Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan yang disampaikan oleh Anggota MPR-RI dari fraksi Golkar di sekolah SMAN 6 Pekanbaru, berjalan dengan aman,lancar dan kondusif. Kegiatan bertempat di halaman sekolah. Senin (05/10/2026)pagi.
Kepsek SMAN 6 Pekanbaru Drs Yon Hendry Y, M.Pd. Menyebutkan bahwa kehadiran seorang pemimpin wanita dari senayan jadi motivasi bagi siswa-siswi SMAN 6 Pekanbaru, bisa menambah semangat rajin belajarnya." Ujar Yon Hendry Y. Kepada awak media KONTRASRIAU.COM. Senin (05/10/2026) pagi.
" Tanpa rajin belajar dan semangat, tidak akan mungkin bisa seperti saya, itulah yang tadi beliau sampaikan dalam pidatonya, sosok Ibu DR.Hj. Karmila Sari, S.Kom, MM. " Jelasnya.
Selanjutnya Yon Hendry Y menambahkan, setelah itu Ibu DR. Hj. Karmila Sari, S.Kom,MM juga meninjau langsung, beberapa bagian dari sekolah, mulai dari ruang perpustakaan, ruang literasi, dan beliau akan memberikan bantuan 1000 buku." Katanya.
" Kemudian melihat langsung ruang ruang kelas, dan sarana-sarana sekolah kita pihak sekolah, agar rajin untuk mengajukan proposal ke pusat. Guna mengsingkronkan dapodiknya, supaya nanti kondisi sekolah bisa diperhatikan." Tutur Yon Hendry Y 
Dan mengenai bangunan sekolah yang sudah berumur sekitar 42 tahun ini, yang tiang-tiangnya kayu, ini perlu ada analisa dari PUPR Riau, itu yang diarahkan sekolah oleh beliau.
" Nanti beliau akan bantu untuk sekolah kita ini, dan kami juga sampaikan ke beliau juga bahwa mengenai Dauroh Tahfidz Al-Qur'an yang ke 4 ini, dan kami punya program ini lebih semangat lagi, merencanakan bagi yang hafal 10 Juz Al-Qur'an. Dan Alhamdulillah mendapat dukungan dan support dari Bu DR. Hj. Karmila Sari, S.Kom, MM. agar dapat memberikan sumbangsih pada giat Dgauroh Tahfidz Al-Qur'an nantinya." Tegasnya.

Nampaknya beliau sangat respon dengan dunia pendidikan, maka dari itu beliau sempatkan untuk hadir, karena jarang-jarang sekolah yang di kunjungi beliau.

" Mengenai beasiswa bagi siswa-siswi sekooah SMAN 6 Pekanbaru, kami rasa hal ini sangat baik sekali, memberikan peluang bagi anak-anak kita, dengan syarat-syarat tertentu. Dan pemerintah mendorong itu, untuk bagaimana siswa sekolah SMAN 6, mendapatkan beasiswa tersebut." Harap Kepsek Yon Hendry Y.

DR. Hj. Karmila Sari, S.KOM, MM Anggota MPR-RI dari fraksi Golkar Menyebutkan bahwa kami menilai secara umum sekolah SMAN 6 Pekanbaru ini cukup fasilitas, namun karena sekolah ini sudah berumur 40 tahunan lebih, ada beberapa tiang-tiangbyang sudah mulai keropos, karena terbuat dari kayu, ini otomatis kalau tadi dari Bapak Kepala sekolah untuk Revit. Jadi kami butuh surat penilaian dari dinas PUPR Riau." Pungkas Karmila Sari pada awak media KONTRASRIAU.COM.

" Dari situ nantinya akan menyampaikan, tidak hanya kondisi ruangan saja yang perlu di Revit, apakah di Renov ringankah, sedang dan berat. Disertai dengan sebentar bentar kondisinya banjir terus di Musholla. Dimana daerah ini agak berbukit bukit, apakah cukup dengan salurannya saja yang diperbaiki, atau ditinggikan." Ungkapnya.

Jadi kita kasihkan pada yang ahlinya yaitu dinas PUPR Riau, nah surat itu nantinya dikasih ke dinas PUPR, selanjutnya surat kirimkan pdfnya kesaya dikomisi X, kemudian nanti kita bantu di upload dan data dapodik melalui aplikasi yang khusus Revitalisasi sekolah.

" Karena bapak presiden Parbowo Subiyanto sedang gencar-gencarnya, ini untuk tahun 2026 saja ada sebanyak abt penambahan 6000 sekolah se-Indonesia. Nah artinya manfaatkan kesempatan sekolah, dah saya satu satunya di DPR RI di Komisi X di bidang pendidikan, baut jalur untuk mempermudah dan bisa sekolah sekolah yang ada di Riau lebih nyaman." Tegas Karmila Sari 

Untuk beasiswa tadi juga sudah sampaikan pada anak-anak yang futsal, kebetulan saya punya binaan futsal putri, dan alhamdulillah kami sudah di level 3 pro artinya sudah di level nasional. Biasa anak anak binaan kami sekolahkan minimal mereka S1.

" Jadi untuk yang disini, anak-anaknya siswa kelas XII boleh mengusulkan. Sudah ada Permendiktisaintek tahun 2026, ada dua syarat : yakni anak ini masuk desil 1-4 atau penerima PIP boleh mengusulkan yang namanya KIP Kuliah." Terangnya.

Khusus itu untuk kuliah, dan nanti bagi yang PIP yang memang betul betul susah, yang masuk desil 1-4, boleh diusulkan." Tutupnya.

Editor : Omeng



PEKANBARU - KONTRASRIAU.COM - Lomba Ketangkasan Baris Berbaris (LKBB) Komando 2026 yang ke-8 ini berjalan dengan aman, lancar dan kondusif. Sebanyak 55 tim/pleton menampilkan Gerakan, Kekompakan, Keseragaman Kostum,  dan Yel-yel, semua tim menampilkan LKBB terbaiknya.
Lomba Ketangkasan Baris Berbaris (LKBB) Komando 2026 di ikuti oleh 55 pleton sudah bertanding dan nantinya kita akan umumkan yang terbaik. Semoga yang menjadi Juara Umum, karena banyak kategori juaranya. Tetap jadi motivasi bagi mereka, gimana mengimplementasikan LKBB ini dalam kehidupan sehari-hari, seperti tanggungjawab, daya juang serta kedisiplinan." Ungkap Edi Sartono, M.Pd. Kepada Media KONTRASRIAU.COM. Minggu(04/10/2026).
" Tambah Kepsek dalam Lomba LKBB ini juga menumbuhkan jiwa sportifitas, gotong royong, kebersamaan hal ini merupakan salah satu makna tersirat dari Lomba Ketangkasan Baris Berbaris Komando 2026." Pungkasnya.
Kami juga berharap LKBB ini sebagai agenda tahunan, kami mengundang juga peserta untuk tahun depan, bisa tampil lagi di SMAN Plus Riau. Yang belum dapat meraih Juara Umum, atau yang belum maksimal, semoga saja di tahun depan lebih maksimal." Sebutnya.

Untuk dewan juri kami undang, Kak Herman dari AURI, Bang Taufik dan Kak Nanda dari Purna Paskibraka Riau." Tutur Edi Sartono.

Wakil Ketua Dewan Juri Taufik Menyampaikan tadi kami lihat tadi ada salah satu tim peserta LKBB gerakan dasarnya salah, seperti contohnya  penjurunya terbalik dengan ekornya dan gerakan ada kesalahan. Dan untuk pelatih serta dantinnya, bahwa aba-aba ada 2 kubu, dimana tim itu harus urut, memang ada tampilan tambahan, kalau udah urut maka akan bagus dia tampilnya, tapi bila tidak urut maka danton serta pelatih akan kurang poin dari aba-aba tersebut." Kata Taufik.

" Dan untuk tambahan poin dan nilai salah satunya power, karena dengan power yang tinggi maka tim LKBB akan enak dilihat dan poinnya tentunya nilainya juga bagus." Ujarnya

Peserta LKBB Komando 2026 dari Tim SMAN 5 Tapung Luky Adriansyah bahwa tim kami terdiri dari 16 orang, dan pada penampilan tadi agak harap cemas, karena tim LKBB dari sekolah lainnya bagus-bagus. Imbuh Luky Adriansyah.

" Harapan kami pada LKBB Komando 2026 yang Ke-8 ini, semoga saja sekolah kami SMAN 5 Tapung menjadi Juara untuk LKBB tahun ini." Tuturnya.

Editor : Omeng 


PEKANBARU — KONTRASRIAU.COM - 
Pemberitaan terkait kegiatan Lomba Ketangkasan Baris Berbaris (LKBB) SMAN Plus Provinsi Riau kembali menjadi perhatian setelah Kepala SMAN Plus Riau, Edi Sutono, memberikan klarifikasi terhadap pemberitaan yang memuat pernyataan bahwa dirinya mengatakan, “Enak nyari 100 juta dengan acara ini.”

Edi Sutono membantah pernah menyampaikan kalimat tersebut. Menurutnya, pernyataan yang sebenarnya disampaikan berkaitan dengan besarnya dukungan sponsor dan kepercayaan berbagai pihak sehingga kegiatan LKBB yang membutuhkan dana puluhan hingga ratusan juta rupiah dapat terlaksana.

Ia juga menjelaskan bahwa pengelolaan pendanaan kegiatan dipercayakan kepada panitia OSIS dan pihak sekolah tidak melakukan intervensi terhadap pengelolaan dana tersebut.

Klarifikasi tersebut menimbulkan satu persoalan penting yang perlu dijelaskan secara terbuka kepada publik, yakni mengenai dasar dan konteks pernyataan “Enak nyari 100 juta” yang dimuat dalam pemberitaan sebelumnya.

Apabila pernyataan tersebut memang disampaikan, tentu penting bagi media yang memuatnya untuk dapat menjelaskan konteks percakapan serta sumber atau bukti yang mendasari kutipan tersebut.

Sebaliknya, apabila narasumber membantah pernah mengucapkan kalimat tersebut, maka klarifikasi dari yang bersangkutan juga patut diberikan ruang secara proporsional kepada publik.

Hal ini sejalan dengan prinsip pemberitaan media siber yang menekankan pentingnya verifikasi dan keberimbangan, khususnya terhadap berita yang berpotensi merugikan pihak lain.

Selain persoalan kutipan, transparansi mengenai pendanaan LKBB juga menjadi hal yang relevan untuk diklarifikasi. Publik dapat mengetahui berapa total anggaran kegiatan, berapa dana yang berasal dari sponsor, apakah terdapat sumbangan wali murid, siapa yang mengelola dana, serta bagaimana pertanggungjawaban penggunaannya.

Kepala SMAN Plus Riau menyebut pertanggungjawaban kegiatan nantinya dituangkan dalam LPJ OSIS. Karena itu, LPJ tersebut menjadi salah satu dokumen penting untuk menjelaskan secara objektif penggunaan dana kegiatan.

Dengan demikian, persoalan LKBB tidak perlu diarahkan menjadi pertentangan antara pihak sekolah dengan media. Yang lebih penting adalah membuka ruang klarifikasi dan verifikasi terhadap fakta-fakta yang dapat diuji.

Publik berhak mendapatkan informasi yang akurat, sementara pihak yang diberitakan juga berhak memberikan klarifikasi apabila merasa ada bagian pemberitaan yang tidak sesuai dengan pernyataan sebenarnya.

Pada akhirnya, transparansi mengenai sumber dana, pengelolaan anggaran dan pertanggungjawaban kegiatan menjadi kunci agar polemik LKBB SMAN Plus Riau dapat dilihat berdasarkan data dan fakta, bukan semata-mata berdasarkan pernyataan masing-masing pihak.
PEKANBARU - KONTRASRIAU.COM - 
Alfamidi menggelar kegiatan Kurasi dan Sosialisasi UMKM di Sekretariat Pelaku Usaha Pekanbaru Riau (PUPR), Kota Pekanbaru, Kamis (1/10/2026). Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi Alfamidi bersama Pelaku Usaha Pekanbaru Riau (PUPR) dan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Pekanbaru untuk membuka peluang lebih luas bagi produk UMKM lokal masuk ke pasar ritel modern.
Kegiatan tersebut diikuti oleh sejumlah pelaku UMKM Kota Pekanbaru dengan beragam produk, mulai dari makanan ringan (snack), minuman, hingga berbagai produk olahan lainnya. Selain mendapatkan sosialisasi mengenai pasar ritel modern, para pelaku usaha juga diberikan kesempatan untuk memperkenalkan produk dalam proses kurasi.

Kegiatan ini menjadi komitmen Alfamidi seiring dengan adanya proyeksi pertumbuhan bisnis termasuk di antaranya Pekanbaru. Seiring dengan rencana pengembangan jaringan tersebut, Alfamidi membuka peluang bagi produk-produk UMKM lokal untuk dapat dipasarkan melalui gerai Alfamidi.

Branch Manager Alfamidi Cabang Medan, Robert Hary Andika, mengatakan bahwa kegiatan kurasi dan sosialisasi tersebut menjadi salah satu langkah awal untuk mengenal potensi produk UMKM di Kota Pekanbaru sekaligus memberikan pemahaman kepada pelaku usaha mengenai peluang memasuki pasar ritel modern.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan kesempatan kepada pelaku UMKM Pekanbaru untuk mengenalkan produknya sekaligus memahami berbagai hal yang perlu dipersiapkan untuk masuk ke pasar ritel modern. Dengan rencana kehadiran Alfamidi di Pekanbaru, kami berharap produk-produk lokal juga memiliki kesempatan untuk berkembang dan menjangkau konsumen yang lebih luas,” ujar Robert.

Menurut Robert, kesiapan produk menjadi salah satu hal penting bagi UMKM yang ingin memperluas pemasaran melalui jaringan ritel modern. Kesiapan tersebut mencakup kualitas produk, kemasan, legalitas, hingga kemampuan menjaga konsistensi produksi.

Ketua Umum sekaligus Pendiri PUPR, Handoko, menjelaskan kerja sama dengan ritel modern dapat memberikan peluang bagi pelaku UMKM untuk memperluas jangkauan pemasaran.

“Kami menyambut baik kegiatan ini karena memberikan kesempatan kepada UMKM Pekanbaru untuk mempersiapkan produknya agar dapat masuk ke pasar modern. Harapannya, semakin banyak produk lokal yang memiliki kualitas dan daya saing sehingga dapat dikenal serta dipasarkan kepada masyarakat yang lebih luas,” ungkap Handoko.

Sementara itu, Sekretaris Disperindag Kota Pekanbaru, Ali Imron mengapresiasi kegiatan yang mempertemukan pelaku UMKM dengan jaringan ritel modern tersebut.

“Kami mengapresiasi inisiatif Alfamidi yang membuka ruang bagi produk UMKM Pekanbaru untuk mengikuti proses kurasi. Kami berharap para pelaku usaha dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan meningkatkan kualitas produk, kemasan, legalitas, serta konsistensi produksinya agar semakin siap bersaing di pasar modern,” ujar Ali Imron.

Kolaborasi antara Alfamidi, PUPR, dan pemerintah daerah tersebut menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem yang mendukung pertumbuhan UMKM lokal, sekaligus memperluas kesempatan bagi produk daerah untuk berkembang melalui pasar ritel modern.
DUMAI — KONTRASRIAU.COM - 
Kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Dumai masa bakti 2026–2030 resmi dilantik dalam sebuah prosesi khidmat dan penuh semangat kebersamaan di Ballroom Hotel Grand Zuri, Dumai, Senin (28/9/2026). Wakil Wali Kota Dumai, Sugiyarto, hadir langsung menyaksikan momentum penting yang menandai dimulainya babak baru pembinaan olahraga di Kota Dumai tersebut.

Mengusung tema "Mewujudkan KONI Kota Dumai yang Solid, Profesional, dan Berprestasi", kegiatan ini dirangkaikan dengan Pembukaan Rapat Kerja Kota (Rakerko) KONI Dumai guna merumuskan program kerja strategis jangka menengah dan panjang.
Acara pelantikan tersebut turut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemko Dumai, Ketua Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kota Dumai, pimpinan perusahaan swasta dan BUMN, pimpinan organisasi masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jajaran pengurus cabang olahraga se-Kota Dumai.

Amanah Besar Membangun Ekosistem Olahraga Berprestasi Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Dumai Sugiyarto menyampaikan apresiasi mendalam sekaligus ucapan selamat kepada seluruh jajaran pengurus KONI Kota Dumai yang baru saja dikukuhkan. Ia menegaskan bahwa pelantikan ini hendaknya tidak dimaknai sebatas seremoni birokrasi, melainkan sebuah amanah besar untuk memajukan dunia olahraga daerah.

"Pelantikan ini adalah awal dari tanggung jawab dan komitmen nyata kita bersama. Pemerintah Kota Dumai berharap pengurus KONI yang baru dapat terus membangun kebersamaan, memperkuat struktur pembinaan dari tingkat dasar, serta melahirkan atlet-atlet berbakat yang mampu mengharumkan nama Kota Dumai di tingkat regional, nasional, hingga internasional," ujar Sugiyarto.

Wawako Sugiyarto juga menekankan pentingnya transparansi, profesionalisme, dan soliditas internal dalam mengelola organisasi olahraga. Menurutnya, kejayaan olahraga daerah tidak dapat dicapai secara instan, melainkan membutuhkan proses panjang dan terencana.

"Prestasi yang membanggakan lahir dari pembinaan yang konsisten, dedikasi atlet, kualitas pelatih yang terus ditingkatkan, serta dukungan penuh dari seluruh pemangku kepentingan. Kolaborasi antara pemerintah, KONI, dunia usaha melalui program corporate social responsibility (CSR), dan masyarakat adalah kunci utama terbentuknya ekosistem olahraga yang kuat dan berkelanjutan," tegasnya.

Rakerkot: Menjawab Tantangan Pembinaan Atlet Masa Depan Sementara itu, pelaksanaan Rapat Kerja KONI Kota Dumai yang digelar seusai pelantikan menjadi wadah krusial bagi seluruh pengurus dan cabang olahraga untuk menyelaraskan visi dan agenda kerja empat tahun ke depan.

Melalui Rakerko ini, KONI Kota Dumai diproyeksikan merumuskan berbagai langkah konkret, mulai dari pembenahan sarana dan prasarana olahraga, standarisasi pelatihan atlet dan pelatih, hingga pemetaan potensi cabang olahraga unggulan untuk menghadapi berbagai kejuaraan mendatang.

Dengan dilantiknya kepengurusan baru ini, Pemerintah Kota Dumai optimistis dunia olahraga di Kota Dumai akan semakin bergairah, kompetitif, dan mampu melahirkan generasi muda yang sehat, berkarakter, serta berprestasi tinggi. (INFOTORIAL KOTA DUMAI)
PEKANBARU - KONTRASRIAU.COM - Lomba Memasak Ikan Tahun 2026 peserta berasal dari Ibu-ibu PKK utusan perkecamatan di kota Pekanbaru. Kegiatan bertempat dihalaman MPP. Jalan Jenderal Sudirman. Minggu (27/09/2026).

Kabid Perikanan Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru Ismail, S.Pi. Mengatakan bahwa kegiatan hari ini adalah lomba memasak ini dilaksanakan oleh Dinas Pertanian dan Perikanan kerjasama dengan PKK Kota Pekanbaru, pesertanya adalah Ibu-ibu PKK utusan perkecamatan di Kota Pekanbaru " Sebut Ismail, S.Pi.

" Tambah Ismail, kegiatan tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kualitas konsumsi ikan di Kota Pekanbaru." Katanya.

Selajutnya juga sekaligus untuk menimbulkan minat anak-anak untuk konsumsi ikan, dan cinta akan ikan maka dari itu ada gerakan makan ikan.

Adapun yang menang lomba kali ini tingkat Kota yang menang akan diusulkan berlanjut ke jenjang lomba memasak ikan tingkat Provinsi dan selanjutnya diusulkan ke tingkat Nasional.

" Tadi juga hadir dalam Lomba Memasak. ikan kali ini adalah Walikota Pekanbaru H. Agung Nugroho dan Wakil Walikota Pekanbaru H. Markarius Anwar, Sekda, Anggota Dewan serta kepala OPD dilingkungan Pemko Pekanbaru." Tuturnya.

Harapan kami dengan giat lomba memasak ikan ini, para peserta lomba dapat menciptkan  inovasi, kreasi dan menu ikan ini." Tutupnya.

Kegiatan lomba memasak ikan tahun ini sangat antusias para peserta lomba menampilkan kreasi lombanya di tingkat Kecamatan masing-masing. Giat berjalan aman dan lancar.

Editor : Omeng