PEKANBARU - KONTRASRIAU.COM - Sosialisasi Ranperda, Tata Kelola Keterbukaan Informasi Publik, telah berjalan Di beberapa titik di Kota Pekanbaru, yang dilakukan oleh Anggota DPRD Provinsi Riau Dapil Pekanbaru, yakni H.M.Sumardany Zirnata, ST,MT.
Sosialisasi Ranperda kali ini dilaksanakan di Halaman kampus STP Riau Jalan Patimura No.54, Kel. Cinta Raja, Kec. Sail. Dengan sukses serta antusias dari para Mahasiswa-mahasiswi STP Riau, yang berjumlah lebih kurang 150 Mahasiswa, yang hadir mendengarkan serta mengikuti kegiatan Sosialisasi Ranperda tata kelola keterbukaan informasi publik, yang ditaja oleh Anggota DPRD Riau H.M.Sumardany Zirnata, ST,MSc.
Tampak hadir juga dalam acara kegiatan Sosialisasi Ranperda tentang Tata Kelola Keterbukaan Informasi Publik kali ini, Ketua STP Riau DR.Ir. Eni Sumiarsih, MSc. beserta jajaran dosen STP Riau.
H.M. Sumardany Zirnata, ST,MSc. Menyampaikan Bahwa dengan adanya keterbukaan Informasi publik, menjadi alat tool untuk kita semua. Artinya dengan keterbukaan informasi publik menjadi tool kita. Contoh pemerintah membuat website, aplikasi. Tujuan kenapa perlu diatur? untuk mengurangi kecurangan. Artinya informasi publik ini jangan sampai ada main mata." Terang Sumardany Zirnata pada paparan di hadapan ratusan Mahasiswa-mahasiswi STP Riau." Kata H.M. Sumardany Zirnata, ST,MSc. Jumat(08/05/2026)pagi
" Jangan Ada Nepotisme, Korupsi. Manfaatnya banyak sekali tata kelola keterbukaan informasi publik bagi seluruh lapisan masyarakat, apalagi bagi para mahasiswa-mahasiswi STP Riau." Jelasnya.
Sambung Sumardany bahwa kami katakan tadi, dimana mereka Mahasiswa STP Riau ini fresh, dan kami juga coba menyerap aspirasi mereka yang fresh ini.(Semangat muda-red)
" Dan bisa dipastikan, dalam Sosper kami 70 persennya kami lakukan sosialisasi pada lingkungan dunia pendidikan semisal SMA, Sekolah tinggi bahkan sampai Universitas nanti." Tegas Sumardany Zirnata pada awak media.
Lanjut Sumardany Zirnata, dalam hal ini dibutuhkan peran serta aktif juga dari pemerintah, STP Riau ini satu-satunya yang ada di Riau, untuk perlu diperhatikan dan dibantu.
" Namun dari itu juga, meski banyak kekurangan. Kami berharap ini menjadi perhatian oleh pemerintah provinsi riau, kalau memang benar-benar serius, agar pariwisata ini menjadi devisa kita." Pungkasnya.
Iya perhatikanlah sekolah pariwisata terutama sekali STP Riau, dan ini satu-satunya di Riau loh, bukan salah satunya." Sebut H.M. Sumardany Zirnata, ST,MSc.
DR.Ir. Eni Sumiarsih, MSc. Menambahkan kami sangat bersyukur serta berterimakasih sekali dengan kehadiran Anggota DPRD Riau H.M. Sumardany Zirnata, ST,MSc. dengan kerendahan hati beliau, bisa menyapa kami beserta para Mahasiswa-mahsiswi STP Riau, anak-anak kami dan ada beberapa pesan dan titipan buat anggota dewan, buat kalian sampaikan nantinya." Terangnya.
" Melalui momen ini, kita harap proaktif nantinya pada anak-anak kami mahasiswa dalam sesi dialog nantinya." Harap Eni Sumiarsih.
Didalam perguruan tinggi, kami melakukan pengabdian masyarakat, pemberdayaan masyarakat, itu di desa-desa wisata di Riau.
" Dan ini kerjasamanya dengan Kementerian Pariwisata, kemudian dengan Dinas Pariwisata Provinsi Riau, serta Dinas Pariwisata Kabupaten/Kota." Ujarnya.
Ini yang kami lakukan, untuk penguatan kapasitas pemberdayaan manusia pariwisata. Juga melalui program CSR.
Program CSR ini dari tahun 2021 dengan Chevron, kemudian Agustus 2021 alih kelola jadi PHR hingga tahun 2024.
" Hadirnya anggota DPRD Riau H.M. Sumardany Zirnata, ST,MSc kesini kami sangat berterimakasih dengan kerendahan hati untuk datang ke STP Riau, meskipun tujuannya sosialisasi." Ungkap Eni Sumiarsih.
Jadi titipan-titipan kami, pengembangan kapasitas baik itu Infrastruktur, sarana prasarana, kemudian terkait juga dengan transportasi, mudah-mudahan bisa disampaikan kepada pemerintah.
" Dan tidak itu saja, kita juga kerjasama dengan pemerintah, kita juga sudah punya rodmat pengembangan desa pariwisata seluruh indonesia." Imbuhnya.
Kita ingin juga ini menjadi, artinya pemerintah untuk mendukung program-program desa wisata.
" Seperti pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan Homestay, pelatihan tata kelola, kuliner artinya yang bersifat ekonomi kreatiflah." Tuturnya.
Benar-benar kita nanti dapat menjadikan Riau ini, sebagai magnet pariwisata." Sebut Eni Sumiarsih.
Hal senada diungkapkan oleh Luis Rio F. Simanjuntak, mahasiswa jurusan Pariwisata. Ia mengaku sosialisasi ini menjadi pembuka mata bagi rekan-rekannya yang selama ini kerap terkendala dalam mengakses data publik untuk keperluan studi.
"Keterbukaan informasi itu vital bagi mahasiswa. Selama ini mungkin banyak teman-teman yang mengeluh sulit mencari data. Dengan adanya Perda ini nantinya, kami berharap hak kami sebagai warga negara bisa terpenuhi dengan lebih transparan," pungkasnya.
Editor : Omeng
Post A Comment:
0 comments:
Berikan Komentar Terbaik Anda yang Mencerminkan Kredibilitas Anda Untuk Kemajuan NKRI yang Kita Cintai