TRENDING NOW

BANGKINANG KOTA - KONTRASRIAU.COM -
Bupati Kampar Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T., secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kampar periode 2026–2031. Prosesi pelantikan berlangsung di Balai Bupati Kampar, Rabu (10/6/2026).

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si., unsur Forkopimda Kampar, Ketua BAZNAS Provinsi Riau Masriadi Hasan, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Ardi Mardiansyah, S.STP., M.Si., para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta para kepala bagian di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar.

Adapun Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kampar periode 2026–2031 yang dilantik dan diambil sumpahnya yakni:

* Ketua: Arizon, S.E.
* Wakil Ketua I: Wahid Arbangi, S.Pd.I.
* Wakil Ketua II: Dt. Abdullah
* Wakil Ketua III: H. Syarifuddin, M.Pd.
* Wakil Ketua IV: Dr. H. M. Husni Thamrin, M.A., M.Si.

Dalam sambutannya, Bupati Kampar Ahmad Yuzar menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pimpinan BAZNAS Kabupaten Kampar yang baru dilantik serta berharap lembaga tersebut semakin maju dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Selamat menjalankan amanah kepada Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kampar periode 2026–2031. Saya berharap BAZNAS Kabupaten Kampar lebih maju lagi ke depan sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Ahmad Yuzar.

Bupati menjelaskan bahwa zakat merupakan salah satu rukun Islam yang selalu disandingkan Allah SWT dengan salat. Salat merupakan ibadah badan yang paling agung, sedangkan zakat adalah ibadah harta yang memiliki kedudukan sangat penting dalam ajaran Islam.

Selain sebagai ibadah, menurutnya zakat juga menjadi salah satu instrumen fiskal dalam sistem ekonomi Islam yang telah terbukti mampu membantu mengatasi berbagai persoalan ekonomi, terutama dalam upaya pengentasan kemiskinan sebagaimana yang pernah terjadi pada masa kepemimpinan Umar bin Khattab dan Umar bin Abdul Aziz.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Kampar berharap BAZNAS dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan visi Kabupaten Kampar, yakni “Terwujudnya Kabupaten Kampar yang Maju, Agamis, Berbudaya, Berdaya Saing, dan Sejahtera Tahun 2030.”

Bupati juga menekankan pentingnya profesionalisme dalam pendistribusian zakat agar penyalurannya tepat sasaran kepada para mustahik yang berhak menerimanya.

Pada kesempatan tersebut, Ahmad Yuzar turut menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kampar periode 2021–2026 atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan selama menjalankan amanah.

“Saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas pelaksanaan amanah yang telah diemban. Semoga Allah SWT memberikan pahala yang berlipat ganda atas segala pengabdian yang telah dilakukan,” tutupnya. (Diskominfo Kampar/RF)
BANGKINANG KOTA – KONTRASRIAU.COM - 
Bupati Kampar Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T., secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kampar periode 2026–2031. Prosesi pelantikan berlangsung di Balai Bupati Kampar, Rabu (10/6/2026).
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si., unsur Forkopimda Kampar, Ketua BAZNAS Provinsi Riau Masriadi Hasan, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Ardi Mardiansyah, S.STP., M.Si., para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta para kepala bagian di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar.
Adapun Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kampar periode 2026–2031 yang dilantik dan diambil sumpahnya yakni:

* Ketua: Arizon, S.E.
* Wakil Ketua I: Wahid Arbangi, S.Pd.I.
* Wakil Ketua II: Dt. Abdullah
* Wakil Ketua III: H. Syarifuddin, M.Pd.
* Wakil Ketua IV: Dr. H. M. Husni Thamrin, M.A., M.Si.

Dalam sambutannya, Bupati Kampar Ahmad Yuzar menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pimpinan BAZNAS Kabupaten Kampar yang baru dilantik serta berharap lembaga tersebut semakin maju dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Selamat menjalankan amanah kepada Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kampar periode 2026–2031. Saya berharap BAZNAS Kabupaten Kampar lebih maju lagi ke depan sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Ahmad Yuzar.

Bupati menjelaskan bahwa zakat merupakan salah satu rukun Islam yang selalu disandingkan Allah SWT dengan salat. Salat merupakan ibadah badan yang paling agung, sedangkan zakat adalah ibadah harta yang memiliki kedudukan sangat penting dalam ajaran Islam.

Selain sebagai ibadah, menurutnya zakat juga menjadi salah satu instrumen fiskal dalam sistem ekonomi Islam yang telah terbukti mampu membantu mengatasi berbagai persoalan ekonomi, terutama dalam upaya pengentasan kemiskinan sebagaimana yang pernah terjadi pada masa kepemimpinan Umar bin Khattab dan Umar bin Abdul Aziz.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Kampar berharap BAZNAS dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan visi Kabupaten Kampar, yakni “Terwujudnya Kabupaten Kampar yang Maju, Agamis, Berbudaya, Berdaya Saing, dan Sejahtera Tahun 2030.”

Bupati juga menekankan pentingnya profesionalisme dalam pendistribusian zakat agar penyalurannya tepat sasaran kepada para mustahik yang berhak menerimanya.

Pada kesempatan tersebut, Ahmad Yuzar turut menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kampar periode 2021–2026 atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan selama menjalankan amanah.

“Saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas pelaksanaan amanah yang telah diemban. Semoga Allah SWT memberikan pahala yang berlipat ganda atas segala pengabdian yang telah dilakukan,” tutupnya. (Diskominfo Kampar/RF)
BANGKINANG KOTA - KONTRASRIAU
COM - Bupati Kampar, Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T., bertindak sebagai Inspektur Upacara pada Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan kegiatan Kerja Bakti Lingkungan (Korve) dan Aksi Penanaman Pohon yang berlangsung diBangkinang Riverside, Rabu (10/6/2026). 

Setelah menjadi Pimpinan Apel, Bupati Kampar melakukan penanaman Pohon di Bangkinang Riverside dan Embung Sungai Sonsang Bangkinang. 

Kegiatan yang diikuti oleh Wakil Bupati Kampar Dr Misharti S.Ag M.Si, Pj Sekda Kampar Dr Ardi Mardiansyah S.STP M.Si, unsur Forkopimda, Kepala OPD, ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar, TNI/Polri, pelajar, organisasi masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat tersebut merupakan bentuk komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mewujudkan Kabupaten Kampar yang bersih, hijau, dan berkelanjutan.

Dalam amanatnya, Bupati Kampar Ahmad Yuzar mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan hidup serta menjadikan budaya menjaga kebersihan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

“Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran dan tanggung jawab bersama dalam menjaga kelestarian alam. 

Lingkungan yang bersih dan sehat merupakan investasi penting bagi generasi masa depan,” ujar Ahmad Yuzar.

Bupati juga menegaskan bahwa berbagai tantangan lingkungan seperti sampah, pencemaran, serta berkurangnya kawasan hijau harus menjadi perhatian bersama. 

Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam menjaga keseimbangan ekosistem.

Usai pelaksanaan upacara, Bupati Kampar bersama para peserta melakukan aksi penanaman pohon di lokasi yang telah ditentukan.

Penanaman pohon ini bertujuan untuk meningkatkan tutupan hijau, menjaga kualitas udara, mencegah erosi, serta mendukung upaya mitigasi perubahan iklim. 

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan Kerja Bakti Lingkungan (Korve) yang difokuskan pada pembersihan area fasilitas umum, saluran drainase, serta kawasan yang menjadi pusat aktivitas masyarakat. 

Kegiatan tersebut dilakukan secara gotong royong setiap OPD dan Forkopimda sebagai wujud nyata kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.

Ahmad Yuzar berharap kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini dapat menjadi gerakan berkelanjutan yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat.

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 di Kabupaten Kampar berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme peserta, sekaligus menjadi wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Kampar dalam mendukung pembangunan yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan. (DiskominfoKampar/RyD)
PEKANBARU - KONTRASRIAU.COM - Dalam rangka memeriahkan. Hari jadi Kota Pekanbaru Ke 242, Bapenda Kota Pekanbaru memberikan penghapusan sangsi adminstratrif pajak daerah tanggal 01 Juni 2026 s/d 31 Agustus 2026.

Hal ini dijelaskan oleh Kaban Bapenda Kota Pekanbaru, melalui Kasubbid Pendataan, Pendaftaran PBB, BPHTB, Opsion PKB dan BBNKB Bidang Pajak Daerah I  M.E. Ryan Pratama Menjelaskan bahwa kebijakan ini berlaku dari tanggal 01 Juni 2026  s/d 31 Agustus 2026, yang tertuang dalam surat keputusan Walikota Pekanbaru nomor 661 tahun 2026, tanggal 25 mei 2026." Tegasnya.

" Bapenda Kota Pekanbaru mengajak Masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan dalam pembayaran pajak Daerah salah satunya, penghapusan denda nol rupiah untuk pajak bumi dan bangunan (PBB)" Tuturnya.

Editor : Omeng
BANGKINANG KOTA - KONTRASRIAU
COM - Turnamen Badminton KORPRI Cup Champion 2026 yang digelar di GOR Bukit Indah Bangkinang Kota semakin memasuki babak puncak. Bupati Kampar, Ahmad Yuzar, berhasil memastikan langkah ke grand final setelah memenangkan pertandingan sengit di babak semifinal. Selasa (9/6).

Bertanding di nomor ganda putra bersama Wahyu Nurdiansyah mewakili Setda Kampar, Ahmad Yuzar harus bekerja keras menghadapi pasangan tangguh dari Satpol PP. Pertandingan berlangsung ketat dan menyajikan aksi-aksi menarik yang mendapat apresiasi dari para penonton yang memadati arena pertandingan.

Pada game pertama, pasangan Setda Kampar berhasil unggul tipis dengan skor 25-23. Namun, pasangan Satpol PP mampu bangkit pada gim kedua dan merebut kemenangan dengan skor 21-18, sehingga memaksa pertandingan berlanjut ke game penentuan. Di game ketiga, Ahmad Yuzar dan Wahyu Nurdiansyah tampil lebih percaya diri dan mampu mengendalikan permainan hingga menutup pertandingan dengan kemenangan 21-15.

Kemenangan tersebut mengantarkan pasangan Ahmad Yuzar dan Wahyu Nurdiansyah melaju ke partai grand final Turnamen Badminton KORPRI Cup 2026, sekaligus membuka peluang untuk meraih gelar juara pada ajang yang mempererat silaturahmi antarpegawai dan instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar tersebut.

Sementara itu, langkah Wakil Bupati Kampar, Misharti, yang berpasangan dengan Bungsu Fahry harus terhenti di babak semifinal. Pasangan tersebut harus mengakui keunggulan wakil RSUD Bangkinang setelah melalui pertandingan yang kompetitif dan penuh semangat sportivitas.

Meski gagal melangkah ke partai final, penampilan Misharti dan Bungsu Fahry tetap mendapat apresiasi dari para pendukung dan peserta turnamen karena telah menunjukkan permainan terbaik sepanjang kompetisi.

Turnamen Badminton KORPRI Cup 2026 sendiri menjadi salah satu ajang olahraga yang tidak hanya bertujuan mencari prestasi, tetapi juga mempererat kebersamaan, meningkatkan kesehatan jasmani, serta memperkuat hubungan antarpegawai dan instansi di Kabupaten Kampar. 

Dengan semakin dekatnya partai puncak, antusiasme peserta dan masyarakat untuk menyaksikan pertandingan grand final pun terus meningkat.(Diskominfo Kampar /Prot-dokpim/Pdy)
RIAU (KEMENAG) — KONTRASRIAU.COM - 
Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama Republik Indonesia, Ny. Hj. Helmi Nasaruddin Umar, menegaskan pentingnya peran perempuan dalam membangun keluarga yang kuat dan harmonis. Hal tersebut disampaikannya saat melakukan kunjungan kerja ke Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Selasa (9/6/2026).
 
Kunjungan kerja tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus DWP Kementerian Agama RI, pengurus DWP Kanwil Kemenag Riau, serta perwakilan DWP Kemenag Kabupaten/Kota se-Provinsi Riau.
 
Dalam arahannya, Ny. Hj. Helmi Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa perempuan memiliki posisi yang sangat strategis dalam kehidupan keluarga maupun masyarakat. Menurutnya, perempuan, khususnya seorang ibu, merupakan pilar utama yang menentukan ketahanan dan keharmonisan keluarga.
 
"Perempuan adalah jantung keluarga. Tanpa ibu, keluarga tidak akan memiliki kekuatan yang utuh. Karena itu, kita harus membangun keluarga yang harmonis dan menjadikan DWP sebagai sarana belajar yang memberikan dampak positif," ujarnya.
 
Ia menekankan bahwa Dharma Wanita Persatuan tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga ruang pembelajaran dan pemberdayaan bagi para perempuan agar mampu meningkatkan kapasitas diri, memperkuat peran dalam keluarga, serta memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan sekitar.
 
Lebih lanjut, Ny. Hj. Helmi Nasaruddin Umar mengajak seluruh anggota DWP untuk menjadi agen perubahan yang mampu menghadirkan nilai-nilai kebaikan di tengah masyarakat.
 
"Mari kita perkuat peran Dharma Wanita Persatuan sebagai mitra strategis Kementerian Agama dalam mendukung berbagai program dan pelayanan kepada masyarakat," ajaknya.
 
Sementara itu, Ketua DWP Kementerian Agama RI, Ny. Sinarliati Kamaruddin Amin, berharap seluruh DWP Kementerian Agama Kabupaten/Kota di Provinsi Riau terus aktif melaksanakan berbagai program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
 
Menurutnya, berbagai kegiatan sosial, pendidikan, pemberdayaan perempuan, maupun pembinaan keluarga yang dilaksanakan DWP perlu terus dikembangkan dan dipublikasikan agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.
 
"Saya berharap DWP Kabupaten/Kota dapat terus melaksanakan program dan kegiatan yang berdampak. Selain itu, silakan mengunggah dan mempublikasikan berbagai kegiatan tersebut agar manfaatnya dapat diketahui oleh masyarakat luas," ungkapnya.
 
Kegiatan kunjungan kerja ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara DWP Kementerian Agama RI dengan DWP Kemenag Provinsi maupun Kabupaten/Kota dalam mendukung program-program Kementerian Agama, khususnya yang berkaitan dengan penguatan keluarga, pemberdayaan perempuan, pendidikan, dan pelayanan keagamaan kepada masyarakat.
 
Melalui peran aktif para anggota DWP, diharapkan lahir berbagai inovasi dan program yang mampu meningkatkan kualitas kehidupan keluarga serta memperkuat kontribusi perempuan dalam pembangunan bangsa.