TRENDING NOW

Madinatul Munawwarah – KONTRASRIAU.COM - Kabar menggembirakan datang dari Jamaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Kampar Kloter 05. Seluruh jamaah dilaporkan dalam kondisi sehat walafiat setelah dilakukan kontrol kesehatan secara menyeluruh oleh tim medis dan Petugas Haji Daerah.

Hal ini disampaikan oleh Petugas Kesehatan Jamaah Kampar, Ns. Rita Yulita, S.Kep, bersama tim kesehatan serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar, H. Dirhamsyah, S.Ag., M.Sy, di Madinah, Sabtu (02/05).

Dirhamsyah menjelaskan bahwa secara umum kondisi jamaah dalam keadaan baik dan stabil. Meski demikian, ia tetap mengimbau seluruh jamaah untuk menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah.

“Kami mengimbau kepada seluruh jamaah agar tetap menjaga kesehatan dengan memanfaatkan waktu istirahat sebaik mungkin serta menjaga pola makan yang teratur,” ujar Dirhamsyah yang terus memantau kondisi jamaah secara intensif.

Sementara itu, Rita Yulita menyampaikan bahwa tim kesehatan secara rutin melakukan kontrol langsung ke kamar-kamar jamaah guna memastikan kondisi kesehatan tetap terjaga.
“Tim medis terus melakukan pemantauan dengan berkeliling ke setiap kamar jamaah untuk memastikan seluruh jamaah dalam kondisi sehat,” jelasnya.

Ia menambahkan, berdasarkan hasil pemantauan dan pemeriksaan yang dilakukan, seluruh jamaah haji asal Kampar hingga saat ini berada dalam kondisi sehat.
“Alhamdulillah, dari hasil kontrol kesehatan, seluruh jamaah Kampar dalam kondisi sehat walafiat,” pungkasnya. (Diskominfo Kampar / Pdy)
JAKARTA (KEMENAG RI) - KONTRASRIAU.COM - Kementerian Agama terus berupaya meningkatkan kesejahteraan guru binaan. Sejumlah langkah strategis disiapkan, baik dalam upaya peningkatan kompetensi maupun kesejahteraan guru.

Terobosan ini disampaikan Menag Nasaruddin Umar saat membuka Simposium Guru Nasional Kementerian Agama Tahun 2026 di Jakarta. Langkah yang disiapkan antara lain percepatan Pendidikan Profesi Guru (PPG) dan pembayaran Tunjangan Profesi Guru (TPG), serta peningkatan bantuan insentif.

"Kami menargetkan penuntasan sertifikasi bagi 467.353 guru yang telah berpendidikan S1 dalam waktu 2 tahun. Anggaran sebesar Rp11,59 triliun telah kita proyeksikan untuk memastikan setiap guru yang kompeten segera memiliki sertifikat pendidik dan berhak atas TPG," ujar Menag, Rabu (29/4/2026).

"Alhamdulilah, keikutsertaan PPG dalam jabatan pada 2025 meningkat tajam, mencapai 700%. Jika tahun 2024 ada 29.933 guru ikut PPG dalam Jabatan, tahun 2025 mencapai 206.411 guru," lanjutnya.  

Bagi guru yang belum sertifikasi dan belum inpassing, Kemenag juga mengusulkan penyesuaian bantuan insentif dengan standar Upah Minimum Kab/Kota (UMK). Anggaran yang dibutuhkan diproyeksikan sebesar Rp12,76 triliun untuk menjangkau 467.809 guru.
Saat ini, tercatat ada 1.157.050 guru binaan Kementerian Agama. Dari jumlah itu, 360.632 guru atau 31,2% berstatus ASN (PNS dan PPPK). Selebihnya, sebanyak 796.418 orang (68,8%) adalah Guru Non-ASN. Mayoritas dari para guru tersebut bertugas di madrasah (655.622 orang). 

"Data ini menunjukkan satu hal yang fundamental tentang kontribusi Guru Non-ASN yang sangat tinggi. Karenanya, kebijakan tata kelola guru ke depan fokus pada penguatan status, peningkatan kesejahteraan, dan pengembangan profesionalisme mereka," sebut Menag Menag. 

Terkait pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) bagi guru honorer madrasah, Menag Nasaruddin Umar mengatakan bahwa pihaknya tidak tinggal diam dan terus mengupayakan mencari solusi untuk mengusulkan para guru honorer dapat diangkat menjadi CPPPK. 

"Kami terus melakukan koordinasi intensif dengan Kemenpan-RB, BKN, bahkan DPR untuk mengusulkan formasi agar guru Honorer madrasah dapat diangkat menjadi CPPPK," ungkap Menag.

*Pencairan TPG*

Terkait pencairan TPG, Menag menyampaikan kabar baik. Per Maret 2026, progres pencairan TPG Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk periode Januari-Februari telah mencapai 87,4%. Dari 234.265 guru yang berhak, sebanyak 204.747 guru telah menerima TPG. 

"Bagi yang masih dalam proses, saya telah menginstruksikan jajaran di daerah untuk mempercepat verifikasi dokumen dan transfer bank agar tidak ada lagi guru yang harus menunggu terlalu lama," tegasnya. 

Sedangkan pencairan TPG Madrasah Non ASN secara nasional, sampai dengan Maret, telah cair 100%. Bahkan ini termasuk untuk Guru lulusan PPG Tahun 2025 yang sudah memiliki Nomor Registrasi Guru (NRG). Pencairan dilakukan menggunakan anggaran existing yang sudah tersedia di daerah.

"Sedangkan Pencairan TPG Madrasah ASN masih belum seragam secara nasional. Sebagian daerah sudah mencairkan sebagian lainnya masih dalam proses," unkap Menag.

Menag menambahkan bahwa Simposium Guru Nasional 2026 adalah bukti nyata bahwa Kementerian Agama berkomitmen untuk transparan dan akomodatif. Kemenag ingin menghilangkan jarak antara pengambil kebijakan dan para guru yang berada di garis depan pendidikan. 

“Kami juga dengan tegas menolak aspirasi yang ingin mengeluarkan madrasah dari Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas), karena madrasah adalah bagian integral yang tak terpisahkan dari sejarah dan masa depan pendidikan Indonesia,” tandasnya.

RIAU (KEMENHAJ) - KONTRASRIAU.COM - 
Jemaah haji yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) BTH 09 asal Provinsi Riau resmi diberangkatkan menuju Madinah, Arab Saudi, pada Jumat (1/5/2026). Pemberangkatan dilakukan melalui Bandara Hang Nadim Batam menuju Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz Madinah.

Kloter BTH 09 terdiri dari 437 jemaah haji, didampingi oleh 2 Petugas Haji Daerah (PHD) dan 4 petugas kloter, sehingga total keseluruhan berjumlah 443 orang.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau, Defizon, menyampaikan bahwa seluruh jemaah dalam kloter ini telah diberangkatkan menggunakan pesawat Saudi Airlines dengan nomor penerbangan SV 5477 pada pukul 11.45 WIB.

“Jemaah yang tergabung dalam Kloter BTH 09 berjumlah 443 orang telah diberangkatkan menuju Madinah dengan pesawat Saudi Airlines SV 5477 pada pukul 11.45 WIB,” ujar Defizon.

Namun demikian, terdapat dua orang jemaah yang mengalami tunda berangkat karena kondisi kesehatan dan masih menjalani perawatan di Batam. Keduanya terdiri dari 1 orang jemaah dan 1 orang pendamping yang berasal dari Bengkalis dan Rokan Hulu.

Lebih lanjut, Defizon menjelaskan bahwa hingga pemberangkatan Kloter BTH 09, total jemaah haji asal Riau yang telah diberangkatkan mencapai 3.096 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 3.051 jemaah haji, 14 PHD, 3 pembimbing KBIHU, serta 28 petugas haji.

Selain itu, masih terdapat beberapa jemaah yang belum dapat diberangkatkan karena alasan kesehatan, yakni 7 orang jemaah masih dirawat di Batam, 6 orang pendamping di Batam, 4 orang jemaah sakit di daerah, serta 1 orang jemaah dilaporkan wafat di daerah.

Hingga saat ini tercatat sebanyak 2.652 sudah di Madinah, satu orang jemaah meninggal di Madinah dan 443 orang dalam perjalanan menuju Madinah". 

Jemaah yang meninggal atas nama Dawanus Mahnud Muhammad (52 Th) tergabung dalam BTH 05 asal Kabupaten Kampar. 

Pihak Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau terus berupaya memberikan pelayanan terbaik serta memastikan seluruh jemaah dalam kondisi sehat dan siap menjalankan ibadah haji di Tanah Suci.
RIAU (KEMENHAJ) - KONTRASRIAU.COM - 
Jemaah haji yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) BTH 09 asal Provinsi Riau resmi diberangkatkan menuju Madinah, Arab Saudi, pada Jumat (1/5/2026). Pemberangkatan dilakukan melalui Bandara Hang Nadim Batam menuju Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz Madinah.

Kloter BTH 09 terdiri dari 437 jemaah haji, didampingi oleh 2 Petugas Haji Daerah (PHD) dan 4 petugas kloter, sehingga total keseluruhan berjumlah 443 orang.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau, Defizon, menyampaikan bahwa seluruh jemaah dalam kloter ini telah diberangkatkan menggunakan pesawat Saudi Airlines dengan nomor penerbangan SV 5477 pada pukul 11.45 WIB.

“Jemaah yang tergabung dalam Kloter BTH 09 berjumlah 443 orang telah diberangkatkan menuju Madinah dengan pesawat Saudi Airlines SV 5477 pada pukul 11.45 WIB,” ujar Defizon.

Namun demikian, terdapat dua orang jemaah yang mengalami tunda berangkat karena kondisi kesehatan dan masih menjalani perawatan di Batam. Keduanya terdiri dari 1 orang jemaah dan 1 orang pendamping yang berasal dari Bengkalis dan Rokan Hulu.

Lebih lanjut, Defizon menjelaskan bahwa hingga pemberangkatan Kloter BTH 09, total jemaah haji asal Riau yang telah diberangkatkan mencapai 3.096 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 3.051 jemaah haji, 14 PHD, 3 pembimbing KBIHU, serta 28 petugas haji.

Selain itu, masih terdapat beberapa jemaah yang belum dapat diberangkatkan karena alasan kesehatan, yakni 7 orang jemaah masih dirawat di Batam, 6 orang pendamping di Batam, 4 orang jemaah sakit di daerah, serta 1 orang jemaah dilaporkan wafat di daerah.

Hingga saat ini tercatat sebanyak 2.652 sudah di Madinah, satu orang jemaah meninggal di Madinah dan 443 orang dalam perjalanan menuju Madinah". 

Jemaah yang meninggal atas nama Dawanus Mahnud Muhammad (52 Th) tergabung dalam BTH 05 asal Kabupaten Kampar. 

Pihak Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau terus berupaya memberikan pelayanan terbaik serta memastikan seluruh jemaah dalam kondisi sehat dan siap menjalankan ibadah haji di Tanah Suci.
YOGYAKARTA - KONTRASRIAU.COM - 
Bupati Kampar, Ahmad Yuzar, S.Sos. MT, melantik dan mengukuhkan pengurus Ikatan Pelajar Riau Yogyakarta (IPRY) Komisariat Kampar periode 2025/2026 yang dilaksanakan di Yogyakarta, Jumat (1/5). Turut hadir pada kesempatan tersebut, Pj.Sekda Kampar, Dr.Ardi Mardiasnyah, S.S.T.P. M.Si, Kadis Pariwisata, Afdal, ST, MT, Kadis Sosial, Agustar.

Dalam arahannya, Ahmad Yuzar mengucapkan selamat kepada pengurus IPRY yang baru, diharapkan kedepan bisa menjadi pemersatu masahasiswa yang ada di yogyakarta dan menjadi penyambung lidah pemerintah ke mahasiswa lainnya terkait program pembangunan yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Kampar.

Ahmad Yuzar menambahkan bahwa dirinya sangat berharap perannya hari ini sebagai Bupati Kampar kedepan dapat digantikan oleh mahasiswa yang ada didepannya saat ini

"Peran saya hari ini, diharapkan beberapa tahun yang akan datang dapat digantikan oleh ananda yang ada didepan saya, karna saat ini, pejabat kampar banyak yang berasal dari alumni yang menimba ilmu di yogyakarta., kedepan diharapkan posisi ini bisa diambil oleh mahasiawa, untuk itu siapkan diri dari sekarang agar dapat bersaing untuk mengambil peran tersebut " harapnya.

Belajarlah sungguh, tingkat Sumber Daya Manusia (SDM) Kampar dan jadilah duta Kampar dinegeri Rantau" Pinta Bupati Kampar Ahmad Yuzar. 

Ditambahkan Admad Yuzar, bahwa disinilah di didik calon generasi penerus bangsa, untuk itu, gunakan waktu emas ini untuk menuntut ilmu sebagai bekal dimasa yang akan datang.

Ahmad Yuzar meminta dorongan dari seluruh mahasiawa untuk membangun kabupaten kampar sesuai dengan peran kita masing-masing. Dunia ini berputar sangat cepat, untuk itu persiapkan diri kita tuk merebut posisi yang kita inginkan di dalam masyarakat

Pada kesempatan tersebut, dilantik 350 orang pengurus IPRY yang berasal dari setiap kecamatan yang ada di Kabupaten Kampar. (Diskominfo Kampar/Prot-dokpim/Pdy)
PEKANBARU - KONTRASRIAU.COM - 
Dalam rangka mengantisipasi peningkatan volume kendaraan selama periode long weekend, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau mengerahkan seluruh personel untuk turun langsung ke lapangan. Langkah ini dilakukan guna memastikan kelancaran arus lalu lintas serta meminimalisir potensi kemacetan di sejumlah titik rawan.Jumat(01/05/2026)

Dirlantas Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, menegaskan bahwa tidak ada personel yang libur selama periode long weekend. Seluruh kekuatan diturunkan dan disebar di berbagai titik strategis, khususnya pada ruas jalan protokol yang rawan terjadi kepadatan kendaraan.
“Dalam antisipasi long weekend ini, seluruh personel kami turunkan ke lapangan. Tidak ada yang libur, semuanya kita fokuskan untuk pengamanan dan kelancaran arus lalu lintas,” ujar Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika.

Sejumlah ruas jalan yang menjadi prioritas pengamanan di antaranya Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Arifin Achmad, Jalan Ahmad Yani, Jalan Riau, Jalan Tuanku Tambusai, Jalan Soekarno Hatta, Jalan SM Amin, kawasan Siak II Air Hitam, Jalan HR Soebrantas, hingga Jalan Arifin Achmad.

Selain di ruas jalan, personel Ditlantas Polda Riau juga disiagakan di sejumlah pusat perbelanjaan yang diprediksi mengalami peningkatan kunjungan masyarakat, seperti kawasan Mall SKA, Mall Ciputra Seraya, kawasan RTC Sudirman, Mal Pekanbaru, serta Ramayana Soebrantas Panam.

Personel juga melaksanakan patroli di sejumlah SPBU guna mengantisipasi antrean kendaraan yang berpotensi menimbulkan gangguan arus lalu lintas.

Untuk ruas jalan tol, seperti Tol Pekanbaru–Dumai (Permai) dan Tol Pekanbaru–Bangkinang (Pekbang), pengawasan turut ditingkatkan. Hal ini mengingat jalur lintas Riau–Sumatera Barat diprediksi akan didominasi kendaraan pribadi, baik dari arah Pekanbaru menuju Sumbar maupun sebaliknya.

“Khusus di ruas tol, terutama Tol Pekbang, kami tingkatkan patroli dan pengawasan. Personel juga melakukan penyisiran bersama petugas Hutama Karya untuk menertibkan pengendara yang parkir di bahu jalan tol, karena sangat berbahaya,” tambahnya.

Ia juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas dan mengikuti arahan petugas di lapangan.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengendara, apabila terjadi kepadatan agar tidak melambungkan kendaraan karena dapat memperparah kemacetan. Mari kita utamakan keselamatan agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan,” tutupnya.

Masyarakat juga diimbau untuk segera menghubungi layanan kepolisian apabila membutuhkan bantuan di perjalanan.

“Apabila membutuhkan bantuan polisi terdekat, masyarakat dapat segera menghubungi call center layanan Polri di nomor 110 yang aktif selama 24 jam,” pungkasnya.

Selamat menikmati libur panjang, semoga selamat sampai tujuan. Ingat, keluarga menanti di rumah.(***)