TRENDING NOW

PEKANBARU - KONTRASRIAU.COM - Cabang olahraga yang dipertandingkan pada O2SN (Olimpiade Olahraga Siwa Nasional) pada sekolah dasar.meliputi : Cabor Atletik, Pencak Silat, Renang, Bulu Tangkis, Senam, ada 5 Cabor. Dan FLS3N (Festival.Lomba Seni dan Satra Siswa Nasional) tahun 2026, pada sekolah dasar, meliputi : Menyanyi Solo, Gambar Bercerita, Menari, Mendongeng, 

Drs. Yasrimeddi Kepsek SDN 45 Pekanbaru Mengatakan bahwa untuk O2SN dan FLS3N tahun 2026 siswa kami ikut berpartisipasi pada kegiatan tersebut." Ujarnya.

Dengan bukti siswa kami sudah mendaftar secara online pada bulan april yang lalu. Untuk O2SN itu pada Cabor Atletik ada 2 orang, yakni Atletik Putra atas nama : Zikri Pratama, dan yang putrinya atas nama : Aqila Amanda Putri.

" Dan FLS3N ada orang yang ikut Lomba Menyanyi Solo, yakni atas nama : Muhammad Rasel dan Kejora Khairunisah." Pungkas Kepsek.

Untuk seleksi FLS3N akan dilaksanakan pada hari sabtu, tanggal 09 mei 2026, bertempat di SD Kesuma Jalan Bukit Barisan. Sedangkan seleksi O2SN tingkat kecamatan akan dilaksanakan pada hari selasa tanggal 12 mei 2026, mendatang." Tegasnya.

" Persiapan kami bagi siswa yang mengikuti kegiatan FLS3N dan O2SN sudah dilakukan sejak bulan maret yang lalu. Kalau untuk FLS3N, siswa kami dilatih oleh Ibu Yusnita Simare-mare, S.Pd. Sedangkan pada O2SN siswa dilatih oleh Ibu Asnimar, S.Pd, Gr guru PJOK." Jelasnya.

Dengan persiapan yang sudah matang, berikut juga dengan tahapan-tahapan yang sudah kami lalui, mudah-mudahan siswa-siswi kami baik yang ikut lomba FLS3N dan O2SN dapat berkompetisi, sehingga memperoleh prestasi yang gemilang.

" Semoga dengan raihan prestasi FLS3N dan O2SN tingkat kecamatan, siswa-siswi kami dapat berlanjut ketingkat yang lebih tinggi." 

Editor : Omeng


BANGKINANG KOTA - KONTRASRIAU.COM - 
Bupati Kampar Ahmad Yuzar S.Sos MT yang diwakili oleh Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian dan Pembangunan Suhermi ST mengikuti Zoom Meeting Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi yang dirangkaikan dengan Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 serta Sosialisasi Penyelenggaraan Jaminan Produk Halal, yang dilaksanakan secara virtual, Selasa (5/5/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat dalam memastikan stabilitas harga kebutuhan pokok di daerah, sekaligus mendorong kesiapan pemerintah daerah dalam menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 serta meningkatkan pemahaman terkait kewajiban sertifikasi halal bagi pelaku usaha.

Dalam kesempatan tersebut, Staf Ahli Bupati Suhermi menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Kampar terus berkomitmen dalam menjaga kestabilan inflasi daerah melalui berbagai langkah strategis, seperti pemantauan harga bahan pokok, operasi pasar, serta koordinasi lintas sektor.

“Pengendalian inflasi menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah, karena sangat berpengaruh terhadap daya beli masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.

Terkait Sensus Ekonomi 2026, ia juga menegaskan pentingnya dukungan dari seluruh pihak, baik pemerintah daerah maupun masyarakat, guna menghasilkan data yang akurat dan komprehensif sebagai dasar perencanaan pembangunan ekonomi ke depan.

“Sensus Ekonomi ini sangat penting untuk memetakan potensi dan kondisi ekonomi di daerah, sehingga kebijakan yang diambil nantinya lebih tepat sasaran,” tambahnya.

Sementara itu, dalam sosialisasi penyelenggaraan Jaminan Produk Halal, disampaikan bahwa sertifikasi halal merupakan kewajiban bagi pelaku usaha sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Pemerintah daerah diharapkan dapat berperan aktif dalam mendorong pelaku usaha, khususnya UMKM, untuk segera mengurus sertifikasi halal produknya.

Staf Ahli Bupati juga mengajak seluruh pelaku usaha di Kabupaten Kampar untuk mendukung program tersebut sebagai upaya meningkatkan daya saing produk lokal.

“Dengan adanya sertifikasi halal, produk UMKM kita akan memiliki nilai tambah dan mampu bersaing, baik di pasar nasional maupun internasional,” tutupnya.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pemerintah daerah se-Indonesia serta instansi terkait lainnya secara virtual.(Diskomimfo Kampar /RyD)
BANGKINANG KOTA - KONTRASRIAU.COM - 
Sebagai tindak lanjut dari kegiatan Sosialisasi Keamanan Siber, Pemerintah Kabupaten Kampar melalui Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Kampar telah membentuk agen Computer Security Incident Response Team (CSIRT) Untuk membekali para agen CSIRT tersebut, yang diselenggarakan di ruang Rapat Kantor Bappeda Kampar, Selasa (5/4/2026). 

Sosialisasi tersebut dibuka oleh Bupati Kampar Ahmad Yuzar S.Sos M.T yang diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kampar Lukmansyah Badoe, S.Sos, M.Si dan dihadiri Narasumber Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) M Jazuly, Tim Kerja Substansi Operasional Pengamanan Persandian Provinsi Riau Tiara Mulia Putri, S.Kom dan Peserta Agen Siber seluruh OPD dan Kecamatan di lingkup Pemkab Kampar.

Dalam sosialisasi tersebut, Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kampar Lukmansyah Badoe mengatakan bahwa penanganan insiden keamanan siber merupakan salah satu komponen yang sangat penting dalam kelancaran dan keberlangsungan proses Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI) di Pemerintah Kabupaten Kampar.

“Oleh sebab itu, penanganan yang efektif membutuhkan perencanaan dan sumber daya manusia yang kompeten dan kapabel sehingga tercapai pengamanan informasi yang optimal.”ungkapnya.”

Ia mengatakan, Pembentukan Agen Kabupaten Kampar-CSIRT adalah langkah nyata kita untuk menjawab tantangan itu. Para Agen ini akan menjadi garda terdepan yang membantu Kabupaten Kampar-CSIRT dalam mencegah, mendeteksi, menanggulangi, dan memulihkan insiden keamanan siber di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar.

“Kepada Para Agen yang dari OPD dan Kecamatan saya berpesan 3 Hal yaitu, Tingkatkan kompetensi , Ancaman siber terus
berkembang. Maka SDM kita juga harus terus
belajar. Kedua, Bangun kolaborasi, Jaga koordinasi dengan BSSN, CSIRT Provinsi Riau, Gov-CSIRT, Agen Lintas OPD, dan stakeholder lain Melalui Kabupaten Kampar-CSIRT. Ketiga, Edukasi dan mitigasi, Tugas kita bukan hanya
memadamkan saat ada serangan, tapi mencegah sebelum terjadi.”ungkapnya.”

“Untuk itu, Agen CSIRT ini diharapkan dapat membantu Pemerintah Kabupaten Kampar  dalam mengidentifikasi dan mengatasi celah atau kelemahan keamanan informasi, melindungi data sensitif, memenuhi persyaratan peraturan dan standar, meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang pentingnya keamanan informasi, serta menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas dan keamanan siber di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar,”tutupnya.”
(DiskominfoKampar/IsN).
BANGKINANG KOTA - KONTRASRIAU.COM - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kampar ditengah efisiensi anggaran, tetap melaksanakan tugas dan fungsinya dalam rangka meningkatkan kualitas dan kuantitas pelaksanaan Pemilihan Umum dan Pemilihan Kepala Darah kedepannya dengan membangun sinergi bersama Stakeholder terkait, termasuk Dinas Pemberdayaan Desa dan Masyarakat (PMD) Kabupaten Kampar.

Kali ini, agenda pertemuan yakni Evaluasi Persiapan Pendataan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Kabupaten Kampar Triwulan II  Tahun 2026, bertempat di Aula Rapat, Kantor Sekretariat Bawaslu Kabupaten Kampar, Jalan Tuanku Tambusai, Kelurahan Langgini, Kecamatan Bangkinang Kota, Kabupaten Kampar, Selasa (05/05/2026) pagi hingga siang.

Dalam rapat tersebut hadir Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Fadriansyah dan Koordinasi Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Mustaqim Akbar didampingi Koordinator Sekretariat Sri Mardi Tumi Astuti beserta staf Sekretariat.

Sedangkan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Kampar hadir Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Zamhur yang diwakili Staf Bidang Pemerintahan Desa yaitu Delvina dan Yola.

Rapat tersebut dibuka oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Kampar Syawir Abdullah yang diwakili Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Fadriansyah.

Fadriansyah dalam kesempatan itu berharap dalam rapat tersebut ada hasil dan tindaklanjuti nya kedepan antara Bawaslu kabupaten Kampar dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa kabupaten Kampar dalam rangka menjaga dan mengawal hak pilih masyarakat agar terciptanya Pemilu dan Pilkada lebih baik jujur, adil.

"Untuk menunjang itu semua tentu dibutuhkan kerjasama dan masukan dari seluruh pihak termasuk Dinas PMD Kampar melalui rapat evaluasi hari ini yaitu dengan agenda persiapan dalam rangka Pendataan PDPB Triwulan II di kabupaten Kampar," ujar Fadriansyah.

"Kita juga sudah turun langsung ke desa dan kecamatan dalam rangka melakukan tugas-tugas pengawasan dimasa non tahapan ini. Alhamdulillah, beberapa desa dan kecamatan yang kita datangi sangat terbuka dan welcome sekali memberikan data yang kita butuhkan untuk dibawa pada agenda Rapat Pleno PDPB Triwulan II nantinya," tegas Fadriansyah.

Ditambahkannya, dalam melakukan uji petik untuk mengawal hak pilih masyarakat agar tetap masuk dalam pendataan PDPB Triwulan II tentu dibutuhkan kerjasama lintas sektoral termasuk Dinas PMD ini, karena berhubungan langsung dengan pihak Kecamatan dan Desa, apakah nantinya dalam bentuk imbauan dan instruksi langsung secara berjenjang.

"Berbagai analisis permasalahan yang dihadapi tentu bisa terselesaikan dengan baik, jika adanya komunikasi dan kerjasama antara Bawaslu Kampar dan Dinas PMD Kampar dalam menjaga hak pilih masyarakat kedepannya. Validasi dan akurasi data pemilih, integrasi data kependudukan dengan data pemilih, minimnya partisipasi masyarakat dalam pelaporan perubahan data ini semua perlu adanya duduk bersama kedua belah pihak," harapnya.

Fadriansyah juga menyampaikan berbagai langkah dan capaian kinerja pengawasan yang dilakukan oleh Bawaslu Kampar pada saat ini, terutama mengenai PDPB Triwulan I dan juga Verifikasi Faktual Data Partai Politik  Berkelanjutan serta pengawasan terhadap kegiatan KPU Coktas. 

"Semoga kedepannya, ada komitmen bersama Bawaslu Kampar dan Dinas PMD dengan agenda selanjutnya. Indikator pengawasan terhadap pelaksanaan PDPB Tahun 2026 diantaranya pendataan terhadap pemilih usia 71-101, pindah keluar dan masuk untuk TNI dan Polri, pemilih pemula dan data orang meninggal. Semua indikator menjadi fokus pengawasan dalam mengawal hak pilih masyarakat pada Pemilu dan Pilkada nantinya," tutup Fadriansyah.

Sedangkan dari Staf Bagian Pemerintahan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa kabupaten Kampar Delvina yang didampingi Yola menyampaikan ucapan terima kasih atas undangan rapat yang dilaksanakan oleh Bawaslu kabupaten Kampar. Ia menyampaikan permohonan maaf Plh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa yang tidak bisa hadir dan mengurus dirinya untuk menghadiri rapat tersebut.

"Semua apa yang disampaikan oleh bapak-bapak Pimpinan Bawaslu Kampar pada intinya akan segera ditindaklanjuti dengan menyampaikan laporan kepada Kepala Dinas. Semoga nantinya ada kerjasama yang terjalin dan sinergi bersama Dinas PMD dengan Bawaslu Kampar," ujarnya dengan singkat.(Diskominfo Kampar /Arif)
BANGKINANG KOTA - KONTRASRIAU.COM - 
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kampar ditengah efisiensi anggaran, tetap melaksanakan tugas dan fungsinya dalam rangka meningkatkan kualitas dan kuantitas pelaksanaan Pemilihan Umum dan Pemilihan Kepala Darah kedepannya dengan membangun sinergi bersama Stakeholder terkait, termasuk Dinas Pemberdayaan Desa dan Masyarakat (PMD) Kabupaten Kampar.

Kali ini, agenda pertemuan yakni Evaluasi Persiapan Pendataan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Kabupaten Kampar Triwulan II  Tahun 2026, bertempat di Aula Rapat, Kantor Sekretariat Bawaslu Kabupaten Kampar, Jalan Tuanku Tambusai, Kelurahan Langgini, Kecamatan Bangkinang Kota, Kabupaten Kampar, Selasa (05/05/2026) pagi hingga siang.

Dalam rapat tersebut hadir Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Fadriansyah dan Koordinasi Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Mustaqim Akbar didampingi Koordinator Sekretariat Sri Mardi Tumi Astuti beserta staf Sekretariat.

Sedangkan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Kampar hadir Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Zamhur yang diwakili Staf Bidang Pemerintahan Desa yaitu Delvina dan Yola.

Rapat tersebut dibuka oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Kampar Syawir Abdullah yang diwakili Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Fadriansyah.

Fadriansyah dalam kesempatan itu berharap dalam rapat tersebut ada hasil dan tindaklanjuti nya kedepan antara Bawaslu kabupaten Kampar dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa kabupaten Kampar dalam rangka menjaga dan mengawal hak pilih masyarakat agar terciptanya Pemilu dan Pilkada lebih baik jujur, adil.

"Untuk menunjang itu semua tentu dibutuhkan kerjasama dan masukan dari seluruh pihak termasuk Dinas PMD Kampar melalui rapat evaluasi hari ini yaitu dengan agenda persiapan dalam rangka Pendataan PDPB Triwulan II di kabupaten Kampar," ujar Fadriansyah.

"Kita juga sudah turun langsung ke desa dan kecamatan dalam rangka melakukan tugas-tugas pengawasan dimasa non tahapan ini. Alhamdulillah, beberapa desa dan kecamatan yang kita datangi sangat terbuka dan welcome sekali memberikan data yang kita butuhkan untuk dibawa pada agenda Rapat Pleno PDPB Triwulan II nantinya," tegas Fadriansyah.

Ditambahkannya, dalam melakukan uji petik untuk mengawal hak pilih masyarakat agar tetap masuk dalam pendataan PDPB Triwulan II tentu dibutuhkan kerjasama lintas sektoral termasuk Dinas PMD ini, karena berhubungan langsung dengan pihak Kecamatan dan Desa, apakah nantinya dalam bentuk imbauan dan instruksi langsung secara berjenjang.

"Berbagai analisis permasalahan yang dihadapi tentu bisa terselesaikan dengan baik, jika adanya komunikasi dan kerjasama antara Bawaslu Kampar dan Dinas PMD Kampar dalam menjaga hak pilih masyarakat kedepannya. Validasi dan akurasi data pemilih, integrasi data kependudukan dengan data pemilih, minimnya partisipasi masyarakat dalam pelaporan perubahan data ini semua perlu adanya duduk bersama kedua belah pihak," harapnya.

Fadriansyah juga menyampaikan berbagai langkah dan capaian kinerja pengawasan yang dilakukan oleh Bawaslu Kampar pada saat ini, terutama mengenai PDPB Triwulan I dan juga Verifikasi Faktual Data Partai Politik  Berkelanjutan serta pengawasan terhadap kegiatan KPU Coktas. 

"Semoga kedepannya, ada komitmen bersama Bawaslu Kampar dan Dinas PMD dengan agenda selanjutnya. Indikator pengawasan terhadap pelaksanaan PDPB Tahun 2026 diantaranya pendataan terhadap pemilih usia 71-101, pindah keluar dan masuk untuk TNI dan Polri, pemilih pemula dan data orang meninggal. Semua indikator menjadi fokus pengawasan dalam mengawal hak pilih masyarakat pada Pemilu dan Pilkada nantinya," tutup Fadriansyah.

Sedangkan dari Staf Bagian Pemerintahan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa kabupaten Kampar Delvina yang didampingi Yola menyampaikan ucapan terima kasih atas undangan rapat yang dilaksanakan oleh Bawaslu kabupaten Kampar. Ia menyampaikan permohonan maaf Plh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa yang tidak bisa hadir dan mengurus dirinya untuk menghadiri rapat tersebut.

"Semua apa yang disampaikan oleh bapak-bapak Pimpinan Bawaslu Kampar pada intinya akan segera ditindaklanjuti dengan menyampaikan laporan kepada Kepala Dinas. Semoga nantinya ada kerjasama yang terjalin dan sinergi bersama Dinas PMD dengan Bawaslu Kampar," ujarnya dengan singkat.(Diskominfo Kampar /Arif)
BANGKINANG KOTA - KONTRASRIAU.COM - 
Bupati Kampar Ahmad Yuzar S.Sos MT yang diwakili oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Kampar Helmi, SH, MH menghadiri acara Gala Dinner dalam rangka Pelaksanaan Kegiatan Pertukaran Pelajar Internasional Indonesia, Malaysia, dan Thailand, yang digelar di Gedung Mahligai Bungsu Bangkinang Kota, Senin malam (5/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan tersebut menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan persahabatan antar pelajar lintas negara, sekaligus memperkuat kerja sama di bidang pendidikan dan kebudayaan.

Kegiatan pertukaran pelajar internasional ini berlangsung dari tanggal 4 sampai 8 Mei 2026 dan diikuti oleh 173 peserta, yang terdiri dari pelajar Malaysia, Thailand dan Indonesia selaku tuan rumah, . Adapun peserta dari Indonesia berasal dari Kabupaten Kampar yakni dari UPT SMP Negeri 1 Bangkinang Kota.

Dalam sambutannya, Plt Kadis Dikpora Kampar Helmi menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Kampar terhadap terselenggaranya kegiatan pertukaran pelajar internasional tersebut.

“Kami menyambut baik kegiatan ini sebagai wadah strategis dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki wawasan global, toleransi tinggi, serta mampu menjadi duta budaya daerah di tingkat internasional,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa Kabupaten Kampar memiliki kekayaan budaya yang patut diperkenalkan kepada dunia, dan melalui kegiatan ini para pelajar memiliki kesempatan untuk saling mengenal serta menghargai keberagaman budaya masing-masing negara.

“Melalui interaksi langsung seperti ini, para pelajar dapat saling bertukar pengalaman, memperluas jaringan pertemanan internasional, serta meningkatkan kemampuan komunikasi lintas budaya yang sangat penting di era globalisasi saat ini,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Bangkinang Kota Dr Dasril Amali MH dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga atas kegiatan bertaraf internasional tersebut.

“Kami merasa bangga dan terhormat karena Ini merupakan kesempatan berharga bagi mereka untuk belajar langsung tentang keberagaman budaya, meningkatkan kepercayaan diri, serta memperluas wawasan internasional,” ungkapnya.

Ia juga berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi perkembangan karakter serta kemampuan siswa di masa depan.

“Semoga pengalaman yang diperoleh para siswa dapat menjadi bekal penting dalam membentuk generasi yang berdaya saing global namun tetap berakar pada nilai-nilai budaya lokal,” tambahnya.

Acara Gala Dinner tersebut turut dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni dan budaya dari masing-masing negara peserta, mulai dari tarian tradisional hingga pertunjukan musik khas yang menambah semarak suasana malam kebersamaan.

Di akhir kegiatan, Plt Kadis Dikpora Kampar berharap agar program pertukaran pelajar internasional ini dapat terus berlanjut dan semakin ditingkatkan di masa mendatang, guna mencetak generasi muda yang unggul, berdaya saing, serta mampu membawa nama baik daerah di kancah internasional. (DiskominfoKampar/RyD)