BANGKINANG KOTA - KONTRASRIAU.COM - Komitmen Pemerintah Kabupaten Kampar dalam menghadirkan pelayanan publik yang cepat, tanggap, dan berbasis digital terus diperkuat. Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), upaya tersebut diwujudkan dengan menggelar Koordinasi Teknis pengembangan aplikasi Call Center 112 bersama PT Trada yang dilaksanakan secara daring.
Kegiatan yang berlangsung di ruang Kepala Dinas Diskominfo Kampar mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai ini menjadi langkah strategis dalam menghadirkan sistem layanan darurat yang terintegrasi dan modern. Meskipun dilaksanakan secara virtual, diskusi berlangsung interaktif dan produktif, memungkinkan transfer pengetahuan secara efektif antara pihak Diskominfo Kampar dan PT Trada.
Langkah mengadakan pertemuan secara daring ini menjadi bukti nyata bahwa semangat Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) telah mendarah daging di tubuh Diskominfo Kampar. Meskipun tim PT Trada berada di lokasi berbeda, koordinasi teknis tetap berjalan presisi dan dinamis.
"Inilah esensi dari digitalisasi. Kita menunjukkan bahwa koordinasi strategis untuk kepentingan masyarakat tetap bisa berjalan cepat dan efektif tanpa harus terhambat jarak fisik," tegas Irwan Muhammad, ST, M.E, MIDS, Kabid Infrastruktur SPBE.
Selain itu, dalam kegiatan ini juga dilakukan koordinasi teknis bersama penyedia layanan 112 terkait penyediaan layanan panggilan darurat NTPD 112 Kampar. Pembahasan difokuskan pada kesiapan infrastruktur, integrasi sistem, serta mekanisme operasional agar layanan dapat berjalan optimal dan siap digunakan oleh masyarakat.
Call Center 112 dirancang sebagai solusi layanan darurat satu pintu yang dapat diakses masyarakat secara cepat dan mudah. Layanan ini diharapkan mampu menjadi respon awal dalam berbagai kondisi genting, seperti kecelakaan, kebakaran, maupun situasi darurat lainnya, sehingga penanganan dapat dilakukan secara lebih cepat dan terkoordinasi.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kabid Infrastruktur SPBE Irwan Muhammad, ST, M.E, MIDS, Kabid Persandian, Aplikasi dan Tata Kelola SPBE Edison, S.E, serta Kasi Infrastruktur SPBE Nazriadi, S.H. Turut hadir pula staf Diskominfo, yakni Benny, Fajar, Ondri, Yoga, Fahrul, dan Slamet, yang berperan aktif dalam mengikuti jalannya koordinasi teknis.
Dalam pemaparannya, PT Trada menjelaskan secara komprehensif mengenai konsep, alur kerja sistem, hingga strategi implementasi Call Center 112 yang dapat diintegrasikan dengan berbagai layanan perangkat daerah. Hal ini selaras dengan penerapan SPBE di Kabupaten Kampar yang menitikberatkan pada efektivitas, efisiensi, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.
Lebih dari sekadar inovasi teknologi, kehadiran Call Center 112 diharapkan menjadi simbol transformasi digital pelayanan publik di Kampar. Dengan satu nomor darurat yang mudah diakses, masyarakat akan merasakan kehadiran pemerintah secara nyata dalam situasi kritis.
Pelaksanaan koordinasi teknis secara daring ini juga menunjukkan bahwa transformasi digital tidak hanya menyasar layanan kepada masyarakat, tetapi juga cara kerja pemerintahan yang semakin adaptif, fleksibel, dan kolaboratif. Diskominfo Kampar terus bergerak maju, membangun ekosistem digital yang kuat demi mewujudkan pelayanan publik yang responsif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.(Diskominfo Kampar /Bny)
Post A Comment:
0 comments:
Berikan Komentar Terbaik Anda yang Mencerminkan Kredibilitas Anda Untuk Kemajuan NKRI yang Kita Cintai