TRENDING NOW

DUMAI - KontrasRiau.com - 
IPTU Erwan Maconda, S.Trk., S.I.K., M.H resmi menjabat sebagai Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Dumai setelah dilaksanakannya serah terima jabatan (sertijab) yang dipimpin oleh Kapolres Dumai, Angga Febrian Herlambang, S.I.K., S.H., pada Kamis, 26 Maret 2026.
Dalam arahannya, Kapolres Dumai menegaskan pentingnya profesionalisme serta peningkatan kinerja, khususnya di bidang lalu lintas yang memiliki intensitas kendaraan cukup tinggi di wilayah Kota Dumai.

“IPTU Erwan merupakan sosok yang tepat untuk menakhodai Satlantas Polres Dumai. Polisi lalu lintas adalah etalase Polri yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, sehingga dibutuhkan figur yang humanis, responsif, dan profesional,” ujar Kapolres.

Diketahui, IPTU Erwan Maconda sebelumnya menjabat sebagai Kanit di kawasan Tol Permai dan dikenal sebagai perwira yang rendah hati serta aktif berinteraksi langsung dengan masyarakat, khususnya dalam memberikan edukasi Kamseltibcarlantas kepada para pengendara.

Dalam kesempatan terpisah saat bersama rekan-rekan media, IPTU Erwan Maconda menyampaikan komitmennya untuk menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya.

“Bismillahirrahmanirrahim, kami mohon doa dan dukungan. Mari bersama-sama kita memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta mewujudkan lalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan secara berkesinambungan,” ungkap IPTU Erwan.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi dengan berbagai pihak, termasuk media, dalam mendukung tugas kepolisian di bidang lalu lintas.

“Tentunya hal ini tidak bisa berjalan sendiri. Kami membutuhkan dukungan semua pihak, terutama rekan-rekan media sebagai corong informasi yang menyampaikan pesan-pesan yang bijak dan edukatif kepada masyarakat,” tambahnya.

Dengan semangat kolaborasi tersebut, diharapkan kinerja Satuan Lalu Lintas Polres Dumai semakin optimal dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. (***)
RIAU (Kemenag) - KontrasRiau.com - 
Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Binawidya tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat meskipun dalam masa kebijakan Work From Anywhere (WFA). Selama periode tersebut, KUA Kecamatan Binawidya telah melaksanakan 12 peristiwa nikah, yang terdiri dari 8 peristiwa nikah di rumah atau di luar Balai Nikah serta 4 peristiwa nikah yang dilaksanakan di Balai Nikah KUA Kecamatan Binawidya.

Kepala KUA Kecamatan Binawidya, H. Fahmi Wahyudi, S.H.I., M.Sy, menyampaikan bahwa pelayanan pernikahan tetap berjalan sebagaimana mestinya sebagai bentuk komitmen KUA dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Walaupun terdapat kebijakan WFA, pelayanan pencatatan nikah tetap kami laksanakan dengan baik. Total ada 12 peristiwa nikah yang kami layani, baik di luar balai maupun di balai nikah,” ujarnya.

https://riau.kemenag.go.id/berita/600565/KUA-Binawidya-Layani-12-Peristiwa-Nikah-Saat-Kebijakan-WFA
KUANTAN SINGINGI - KontrasRiau.com - 
Pelaksanaan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026 di wilayah hukum Polres Kuantan Singingi (Kuansing) berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif. Kegiatan pengamanan arus mudik dan balik Idul Fitri 1447 H ini berjalan optimal berkat kesiapsiagaan personel serta sinergi seluruh pemangku kepentingan.
Kamis 26 Maret 2026.
Salah satu indikator keberhasilan pelaksanaan operasi ini terlihat dari kondisi arus mudik dan balik yang secara umum berlangsung tertib, aman, dan lancar. Aktivitas lalu lintas terpantau kondusif tanpa adanya kepadatan kendaraan yang signifikan di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi.

Dalam mendukung kelancaran arus lalu lintas, Polres Kuansing mendirikan tiga Pos Pengamanan (Pos Pam) dan satu Pos Pelayanan (Pos Yan) di titik-titik strategis, yaitu Pos Pam Tanjung Pauh, Pos Pam Kasang, Pos Pam Inuman, serta Pos Pelayanan di Tugu Cerano.

Selama pelaksanaan operasi, tidak terdapat kejadian kecelakaan lalu lintas yang menonjol (nihil), sehingga situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah Kuansing tetap terjaga dengan baik.

Sebagai bagian dari pelayanan kepada masyarakat, Polres Kuansing menyediakan berbagai fasilitas di Pos Pelayanan, antara lain ruang istirahat yang representatif dilengkapi kursi pijat, layanan pemeriksaan kesehatan dengan tenaga medis, bengkel servis gratis bagi pemudik, serta penyediaan pojok kopi gratis.

Upaya preventif juga terus dioptimalkan melalui pelaksanaan patroli bersinggungan pada jam-jam rawan di titik-titik rawan kecelakaan. Kehadiran personel di lapangan dilaksanakan selama 24 jam guna memberikan rasa aman serta menjamin kelancaran arus lalu lintas.

Selain itu, masyarakat juga dapat mengakses layanan informasi dan pengaduan melalui Call Center Polri di nomor 110 yang siaga selama 24 jam untuk memberikan respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat.

Berdasarkan data yang dihimpun, terjadi peningkatan volume kendaraan yang masuk dan keluar wilayah Kabupaten Kuansing selama periode Operasi Ketupat 2026 dibandingkan tahun sebelumnya, yang menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat pada momentum Idul Fitri.

Pasca berakhirnya Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026, Polres Kuansing akan melanjutkan kegiatan melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) guna memastikan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga.

Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana menyampaikan,
“Pelaksanaan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026 di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi secara umum berjalan aman, lancar, dan kondusif. Capaian ini merupakan hasil sinergi seluruh personel di lapangan serta dukungan masyarakat yang semakin sadar akan pentingnya tertib berlalu lintas.

Kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, baik melalui penyediaan sarana dan prasarana di Pos Pengamanan maupun Pos Pelayanan, serta kehadiran personel secara optimal di lapangan.

Ke depan, meskipun operasi telah berakhir, kami tetap melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) guna menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. Kami juga mengimbau masyarakat agar senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan dalam berkendara.”

Kasat Lantas Polres Kuansing AKP Siswoyo menambahkan,
“Selama pelaksanaan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026, Satlantas Polres Kuansing mengedepankan langkah-langkah preventif dan humanis melalui peningkatan patroli bersinggungan, khususnya pada jam dan lokasi rawan kecelakaan.

Selain itu, edukasi kepada masyarakat terkait Kamseltibcarlantas terus kami intensifkan, baik melalui interaksi langsung di lapangan maupun melalui media imbauan. Kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk meningkatkan disiplin berlalu lintas, memastikan kondisi kendaraan laik jalan, serta menjaga kondisi fisik selama berkendara guna meminimalisir risiko kecelakaan.” (**")
JAKARTA (Kemenag) - KontrasRiau.com - 
Tren tiga tahun terakhir, data permohonan pencatatan pernikahan pada bulan Syawal mengalami peningkatan dari bulan sebelumnya. Dari 2023 - 2025, pencatatan pernikahan mencapai angka 667.000. 

Di tengah animo masyarakat yang tinggi, Kemenag memastikan layanan Kantor Urusan Agama (KUA) tetap berjalan di tengah penerapan kebijakan _Work From Anywhere_ (WFA). Masyarakat tetap dapat mengakses layanan keagamaan, khususnya pencatatan nikah dan layanan administrasi lainnya secara normal.

Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag Thobib Al Asyhar menegaskan bahwa kebijakan WFA tidak mengurangi kualitas maupun akses layanan yang diberikan kepada masyarakat. 

“Kami memastikan layanan KUA di seluruh Indonesia tetap berjalan. Kebijakan WFA tidak mengganggu layanan kepada masyarakat, terutama layanan yang bersifat langsung seperti pencatatan pernikahan,” ujar Thobib di Jakarta, Rabu (25/3/2026).

Thobib menjelaskan, Kemenag telah mengatur pola dan jam kerja agar pelayanan publik tetap menjadi prioritas utama. Sistem kerja kombinasi antara kehadiran fisik dan layanan berbasis digital untuk menjamin keberlangsungan layanan. 

"Petugas KUA tetap siaga memberikan pelayanan secara bergiliran. Layanan tatap muka tetap tersedia bagi masyarakat yang membutuhkan. Dan masyarakat tetap terlayani dengan baik," ungkapnya.

Selain itu, layanan KUA juga telah berbasis digital, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan berbagai kanal layanan online untuk pendaftaran dan informasi. Misalnya, pencatatan pernikahan melalui https://simkah4.kemenag.go.id/ untuk mempermudah akses tanpa harus datang langsung ke kantor. Ini menjadi bagian dari komitmen Kemenag dalam menghadirkan layanan yang mudah, cepat, dan transparan.

“Masyarakat tidak perlu khawatir. Seluruh layanan KUA tetap berjalan dengan standar pelayanan yang sama," tandasnya.


PEKANBARU - KontrasRiau.com -
Volume lalu lintas pada H+4 Idul Fitri 1447 H, tepatnya pada 24 hingga 25 Maret 2026 sampai pukul 09.00 WIB, terpantau mengalami peningkatan, khususnya kendaraan yang masuk ke Provinsi Riau dari luar daerah.

Kendaraan yang didominasi oleh angkutan bus, kendaraan pribadi (R4), serta kendaraan roda dua (R2) mengalami peningkatan di sejumlah jalur utama, meliputi Jalan Lintas Timur, Lintas Tengah (Kuansing–Sumbar), Lintas Barat (Kampar–Sumbar), serta Lintas Utara (Riau–Sumut).

Secara keseluruhan, arus balik di empat jalur lintas Provinsi Riau terpantau ramai dan mengalami peningkatan volume kendaraan, namun kondisi lalu lintas tetap lancar serta tidak ditemukan adanya kepadatan.

Peningkatan juga tercatat pada kendaraan yang memasuki dua gerbang tol utama di Provinsi Riau, yakni Gerbang Tol Batin Salopan dan Gerbang Tol XIII Koto Kampar. Secara keseluruhan, volume kendaraan di empat titik pintu masuk Provinsi Riau pada H+4 mengalami kenaikan sebesar 3,7 persen dibandingkan hari sebelumnya.

Tren arus lalu lintas pada H+4 ini didominasi oleh kendaraan yang masuk ke Provinsi Riau (arus balik). Tercatat jumlah kendaraan yang masuk mencapai 169.307 unit untuk kendaraan roda empat (R4) dan 7.828 unit untuk kendaraan roda dua (R2).

Dirlantas Polda Riau, Kombes Pol. Jeki Rahmat Mustika, menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan dan pengendalian arus lalu lintas di seluruh jalur strategis guna memastikan kelancaran arus balik.

“Pada H+4 ini terjadi peningkatan volume kendaraan yang masuk ke Provinsi Riau, namun secara umum arus lalu lintas masih terpantau lancar dan terkendali. Kami telah menempatkan personel di seluruh titik rawan serta melakukan langkah antisipasi untuk mencegah terjadinya kepadatan,” ujarnya.

Petugas gabungan dalam Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026, khususnya Tim Pengurai Kemacetan (Tim Raicet), terus melaksanakan patroli secara mobile guna mengantisipasi potensi kemacetan di titik-titik rawan. Selain itu, personel Satlantas Polres jajaran juga secara rutin melaksanakan patroli bersinggungan di seluruh jalur lintas guna mencegah terjadinya gangguan lalu lintas maupun hal-hal yang tidak diinginkan.

Ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap mematuhi aturan berlalu lintas serta mengutamakan keselamatan selama perjalanan arus balik.

“Selalu pastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, jaga stamina saat berkendara, dan patuhi rambu serta arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama,” tambahnya.

Upaya tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen Polri dalam menciptakan situasi arus mudik dan arus balik yang aman, tertib, dan lancar, sehingga terwujud “Mudik Aman, Keluarga Nyaman dan Bahagia.”

Berdasarkan data yang dihimpun dari Satlantas Polres jajaran di pintu masuk Provinsi Riau, diperoleh rincian sebagai berikut:

Polres Kampar
R4: 151.871 kendaraan
R2: 3.700 kendaraan

Polres Kuantan Singingi (Kuansing)
R4: 1.097 kendaraan
R2: 878 kendaraan

Polres Indragiri Hilir (Inhil)
R4: 700 kendaraan
R2: 500 kendaraan

Polres Rokan Hilir (Rohil)
R4: 156.398 kendaraan
R2: 2.750 kendaraan


Data tersebut merupakan hasil pemantauan petugas di lapangan yang terus melakukan pengawasan dan pengendalian arus lalu lintas selama masa arus balik Lebaran. (***)
PEKANBARU - KontrasRiau.com - 
Mengantisipasi lonjakan arus balik Lebaran pada H+4 Idul Fitri 1447 H, Polda Riau meningkatkan kesiapsiagaan dengan mengerahkan personel secara maksimal di seluruh jalur strategis. Langkah ini dilakukan guna memastikan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas tetap terjaga. Selasa (24/03/2026)
Pengamanan difokuskan pada titik-titik rawan kepadatan, seperti jalan lintas Riau–Sumbar, Riau–Jambi, Riau–Sumut, jalur lintas timur, serta ruas Tol Pekanbaru–Dumai (Permai). Pos pelayanan dan pos pengamanan dalam Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026 juga dioptimalkan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Direktorat Lalu Lintas Polda Riau bersama instansi terkait melaksanakan pemantauan secara intensif selama 24 jam penuh. Rekayasa lalu lintas disiapkan secara situasional guna mengurai potensi kemacetan saat terjadi peningkatan volume kendaraan.

Dirlantas Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan berbagai langkah strategis dalam mengantisipasi lonjakan arus balik.

“Kami terus melaksanakan monitoring arus lalu lintas, memperkuat koordinasi lintas sektoral, serta meningkatkan pengawasan kewilayahan secara maksimal sebagai langkah antisipasi lonjakan arus balik,” ujarnya.

Ia juga memastikan kesiapan personel di seluruh jalur utama antarprovinsi.

“Khusus di jalan lintas Riau–Jambi, Riau–Sumut, dan Riau–Sumbar, kami pastikan seluruh personel gabungan siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” jelasnya.

Seiring dengan mulai aktifnya kembali kegiatan instansi pemerintah pada esok hari, pihaknya memprediksi akan terjadi peningkatan arus kendaraan.

“Kami perkirakan akan terjadi lonjakan arus balik pada malam ini. Peningkatan volume kendaraan diprediksi terjadi di seluruh jalur utama, baik lintas timur, lintas tengah, lintas barat, maupun lintas utara,” tambahnya.

Selain itu, jajaran Satuan Lalu Lintas diminta meningkatkan patroli serta kesiapsiagaan tim di lapangan.

“Kepada seluruh Satlantas jajaran Polda Riau, kami tekankan untuk meningkatkan patroli bersinggungan serta menyiagakan tim Raimas dan tim urai kemacetan (Raicet), sehingga masyarakat merasa aman saat arus balik,” lanjutnya.

Di akhir pernyataannya, Dirlantas Polda Riau juga menyampaikan imbauan kepada seluruh masyarakat pengguna jalan.

“Kembali kami sampaikan imbauan kepada seluruh masyarakat maupun pengendara, baik di jalan tol maupun arteri, agar mematuhi tata tertib berlalu lintas dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Apabila lelah, silakan manfaatkan rest area di jalan tol atau singgah di pos pengamanan dan pos pelayanan yang tersedia.

Jika membutuhkan bantuan, segera hubungi layanan Polri melalui call center 110. Tetap bersabar dan jangan memaksakan kendaraan saat kondisi lalu lintas padat. Ingat, kelancaran lalu lintas dimulai dari kesadaran setiap pengendara. Selamat sampai tujuan,” tutupnya.

Dengan kesiapsiagaan penuh ini, diharapkan arus balik Lebaran berjalan aman, lancar, dan kondusif, serta masyarakat dapat kembali ke tempat aktivitas dengan selamat.(**)