TRENDING NOW

Riau (Kemenag) — KontrasRiau.com - 
Komitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat terus ditunjukkan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tenayan Raya, meski di tengah kebijakan Work From Anywhere (WFA) pasca Idulfitri 1447 H. Hingga 29 Maret 2026, tercatat sebanyak 14 peristiwa nikah telah dijadwalkan dan dilaksanakan.

Kepala KUA Kecamatan Tenayan Raya, Hairullah, bersama penghulu Pujianto, menjelaskan bahwa pelaksanaan akad nikah berlangsung baik di Balai Nikah maupun di luar Balai Nikah, menyesuaikan kebutuhan dan permintaan masyarakat.

“Seluruh layanan pencatatan nikah tetap berjalan sebagaimana mestinya, baik yang dilaksanakan di kantor maupun di luar. Kami memastikan setiap pasangan mendapatkan layanan yang optimal,” ungkap Hairullah.

Hairullah menegaskan, penerapan WFA tidak mengurangi kualitas pelayanan. Bahkan, jajaran KUA tetap melayani pencatatan nikah di luar hari dan jam kerja, termasuk pada akhir pekan, demi memenuhi kebutuhan masyarakat yang meningkat usai Lebaran.

“Walaupun di masa WFA dan pelaksanaan akad nikah juga berlangsung pada hari Sabtu dan Minggu, kami tetap hadir untuk memberikan pelayanan secara profesional dan sesuai aturan,” tambahnya.

Momentum pasca Hari Raya Idulfitri yang identik dengan meningkatnya pelaksanaan pernikahan menjadi perhatian khusus bagi KUA Tenayan Raya. Dengan kesiapan sumber daya dan komitmen pelayanan, setiap peristiwa nikah tetap tercatat secara resmi sebagai bagian dari tertib administrasi negara.

Berdasarkan data yang disampaikan, pada tanggal 26 Maret 2026 terdapat 3 peristiwa nikah, terdiri dari 1 yang dilaksanakan di Balai Nikah dan 2 di luar Balai Nikah. Selanjutnya, pada 27 Maret 2026 tercatat 1 peristiwa nikah yang dilaksanakan di Balai Nikah. Sementara itu, pada tanggal 28 dan 29 Maret 2026 masing-masing terdapat 4 peristiwa nikah yang dilaksanakan, baik di dalam maupun di luar Balai Nikah.

Melalui langkah ini, KUA Kecamatan Tenayan Raya menegaskan perannya sebagai garda terdepan pelayanan keagamaan, yang adaptif terhadap kebijakan serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Riau (Kemenag) — KontrasRiau.com - 
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Muliardi, menerima kunjungan tokoh lintas agama di kediaman pribadinya, Kamis (26/3/2026). Kunjungan tersebut dilaksanakan dalam rangka silaturrahmi sempena Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Kegiatan ini menjadi wujud nyata toleransi dan harmonisasi dalam menjaga kerukunan umat beragama di Provinsi Riau. Suasana penuh keakraban dan kebersamaan tampak mewarnai pertemuan tersebut, yang dihadiri oleh berbagai perwakilan tokoh agama.

Muliardi menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut sebagai bentuk komitmen bersama dalam mempererat persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman masyarakat. Ia berharap para tokoh agama di Provinsi Riau dapat terus berperan aktif dalam menjaga serta meningkatkan kerukunan antarumat beragama.

“Kerukunan yang telah terjalin dengan baik ini harus terus kita rawat dan tingkatkan. Peran tokoh agama sangat penting dalam memberikan teladan serta menanamkan nilai-nilai toleransi di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ka. Kanwil menambahkan, kondisi kerukunan umat beragama di Provinsi Riau saat ini tergolong baik. Masyarakat hidup dalam suasana heterogen dengan beragam latar belakang agama, namun tetap mampu menjaga toleransi dan saling menghormati.

“Ini tercermin dari pelaksanaan berbagai perayaan keagamaan yang berlangsung secara aman dan damai. Selama bulan Ramadan yang bertepatan dengan perayaan Imlek, masyarakat tetap dapat menjalankan ibadah dan tradisinya masing-masing dengan penuh khidmat. Demikian pula dengan perayaan Hari Raya Nyepi yang juga berjalan lancar sesuai dengan tradisi umat Hindu”.

Lebih lannjut Muliardi mengatakan, momentum perayaan hari besar keagamaan yang berlangsung hampir bersamaan pada tahun ini harus dimanfaatkan untuk memperkuat persatuan bangsa.

“Rasa syukur tidak cukup hanya diucapkan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Nilai-nilai seperti empati dan kepedulian sosial yang dilatih selama Ramadan harus terus dijaga dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam semangat Prapaskah,” tuturnya.

Melalui kegiatan silaturrahmi lintas agama ini, diharapkan sinergi antar tokoh agama semakin kuat dalam menjaga keharmonisan serta memperkokoh persatuan di Provinsi Riau.
DUMAI - KontrasRiau.com - 
IPTU Erwan Maconda, S.Trk., S.I.K., M.H resmi menjabat sebagai Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Dumai setelah dilaksanakannya serah terima jabatan (sertijab) yang dipimpin oleh Kapolres Dumai, Angga Febrian Herlambang, S.I.K., S.H., pada Kamis, 26 Maret 2026.
Dalam arahannya, Kapolres Dumai menegaskan pentingnya profesionalisme serta peningkatan kinerja, khususnya di bidang lalu lintas yang memiliki intensitas kendaraan cukup tinggi di wilayah Kota Dumai.

“IPTU Erwan merupakan sosok yang tepat untuk menakhodai Satlantas Polres Dumai. Polisi lalu lintas adalah etalase Polri yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, sehingga dibutuhkan figur yang humanis, responsif, dan profesional,” ujar Kapolres.

Diketahui, IPTU Erwan Maconda sebelumnya menjabat sebagai Kanit di kawasan Tol Permai dan dikenal sebagai perwira yang rendah hati serta aktif berinteraksi langsung dengan masyarakat, khususnya dalam memberikan edukasi Kamseltibcarlantas kepada para pengendara.

Dalam kesempatan terpisah saat bersama rekan-rekan media, IPTU Erwan Maconda menyampaikan komitmennya untuk menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya.

“Bismillahirrahmanirrahim, kami mohon doa dan dukungan. Mari bersama-sama kita memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta mewujudkan lalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan secara berkesinambungan,” ungkap IPTU Erwan.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi dengan berbagai pihak, termasuk media, dalam mendukung tugas kepolisian di bidang lalu lintas.

“Tentunya hal ini tidak bisa berjalan sendiri. Kami membutuhkan dukungan semua pihak, terutama rekan-rekan media sebagai corong informasi yang menyampaikan pesan-pesan yang bijak dan edukatif kepada masyarakat,” tambahnya.

Dengan semangat kolaborasi tersebut, diharapkan kinerja Satuan Lalu Lintas Polres Dumai semakin optimal dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. (***)
RIAU (Kemenag) - KontrasRiau.com - 
Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Binawidya tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat meskipun dalam masa kebijakan Work From Anywhere (WFA). Selama periode tersebut, KUA Kecamatan Binawidya telah melaksanakan 12 peristiwa nikah, yang terdiri dari 8 peristiwa nikah di rumah atau di luar Balai Nikah serta 4 peristiwa nikah yang dilaksanakan di Balai Nikah KUA Kecamatan Binawidya.

Kepala KUA Kecamatan Binawidya, H. Fahmi Wahyudi, S.H.I., M.Sy, menyampaikan bahwa pelayanan pernikahan tetap berjalan sebagaimana mestinya sebagai bentuk komitmen KUA dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Walaupun terdapat kebijakan WFA, pelayanan pencatatan nikah tetap kami laksanakan dengan baik. Total ada 12 peristiwa nikah yang kami layani, baik di luar balai maupun di balai nikah,” ujarnya.

https://riau.kemenag.go.id/berita/600565/KUA-Binawidya-Layani-12-Peristiwa-Nikah-Saat-Kebijakan-WFA
KUANTAN SINGINGI - KontrasRiau.com - 
Pelaksanaan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026 di wilayah hukum Polres Kuantan Singingi (Kuansing) berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif. Kegiatan pengamanan arus mudik dan balik Idul Fitri 1447 H ini berjalan optimal berkat kesiapsiagaan personel serta sinergi seluruh pemangku kepentingan.
Kamis 26 Maret 2026.
Salah satu indikator keberhasilan pelaksanaan operasi ini terlihat dari kondisi arus mudik dan balik yang secara umum berlangsung tertib, aman, dan lancar. Aktivitas lalu lintas terpantau kondusif tanpa adanya kepadatan kendaraan yang signifikan di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi.

Dalam mendukung kelancaran arus lalu lintas, Polres Kuansing mendirikan tiga Pos Pengamanan (Pos Pam) dan satu Pos Pelayanan (Pos Yan) di titik-titik strategis, yaitu Pos Pam Tanjung Pauh, Pos Pam Kasang, Pos Pam Inuman, serta Pos Pelayanan di Tugu Cerano.

Selama pelaksanaan operasi, tidak terdapat kejadian kecelakaan lalu lintas yang menonjol (nihil), sehingga situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah Kuansing tetap terjaga dengan baik.

Sebagai bagian dari pelayanan kepada masyarakat, Polres Kuansing menyediakan berbagai fasilitas di Pos Pelayanan, antara lain ruang istirahat yang representatif dilengkapi kursi pijat, layanan pemeriksaan kesehatan dengan tenaga medis, bengkel servis gratis bagi pemudik, serta penyediaan pojok kopi gratis.

Upaya preventif juga terus dioptimalkan melalui pelaksanaan patroli bersinggungan pada jam-jam rawan di titik-titik rawan kecelakaan. Kehadiran personel di lapangan dilaksanakan selama 24 jam guna memberikan rasa aman serta menjamin kelancaran arus lalu lintas.

Selain itu, masyarakat juga dapat mengakses layanan informasi dan pengaduan melalui Call Center Polri di nomor 110 yang siaga selama 24 jam untuk memberikan respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat.

Berdasarkan data yang dihimpun, terjadi peningkatan volume kendaraan yang masuk dan keluar wilayah Kabupaten Kuansing selama periode Operasi Ketupat 2026 dibandingkan tahun sebelumnya, yang menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat pada momentum Idul Fitri.

Pasca berakhirnya Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026, Polres Kuansing akan melanjutkan kegiatan melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) guna memastikan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga.

Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana menyampaikan,
“Pelaksanaan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026 di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi secara umum berjalan aman, lancar, dan kondusif. Capaian ini merupakan hasil sinergi seluruh personel di lapangan serta dukungan masyarakat yang semakin sadar akan pentingnya tertib berlalu lintas.

Kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, baik melalui penyediaan sarana dan prasarana di Pos Pengamanan maupun Pos Pelayanan, serta kehadiran personel secara optimal di lapangan.

Ke depan, meskipun operasi telah berakhir, kami tetap melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) guna menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. Kami juga mengimbau masyarakat agar senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan dalam berkendara.”

Kasat Lantas Polres Kuansing AKP Siswoyo menambahkan,
“Selama pelaksanaan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026, Satlantas Polres Kuansing mengedepankan langkah-langkah preventif dan humanis melalui peningkatan patroli bersinggungan, khususnya pada jam dan lokasi rawan kecelakaan.

Selain itu, edukasi kepada masyarakat terkait Kamseltibcarlantas terus kami intensifkan, baik melalui interaksi langsung di lapangan maupun melalui media imbauan. Kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk meningkatkan disiplin berlalu lintas, memastikan kondisi kendaraan laik jalan, serta menjaga kondisi fisik selama berkendara guna meminimalisir risiko kecelakaan.” (**")
JAKARTA (Kemenag) - KontrasRiau.com - 
Tren tiga tahun terakhir, data permohonan pencatatan pernikahan pada bulan Syawal mengalami peningkatan dari bulan sebelumnya. Dari 2023 - 2025, pencatatan pernikahan mencapai angka 667.000. 

Di tengah animo masyarakat yang tinggi, Kemenag memastikan layanan Kantor Urusan Agama (KUA) tetap berjalan di tengah penerapan kebijakan _Work From Anywhere_ (WFA). Masyarakat tetap dapat mengakses layanan keagamaan, khususnya pencatatan nikah dan layanan administrasi lainnya secara normal.

Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag Thobib Al Asyhar menegaskan bahwa kebijakan WFA tidak mengurangi kualitas maupun akses layanan yang diberikan kepada masyarakat. 

“Kami memastikan layanan KUA di seluruh Indonesia tetap berjalan. Kebijakan WFA tidak mengganggu layanan kepada masyarakat, terutama layanan yang bersifat langsung seperti pencatatan pernikahan,” ujar Thobib di Jakarta, Rabu (25/3/2026).

Thobib menjelaskan, Kemenag telah mengatur pola dan jam kerja agar pelayanan publik tetap menjadi prioritas utama. Sistem kerja kombinasi antara kehadiran fisik dan layanan berbasis digital untuk menjamin keberlangsungan layanan. 

"Petugas KUA tetap siaga memberikan pelayanan secara bergiliran. Layanan tatap muka tetap tersedia bagi masyarakat yang membutuhkan. Dan masyarakat tetap terlayani dengan baik," ungkapnya.

Selain itu, layanan KUA juga telah berbasis digital, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai kanal layanan online untuk pendaftaran dan informasi. Misalnya, pencatatan pernikahan melalui https://simkah4.kemenag.go.id/ untuk mempermudah akses tanpa harus datang langsung ke kantor. Ini menjadi bagian dari komitmen Kemenag dalam menghadirkan layanan yang mudah, cepat, dan transparan.

“Masyarakat tidak perlu khawatir. Seluruh layanan KUA tetap berjalan dengan standar pelayanan yang sama," tandasnya.