TRENDING NOW
BANGKINANG - KONTRASRIAU.COM -Provinsi Riau berduka atas berpulangnya salah satu tokoh pers terbaiknya, Zulmansyah Sekedang yang menjabat sebagai Sekretaris Jenderal PWI Pusat. Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam, khususnya bagi insan pers di Riau dan Indonesia.
Prosesi pelepasan jenazah dilaksanakan di rumah duka Perumahan Baitussakinah, Purwodadi, Pekanbaru, Sabtu (18/04/2026). Gubernur Riau yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Dr. H. Syahrial Abdi, AP., M.Si secara resmi melepas jenazah almarhum.
Tampak hadir dalam prosesi tersebut sejumlah tokoh penting, di antaranya mantan Bupati Kampar H. Jefry Noer, SH bersama Hj. Eva Juliana, SE, Bupati Siak Nur Afni Zulkifli, serta ratusan pelayat dari kalangan alumni, karyawan, hingga eks karyawan Riau Pos Group.
Ratusan pelayat juga memadati masjid untuk melaksanakan salat jenazah sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum.
Dalam sambutannya, Syahrial Abdi menyampaikan bahwa almarhum merupakan sosok jurnalis profesional, pekerja keras, serta memiliki jaringan pergaulan yang luas.
“Kita semua tentu sangat kehilangan sosok almarhum yang dikenal baik dan berdedikasi tinggi. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan keikhlasan dalam menerima takdir Allah SWT,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PWI Pusat Ahmad Munir mengungkapkan rasa keterkejutannya atas kepergian almarhum. Ia menyebut, beberapa jam sebelum wafat, dirinya masih bersama almarhum dalam sejumlah kegiatan di Jakarta.
“Ini kabar yang sangat mengejutkan bagi kami semua. Kami baru saja bersama beliau dalam berbagai agenda di Jakarta sehari sebelumnya,” ungkap Ahmad Munir.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kabupaten Kampar Lukmansyah Badoe, S.Sos., M.Si yang diwakili oleh Sekretaris Diskominfo Kampar Safaruddin, S.Pi., M.Si turut hadir mendampingi serta mengikuti seluruh rangkaian prosesi, mulai dari salat jenazah hingga pengangkatan jenazah ke ambulans untuk diberangkatkan ke pemakaman usai salat Asar.
Safaruddin menyampaikan bahwa kepergian almarhum merupakan kehilangan besar, khususnya bagi insan pers di Riau dan Kabupaten Kampar.
“Almarhum Zulmansyah adalah sosok yang baik, rendah hati, dan sangat bersahaja. Kami semua merasa kehilangan. Semoga almarhum husnul khatimah dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ujarnya Safaruddin yang didampingi oleh Isteri Dr. Molly Wahyuni yang juga merupakan rekan Alm Zulmansyah di Riau Pos Group.
Prosesi pelepasan jenazah berlangsung khidmat, dipandu oleh Mawardi M. Zakaria sebagai MC dan doa dipimpin oleh Ustadz Sondra Al Hafiz yang mana keduanya merupakan rekan seperjuangan di Riau Pos Group.
Kepergian Zulmansyah Sekedang tidak hanya meninggalkan duka, tetapi juga warisan keteladanan dalam dunia jurnalistik yang akan terus dikenang sepanjang masa. (Diskominfo Kampar /Moly /Pdy)
Acara ini menjadi momentum bersejarah bagi para alumni "Kota Pelajar" yang berdomisili di Kampar. Prosesi pengukuhan dilakukan langsung oleh Ketua Umum KAPEMARY Provinsi Riau, H. Zukri Misran, SE., MM., yang ditandai dengan penyerahan pataka organisasi kepada Zamhur, ST., MM. sebagai Ketua KAPEMARY Kabupaten Kampar yang baru.
Hadir mewakili Pj Bupati Kampar, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Kampar, Drs. Muhammad, M.Si., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang mendalam atas terbentuknya kepengurusan KAPEMARY di Kabupaten Kampar. Ia berharap organisasi ini dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun daerah.
"Pemerintah Kabupaten Kampar menyambut baik pengukuhan ini. Alumni Yogyakarta dikenal memiliki etos kerja dan intelektualitas yang khas. Kami berharap saudara-saudara yang tergabung dalam KAPEMARY, di bawah kepemimpinan Pak Zamhur, dapat memberikan sumbangsih pemikiran, ide, serta inovasi demi kemajuan Kabupaten Kampar yang kita cintai," ujar Muhammad.
Ia juga menambahkan bahwa semangat "Guyub" yang dibawa dari Yogyakarta diharapkan mampu memperkuat persatuan masyarakat di Kampar, terutama dalam menyukseskan program-program pembangunan daerah.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Umum KAPEMARY Provinsi Riau, H. Zukri Misran, menekankan bahwa nilai-nilai intelektualitas dan budaya yang didapat selama menimba ilmu di Yogyakarta harus mampu diimplementasikan secara nyata.
"KAPEMARY bukan sekadar wadah nostalgia, tapi merupakan kekuatan intelektual. Saya berharap alumni Yogyakarta di Kampar dapat bersinergi dengan pemerintah daerah dan menjadi motor penggerak inovasi," tegas Zukri.
Sebagai nahkoda baru, Zamhur, ST., MM.
menyatakan kesiapannya untuk merangkul seluruh elemen alumni dari berbagai lintas generasi. Ia menegaskan bahwa fokus utama kepengurusannya adalah penguatan basis data alumni dan kontribusi nyata dalam pemberdayaan masyarakat.
Selain prosesi pelantikan, acara ini juga diisi dengan kegiatan Halal Bi Halal untuk mempererat tali silaturahmi. Gelak tawa dan cerita masa lalu saat merantau di Yogyakarta mewarnai pertemuan yang dihadiri oleh ratusan alumni dari berbagai latar belakang profesi, mulai dari akademisi, birokrat, hingga pengusaha.
"Kami ingin membawa semangat Yogyakarta yang inklusif dan guyub ke tanah Kampar. Pengukuhan hari ini adalah langkah awal untuk kerja-kerja nyata ke depan," pungkas Zamhur menutup acara.
(Diskominfo Kampar/Srn)