TRENDING NOW

PEKANBARU - KONTRASRIAU.COM - 
Aksi cepat dan sigap personel Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau kembali menyelamatkan nyawa. Seorang pria yang diduga hendak melakukan bunuh diri sambil membawa anak di bawah umur berhasil digagalkan dalam peristiwa yang terjadi pada Sabtu (11/04/2026) sekitar pukul 17.10 WIB di kawasan Jalan Pesisir, Gang Rumbio.
Dirlantas Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmad Mustika menjelaskan, kejadian tersebut berawal dari laporan masyarakat atas nama Fiona dan Intan yang melihat seorang pria dalam kondisi emosional dan mencurigakan, sambil menggendong anak kecil, dengan indikasi hendak melakukan tindakan berbahaya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel piket Sat PJR Ditlantas Polda Riau langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian.

“Begitu menerima laporan dari masyarakat, anggota kami segera menuju TKP untuk memastikan kondisi di lapangan serta mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Kombes Jeki.

Setibanya di lokasi, petugas mendapati pria tersebut dalam kondisi tertekan dan emosional. Tanpa tindakan represif, personel Ditlantas memilih melakukan pendekatan humanis dengan mengedepankan komunikasi persuasif guna menenangkan situasi.

Tim yang terdiri dari Bripka Bambang, Bripda Ay, dan Aipda Ridho Putranto secara bergantian membangun komunikasi dengan pria tersebut. Dengan kesabaran dan empati, petugas berupaya menggali kondisi psikologis yang bersangkutan sambil perlahan meyakinkan agar mengurungkan niatnya.

“Pendekatan yang dilakukan anggota kami mengedepankan sisi kemanusiaan, dengan komunikasi yang tenang, tidak memancing emosi, serta memberikan rasa aman kepada yang bersangkutan,” jelasnya.

Situasi sempat menegangkan, mengingat pria tersebut membawa anak kecil yang berpotensi ikut menjadi korban. Namun berkat ketenangan dan profesionalisme anggota di lapangan, pria tersebut akhirnya luluh dan bersedia mengurungkan niatnya.

Petugas kemudian segera mengamankan pria tersebut beserta anaknya ke tempat yang lebih aman untuk menghindari potensi risiko lanjutan.

“Alhamdulillah, aksi tersebut berhasil kita gagalkan tanpa adanya korban jiwa. Anak yang dibawa juga dalam kondisi selamat,” tambah Kombes Jeki.

Selanjutnya, pria tersebut bersama anaknya diserahkan kepada pihak keluarga yang datang menjemput di lokasi, disertai imbauan agar mendapatkan pendampingan lebih lanjut dari keluarga.

Untuk memastikan situasi benar-benar kondusif, personel Sat PJR Ditlantas Polda Riau juga melakukan koordinasi dengan pihak Polsek setempat, ketua RT, serta warga sekitar guna memastikan kondisi lingkungan kembali aman dan terkendali.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait motif atau penyebab pria tersebut nekat melakukan aksi tersebut.

Peristiwa ini menjadi gambaran nyata bahwa kehadiran Polri, khususnya Ditlantas Polda Riau, tidak hanya berfokus pada penegakan hukum dan pengaturan lalu lintas, tetapi juga hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat dalam misi kemanusiaan.

Dirlantas Polda Riau juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar.

“Kami mengajak masyarakat agar tidak ragu melaporkan apabila menemukan situasi darurat atau kejadian yang berpotensi membahayakan keselamatan jiwa. Kepedulian sekecil apa pun sangat berarti dalam menyelamatkan nyawa,” tutupnya.

Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata implementasi Polri Presisi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, dengan mengedepankan nilai kemanusiaan, respons cepat, serta tindakan profesional di lapangan. (***)
PEKANBARU - KONTRASRIAU.COM - Pemilhan Ketua RT dan RW 02 Kelurahan Tangkerang Tengah akan digelar besok minggu, tanggal 12 April 2026 dilapangan takraw depan pos ronda Jalan kasah, Gg. Kenanga.

Pemilihan RT dan RW Kelurahan Tangkerang Tengah, Kecamatan Marpoyan Damai Zamrimas, menghimbau kepada warga RW 02 untuk dapat hadir pada acara pemiihan Ketua RW 02 nantinya." Terang Zamrimas, yang akrab disapa Bang Yakub, Kepada Media KontrasRiau.com.

" Semua persiapan sudah matang, pemilihan Ketua RW 02 akan digelar pada besok minggu tanggal 12 April 2026 dilapangan takraw depan pos ronda Jalan Kasah, Gg. Kenanga." Ujar Zamrimas.

Lanjut Zamrimas, undangan yang sudah diedarkan bisa menjadi motivasi bagi semua warga RW 02 untuk Dapat berkontribusi, serta hadir dalam rangka pemilihan ketua RW 02 yang baru." Tambahnya.

Harapan kami, siapapun yang terpilih nantinya sebagai ketua RW 02, kepada semua warga untuk dapat mendukung ketua RW 02 yang baru dalam melaksanakan tugas-tugasnya sebagai perpanjangan tangan pemerintah kota pekanbaru, demi kemajuan daerah kita." Tutupnya.

Editor : Omeng
PEKANBARU - KONTRASRIAU.COM - Pemilhan Ketua RW 02 Kelurahan Tangkerang Tengah akan digelar besok minggu, tanggal 12 April 2026 dilapangan takraw depan pos ronda Jalan kasah, Gg. Kenanga.

Ketua panitia pemilihan RT dan RW Kelurahan Tangkerang Tengah, Kecamatan Marpoyan Damai Zamrimas, menghimbau kepada warga RW 02 untuk dapat hadir pada acara pemiihan nantinya." Terang Zamrimas, yang akrab disapa Bang Yakub, Kepada Media KontrasRiau.com.

" Semua persiapan sudah matang, pemilihan ketua RW 02 akan digelar pada besok minggu tanggal 12 April 2026 dilapangan takraw jalan kasah." Ujarnya.

Lanjut Zamrimas, undangan yang sudah diedarkan bisa menjadi motivasi bagi semua warga RW 02 untuk Dapat berkontribusi, serta hadir dalam rangka pemilihan ketua RW 02 yang baru." Tambahnya.

Harapan kami, siapapun yang terpilih nantinya sebagai ketua RW 02, kepada semua warga untuk dapat mendukung ketua RW 02 yang baru dalam melaksanakan tugas-tugasnya sebagai perpanjangan tangan pemerintah kota pekanbaru. demi kemajuan daerah kita." Tutupnya.

Editor : Omeng

PEKANBARU - KONTRASRIAU.COM - Respons cepat kembali ditunjukkan jajaran Kepolisian dalam menindaklanjuti laporan masyarakat melalui layanan darurat 110. Pada Sabtu (11/04/2026) sekitar pukul 15.18 WIB, petugas menerima laporan terkait dugaan aksi mata elang (debt collector) yang hendak melakukan penarikan kendaraan di kawasan Istana Air Waterpark, Jalan Lintas Sumatra, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru.

Laporan tersebut diterima oleh petugas layanan 110, Kapolsek Kulim Kompol Didi Antoni , S.H., M.H Tanpa menunggu lama memerintah kan jajaran nya bergerak cepat turun ke lokasi yang sudah terdata secara automatis lokasi nya.

Pelapor seorang warga bernama Winarto yang merasa keberatan atas upaya penarikan kendaraan miliknya dan meminta kehadiran aparat Kepolisian di lokasi kejadian.

Setibanya di lokasi, petugas mendapati adanya pihak yang diduga debt collector yang akan melakukan penarikan kendaraan milik pelapor.

Dengan pendekatan persuasif dan humanis, petugas berhasil mengendalikan situasi sehingga tidak terjadi konflik di lapangan.

Selanjutnya, untuk menghindari potensi keributan serta mencari solusi terbaik, kedua belah pihak, yakni pemilik kendaraan dan pihak debt collector, dibawa ke Polsek Kulim guna dilakukan mediasi dan negosiasi secara kekeluargaan.

Langkah cepat ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam merespons setiap laporan yang masuk melalui layanan 110.

Kapolsek kulim Kompol Didi Antoni  juga mengimbau kepada seluruh pihak, termasuk perusahaan pembiayaan dan pihak ketiga (debt collector), agar dalam menjalankan tugas penagihan tetap mematuhi aturan hukum yang berlaku dan mengedepankan pendekatan yang humanis.

Dengan adanya respons cepat ini, situasi di lokasi kejadian dapat berjalan aman dan kondusif, serta permasalahan dapat ditangani secara baik melalui jalur mediasi.
PEKANBARU - KONTRASRIAU.COM - 
Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau kembali menggelar kegiatan hunting penertiban terhadap kendaraan yang menggunakan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) tidak sesuai spesifikasi teknis, Sabtu (11/4/2026).
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Riau, AKBP Galih Apria, S.I.K., M.I.K., ini merupakan langkah konkret dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kepatuhan dalam berlalu lintas, khususnya terkait penggunaan TNKB sesuai aturan yang berlaku.

Sebelum pelaksanaan, kegiatan diawali dengan apel gabungan bersama personel Ditlantas Polda Riau, Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru, serta Satlantas Polresta Pekanbaru. Penertiban kemudian difokuskan di depan Pos Gurindam 1, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru.

Dalam pelaksanaan di lapangan, petugas tidak hanya melakukan penindakan, namun juga memberikan edukasi secara humanis kepada para pengendara. Penindakan dilakukan terhadap kendaraan yang menggunakan TNKB tidak sesuai spesifikasi teknis, seperti penggunaan huruf dan angka yang tidak standar, penggunaan variasi, hingga pelat yang tidak resmi.

Berdasarkan hasil kegiatan, tercatat sebanyak 15 pelanggar dikenakan sanksi tilang, 24 pelanggar diberikan teguran, serta 10 pasang TNKB yang tidak sesuai ketentuan diamankan oleh petugas.

AKBP Galih Apria menyampaikan bahwa kegiatan ini juga dilaksanakan secara serentak sebagai bentuk kegiatan imbangan di wilayah hukum lainnya.
“Salah satu bentuk kegiatan imbangan, kegiatan hunting ini juga digelar oleh Satlantas Polresta maupun Polres jajaran,” ungkapnya.

Di lokasi kegiatan, tampak adanya kesadaran dari masyarakat. Salah satu pengendara yang kedapatan menggunakan TNKB tidak sesuai spesifikasi teknis secara sukarela langsung membuka dan menyerahkan TNKB tersebut kepada petugas kepolisian, kemudian kembali menggunakan TNKB yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Penertiban ini mengacu pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ), di mana penggunaan TNKB yang tidak sesuai spesifikasi teknis merupakan bentuk pelanggaran hukum.

Dirlantas Polda Riau, Kombes Pol. Jeki Rahmat Mustika, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen berkelanjutan dalam menciptakan ketertiban berlalu lintas di wilayah Riau.

“Kegiatan hunting ini akan terus berlanjut dan dilaksanakan secara berkesinambungan, termasuk oleh Satlantas Polres jajaran di seluruh wilayah hukum Polda Riau. Kami mengimbau kepada masyarakat agar senantiasa mematuhi aturan penggunaan TNKB sesuai spesifikasi teknis yang berlaku,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan himbauan kepada seluruh masyarakat agar lebih disiplin dan sadar hukum dalam berlalu lintas.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak melakukan modifikasi TNKB yang tidak sesuai ketentuan, selalu menggunakan pelat nomor resmi yang dikeluarkan oleh Polri, serta melengkapi kendaraan dengan dokumen yang sah. Kepatuhan ini bukan hanya untuk menghindari sanksi, tetapi juga demi keselamatan bersama serta mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban di jalan raya,” imbaunya.

Ia juga menambahkan bahwa pendekatan humanis tetap menjadi prioritas dalam setiap pelaksanaan kegiatan di lapangan.

“Penegakan hukum yang kami lakukan tetap mengedepankan edukasi dan pendekatan persuasif, sehingga masyarakat memiliki kesadaran untuk tertib berlalu lintas,” tambahnya.

Secara umum, situasi arus lalu lintas selama kegiatan berlangsung terpantau dalam kondisi aman, tertib, lancar, dan terkendali, termasuk pada ruas pengerjaan Jalan Lintas Timur.

Ditlantas Polda Riau akan terus melaksanakan kegiatan serupa secara berkelanjutan guna menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Provinsi Riau.(***)
PEKANBARU - KONTRASRIAU.COM - Drs. Yasrimeddi Kepsek SDN 45 Pekanbaru mendukung penuh program Walikota Pekanbaru H. Agung Nugroho, SE,MM. Terkait kebersihan Lingkungan sekolah dan warga sekitar, dengan cara salah satunya  mengurangi penumpukan sampah baik sampah organik maupun sampah non organik." Tegas Kepsek.

" Kami pihak sekolah dalam waktu dekat, akan membuat tempat penampungan sampah(Droop Box,  terutama sampah plastik. Jadi setiap siswa atau anak.murid membawa sampah plastik dari rumah, dikumpul di sekolah." Tambah Yasrimeddi.

Kemudian setelah terkumpul sampah plastik di sekolah, nantinya kita akan antar, atau ada petugas yang menjemput, artinya sampah plastik ini ada nilai ekonomisnya bagi sekolah.

" Harapan kami selaku Kepsek SDN 45 Pekanbaru, semoga Program Walikota Pekanbaru H. Agung Nugroho dapat berjalan dengan lancar dan sukses." Tutupnya.

Editor : Omeng