TRENDING NOW


PEKANBARU – KONTRASRIAU.COM - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau menerima kunjungan studi tiru dari Forum Wartawan Parlemen Sumatera Barat (FWP-SB), Rabu (22/4/2026). Kunjungan tersebut berlangsung di Ruang Medium Gedung Lancang Kuning, Kantor DPRD Riau.

Rombongan FWP-SB yang dipimpin Ketua Novrianto disambut langsung oleh Kepala Subbagian Humas Sekretariat DPRD Provinsi Riau, Teddy Kurniawan. Turut mendampingi, Ketua Wartawan Parlemen (WPR) Riau, Edi Gustien bersama anggota.

Selain itu, rombongan juga didampingi empat staf Sekretariat DPRD Sumatera Barat, yakni Arnelly Amran, Deni Suryani, Ida Wulan Sari, dan Taharuddin.

Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan studi tiru terkait pola kerja sama media dengan Sekretariat DPRD, khususnya dalam pengelolaan kemitraan publikasi dan penyebarluasan informasi kegiatan dewan.

Dalam sambutannya, Teddy Kurniawan menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia berharap kegiatan ini menjadi ajang bertukar informasi sekaligus memperkuat hubungan antarlembaga, khususnya di bidang kehumasan dan media.

“Tentunya kami menyambut baik kunjungan ini. Semoga bisa saling berbagi pengalaman dan memperkuat sinergi ke depan,” ujar Teddy.

Ia menjelaskan, saat ini sekitar 90 media telah menjalin kerja sama dengan DPRD Riau, yang terdiri dari media online, cetak, hingga televisi.

“Kurang lebih ada 90 media yang bekerja sama dengan DPRD Riau. Bentuk kerja sama tersebut meliputi publikasi kegiatan, iklan, advertorial, galeri foto, dan lainnya,” jelasnya.

Menurutnya, kemitraan tersebut sangat penting dalam mendukung penyebarluasan informasi kegiatan DPRD agar dapat diketahui masyarakat secara luas.

Sementara itu, Ketua FWP-SB, Novrianto, mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan oleh jajaran Sekretariat DPRD Provinsi Riau. Ia juga mengapresiasi keterbukaan informasi yang disampaikan selama kegiatan berlangsung.

“Kami sangat berterima kasih atas waktu dan kesempatan yang diberikan. Banyak hal yang bisa kami pelajari, terutama terkait sistem kerja sama media yang sudah berjalan dengan baik di DPRD Provinsi Riau,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan interaktif, diakhiri dengan sesi diskusi serta pertukaran cendera mata sebagai bentuk mempererat silaturahmi antar wartawan parlemen.

JAKARTA (KEMENAG RI) - KONTRASRIAU.COM - Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik (HKP) Kementerian Agama, Thobib Al Asyhar, menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial terkait rencana pemerintah membentuk dan mengelola rekening kas masjid adalah tidak benar (hoaks).

“Kementerian Agama Republik Indonesia tidak pernah mengeluarkan kebijakan maupun rencana terkait pengambilalihan pengelolaan dana kas masjid,” tegas Kepala Biro HKP Kemenag Thobib Al-Asyhar di Jakarta, Selasa (21/4/2026). 

Thobib menjelaskan,  meme maupun video  yang beredar di media sosial yang menampilkan foto Menag Nasaruddin Umar disertai tulisan “Pembentukan rekening kas masjid yang nanti akan dikelola pemerintah” merupakan bentuk disinformasi. 

“Informasi tersebut sengaja dibuat untuk menimbulkan kegaduhan. Maka dengan ini kami menegaskan, bahwa Menag tidak pernah berbicara soal Rekening Kas Masjid sebagaimana framing konten yang viral tersebut,” papar Thobib. 

“Pengelolaan kas masjid tetap menjadi kewenangan masing-masing pengurus masjid. Kas masjid dikelola oleh Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) atau takmir masjid sesuai prinsip kemandirian dan kepercayaan jamaah,” sambungnya. 

Thobib Al Asyhar menambahkan, Kementerian Agama justru terus mendorong pengelolaan masjid yang profesional, transparan, dan akuntabel oleh DKM atau pengurus masjid, tanpa intervensi dalam bentuk penguasaan dana oleh pemerintah.

Thobib Al Asyhar mengimbau masyarakat untuk tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi, serta selalu melakukan pengecekan melalui kanal resmi pemerintah.

“Mari senantiasa bijak dalam menerima informasi. Pastikan kebenaran setiap informasi hanya melalui situs web resmi Kementerian Agama dan akun media sosial resmi Kemenag RI,” ujar Thobib Al Asyhar.
PEKANBARU - KONTRASRIAU.COM -
Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menyerahkan uang duka cita kepada keluarga almarhum Sekretaris Jenderal PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang, sebagai bentuk kepedulian dan penghormatan atas jasa-jasanya selama mengabdi di organisasi.

Penyerahan uang duka tersebut dilakukan oleh Wakil Bendahara Umum (Wabendum) PWI Pusat, Herlina, yang mewakili Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir. Herlina didampingi oleh Pengurus PWI Pusat, Ardiansyah Tanjung, beserta jajaran PWI Riau, yakni Ketua PWI Riau Raja Isyam Azwar dan Sekretarisnya M. Doni Putra.

Prosesi penyerahan berlangsung di rumah duka di Pekanbaru dan diserahkan langsung kepada anak semata wayang Almarhum, Abbiyu, dalam suasana haru di malam ketiga kepergiannya, Senin (20/4/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Herlina menyampaikan pesan duka dari Ketua Umum PWI Pusat. Ia menegaskan bahwa kepergian almarhum merupakan kehilangan besar bagi seluruh insan pers di Indonesia.

“Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas kepergian almarhum Zulmansyah Sekedang. Beliau adalah sosok yang berdedikasi tinggi, penuh tanggung jawab, dan telah memberikan kontribusi besar bagi organisasi PWI,” ujar Herlina menyampaikan pesan Ketua Umum.

“Atas nama keluarga besar PWI Pusat, kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban keluarga yang ditinggalkan. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan,” lanjutnya.

Pihak keluarga almarhum menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh PWI Pusat. Mereka mengapresiasi kepedulian organisasi terhadap anggotanya, bahkan hingga akhir hayat.

Almarhum Zulmansyah Sekedang dikenal sebagai sosok yang aktif, berdedikasi, dan memiliki komitmen kuat dalam memajukan dunia jurnalistik di Indonesia. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi rekan-rekan sejawat di PWI dan komunitas pers Indonesia. *
PEKANBARU - KONTRASRIAU.COM - 
Suasana Mushalla SMAN 4 Pekanbaru, yang berlokasi di Jalan Adi Sucipto No. 64 (Komplek AURI), tampak berbeda pada Senin pagi (20/04/2026). Sejak pukul 07.00 WIB, ratusan siswa dan puluhan guru memadati lokasi kegiatan dalam rangka program Police Goes To School yang dipadukan dengan kampanye Green Policing oleh Ditlantas Polda Riau. Antusiasme peserta membuat aula bergemuruh, mencerminkan tingginya semangat generasi muda dalam menyambut edukasi keselamatan berlalu lintas.
Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 09.30 WIB ini dipimpin langsung oleh Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau, AKBP Dasril, S.Pd., M.M., bersama tim Subdit Kamsel. Turut hadir dalam kegiatan tersebut personel Ditlantas lainnya, di antaranya AKP Dedi Siswanto, IPTU Riza Elfiera, Aipda Sartika FES, Brigadir Annisa Elfitri, Brigadir Annisa Widya Wiratami, serta ASN R. Pardosi.
Sebanyak 71 guru dan 1.064 siswa/i SMAN 4 Pekanbaru mengikuti kegiatan ini dengan penuh perhatian. Dalam penyampaiannya, AKBP Dasril menekankan pentingnya kesadaran dan kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas, dengan mengacu pada data anatomi kecelakaan lalu lintas tahun 2026. Ia mengajak seluruh peserta untuk memahami bahwa kecelakaan bukan hanya angka statistik, tetapi peristiwa nyata yang berdampak besar terhadap keselamatan jiwa.

“Keselamatan berlalu lintas harus menjadi budaya, bukan sekadar kewajiban. Generasi muda memiliki peran penting sebagai pelopor keselamatan di jalan raya,” tegasnya di hadapan para peserta.

Sorak sorai pun pecah dan memenuhi ruangan saat sesi tanya jawab berlangsung bersama Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau, AKBP Dasril. Para siswa tampak antusias mengangkat tangan, berlomba menjawab pertanyaan seputar keselamatan berlalu lintas yang disampaikan, menciptakan suasana interaktif dan penuh semangat.

Dalam keterangannya, AKBP Dasril juga menyampaikan bahwa kegiatan Police Goes To School yang dipadukan dengan Green Policing merupakan langkah strategis untuk membangun kesadaran sejak usia dini.

“Kami ingin menanamkan mindset kepada para pelajar bahwa keselamatan berlalu lintas dan kepedulian terhadap lingkungan adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Melalui edukasi seperti ini, kami berharap para siswa tidak hanya menjadi pengguna jalan yang tertib, tetapi juga agen perubahan di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMAN 4 Pekanbaru, H. Sahid Suwarno, S.Pd., M.M., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas terlaksananya kegiatan Police Goes To School yang memberikan manfaat besar bagi para guru dan siswa.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Kehadiran Ditlantas Polda Riau memberikan pemahaman yang sangat penting bagi siswa kami terkait tertib berlalu lintas sekaligus kepedulian terhadap lingkungan. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut karena sangat membantu dalam membentuk karakter disiplin dan kesadaran sosial generasi muda,” ujarnya.

Dirlantas Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, juga menegaskan bahwa program Police Goes To School merupakan salah satu program prioritas Polri dalam membangun karakter generasi muda.

“Program Police Goes To School adalah bagian dari upaya prioritas Polri dalam membentuk karakter generasi muda agar memahami dan mematuhi tata tertib berlalu lintas sejak dini. Sejalan dengan itu, program Green Policing juga kami dorong sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, sehingga generasi muda tidak hanya tertib di jalan, tetapi juga memiliki kesadaran menjaga kelestarian alam,” ujarnya.

Untuk meningkatkan interaksi, kegiatan juga diisi dengan sesi kuis seputar keselamatan berlalu lintas. Suasana semakin hidup ketika para siswa berlomba menjawab pertanyaan, dengan hadiah menarik berupa helm SNI, tumbler, dan buku panduan keselamatan lalu lintas yang telah disiapkan panitia.

Tidak hanya fokus pada keselamatan di jalan, Ditlantas Polda Riau juga mengintegrasikan program Green Policing sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Dalam kesempatan tersebut, diserahkan bibit pohon berbuah kepada pihak sekolah sebagai simbol komitmen bersama dalam menjaga kelestarian alam.

Melalui kegiatan ini, sejumlah hasil positif berhasil dicapai, di antaranya tersampaikannya edukasi program Green Policing sebagai inisiatif Kapolda Riau dalam mengajak masyarakat menjaga lingkungan, meningkatnya pemahaman guru dan siswa tentang pentingnya tertib berlalu lintas, serta tumbuhnya komitmen bersama untuk menjadi pelopor keselamatan di jalan raya.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa pendekatan edukatif yang humanis mampu membangun kesadaran kolektif sejak dini. Dengan semangat kolaborasi antara kepolisian dan dunia pendidikan, diharapkan tercipta generasi muda yang tidak hanya tertib berlalu lintas, tetapi juga peduli terhadap lingkungan sekitar.(***)
BANGKINANG KOTA - KONTRASRIAU.COM - 
Bupati Kampar Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T secara resmi membuka kegiatan Movie Day Riau 2026 dari Anti Corruption Film Festival (ACFFEST) bersama Komunitas Film Pekanbaru yang digelar di Balai Bupati Kampar, Ahad (19/04/2026). 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Penyuluh Anti Korupsi Riau Edward dan Hayu Ardina, Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Ardi Mardiansyah, S.STP., M.Si, Kepala Inspektorat Kabupaten Kampar Muhammad Irsyad, SH., M.Hum, Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Kabupaten Kampar Lukmansyah Badoe, S.Sos., M.Si, serta Plt Kadisdikpora Kabupaten Kampar Helmi, SH., MH.

Dalam sambutannya, Bupati Kampar Ahmad Yuzar menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan momentum penting bagi Kabupaten Kampar, karena menjadi salah satu daerah penyelenggara yakni Pekanbaru dan Rengat pemutaran film dalam rangkaian ACFFEST 2026.

“Ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Kampar dalam upaya pemberantasan korupsi melalui media edukatif yang kreatif dan inspiratif,” ujar Ahmad Yuzar.

Ia menegaskan bahwa pemberantasan korupsi bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

“Kita semua harus bersatu padu untuk melawan korupsi, karena ini adalah tanggung jawab kita bersama. Melalui ACFFEST ini, kami mengajak seluruh masyarakat untuk semakin sadar dan berperan aktif dalam pemberantasan korupsi,” tambahnya.

Lebih lanjut, Bupati Kampar juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Kampar untuk bersama-sama membangun budaya anti korupsi dalam kehidupan sehari-hari.

“Mari kita bersama-sama membangun budaya anti korupsi demi mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berintegritas,” ajaknya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Kampar juga menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI atas terselenggaranya kegiatan ACFFEST yang dinilai mampu menjadi sarana edukasi yang efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya korupsi.

Kegiatan Movie Day Riau 2026 ini diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam menanamkan nilai-nilai integritas serta memperkuat gerakan anti korupsi di tengah masyarakat, khususnya di Kabupaten Kampar. (Diskominfo Kampar/RF)
PEKANBARU - KONTRASRIAU.COM - 
Personel Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Riau bergerak cepat menangani peristiwa kecelakaan lalu lintas ganda yang terjadi di Jalan Tol Permai KM 38, Minggu (19/4/2026) sekitar pukul 13.40 WIB.
Kecelakaan tersebut melibatkan dua kendaraan, yakni mobil Daihatsu Terios BM 1662 NF dan truk Hino BM 9569 TY yang saat itu dalam kondisi berhenti di bahu jalan.

Berdasarkan informasi di lapangan, kecelakaan bermula saat mobil Daihatsu Terios yang datang dari arah Pekanbaru menuju Duri tiba-tiba bergerak ke kiri hingga masuk ke bahu jalan. Pada saat bersamaan, terdapat kendaraan truk Hino yang sedang berhenti akibat mengalami gangguan mesin (overheat).

Diduga akibat pengemudi mengantuk serta kondisi jalan menanjak, kendaraan Daihatsu Terios tidak dapat dikendalikan dan menabrak bagian belakang truk Hino yang sedang berhenti.

Akibat kejadian tersebut, pengemudi Daihatsu Terios, Irma (45), meninggal dunia di tempat kejadian perkara. Sementara tiga penumpang lainnya mengalami luka berat, yakni Sanusi Tandi (50), Brian (11), dan Rizkya Zahara Tania (13), yang seluruhnya merupakan warga Jalan Siak II, Kelurahan Umban Sari, Kecamatan Rumbai, Pekanbaru.

Kerugian material akibat kecelakaan ini diperkirakan mencapai Rp50 juta.

Petugas Sat PJR yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian, memberikan pertolongan kepada korban, serta mengevakuasi seluruh korban ke RS Awal Bros Ahmad Yani Pekanbaru untuk mendapatkan penanganan medis. Selain itu, petugas juga mengamankan barang bukti dan berkoordinasi dengan Unit Laka Polsek Kandis Polres Siak untuk penanganan awal.

Penanganan di lapangan dipimpin langsung oleh Panit Regu 1 Tol Permai, Ipda Aljamil, bersama personel Aiptu Edi Jimmi, Aipda Andri Mulyadi, dan Brigadir Risky Aprianda yang sigap melakukan evakuasi dan pengamanan di lokasi kejadian.

Kasat PJR Ditlantas Polda Riau, AKBP Eko Baskara, menyampaikan bahwa pihaknya bergerak cepat begitu menerima laporan dari masyarakat.

“Begitu menerima informasi, personel kami langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal, mengevakuasi korban, serta mengamankan lokasi kejadian agar tidak menimbulkan kemacetan maupun kecelakaan lanjutan,” ujarnya.

Ia juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan tol agar selalu memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima saat berkendara.

“Kami mengingatkan kepada pengendara agar tidak memaksakan diri saat mengantuk. Apabila merasa lelah, segera beristirahat di rest area demi keselamatan bersama,” tambahnya.

Sementara itu, Dirlantas Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh personel yang telah bergerak cepat dalam menangani kejadian tersebut.

“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada personel PJR serta tim HK yang telah merespons cepat kejadian ini, memberikan pertolongan kepada korban, serta melakukan pengamanan di lokasi sehingga situasi tetap kondusif,” ungkapnya.

Setelah memberikan bantuan pertolongan dan pengamanan di lokasi kecelakaan, personel Sat PJR Ditlantas Polda Riau selanjutnya menyerahkan penanganan perkara kepada Satlantas Polres Siak untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Kehadiran cepat personel PJR bersama tim terkait di lokasi mendapat apresiasi karena sigap dalam memberikan bantuan kepada para korban serta memastikan kelancaran arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian.(***)