Articles by "Riau"
Tampilkan postingan dengan label Riau. Tampilkan semua postingan
PEKANBARU - KontrasRiau.com - 
Melalui Sekretaris Jenderal Solidaritas Peduli Keadilan Nasional ( DPP-SPKN )
Frans Sibarani, meminta kepada  Pemerintah Kota Pekanbaru untuk segera mengeluarkan aturan tegas dan terukur terkait penataan kabel jaringan kabel internet (WiFi) dan fiber optik yang saat ini semrawut di berbagai ruas jalan di Pekanbaru.

Desakan tersebut muncul setelah insiden yang menimpa seorang ayah dan anaknya di Jalan Inpres, tepatnya di depan Jalan Kulim, Kelurahan Sidomulyo Timur, Kecamatan Marpoyan Damai, beberapa hari lalu. 
Keduanya mengalami luka di bagian tangan dan leher setelah tersangkut kabel optik WiFi yang melintang rendah di jalan pada Selasa (11/11/2025).

Pemko Pekanbaru harus segera membuat regulasi terukur dan aturan serta mekanisme dan pengawasan terkait pemasangan kabel optik WiFi agar tidak ada lagi korban jatuh akibat kabel yang melintang sembarangan,” kata Frans, Senin (17/11/2025).

Frans juga menegaskan bahwa perusahaan pemilik kabel optic yang menyebabkan korban luka harus bertanggung jawab penuh secara moral maupun hukum. 

Pemerintah perlu meningkatkan transparansi terhadap masyarakat terkait kabel apa dan milik siapa yang terpasang di depan rumah warga.

“Masyarakat berhak tahu kabel milik siapa yang terpasang di lingkungan mereka. 

Selama ini tiang dan kabel WiFi tumbuh seperti jamur, tanpa pengawasan yang jelas,” tegasnya.

*Identifikasi Warna Kabel & Tiang Fiber Optik yang Diduga Milik Berbagai ISP*

Berdasarkan penelusuran lapangan, tampak berbagai pita warna pada tiang fiber optik yang menandakan perbedaan operator jaringan. Mengacu pada standar warna yang umum digunakan ISP:

Merujuk pada standar warna tiang ISP (Internet Service Provider), berikut beberapa contoh identifikasi:

Warna pada Tiang            Pemilik / Operator Fiber Optik (ISP)

Merah di Tengah Abu-Abu    Pemilik      Telkom IndiHome        
     
Hitam dengan Dua Garis Putih Pemilik  MNC Play / MNC Vision Network      
 
Hitam dengan Pita Biru Muda   Pemilik    Lintasarta 
                          
Hitam dengan Pita Biru Dan Kuning Pemilik Moratel   
                         
Hitam dengan Pita Hijau 

Besar  Pemilik H3I (Tri / 3 Indonesia)         

Hitam dengan Pita Kuning Kecil    Pemilik Biznet

Tumpang tindih jaringan dari banyak operator pada satu tiang menyebabkan kabel menumpuk, menggantung, bahkan melintang rendah, sehingga membahayakan pengguna jalan terutama pengendara motor.

*Perlu Pengawasan & Regulasi Terpadu: Koordinasi Multi-Instansi*

Frans mengingatkan bahwa pemasangan tiang dan jaringan fiber optik seharusnya melalui koordinasi dan izin resmi dari beberapa instansi, antara lain:

1. *Diskominfo Kota Pekanbaru*

   – Pemberi rekomendasi jaringan telekomunikasi dan pencatatan operator.

2. *Dinas Perhubungan (Dishub)*

   – Pengaturan ketinggian kabel, keselamatan lalu lintas, serta zona pengamanan jalan.

3. *Dinas PUPR*

   – Pengaturan tata ruang, estetika kota, dan penggunaan ROW (right of way).

4. *PLN*

   – Pemilik tiang listrik yang sering dipakai operator ISP untuk menumpangkan kabel.

5. *Pemerintah Kecamatan & Kelurahan*

   – Pengawasan lapangan sehingga kabel tidak membahayakan warga.

“Sudah waktunya Pemko menertibkan dan membuat regulasi yang jelas. Jangan tunggu ada korban lagi baru bergerak. Kabel-kabel yang menjuntai itu bukan hanya mengganggu estetika kota, tapi juga mengancam keselamatan warga,” tutur Frans.

*USULAN ATURAN/REGULASI YANG PERLU DIBUAT PEMKO PEKANBARU*

*A. Aturan Teknis Pemasangan Kabel*

1. Ketinggian minimal kabel di atas jalan: 5,5 meter  (standar nasional keselamatan jalan).

2. Kabel wajib dirapikan dan diikat (tidak boleh menjuntai atau melintang).

3. Satu tiang maksimal digunakan oleh 2 operator untuk mencegah overload.

4. Kabel bekas atau tidak aktif wajib dicabut  dalam waktu 14 hari setelah tidak digunakan.

5. Larangan pemasangan kabel melalui pepohonan atau struktur non-teknis lainnya.

*B. Aturan Perizinan & Koordinasi*

1. ISP wajib mendapatkan izin tertulis dari Diskominfo, Dishub, dan PUPR.

2. Setiap pemasangan tiang baru harus melalui peta rencana tata ruang kota (RTRK).

3. ISP wajib mendaftarkan data kabel & tiang ke Pemko (database digital terbuka).

4. Tidak boleh melakukan pemasangan jaringan tanpa surat pemberitahuan ke kelurahan

*C. Aturan Sanksi*

1. Denda Rp 10–50 juta bagi ISP yang memasang kabel tanpa izin.

2. Pencabutan izin operasional apabila dalam 2 kali teguran tidak melakukan perapian kabel.

3. Ganti rugi wajib apabila ada warga terluka akibat kelalaian kabel rendah/melintang.

4. ISP yang tidak mencabut kabel “mati” akan dikenakan denda per titik tiang

*D. Aturan Pengawasan*

1. Pemko membentuk Satgas Penataan Kabel & Tiang Internet.

2. Inspeksi rutin setiap bulan melibatkan Diskominfo, Dishub, dan kecamatan.

3. Warga dapat melaporkan kabel berbahaya melalui hotline khusus pengaduan kabel

Maka untuk itu Melalui DPP SPKN memimta kepada bapak walikota Pekanbaru segera menertibkan seluruh kabel fiber optic yang ada dipekanbaru demi keselamatan, kenyamanan dan keindahan  kota Pekanbaru ucap frans Sibarnai.

Liputan Tim
PEKANBARU - KontrasRiau.Com - 
Senin Tanggal 22 April 2024 sekira pukul 16.00 Wib, Bertempat di Studio Podcast Riau Park TV, Koordinator Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Tinggi Riau Ricky Makado, S.H., M.H dan Kasi Pertimbangan Hukum Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Tinggi Riau Andriansyah, S.H., M.H., MM menjadi Narasumber dalam Podcast Riau Park TV.

Dalam penyampaiannya secara interaktif Koordinator Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Tinggi Riau Ricky Makado, S.H., M.H dan Kasi Pertimbangan Hukum Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Tinggi Riau Andriansyah, S.H., M.H., MM menyampaikan Dasar Hukum UU No. 11 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Undang Undang No. 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan Republik Indonesia, Perpres No. 15 Tahun 2024 tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Presiden Nomor 38 Tahun 2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kejaksaan Republik Indonesia serta Peraturan Jaksa Agung Nomor 7 Tahun 2021 tentang Pedoman Pelaksanaan Penegakan Hukum, Bantuan Hukum, Pertimbangan Hukum, Tindakan Hukum Lain dan Pelayanan Hukum di Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara.
Datun Kejaksaan memiliki tusi adalah melakukan penegakan hukum, bantuan hukum, pertimbangan hukum, tindakan hukum lain kepada negara atau pemerintah, meliputi Lembaga / badan negara, Lembaga / instansi pemerintah pusat dan daerah, badan usaha milik negara / daerah dibidang perdata dan tata usaha negara untuk menyelamatkan, memulihkan kekayaan negara, menegakan kewibawaan pemerintah dan negara serta memberikan pelayanan hukum kepada masyarakat.

Penegakan hukum adalah Jaksa Pengacara Negara mengajukan gugatan atau permohonan kepada pengadilan di bidang perdata untuk memelihara ketertiban umum, kepastian hukum dan melilndungi kepentingan negara dan pemerintah serta hak hak keperdataan masyarakat; missal mengajukan gugatan pembatalan perkawinan, pembubaran PT dsb.

Bantuan hukum adalah Jaksa Pengacara Negara memberikan jasa hukum kepada Instansi Pemerintah atau Lembaga Negara atau BUMN atau Pejabat Tata Usaha Negara untuk bertindak sebagai kuasa pihak dalam perkara perdata dan TUN berdasarkan Surat Kuasa Khusus.

Pertimbangan hukum adalah Jaksa Pengacara Negara memberikan pendapat hukum (Legal Opinion / LO) dan atau pendampingan (Legal Asistance) di bidang perdata dan tata usaha negara atas dasar pemintaan dari Lembaga Negara, Instansi Pemerintah di Pusat / daerah, BUMN / BUMD yang pelaksanaannya berdasarkan Surat perintah JAM DATUN, Kajati atau Kajari.

Tindakan hukum lain adalah Jaksa Pengacara Negara bertindak sebagai mediator atau fasilitator dalam hal terjadi sengketa atau perselisihan antar Lembaga negara, instansi pemerintah di pusat / daerah, BUMN / BUMD di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara.
Pelayanan Hukum adalah Jaksa Pengacara Negara memberikan penjelasan tentang masalah hukum kepada anggota masyarakat yang meminta.

Acara Podcast Riau Park TV berjalan aman, tertib, dan lancar.


Pekanbaru, 22 April 2024
Kasi Penkum Kejati Riau

dto

BAMBANG HERIPURWANTO, SH., MH
Jaksa Madya Nip.19770807 199703 1 002
PEKANBARU - KontrasRiau.Com - 
Untuk memberikan rasa aman ditengah masyarakat serta untuk antisipasi terjadinya kriminalitas, kembali Polsek Pekanbaru Kota laksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan diwilayah hukum Polsek Pekanbaru Kota, Sabtu (20/04/2024).
Kegiatan yang dilaksanakan sekira pukul 10.00 Wib yang dipimpin Kapolsek Pekanbaru Kota Kompol Masjang Effendi yang diwakili oleh Panwas Iptu Walter Hutaen yang diperkuat 5 Personil menyasar beberapa wilayah dalam wilayah hukum Polsek Pekanbaru Kota.

Dengan didukung prasarana 2 unit kendaraan roda 4, Personil menyasar area Sukaramai Trade Center (STC) Jl. Jend Sudirman dan Pasar Agus Salim kota Pekanbaru.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Jeki Rahmat  Mustika melalui Kapolsek Pekanbaru Kota Kompol Masjang Effendi yang diwakili Panwas Iptu Walter Hutaen menyampaikan.

" Kegiatan KRYD tersebut guna memberikan rasa aman bagi masyarakat serta antisipasi terjadinya tindak kriminalitas yang dapat menganggu Kamtibmas diwilayah hukum Polsek Pekanbaru Kota ", jelas nya.

Berbagai upaya terus dilakukan, agar Kamtibmas tetap kondusif dari berbagai tindak kejahatan seperti premanisme, C3 dan Balap Liar.

" Dan selama kegiatan berlangsung tidak ditemukan orang, benda atau barang maupun hal-hal mencurigakan yang terindikasi ke perbuatan tindak pidana", tambah nya.

Dengan terlaksananya kegiatan KRYD tersebut dapat tercipta situasi yang aman dan nyaman terhadap warga yang sedang beraktivitas.

" Semoga dengan kegiatan ini, Kamtibmas tetap dalam situasi yang kondusif ", harap Iptu Walter.
RIAU - KontrasRiau.Com - 
Jemaah haji Indonesia akan diberangkatkan dalam dua gelombang. Jemaah Haji gelombang pertama diberangkatkan dari tanah air menuju Bandara Internasional Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) di Madinah mulai 12 - 23 Mei 2024. Sementara, jemaah haji gelombang kedua akan diberangkatkan dari tanah air menuju King Abdul Azis International Airport (KAAIA) di Jeddah mulai 21 Mei - 1 Juni 2024.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau Dr. H. Muliardi, M. Pd menyampaikan 5.318 Jemaah haji Provinsi Riau tergabung dengan Embarkasi haji Batam (BTH). Jemaah Riau tidak lagi menggunakan Embarkasi Haji Antara Riau. 

“tahun ini 5.318 Jemaah haji Provinsi Riau tergabung dalam 12 kloter kembali bergabung dengan Embarkasi Haji Batam. Namun proses keberangkatannya tidak lagi melalui Embarkasi Haji Antara Riau, akan tetapi langsung menuju Batam dan menginap di Asrama Haji Batam. Ini dalam rangka memberikan pelayanan terbaik kepada tamu – tamu Allah tersebut”. 

Lebih lanjut Muliardi mengatakan, Jemaah haji Riau ini akan diberangkatkan menuju Batam dengan dua metode, yakni melalui jalur udara dan melalui jalur laut.

“pemberangkatan dari daerah masing - masing ke Embarkasi Batam dilakukan dengan dua metode yakni melalui jalur laut melalui pelabuhan Sekupang Batam untuk Jemaah haji dari Rokan Hilir, Dumai, Bengkalis, Kepulauan Meranti dan Indragiri Hilir. Sedangkan sedangkan melalui jalur udara melalui Bandara Hang Nadim Batam untuk daerah Kota Pekanbaru, Kampar, Pelalawan, Kuantan Singingi, Rokan Hulu, Indragiri Hulu dan Siak”. 

Muliardi juga mengatakan Jemaah haji Riau mulai diberangkatkan  tanggal 14 Mei 2024 dan telah masuk Asrama haji Batam pada tanggal 13 Mei 2024.

“Jemaah Riau mulai diberangkatkan pada Kloter 3 BTH pada tanggal 14 Mei 2024 dan sudah harus memasuki Asrama haji Batam tanggal 13 mei 2024 pukul 08.00 Wib. Jemaah Riau ini tergabung dalam 2 gelombang yakni 9 Kloter masuk pada gelombang pertama yang akan tiba di Bandara Internasional Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) di Madinah, sedangkan gelombang kedua sebanyak 3 Kloter menuju King Abdul Azis International Airport (KAAIA) di Jeddah ”. 

Berikut Jadwal Keberangkatan Jemaah Haji Provinsi Riau Tahun 1445 H/2024 M: 
1.  Kloter BTH-03, masuk asrama tanggal 13 Mei 2024 pukul 08.00 Wib, diberangkatkan menuju Bandara AMMA pada tanggal 14 mei 2024 pukul 06.40 Wib
2.  Kloter BTH-04, masuk asrama tanggal 14 Mei 2024 pukul 12.20 Wib, diberangkatkan menuju Bandara AMMA pada tanggal 15 mei 2024 pukul 17.10 Wib
3.  Kloter BTH-05, masuk asrama tanggal 15 Mei 2024 pukul 12.15 Wib, diberangkatkan menuju Bandara AMMA pada tanggal 16 mei 2024 pukul 12.15 Wib
4.  Kloter BTH-06, masuk asrama tanggal 16 Mei 2024 pukul 12.20 Wib, diberangkatkan menuju Bandara AMMA pada tanggal 17 mei 2024 pukul 12.20 Wib
5.  Kloter BTH-07, masuk asrama tanggal 17 Mei 2024 pukul 18.10 Wib, diberangkatkan menuju Bandara AMMA pada tanggal 18 mei 2024 pukul 18.10 Wib
6.  Kloter BTH-08, masuk asrama tanggal 18 Mei 2024 pukul 20.00 Wib, diberangkatkan menuju Bandara AMMA pada tanggal 20 mei 2024 pukul 03.00 Wib
7.  Kloter BTH-09, masuk asrama tanggal 19 Mei 2024 pukul 23.50 Wib, diberangkatkan menuju Bandara AMMA pada tanggal 20 mei 2024 pukul 17.50 Wib
8.  Kloter BTH-10, masuk asrama tanggal 20 Mei 2024 pukul 22.15 Wib, diberangkatkan menuju Bandara AMMA pada tanggal 21 mei 2024 pukul 22.15 Wib
9.  Kloter BTH-11, masuk asrama tanggal 21 Mei 2024 pukul 22.15 Wib, diberangkatkan menuju Bandara AMMA pada tanggal 22 mei 2024 pukul 22.15 Wib
10. Kloter BTH-12, masuk asrama tanggal 23 Mei 2024 pukul 08.00 Wib, diberangkatkan menuju Bandara KAAIA pada tanggal 24 mei 2024 pukul 07.01 Wib
11. Kloter BTH-13, masuk asrama tanggal 24 Mei 2024 pukul 08.00 Wib, diberangkatkan menuju Bandara KAAIA pada tanggal 25 mei 2024 pukul 07.20 Wib
12. Kloter BTH-14, masuk asrama tanggal 25 Mei 2024 pukul 08.00 Wib, diberangkatkan menuju Bandara KAAIA pada tanggal 26 mei 2024 pukul 07.20 Wib

DUMAI - KontrasRiau.Com - Guna menjaga stabilitas Keamanan dan Ketertiban (Kamtib), baru dilantik beberapa waktu lalu Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kanwil Kemenkumham Riau, Muhammad Ali Syeh Banna langsung berkeliling ke berbagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di Riau, salah satunya Rutan Kelas IIB Dumai pada Rabu (17/04).

Kunjungan Kadivpas disambut langsung oleh Kepala Rutan Dumai, Bastian Manalu dan pejabat struktural dan pegawai Rutan Dumai.

Tiba di Rutan Dumai, Kadivpas langsung diajak berkeliling memantau pelayanan yang ada di Rutan Dumai, dimulai dari ruang pendaftaran, ruang kunjungan dan blok hunian.

Tak hanya itu, Kadivpas juga memberikan tausyiah dan terapi kesehatan kepada warga binaan di Masjid Al Maghfirah.

Ali mengingatkan, salah satu nikmat tertinggi yang diberikan Allah kepada manusia adalah waktu.
“Agar tidak menjadi manusia merugi karena waktu, yang seharusnya warga binaan mampu memanfaatkannya dengan membaca dan mempelajari Al-Qur’an,” ucap Ali.

selanjutnya Kadivpas juga memberikan terapi kesehatan kepada warga binaan Rutan Dumai.

Usai melakukan tausyiah, kegiatan dilanjutkan dengan memberikan penguatan kepada petugas Rutan Dumai di Aula Rutan.

Dalam kesempatan tersebut, Kadivpas mengatakan terdapat 4 kata keberuntungan menjadi pedoman menjalankan hidup dan melaksanakan tugas, yaitu Harapan, Optimis, Keyakinan kepada Tuhan dan Ilmu (HOKI).

Dan 3 latar belakang keberuntungan antara lain mau menerima, mau belajar dan mau bertawakal.

Kadivpas juga mengingatkan untuk melaksanakan tugas dengan berpedoman pada 3 Kunci Pemasyarakatan Maju dan Back to Basic, yaitu Deteksi Dini, Berantas Narkoba dan Sinergitas dengan APH serta Back to Basic.** ( rls )

JAKARTA - KontrasRiau.Com - 
Lima Dewan Pakar sedang menyeleksi nama-nama Jaksa berprestasi yang nantinya akan berhak menyandang penghargaan Adhyaksa Awards. 

Adhyaksa Awards merupakan program wujud apresiasi terhadap jaksa yang berprestasi. 

Salah satu Dewan Pakar yang selalu mendapatkan kepercayaan dalam melakukan seleksi, Barita Simanjuntak, menyebutkan meskipun Program Adhyaksa Awards baru pertama kali diadakan, program ini mendapat perhatian dari masyarakat secara luas, terkhusus di internal kejaksaan seluruh Indonesia. 


“Itu artinya lembaga kejaksaan selalu mendapatkan nilai positif dari masyarakat secara luas,” jelas Barita dalam keterangannya kepada Rekan-rekan media, Kamis (10/04/24). 


Barita mengharapkan, program Adhyaksa Award yang diinisiasi oleh detik.com ini bisa memacu kinerja jaksa semakin lebih baik dalam menjalankan tugasnya. 


“Saat ini tingkat kepercayaan masyarakat kepada Kejaksaan begitu tinggi. Salah satu lembaga hukum di percaya public saat ini setelah Presiden. Tentu perlu treatment khusus untuk mempertahankan kepercayaan tersebut,” kata Barita mantan Ketua Komisi Kejaksaan RI tahun 2015 s/d 2024 yang kini menjadi Tenaga Ahli Jaksa Agung RI.


Barita berharap Program Adhyaksa Award ini bisa dilaksanakan secara rutin setiap tahunnya, agar kinerja jaksa terus bertumbuh semakin baik. 


“Kita harapkan program ini setiap tahun dilaksanakan. Banyak jaksa yang baik-baik, bahkan hebat-hebat. Tapi kadang kala tidak muncul. Seperti mutiara dalam lautan. Ada, tapi tak kunjung mendapatkan kesempatan yang lebih baik,” terang Barita. 


“Nah, kita harapkan dengan program ini jaksa yang bagus-bagus dan hebat-hebat itu betul meraih kesempatan karena prestasi dan kompetensinya,” tutup Barita. 

Untuk diketahui, program Adhyaksa Awards diselenggarakan oleh detik.com. Dalam penyelengaraannya detik.com mekakukan kordinasi dengan pihak Kejaksaan Agung RI.

Dan untuk mendapat jaksa-jaksa berprestasi yang profesional, Jaksa Agung memilih dewan pakar untuk melakukan penyeleksian, agar penyeleksian bener-benar independen dan obyektif.

Berikut Lima Dewan Pakar Sebagai Penyeleksi Jaksa Berprestasi:

1. Dr Barita Simanjuntak SH MH CFrA
Tenaga Ahli Jaksa Agung, Ketua Komisi Kejaksaan 2015-2019 dan 2019-2023

2. Ahmad Sahroni SE MIKom
Wakil Ketua Komisi III DPR

3. Prof Dr Muhammad Fauzan SH MHum
Dekan Fakultas Hukum Universitas Jenderal Soedirman

4. Alfito Deannova Gintings
Pemimpin Redaksi detikcom

5. Boyamin Saiman SH
Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia

Kategori Yang Akan Diperebutkan Jaksa Berprestasi: 

1. Jaksa Penegak Keadilan Restoratif

Penghargaan untuk sosok jaksa yang berhasil mengimplementasikan gagasan jaksa Agung tentang keadilan restoratif dengan baik dan tepat dalam menangani perkara hukum.

2. Jaksa Tangguh dalam Pemberantasan Korupsi

Penghargaan untuk sosok jaksa yang mempunyai kinerja dan rekam jejak yang luar biasa dalam bidang pemberantasan korupsi.

3. Jaksa Teladan dalam Integritas

Penghargaan untuk sosok jaksa yang mempunyai integritas tinggi, profesional, selalu menjaga moral, etika, serta harkat-martabat diri berikut lembaga.

4. Jaksa Inspiratif Pemberdaya Masyarakat

Penghargaan untuk jaksa-jaksa yang berbuat lebih dari sekedar tupoksinya. Jaksa yang memberdayakan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

5. Jaksa Inovatif dalam Penegakan Hukum

Penghargaan untuk sosok jaksa yang menciptakan inovasi untuk kemajuan penegakan hukum di Indonesia. Jaksa yang menemukan cara-cara baru untuk menyelesaikan perkara baik pidana maupun perdata.

Bahwa sebelumnya, detik.com telah melaksanakan hal yang sama untuk Polri dengan nama Hugeng Awards, dan di TNI dengan nama Sudirman Awards.
JAKARTA - KontrasRiau.Com - 
Di momen Idulfitri 1445 Hijriah yang diperingati pada Rabu (10/4), pemerintah melalui Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Kemenkumham RI) memberikan Remisi Khusus (RK) bagi Narapidana dan Pengurangan Masa Pidana (PMP) Khusus bagi Anak Binaan yang beragama Islam. Penerima RK dan PMP Khusus Idulfitri 1445 Hijriah berjumlah 159.557 orang.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 158.343 Narapidana menerima RK dengan rincian 157.366 orang mendapat RK I (pengurangan sebagian) dan 977 orang mendapat RK II (langsung bebas). Sementara itu, sebanyak 1.214 Anak Binaan mendapatkan PMP Khusus dengan rincian 1.195 orang mendapat PMP I (pengurangan sebagian) dan 19 orang mendapat PMP II (langsung bebas).

Besaran RK dan PMP Khusus Idulfitri 1445 Hijriah bagi Narapidana dan Anak Binaan bervariasi, mulai dari 15 hari, 1 bulan, 1 bulan 15 hari, hingga 2 bulan. Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Jawa Timur mencatatkan jumlah terbanyak Narapidana penerima RK Idulfitri 1445 Hijriah yakni 16.608 orang, disusul Jawa Barat sebanyak 16.336 orang, dan Sumatra Utara sebanyak 16.030 orang. Adapun tiga terbanyak jumlah Anak Binaan penerima PMP Khusus Idulfitri 1445 Hijriah berasal dari Kanwil Kemenkumham Sumatra Utara sebanyak 102 orang, Jawa Barat sebanyak 98 orang, dan Sumatra Selatan sebanyak 86 orang.

Berdasarkan Sistem Database Pemasyarakatan per tanggal 1 April 2024, jumlah Tahanan, Anak, Narapidana, dan Anak Binaan seluruh Indonesia adalah 270.207 orang dengan rincian Tahanan 51.171 orang, Anak 458 orang, Narapidana 216.938 orang, dan Anak Binaan 1.640 orang. Narapidana dan Anak Binaan yang beragama Islam berjumlah 194.775 orang. Melalui pemberian RK dan PMP Khusus Idulfitri 1445 Hijriah, negara menghemat biaya makan Narapidana dan Anak Binaan sebesar Rp81.204.495.000,-.

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham), Yasonna H. Laoly, mengungkapkan Remisi dan PMP merupakan wujud nyata dari sikap negara sebagai reward kepada Narapidana dan Anak Binaan yang selalu berusaha berbuat baik, memperbaiki diri, dan kembali menjadi anggota masyarakat yang berguna. “Remisi dan PMP menjadi sebuah indikator Narapidana dan Anak Binaan telah mampu menaati peraturan di Lembaga Pemasyarakatan/Rumah Tahanan Negara/Lembaga Pembinaan Khusus Anak, dan telah mengikuti program pembinaan dengan baik,” ujarnya.

Yasonna berharap pemberian Remisi dan PMP ini dapat dijadikan semangat dan tekad bagi Narapidana dan Anak Binaan untuk mengisi hari-hari dengan memperbanyak karya dan cipta yang bermanfaat. Pihaknya juga mengapresiasi seluruh petugas Pemasyarakatan yang telah menjalankan tugas dan kewajiban dalam membina Warga Binaan, serta jajaran pemerintah, instansi, dan lembaga sosial terkait yang telah berpartisipasi mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi Kemenkumham.

“Saya mengucapkan selamat dan mengingatkan agar Saudara terus memperbaiki diri, memperkuat iman dan takwa, serta meningkatkan kualitas diri. Jadlah insan yang taat hkum, berakhlak mulia dan berbudi luhur, serta berguna bagi pembangunan bangsa,” tutup Menkumham.

Remisi adalah pengurangan menjalani masa pidana yang diberikan kepada Narapidana dan Anak yang memenuhi syarat berdasarkan Undang-Undang RI Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 32 Tahun 1999 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan, Perubahan Pertama: PP RI No. 28 Tahun 2006, Perubahan Kedua: PP RI Nomor 99 Tahun 2012, Keputusan Presiden RI No. 174 Tahun 1999 tentang Remisi, serta Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI Nomor 3 tahun 2018 tentang Pemberian Remisi kepada Warga Binaan Pemasyarakatan. (prv)
PEKANBARU - KontrasRiau.Com - 
Pemerintah melalui SKB Tiga Menteri telah menetapkan cuti bersama Hari Raya Idhul Fitri 1445H jatuh pada tanggal 8, 9, 12 dan 15 April. Momen libur lebaran ini banyak masyarakat yang memanfaatkan untuk bepergian ke luar negeri.
Bandar Udara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, merupakan salah satu pintu gerbang yang menjadi perlintasan keluar masuk ke Indonesia. Terpantau pada Senin (15/4/2024) Bandara SSK II Pekanbaru melayani 4 penerbangan kedatangan dari Kuala Lumpur dan 4 penerbangan keberangkatan dengan tujuan Kuala Lumpur menggunakan maskapai Malaysia Air Asia dan Super Air Jet.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Riau, Budi Argap Situngkir menyampaikan bahwa sebanyak Petugas Imigrasi melakukan pemeriksaan terhadap 9.818 orang yang melintasi Indonesia melalui Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Bandara SSK II Pekanbaru dengan rincian 5.173 orang yang menuju Malaysia dan 4.645 orang yang masuk ke wilayah Indonesia melalui Bandara Kuala Lumpur Internasional Airport (KUL) selama tanggal 08 hingga 14 April 2024.

“Selama periode ini, puncak penerbangan internasional terjadi pada Minggu, 14 April yakni keberangkatan sebanyak 964 orang, dan kedatangan sebanyak 1024 orang yang didominasi oleh WNI,” ujar Argap, “Sedangkan tujuan keberangkatan WNI adalah sebagian besar adalah murni untuk melancong jalan – jalan dan mengunjungi sanak saudara ke Negeri Jiran Malaysia.

Budi Argap meminta kepada para petugas untuk bekerja dengan sigap dan profesional serta selalu menjaga integritas dalam melayani para pemudik. Ia juga mengingatkan mereka untuk selalu menjaga kesehatan dan stamina agar dapat bekerja dengan optimal selama arus balik Lebaran.

"Saya harap semua petugas dapat bekerja dengan profesional dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada para penumpang. Jangan ragu untuk menindak tegas setiap pelanggaran yang ditemukan. Hindari praktik pungutan liar dan jaga integritas," tegas Budi Argap.

"Saya yakin petugas imigrasi di sini siap untuk melayani arus balik Lebaran. Kita akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan bagi para pemudik," pungkas Budi Argap.
PEKANBARU – KontrasRiau.Com - 
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Riau, Budi Argap Situngkir melalui siaran persnya, Rabu (17/4/2024) menyampaikan bahwa sebanyak 3.763 orang melintasi perbatasan Indonesia dan Malaysia melalui Pelabuhan Laut Internasional Dumai selama libur hari raya Idul Fitri 1445 H.
“Jajaran Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Riau pada tanggal 8 hingga 14 April telah melakukan pemeriksaan Imigrasi sebanyak 3.763 orang di Pelabuhan Dumai dengan tujuan keberangkatan dan kedatangan dari Melaka, Port Dickson dan Muar. Jumlah ini merupakan akumulasi dari keberangkatan sebanyak 1.911 orang dan kedatangan sebanyak 1.852 orang.,” ujar Budi Argap Situngkir.

Lebih lanjut Budi Argap menyampaikan bahwa Melaka masih menjadi tujuan favorit masyarakat Riau yang menyeberang ke Malaysia melalui Pelabuhan Internasional Dumai yakni keberangkatan sebanyak 1.540 orang, dan kedatangan sebanyak 925 orang pada periode ini. 

Dari pantauan lapangan, Budi Argap menyampaikan bahwa sebanyak 251 orang Warga Negara Asing pergi Ke Malaysia dan sebanyak 413 orang berkunjung ke Indonesia.

”Tingginya angka ini menunjukkan bahwa banyak masyarakat Riau yang memanfaatkan momen libur fitri untuk mengunjungi sanak saudara yang berada di negeri jiran atau berwisata di negara tetangga,” ungkap Budi Argap Situngkir.

“Meskipun pada periode yang sama, sebanyak 9.817 orang melakukan perlintasan Indonesia - Malaysia melewati pemeriksaan imigrasi Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, ini menunjukkan bahwa masyarakat Riau masih mempertimbangkan transportasi laut untuk menyeberang ke Malaysia melalui Pelabuhan Internasional Dumai,” Budi Argap menjelaskan.

Budi Argap menyampaikan bahwa petugas Imigrasi Kanwil Kemenkumham Riau akan terus berupaya memberikan pelayanan yang terbaik bagi para pemudik dan pelintas batas, baik melalui jalur laut, maupun udara.

“Berdasarkan laporan petugas di lapangan, tidak terdapat gangguan keamanan maupun pelanggaran administrasi keimigrasian selama arus mudik dan balik Idul Fitri 1445H. Kami pastikan bahwa pasca Idhul Fitri pelayanan Keimigrasian tetap berjalan seperti biasanya, baik itu pelayanan pembuatan paspor maupun pengawasan terhadap orang asing terutama persiapan dalam menghadapi event nasional maupun internasional di Provinsi Riau,” tutup Budi Argap.
JAKARTA - KontrasRiau.Com - 
Komisi Kejaksaan Republik Indonesia mendorong Kejaksaan RI untuk menjadi "Panglima" penegakan hukum pemberantasan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Kejaksaan RI bisa menempatkan peran strategisnya membantu negara dalam upaya penegakan hukum TPPU.

Kewenangan yang saat ini dimiliki Kejaksaan dalam penegakan hukum, khususnya pemberantasan korupsi mampu menyasar pengembalian kerugian keuangan negara. Lewat penyitaan dan perampasan uang dan aset milik koruptor.

"Sudah saatnya Kejaksaan RI menjadi "Panglima" pemberantasan Tinda Pidana Pencucian Uang. Penanganan berbagai kasus mega korupsi mampu menjerat para tersangka, baik individu maupun korporasi. Kejaksaan turut menyita dan merampas uang dan aset koruptor dan korporasi untuk dikembalikan ke negara atas pidana korupsi," ujar Ketua Komisi Kejaksaan RI, Prof. Dr. Pujiyono Suwadi, SH.MH kepada wartawan, Rabu 17 April 2024.

Komisi Kejaksaan RI meminta Kejaksaan untuk terus membangun koordinasi dan sinergitas dengan lembaga negara lainnya dalam penegakan hukum tindak pidana pencucian uang. Komisi Kejaksaan akan mendorong pemerintah untuk membuat regulasi terbaru yang mengatur tentang koordinasi dan sinergitas penegakan hukum TPPU ini.

"Porsi peran Kejaksaan RI dalam pemberantasan TPPU harus lebih ditingkatkan," pinta Ketua Komisi Kejaksaan RI, Pujiyono Suwadi, yang juga Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret, Solo ini.

Jaksa Agung ST Burhanuddin menegaskan, Kejaksaan selalu berkomitmen untuk mengedepankan pendekatan follow the money dan follow the asset dalam pengungkapan suatu perkara. Segenap regulasi untuk mendukung hal tersebut telah ditetapkan, bahkan Kejaksaan memperluas area prioritas penyelidikan TPPU dan TPPT hingga berskala antarnegara, termasuk yang melibatkan korporasi. 

Negara telah membentuk Komite TPPU, Kejaksaan RI turut menjadi anggota dalam komite ini. Komite TPPU bertugas mengoordinasikan penanganan pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang.

Negara menerbitkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang. Atas perbuatannya tersangka dikenakan pasal 3, 4, dan 5 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang dengan ancaman hukuman 20 Tahun dan denda 10 Miliar.

Hari ini, Rabu 17 April 2024, Gerakan Nasional Anti Pencucian Uang (TPPU) dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (TPPT) memperingati 22 (dua puluh dua tahun) berdirinya organisasi ini. Presiden Joko Widodo didaulat memberikan sambutan pada even ini.

Presiden Jokowi menyampaikan sejumlah arahan dalam Peringatan 22 Tahun Gerakan Nasional Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Terorisme (APU PPT). Jokowi menyoroti pelaku tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang terus mencari cara baru, utamanya dalam memanfaatkan teknologi.Ia menyampaikan, penanganan TPPU harus komprehensif dilakukan. 

Presiden Joko Widodo mewanti-wanti agar Indonesia tidak ketinggalan saat memberantas tindak pidana pencucian uang (TPPU) dan tindak pidana pendanaan terorisme (TPPT). Sebab, menurut Jokowi, pelaku TPPU kerap mencari cara baru dengan memanfaatkan digitalisasi. Perubahan pola transaksi hingga munculnya instrumen investasi baru turut digunakan pelaku tindak pidana melancarkan aksinya.

Adapun beberapa instrumen yang berisiko dimanfaatkan oleh pelaku TPPU meliputi crypto currency, aset virtual, NFT, aktivitas lokapasar, uang elektronik, dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang digunakan untuk mengotomasi transaksi.

Di sisi lain, Indonesia harus waspada terhadap ancaman pendanaan terorisme. Ia berharap, lembaga terkait termasuk PPATK serta kementerian/lembaga lain terus meningkatkan sinergi dan inovasinya. 

"Kita harus dua atau tiga langkah lebih maju dari para pelaku dalam membangun kerja sama internasional, dalam memperkuat regulasi dan transparansi, dalam menegakkan hukum yang tanpa pandang bulu serta pemanfaatan teknologi yang penting," kata Jokowi.

Selain itu, Presiden Jokowi mengucapkan selamat kepada PPATK dan kementerian/lembaga terkait karena Indonesia akhirnya menjadi anggota tetap Financial Action Task Force (FATF) pada Oktober 2023.

Keanggotaan Indonesia, kata Jokowi, ditempuh dengan cara yang tidak mudah. Diterimanya Indonesia sebagai anggota FATF merupakan bentuk pengakuan dunia internasional terhadap Indonesia yang anti pencucian uang dan pendanaan terorisme.

"Karena ini merupakan pengakuan dunia internasional atas efektivitas regulasi kita, atas efektivitas koordinasi kita, atas efektivitas implementasi di lapangan terhadap antipencucian uang dan juga pendanaan terorisme di negara kita Indonesia," katanya.

"Saya berharap keanggotaan penuh ini menjadi momentum yang baik untuk terus menguatkan komitmen pencegahan dan pemberantasan TPPU (Tindak Pidana Pencucian Uang), sehingga kredibilitas ekonomi kita menjadi meningkat, kemudian juga persepsi mengenai sistem keuangan kita juga semakin baik, semakin positif, ini penting sekali. Dan, akhirnya ini akan mendorong berbondong-bondongnya investasi untuk masuk ke negara kita Indonesia. Reputasi itu penting, penilaian dunia internasional itu penting," ujar Presiden Jokowi.
PEKANBARU - KontrasRiau.Com - 
Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Riau, menggelar patroli angkutan arus balik Lebaran 2024 di perairan Sungai Siak.
Dalam patroli yang dipimpin langsung Kapolda Riau, Irjen M Iqbal ini, tim melakukan pencegatan sebuah Speedboat tujuan Selat Panjang.

Speedboat tersebut berangkat dari pelabuhan Sungai Duku, Pekanbaru yang mengangkut 103 penumpang dari 108 kursi yang tersedia.

Tim patroli yang terdiri dari empat tactical boat mencegat Speedboat Naga Line di tengah perairan Sungai Siak. Seluruh penumpang yang berada di kapal langsung kaget melihat kemunculan Kapolda Riau dalam tim tersebut.

"Patroli perairan ini penting karena kita tau bahwa karakteristik wilayah hukum Polda Riau banyak sekali perairan. Ini untuk memastikan tidak ada gangguan keamanan dan keselamatan lalu lintas perairan. Selain melakukan penguatan di bidang pencegahan hari ini saya memastikan apakah mesin-mesin secara kolaborasi berjalan dengan efektif demi untuk menjaga keselamatan masyarakat yang mudik dan balik," kata Irjen M Iqbal, Senin (15/4/2024).

Dia menjelaskan, sejak tiga hari belakangan, arus balik Lebaran 2024 mengalami peningkatan secara signifikan, tak terkecuali pada transportasi air.

Setelah berinteraksi dengan para penumpang, Irjen M Iqbal langsung memberikan arahan dan menjelaskan maksud kedatangan tim patroli. Ternyata, tim patroli bersama Kapolda Riau ingin memastikan manifest penumpang tidak overload dan standard operasional prosedur (SOP) sudah dijalankan dengan baik.

Di dalam kapal, Kapolda Riau bersama tim patroli yang dikomandoi Direktur Polairud Kombes Wahyu Prihatmaka melakukan pengecekan manifest penumpang dan kelayakan kapal.

"Kami sekaligus memastikan check list manifest betul-betul dipatuhi, ada lima slot (tempat duduk, red) yang dikosongkan demi untuk orientasi keselamatan dan pelampung juga lebih dari cukup. Saya pastikan nakhoda dan seluruh kru kapal tersebut mengutamakan kepentingan dan keselamatan penumpang," tegasnya.

Lebih lanjut dikatakan, patroli perairan ini akan terus dilakukan untuk memaksimalkan pengamanan arus balik maupun di hari-hari biasanya.

"Pelayanan kepolisian dan stakeholder terkait kita perpanjang. Jangan sampai ada penumpukan masyarakat yang mudik dan kembali balik bekerja. Khususnya Polda Riau mendapat perintah dari Mabes Polri akan melaksanakan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) mulai besok sampai ke depan. Tujuannya  kita tidak ingin pelayanan tidak langsung off, terus sampai betul-betul arus mudik dan balik normal kembali," pungkasnya.

Setelah dinyatakan layak, Irjen M Iqbal kemudian memberikan sedikit arahan dan berinteraksi dengan sejumlah penumpang dengan memberikan bingkisan snack makanan ringan bagi seluruh penumpang dan terutama anak-anak

"Saya menyapa mereka dan alhamdulillah simbol polisi adalah pengayom dan pelayan masyarakat kami berikan imbauan-imbauan. Kami juga memberikan tanda mata (bingkisan) kepada anak-anak," ungkapnya.

Setelah dinyatakan layak dan memenuhi SOP, speedboat tujuan Selat Panjang ini dipersilakan melanjutkan perjalanan.

PEKANBARU – KontrasRiau.com – Pelantikan pengurus IKA UNAND(Ikatan Alumni Universitas Andalas Padang) Periode 2022-2026, acara dihadiri 2 Gubernur yakni Gubenrur Riau Drs.H. Syamsuar,MSi, dan Gubernur Sumatera Barat H. Mahyeldi Ansyarullah,SP. Dan Mantan Menteri Sosial H. Bachtiar Chamsyah.

Ketua IKA UNAND Provinsi Riau dr.H. Sunaryo”Kita Sama-sama hormati Bapak Gubernur Riau, Gubernur Sumatera Barat, Danrem 031 Wirabima, dan Tokoh Nasional H. Bachtiar Chamsyah,SE, Ketua Umum IKA UNAND Pusat serta tamu undangan lainnya.” Pungkas Ketua Umum IKA UNAND Provinsi Riau.

Tambah Ketua, terima kasih juga kepada pengurus dari Provinsi Riau dan juga perwakilan IKA UNRI dan perwakilan IKA- IKA lainnya, juga berkenan hadir di acara kita ini.

Lanjut dr.H. Sunaryo, kita berada dan berdiri disini, tidak lain karena memang kita semua yang ada disini, yang merupakan Alumni dari Universitas Andalas Padang.

Banyak tokoh-tokoh yang ada di Riau, yang berasal dari Universitas Andalas Padang.

Oleh karena itu, wajig kita besarkan Universitas Andalas ini lebih besar dan maju lagi kedepan, dan membangun Provinsi Riau dan Membantu Provinsi Sumbar yakni ” Basamo Kito Bisa “.

Sambutan Gubri Sumbar H. Mahyeldi Ansyarullah,SP” Selamat dan Sukses kepada IKA UNAND Riau Periode 2022-2026, yakni Kabinet Asmaul Husna, karena jumlah pengurus nya sebanyak 99 orang, yang di ketuai oleh dr.H. Sunaryo dan jajarannya ” Ungkap H. Mahyeldi Ansyarullah,SP.

Tambah Gubri Sumbar, bahwa kami harapkan kepada para pengurus yang baru saja dilantik, agar senantiasa berkerjasama dan berkontibusi untuk Pemerintah Riau dan kedepan lebih nyata dan kongkrit lagi kedepan, demi kemajuan Andalas dan kejayaan Bangsa Indonesia.

Jumlau 134 ribu orang, dimana saja Alumni UNAND berada, kontibusi kita untuk wujudkan kemajuan bangsa ini.

Dan dgn moto yg ada di Andalas itu, dimana berada dapat menjakan dan berkontibusi.

Dan juga jangan lupa Almamater yang ada di Sumatera Barat, di Sumbar dapat rangking 8 di Indonesia, semoga posisi Anafalas kedepan lebih baik lagi, baik peran dan sumbangsihnya dan kontulribusi lebih banyak lagi demi kemajuan bangsa Indonesia.

Selamat Ika Unand Riau dan juga Provisni Riau semoga lebih maju dan sejahtera lagi kedepannya.

Sambutan Gubri Riau Drs. H. Syamsuar,MSi.” Kepada seluruh yang hadir semua disini, yakni Gubri Sumbar, Ketua Umum Pusat IKA Unand, Bapak Bachtiar Chamsyah Mantan Menteri Sosial, Serta Forkopimda Riau, Danrem 031 Wirabima, Kapolda Riau yang mewakili, dan Pejabat lainnya.” Terang Gubri Riau.

Saya bangga banyak sekali Alumni UNAND yang telah berkontibusi untuk Riau, dan terus bersinar demi kejayaan Indonesia.

Dan kedepan tentunya banyak tantagan kita semua, dan seleuruh negara juga kena dampak pandmei Covid-19.

Jadi kita harapkan Alumni UNAND juga bersatu dengan IKA-IKA lainnya agar bersatu dan membangun negeri Riau dan bangsa Indonesia lebih unggul.

Semoga UNAND tetap berjaya, dan jangan lupa juga Almamaternya tetap di perhatikan. Agar lebih maju dan berkembang lagi pembagunan di Riau ini.” Tutur Gubri Syamsuar. (Omeng)

Ketua DPP IKA Unand Dr. Apt. Rustian, M.Kes” Kami juga sudah banyak melantik IKA Unand yang tersebar di wilayah Indonesia, seperti pada pertengahan bulan Desember lalu, kita melantik pengurus IKA Unand Provinsi Sumatera Utara, dan juga IKA Unand Provinsi Jawa Barat.

Seiring salam untuk Bapak/Ibu yang ada di Riau, sebenarnya para pengurus DPP yang berada baik di Jakarta, Sumatera Utara, Riau, berkenan hadir disini,namun karena situasi pandemi dan hal lainnya, tidak bisa hadir, dan mereka semua titip salam buat kita semua yang hadir disini.

Kami sangat bangga karena malam ini bisa berkumpul disini, lebih 130 ribu Alumni UNAND kita sudah menyebar dari sabang sampai marauke kita sudah banyak dan ada dimana saja.

Kita juga telah berikan kontribusi kepada Pemerintah setempat, untuk terus kita kembangkan dan Ika Unand di Riau, semakin berkibar di seluruh Kabupaten/Kota di Riau.

Semoga dengan dikibarkannya IKA Unand Riau, terus jaya dan semakin berikan kontibusi serta turut membantu pembangunan di Provinsi Riau ini.

Dan IKA Unand Riau semakin jaya, Sukses, Cemerlang dan membawa manfaat banyak bagi pembangunan Bangsa ini, termasuk Riau serta jangan lupakan Almamater juga.” Ulas Dr. Apt. Rustian,M.Kes. (Omeng)


 

no image

Pekanbaru – KontrasRiau.com – Disaksikan langsung oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Republik Indonesia Drs. H. Syafruddin, M.Si bersama Sekjen Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia Hadi Prabowo, Direktur Utama Bank Riau Kepri DR. Irvandi Gustari bersama Walikota Pekanbaru Dr. H. Firdaus, ST, MT menandatangani MoU tentang Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan Pada Mall Pelayanan Publik Kota Pekanbaru, Rabu (6/3/19). Penandatanganan MoU ini dilaksanakan pada saat peresmian Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Pekanbaru.

MoU yang sama juga ditandatangani oleh Gubernur Riau Drs. H. Syamsuar, M.Si, Kapolda Riau Irjen Pol. Widodo Eko Prihastopo, Kajati Riau Uung Abdul Syakur, Kepala Kanwil Kementerian Hukum dan Ham Riau M. Diah, SH, MH, Kepala Kanwil Badan Pertanahan Provinsi Riau Lukman Hakim, Kepala Kanwil DirjenPajak Riau Edward Hamonangan Sianipar, Kepala Kejaksaan Negeri Pekanbaru Suripto Irianto, SH, Kepala Kantor Kemenag Pekanbaru H. Edwar S. Umar, Kepala Cabang BPJS Kesehatan Pekanbaru Rahmad Asri Ritonga, Kepala BPJS Ketenaga kerjaan Mias Muchtar, Dirut PT. Taspen (Persero) Ikbal Latanro, Kepala Kanwil Dirjen Bea dan Cukai Riau Iyan Rubianto, Kepala Kantor Pos Pekanbaru Hemat Firdaus, Kepala PT. Jasa raharja Cabang Riau Herry Kesuma, Dirut PDAM Tirta Siak Kemas Yuzferi, Ketua Ikatan Notaris Indonesia Pekanbaru Pupung Mulyantini, Ketua Ikatan Pejabat Akta Tanah Pekanbaru Ashelfine, Ketua Ikatan Arsitek Indonesia Riau Choirus Subechan dan Pemimpin Wilayah BRI Pekanbaru Wahyu Sulistiyono.

Kehadiran Menpan RB Drs. H. Syafruddin, M.Si yang juga sebagai Pembina Pelayanan Publik Nasional dan Koordinator Gerakan Indonesia Melayani dalam Reformasi Pelayanan Publik sekaligus meresmikan MPP Kota Pekanbaru.

Turut hadir pada acara ini Wakil Gubernur Riau Brigjen (Purn) Edy Natar Nasution, Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi, Kepala MPP Kota Pekanbaru M. Jamil, 13 Pembentukan MPP Pekanbaru ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2017. MPP Kota Pekanbaru ini sebagai bentuk peningkatan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan dalam upaya menyelenggarakan pelayanan publik yang cepat, mudah, terjangkau, aman, dan nyaman dengan pengintegrasian pelayanan publik. (Rilis/Krc)

 

 

no image

Pekanbaru – Kontrasriau.com – Camat Bukit Raya Masykur Tarmizi, SSTP MSi, juga menyampaikan apresiasi kepada Dharma Wanita Persatuan  BRK, yang pada tahun ini memang langsung turun kelapangan melaksanakan program berbagi sembako di bulan Ramadhan ini.

Ini suatu hal yang patut di tiru dan di ikuti oleh perusahaan-perusahaan lain yang beroperasi di wilayah kota Pekanbaru, ujar Camat Bukit Raya tersebut.

Sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat pada bulan Ramadhan 1439 H ini Darma Wanita Persatuan (DWP) Bank Riau Kepri menyalurkan paket sembako kepada masyarakat di Kota Pekanbaru dan sekitarnya.

Ada 3 titik dari 7 lokasi yang direncanakan penyerahan sembako tersebut pada sabtu, (26/05/18) diantaranya Kecamatan Bukit Raya, Kecamatan Pekanbaru Kota dan Kecamatan Senapelan dengan jumlah total sembako yang diserahkan sebanyak 400 paket sembako dari 1000 paket yang direncanakan untuk 7 Kecamatan tersebut.

Penyerahan paket sembako ini diserahkan langsung oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP)  Bank Riau Kepri Hj. Dian Srinursih yang disaksikan oleh Wakil Ketua DWP – BRK :  Lily Eka Afriadi, Nina Denny  M. Akbar dan seluruh anggota Dharma Wanita Bank Riau Kepri.

Rencananya akan dituntaskan sampai akhir Mei 2018 ini, penyerahan sembako ini oleh DWP Bank Riau Kepri pada lokasi di 7 Kecamatan yaitu: Kecamatan Rumbai Pesisir, Kecamatan Senapelan, Kecamatan Tampan, Kecamatan Marpoyan Damai, Kecamatan Tenayan Raya, Kecamatan Bukit Raya, Kecamatan Pekanbaru Kota dengan total membagikan paket 1000 sembako.

Camat Senapelan H. Edy Rizal, S.Sos. menyampaikan apresiasinya dan berterima kasih kepada Bank Riau Kepri yang telah peduli kepada masyarakat di Kota Pekanbaru khususnya Kecamatan Senapelan dan berharap kegiatan seperti ini dapat ditingkatkan di tahun-tahun berikutnya.

“Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada Bank Riau Kepri yang telah peduli kepada masyarakat Kota Pekanbaru Khususnya Kecamatan Senapelan, semoga Bank Riau Kepri tetap jaya karena Bank Riau Kepri merupakan salah satu Bank terbaik di Indonesia dan semoga kegiatan ini dapat ditingkatkan untuk tahun berikutnya” tuturnya.

Camat Bukit Raya MasykurTarmizi SSTP MSi, juga menyampaikan apresiasi kepada Dharma Wanita Persatuan  BRK, yang pada tahun ini memang langsung turun kelapangan melaksanakan program berbagi sembako di bulan Ramadhan ini.

Ini suatu hal yang patut ditiru dan diikuti oleh perusahaan-perusahaan lain yang beroperasi di wilayah kota Pekanbaru, ujar Camat Bukit Raya tersebut.

Pada kesempatan yang sama ketua Dharma Wanita Persatuan Bank Riau Kepri Hj. Dian Srinursih berharap semoga bantuan paket sembako ini dapat membantu masyarakat dalam menghadapi bulan suci Ramadhan 1439 H, serta Bank Riau Kepri lebih dikenal dan dekat di masyarakat Kota Pekanbaru.

“Paket sembako ini merupakan ajang untuk bersilaturahmi dengan masyarakat Kota Pekanbaru sehingga dapat meringankan serta berpartisipasi dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan 1439 H, sekaligus memperkenalkan Bank Riau Kepri sehingga lebih dekat kepada masyarakat Kota Pekanbaru, dan didoakan semoga Bank Riau Kepri semakin berkembang dan dapat berkontribusi kepada masyarakat Kota Pekanbaru” pungkasnya.

Bank Riau Kepri pada Ramadhan 1439 H ini telah melaksanakan berbagai macam kegiatan dengan tema “bersama kita tingkatkan iman dan ketqwaan, indahnya Ramadhan bersama Bank Riau Kepri”.

Pembagian sembako tersebut merupakan salah satu rangkaian dari program Ghirah Ramadhan 1439 H Bank Riau Kepri, sebelumnya program Ghirah Ramadhan yang telah dilaksanakan adalah pembagian takjil dan paket makanan untuk berbuka puasa kepada masyarakat yang telah ditentukan titik pemberiannya.

Pemberian takjil dan paket makanan berbuka puasa tersebut dilakukan di seluruh jaringan Kantor Bank Riau Kepri yang terletak di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau.

Manajemen Bank Riau Kepri juga merencanakan menyantuni 1000 anak yatim dalam acara berbuka bersama keluarga besar Bank Riau Kepri wilayah Pekanbaru dan 500 anak yatim untuk Kota Batam. (Rilis/Krc)

no image

Pekanbaru – Kontrasriau.com – Bank Riau Kepri berbagi takjil kepada penumpang Bandar Udara Internasional Sultan Syarif Qasim (SSQ) II Pekanbaru di hari kedua bulan Ramadhan 1439H, Jumat sore (18/5/18). Sekitar 200 takjil dibagikan secara cuma-cuma kepada setiap penumpang.

Pembagian takjil dilakukan manajemen bank berlogo tiga layar terkembang ini pada setiap jumat selama bulan Ramadhan 1439H. Adapun booth pembagian takjil di bandara SSQ II ini terletak di beberapa titik seperti di terminal kedatangan dan keberangkatan domestik. Takjil ini sudah tersedia sejak pukul 17.30 menjelang waktu berbuka.

Kegiatan yang dilakukan oleh Bank Riau Kepri ini merupakan salah satu dari rangkaian program Ghirah Ramadhan Bank Riau Kepri Tahun 2018 dan merupakan wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat sekitar.

Kegiatan yang sama juga dilakukan  oleh manajemen Bank Riau Kepri di depan kantor cabang setiap kota wilayah Riau dan Kepri seperti di depan Kantor Bank Riau Kepri Cabang Pekanbaru. Di sejumlah masjid dan Panti Asuhan disekitar Kantor Cabang Bank Riau Kepri juga disediakan takjil dan makanan untuk berbuka puasa. Antusias masyarakat juga terlihat di depan Kantor Bank Riau Kepri Cabang Pekanbaru di Jalan Sudirman dimana terlihat sejumlah masyarakat memperlambat laju kendaraannya untuk menerima takjil dari pegawai Bank Riau Kepri yang berdiri di tepi jalan.

Manajemen Bank Riau Kepri juga merencanakan menyantuni 1000 anak yatim dalam acara berbuka bersama keluarga besar Bank Riau Kepri wilayah Pekanbaru dan 500 anak yatim untuk Kota Batam. Selain itu bank kebanggaan masyarakat Riau dan Kepri ini juga akan melakukan pembagian 1000 sembako untuk masyarakat Kota Pekanbaru pada bulan Ramadhan 1439H ini.

General Manager PT. Angkasa Pura II Jaya Tahoma Sirait mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Bank Riau Kepri pada bulan Ramadhan 1439H ini. Dengan adanya pembagian takjil cuma-cuma dari Bank Riau Kepri ini pihaknya berharap seluruh penumpang yang sedang menjalankan ibadah puasa merasa lebih nyaman ketika tiba di Bandara SSQ II Pekanbaru ini. (Rilis/Krc)

no image

Pekanbaru – Kontrasriau.com – Pada Selasa (15/5/18) merupakan peristiwa bersejarah bagi Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu bersama Bank Riau Kepri. Disaksikan langsung oleh Plt. Gubernur Riau Wan Thamrim Hasyim, Bupati Rokan Hulu H. Sukiman  bersama Direktur Utama Bank Riau Kepri DR. Irvandi Gustari melakukan penandatanganan kembali MoU tentang Penggunaan Jasa dan Layanan Perbankan Dalam Rangka Penatausahaan dan Pengelolaan Kas Daerah Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu di halaman Kantor Bupati Rokan Hulu.

Hal ini merupakan peristiwa penting yang monumental dimana Plt. Gubernur Riau menyampaikan dengan tegas bahwa siapa lagi yang akan membesarkan bank daerah kalau tidak masyarakatnya sendiri. Gubernur Riau berpesan saat ini bukan mencari siapa yang harus disalahkan, bilamana ada hal yang kurang baik dapat dikomunikasikan dan dikoordinasikan. Sehingga dinamika kerjasama yang ada antara Bank Riau Kepri dan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu dapat berjalan dengan baik dan saling memuaskan.

Lebih lanjut Plt Gubernur Riau menyampaikan bahwa pada saat RUPS Bank Riau Kepri pada tanggal 9 Februari 2018 yang lalu yang dipimpin langsung oleh Plt Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim sebagai pemegang saham pengendali mempertanyakan hubungan antara Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu dengan Bank Riau Kepri, dimana Pemkab Rohul adalah juga salah satu pemegang saham dari 21 pemegang saham lainnya se Riau dan Kepri.  Sejak saat itu sebenarnya sudah terjalin komunikasi dan koordinasi untuk menyiapkan segala perangkat baik dokumen maupun system teknologi sehingga MoU pada hari yang besejarah ini dapat terwujud dengan lancar.

Masih pada acara yang sama Direktur Utama Bank Riau Kepri DR. Irvandi Gustari menyampaikan MoU ini sudah melalui suatu proses koordinasi yang intens dimana sejak bulan Februari lalu secara intensif kedua belah pihak yaitu Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu dan Bank Riau Kepri telah melakukan koordinasi dengan sejumlah pejabat eselon II Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu dengan jajaran Direksi Bank Riau Kepri dan Pemimpin Divisi terkait.

Kegiatan tersebut turut disaksikan oleh Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Riau Al Azhar beserta Ketua LAM Kabupaten Rokan Hulu H. Zulyadaini, Kapolres Rokan Hulu AKBP. M. Hasyim Risahondua, Kajari Rokan Hulu Ferdy Simanjuntak, Komut HR. Mambang Mit dan Direktur Kepatuhan dan Manajemen Resiko Eka Afriadi serta Kepala OPD/eselon II Pemkab Rohul dihadapan 1000an  ASN Pemkab Rohul pada upacara dihalaman Kantor Bupati Rohul.

Dengan terealisasinya MoU ini Bank Riau Kepri yang juga sebagai bank peringkat 1 Nasional Service Excellence Bank Pembangunan Daerah (BPD) Seluruh Indonesia untuk tahun 2018 ini siap dengan kepercayaan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu.

Turut hadir pada acara ini Asisten I Sekdaprov Riau Ahmad Syahrofie, Pj. Sekda Kabupaten Rokan Hulu H. Abdul Haris, S.Sos, M.Si, Asisten I Drs. H. Juni Syafri, Asisten II Ir. M. Ruslan, SE, Asisten III H. Helfiskar, SH dan Komandan Kodim 0313 Letkol Inf. Beny Setiyanto. Sementara itu dari Bank Riau Kepri juga hadir Pemimpin Divisi Projas Wahyudi Gustiawan, Pemimpin Divisi MSDM Yuharman, Pemimpin Desk Corsec Winovri dan Pemimpin Bank Riau Kepri Cabang Pasir Pangarayan Yudi Asdam beserta Pemimpin jaringan kantor dibawahnya.(Omeng)

 

 

no image

Batam – Kontrasriau.com – Bank Riau Kepri sebagai bank kebanggaan masyarakat Riau dan Kepri menjadi tuan rumah Rapat Koordinasi Sinergi Bisnis 8 Bank Pembangunan Daerah (BPD) se Sumatera yang diselenggarakan oleh Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda), Jumat (11/5/18) di Ballroom Hotel Aston Batam. Rapat Koordinasi yang dihadiri para Direktur Utama, Direktur Bisnis dan Direktur Pemasaran BPD se Sumatera ini diadakan dengan adanya kesamaan situasi dan kondisi pertumbuhan ekonomi di Sumatera yang beberapa tahun terakhir tumbuh dibawah rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional.

Delapan BPD se Sumatera yang mengikuti Rapat Koordinasi ini yaitu Bank Aceh Syariah, Bank Sumut, Bank Sumsel Babel, Bank Nagari, Bank Bengkulu, Bank Jambi, Bank Lampung dan Bank Riau Kepri sebagai tuan rumah.

Rapat koordinasi tersebut merupakan tindak lanjut langkah aksi dari program Transformasi BPD dan dengan semangat menuju “ The One BPD” terkait pola pelayanan, produk, kredit, e banking & digital, sdm, GCG.

Rakor BPD se Sumatera itu fokus ingin memajukan bersama 8 BPD yang ada di pulau Sumatera tersebut dalam 4 pilar yaitu Pengembangan  Service excellent ( koordinator: Bank Riau Kepri) pengembangan SDM ( koordinator : Bank Sumsel Babel) peningkatan kredit UMKM dan Fintech ( koordinator : Bank Sumut), Pengembangan produk dan e- banking ( koordinator : Bank Nagari).

Disepakati dalam rakor tersebut, akan ada evaluasi kinerja capaian untuk masing- masing pilar dari 4 pilar tersebut pada akhir Juni 2018.

Turut hadir pada acara ini Direktur Operasional Asbanda Subekti Heriyanto sedangkan dari Bank Riau Kepri hadir Pemimpin Divisi Renstra Tengkoe Irawan, Pemimpin Divisi Umum Andi Mulya dan Pemimpin Divisi IT Wan Muklis.

Direktur Eksekutif Asbanda Wimran Ismaun menyampaikan Asbanda mendukung setiap agenda BPD guna meningkatkan peran dan fungsi daripada BPD itu sendiri. Kedepannya Asbanda juga akan melaksanakan acara serupa untuk wilayah Jawa, Kalimantan, Sulawesi dan lainnya. Acara ini berlangsung selama tiga hari mulai dari tanggal 10 Mei 2018 sampai dengan tanggal 12 Mei 2018. (Rilis/Krc)

 

no image

Jakarta – Kontrasriau.com – Dihadiri oleh Mendagri Tjahjo Kumolo, Ketua MPR RI Dr. Zulkifli Hasan, SE, MM dan Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang berlangsung ajang Award Top BUMD 2018, dimana Bank Riau Kepri meraih 4 award dalam ajang Top BUMD 2018.

Yaitu Top Pembina BUMD 2018 untuk Gubernur Riau, Top Pembina BUMD 2018 untuk Gubernur Kepulauan Riau, the Best Special Category Top BUMD 2018 untuk Bank Riau Kepri dan Top the Best CEO BUMD 2018 untuk Direktur Utama Bank Riau Kepri DR. Irvandi Gustari yang acaranya berlangsung di Balai Kartini Jakarta, Kamis (3/5/18).

Acara penghargaan tertinggi level nasional yang dihadiri juga oleh Gubernur Jatim Soekarwo dan Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno serta sejumlah asisten pemprov dan sebanyak 50 bupati se Indonesia ini di ikuti oleh 200 nominasi BUMD terbaik yang sebelumnya sudah diseleksi dari 1.123 BUMD di seluruh Indonesia. Ajang ini dilakukan setiap tahun dan sudah berlangsung selama 3 tahun berturut-turut.

Penghargaan yang diraih oleh Gubernur Riau dan Gubernur Kepulauan Riau sebagai Top Pembina BUMD 2018 merupakan penghargaan untuk ketiga kalinya yang diraih dimana pada tahun 2016 dan 2017 keduanya juga telah meraih penghargaan yang sama.

Selanjutnya penghargaan the Best Special Category Top BUMD 2018 untuk Bank Riau Kepri dan Top the Best CEO BUMD 2018 untuk DirekturUtama Bank Riau Kepri DR. Irvandi Gustari juga merupakan penghargaan untuk ketiga kalinya yang diraih dimana pada dua tahun sebelumnya juga telah meraih penghargaan yang sama.

Top BUMD merupakan kegiatan award sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan tertinggi yang diberikan kepada BUMD-BUMD di indonesia yang dinilai berhasil dalam hal peningkatan kinerja keuangan dan bisnisnya (delta growth), peningkatan pelayanan pelanggan dan masyarakat umum serta peningkatan kontribusi yang signifikan terhadap pengembangan bisnis dan investasi di daerahnya dan turut berperan dalam menggerakkan roda perekonomian di Indonesia.

Melalui kegiatan ini diharapkan setiap BUMD khususnya Bank Riau Kepri dapat terpacu untuk selalu berprestasi dan berperan penting dalam pembangunan daerah dan perekonomian nasional.

Top BUMD 2018 merupakan kegiatan award kepada BUMD terbesar di Indonesia yang diselenggarakan setiap tahun oleh majalah Bussiness News Indonesia bekerjasama Asia Bussiness Research Center beserta beberapa asosiasi bisnis dan ekonomi.

Dalam acara yang bertemakan “BUMD Sehat : Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia” Mendagri Tjahjo Kumolo pada acara ini menyampaikan dari total laba BPD se Indonesia maka jumlah laba yang disumbangkan oleh 26 BPD sebesar 92,7% sedangkan 206 BPR memberikan kontribusi laba sebesar 2,95%.

Sementara itu sebanyak 387 PDAM hanya memberikan kontribusi laba sebesar 0,01% dan sebanyak 424 BUMD Aneka Usaha memberikan kontribusi laba sebesar 4,32%. Dengan demikian BUMD yang ada di Indonesia masih perlu didorong untuk dapat memberikan kontribusi bagi perekonomian daerah.

Selanjutnya Ketua MPR RI Dr. Zulkifli Hasan, SE, MM dalam sambutannya menyoroti masalah bangsa Indonesia kedepan dalam mengelola kekayaan yang ada untuk mensejahterakan rakyat dan mencerdaskan bangsa. BUMD harus diberikan konsesi yang luas dalam pengelolaan kekayaan negara, agar bisa berkembang maju.

Masih pada acara yang sama Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang menyampaikan semangat kepada para dirut BUMD yang hadir. Ia menegaskan BUMD adalah sebagai salah satu cara untuk memakmurkan Indonesia. Indonesia bisa makmur dari BUMD yang modalnya dari kekayaan daerah.

Hadir pada penghargaan tertinggi nasional ini Kepala Biro Ekonomi Pemerintah Provinsi Riau Darusman, Asisten II Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau H. Samsul Bahrum, P.hD, Direktur Utama Bank Riau Kepri DR. Irvandi Gustari beserta Komut HR. Mambang Mit, Pemimpin Divisi MSDM Yuharman, Pemimpin Divisi Renstra Tengkoe Irawan dan Pindesk Corsec Winovri. (Rilis/Krc)

no image

Dumai – Kontrasriau.com – Sempena HUT Kota Dumai ke – 19 Bank Riau Kepri sebagai bank yang memiliki kinerja terbaik saat ini turut berpartisipasi pada pameran Dumai Expo yang dilaksanakan tanggal 27 April – 2 Mei 2018 di Taman Bukit Gelanggang Kota Dumai.

Pameran Dumai Expo ini dibuka langsung oleh Walikota Dumai Zulkiflli AS pada Jumat Malam (27/04/18), tampak hadir pada acara pembukaan tersebut Pemimpin Bank Riau Kepri Cabang Dumai Bobby Ferdian beserta staff dan seluruh karyawan/ti Bank Riau Kepri Cabang Dumai beserta jaringan kantor dibawahnya.

Pada kesempatan tersebut  Bank Riau Kepri turut serta membuka stand yang bertujuan untuk memberikan informasi kepada seluruh masyarakat yang berkunjung ke Pameran Dumai Expo. Seluruh masyarakat dapat mengetahui berbagai macam layanan produk perbankan yang dapat memudahkan dalam bertransaksi dengan nyaman dan aman.

Bank Riau Kepri juga memberikan edukasi tentang produk tabungan serta manfaat menabung di usia dini kepada ratusan pelajar yang berkunjung. Para pelajar sangat antusias mendengarkan penjelasan tentang produk dan layanan perbankan serta kemudahan-kemudahan bertransaksi yang diberikan oleh bank berlogo tiga layar terkembang ini.

“Seluruh masyarakat dan para pelajar yang berkunjung ke stand Bank Riau Kepri pada kegiatan Dumai Expo ini mendapatkan informasi secara langsung tentang keunggulan produk dan layanan perbankan serta kemudahan bertransaksi di Bank Riau Kepri” jelas Pemimpin Bank Riau Kepri Cabang Dumai yang akrab disapa Bobby ini. (Rilis/Krc)

 

no image

Jakarta – Kontrasriau.com – Berhasil ungguli Bank DKI, Bank Jateng, Bank Jatim, maka Bank Riau Kepri (BRK) raih peringkat 1 Nasional Service Excellence Bank Pembangunan Daerah (BPD) Seluruh Indonesia untuk tahun 2018. Prestasi ini terlihat konsisten dimana pada tahun 2017 lalu posisi ranking BRK berada peringkat kedua, dan sedangkan sebelumnya pada tahun 2016 masih pada peringkat ketiga, dan sebelum berbenah total dari segi service, malah pada tahun 2015 berada pada posisi urutan ke 8. Jadi prestasi puncak pada tahun 2018 ini, adalah buah dari pembenahan dan kerjasama semua lini di BRK.

Di tahun 2018 ini Bank Riau Kepri dengan gemilang berhasil menyisihkan beberapa BPD terkemuka lainnya yang berada di Pulau Jawa seperti Bank DKI (peringkat 5) , Bank Jatim (peringkat tujuh), dan Bank Jateng (peringkat enam) , dan bahkan berhasil menggeser peringkat 1 tahun 2017 lalu yaitu Bank Sumsel Babel yang bergeser keperingkat kedua.

Asbanda yang bekerja Lembaga MRI ( Marketing Research Indonesia) menjelaskan kategori yang dinilai antara lain mencakup: Teller, Customer Service, Satpam, Banking Hall & Toilet, Penanganan Complainy, Phone Banking, Produk, ATM. Setelah dijelaskan nilai masing-masing kategori dan nilai dari setiap Bank, maka selanjutnya tim memaparkan nilai total dari ranking nasional BPD se Indonesia tentang Service Excellent tersebut.

MRI merupakan lembaga yang telah dipakai oleh industry perbankan Indonesia sejak 20 tahun lalu untuk mengukur setiap tahun tingkat keberhasil Service Excellent untuk perbankan Indonesia seperti Bank BRI, Bank Mandiri, Bank BNI, Bank Permata, Bank- Bank Asingdan Bank besar lainnya.

Berdasarkan hasil pemaparan yang disampaikan langsung oleh MRI ini nantinya akan dilakukan penyerahan award oleh majalah terkemuka nasional Infobank pada bulan Juni 2018 yang akan datang.

Menurut Pemimpin Desk Service Quality Bank Riau Kepri Rina Mutia Zura ditemui usai acara Paparan Hasil Survei Bank Service Excellence Monitor BPD Tahun 2017/2018 di kantor Asbanda Jakarta pada Senin (30/4/18) menyampaikan, pembenahan demi pembenahan yang dilakukan ini merupakan suatu bentuk hasil dukungan penuhDireksi Bank Riau Kepri terhadap pembenahan service secara berkesinambungan.

Pembenahan itu dilakukan dari berbagai dimensi yaitu dimensi SDM, dimensi teknologi informasi dan dimensi SOP. Selanjutnya yang paling penting lagi dimensi kekinian yaitu digital banking yang sejalan dengan tagline Bank Riau Kepri di tahun 2018 yaitu bank yang berbasiskan digital banking dengan pelayanan excellent dan penerapan GCG yang konsisten untuk meraih kinerja yang prima.

Lebih lanjut Rina menyampaikan bahwa hasil yang membanggakan ini merupakan hasil kerjasama yang solid dari seluruh pihak dari internal yang mendukung kesuksesan Service Excellent tersebut, baik dari para karyawan Front Liners itu sendiri dan di dukung oleh unit kerja DSQ dan MSDM, Operasional, Umum dan IT serta unit kerja lainnya yang sangat berkaitan. Dan juga perbaikan yang dilakukan adalah hasil masukan dari berbagai pihak stakeholders termasuk dari share holder sapa yang mereka rasakan terhadap pelayanan Bank Riau Kepri.

Hadir dalam acara tersebut seluruh Direktur Utama BPD se Indonesia dan seluruh Komisaris Utama BPD se Indonesia dan para Direktur yang membidangi Pelayanan/ Service pada setiap BPD se Indonesia. Dari Bank Riau Kepri, hadir Direktur Utama DR. Irvandi Gustari beserta Komut HR. Mambang Mit, dan Pindesk Corsec Winovri. (Rilis/Krc)