TRENDING NOW

BANGKINANG KOTA - KONTRASRIAU.COM - 
Setelah ditunggu sejak Senin (08/06/2026) dini hari hingga siang tadi, belum juga tampak ada pengumuman resmi terhadap hasil Seleksi Akhir yang diikuti sebanyak 33 peserta melalui website resmi milik Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kampar. 

Mendekati pukul 14:00 WIB barulah muncul pengumuman resmi oleh Panitia Seleksi Terbuka (Panselter) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar tahun 2026.

Panselter yang diketuai oleh Prof Dr H Ilyas Husti lewat surat pengumuman dengan Nomor : 021 / PANSEL - SELTER / KPR / 2026 Tentang Penetapan Hasil Akhir Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama kabupaten Kampar. Berdasarkan Keputusan Panitia Seleksi Nomor : 020 / PANSEL-SELTER / KPR / 2026, tanggal 08 Juni 2026 tentang Penetapan Hasil Akhir Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar, dengan ini diumumkan peserta yang dinyatakan lulus Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar sebanyak 15 orang.

Peserta yang dinyatakan lulus pada seleksi akhir diwajibkan mengikuti Tes Kesehatan Jasmani, Rohani dan Bebas Narkoba di Rumah Sakit Jiwa Tampan Pekanbaru pada  hari Senin sampai dengan Selasa (08-09 Juni 2026.

Biaya Tes Kesehatan Jasmani, Rohani dan Bebas Narkoba dibebankan kepada peserta.

Demikian isi pengumuman yang sudah diupload pada website resmi milik BKPSDM kabupaten Kampar yang telah ditanda tangani oleh Ketua Panselter JPTP tahun 2026 atas nama Prof Dr H Ilyas Husti.

1.Sekdakab Kampar : Ardi Mardiansyah, Marahalim dan Yuli Usman.

2?Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Kampar : Nafiaduddin, Tengku Said Hidayat dan Zulfikar.

3.Asisten III Administrasi Umum Setdakab Kampar : Al Kautsar, Irwan AR dan Yogi Riadh Yudistira.

4.Inspektur Daerah Kabupaten Kampar : Leonardi, Muhammad Irsyad dan Sutani Rakhmad, 

5.Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampa : Alimora, Rita Anggraini dan Zulhendra Dasat. (Diskominfo Kampar /Arif /Pdy)
KAMPAR UTARA - KONTRASRIAU.COM - Korban Cepi Ahmad Munawar (32) tahun, berprofesi sebagai Buruh, beralamat di Jalan Kampung Suka Mandi, RT 001 / RW 012, Desa Pada Ulun, Kecamatan Malajaya, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat masih belum ditemukan sampai saat ini. 

Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang yang dikonfirmasi melalui Kapolsek Kampar AKP Asdisyah Mursyid, Senin (08/06/2026) pagi jelang siang tadi menyampaikan bahwa pagi tadi telah dilaksanakan kegiatan pencaharian terhadap korban tenggelam hari kedua di aliran sungai Kampar, tepatnya di Seputaran Pulau Kosiok, Desa Muara Jalai, Kecamatan Kampar Utara, Kabupaten Kampar.

"Sebelum giat pencarian hari kedua korban tengelam pada pukul 07:00 WIB terlebih dahulu dilaksanakan Apel / Brifing pencarian korban tenggelam," ujar Kapolsek Kampar.

Diijelaskan Kapolsek, bahwa kegiatan Apel dipimpin oleh Dantim dari Basarnas Pekanbaru J Sinaga dan didampingi Kapolsek Kampar yang diwakili Bhabinkamtibmas Aipda Romi Candra. Selain itu kegiatan Apel / Brifing juga di ikuti oleh Tim Gabungan yang terdiri personil Polsek Kampar l, 7 personil Basarnas Pekanbaru dan 10 anggota dari BPBD kabupaten Kampar.

"Setelah pelaksanaan Apel giat pencarian dimulai dengan Tim Penyelam dari Basarnas Pekanbaru, dan dilanjutkan dengan penyisiran di seputaran sungai Kampar," tambah mantan Kapolsek Siak Hulu.

Mengakhiri wawancara, Kapolsek menegaskan bahwa sampai saat sekarang kegiatan pencarian masih berlangsung.

"Laporan perkembangan pencarian akan dilaporkan kembali. Selama giat pencaharian terhadap korban berlangsung situasi terdapat dalam leadaan aman dan kondusif," pungkasnya.

Sebelumnya korban bersama dengan 2 orang temannya mancing di sekitar Pulau Kosiok pada kondisi tempat yang dalam. Tiba ditempat yang dangkal, korban bersama Dede Olah Nurdiansyah mandi. 

Tanpa mereka berdua sadari, terbawa arus sungai Kampar yang deras dan berada di kondisi yang dalam. Mereka berdua akhirnya berjuang menyelamatkan diri, tapi korban tidak sampai ketepi karena diduga tidak bisa berenang 

Melihat kondisi kedua temannya terbawa arus sungai Kampar, teman korban yang mancing langsung berteriak minta tolong kepada warga disekitar dan saksi-saksi yang  berada di lokasi.

Dede teman korban mandi akhirnya berhasil selamat dan diselamatkan oleh warga serta langsing dibawa ke RSUD Bangkinang untuk mendapatkan pertolongan medis.

Sedangkan korban, tidak dapat diselamatkan karena tenggelam dibawa arus sungai Kampar dan sampai sekarang masih belum ditemukan.

Teman korban Dede Olah Nurdiansyah selamat usai diberikan pertolongan di RSUD Bangkinang dan sudah pulang.

Korban mancing dan mandi pada hari Ahad (0706/2026) siang sekitar pukul 13:00 WIB dan tenggelam di sekitar kondisi dalam di Pulau Kosiok, desa Muara Jalai, kecamatan Kampar Utara, kabupaten Kampar. (Diskominfo Kampar /Arif)
BANGKINANG KOTA - KONTRASRIAU.COM - 
Bupati Kampar Ahmad Yuzar, S.Sos., MT diwakili Plt Asisten I Setda Kampar Tengku Said Hidayat, S.STP., M.IP memimpin Apel Gabungan di lingkungan Perkantoran Kantor Bupati Kampar, Senin (08/06/2026).

Apel gabungan yang dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Kampar tersebut diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang bertugas di lingkungan Perkantoran Kantor Bupati Kampar.

Dalam amanatnya, Tengku Said Hidayat menekankan pentingnya kedisiplinan sebagai salah satu kunci utama dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ia mengajak seluruh ASN untuk senantiasa mematuhi aturan yang berlaku, menjaga integritas, serta meningkatkan etos kerja dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing.


Selain menyampaikan tentang kedisiplinan dan peningkatan kinerja, Tengku Said Hidayat juga mengingatkan seluruh ASN terkait pelaksanaan Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 sesuai Himbauan Bupati Kampar Nomor: 660.4/DLH-SET/359.

Dalam himbauan tersebut, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diminta untuk berpartisipasi aktif dalam rangkaian kegiatan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 dengan beberapa agenda yang telah ditetapkan.

Adapun bentuk partisipasi yang diharapkan antara lain memasang spanduk Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 di kantor masing-masing sesuai Panduan Visual yang telah disediakan. Selain itu, seluruh Kepala OPD diminta mengikutsertakan seluruh PNS dan PPPK untuk mengikuti Apel dan Kerja Bakti (Korve) yang akan dilaksanakan di Bangkinang Riverside pada Rabu, 10 Juni 2026.

Selanjutnya, peserta juga diimbau membawa peralatan gotong royong seperti sapu, sekop, garu dan serok guna mendukung pelaksanaan kerja bakti. Dalam rangka mendukung pengelolaan sampah berkelanjutan, seluruh peserta juga diminta membawa sampah terpilah yang dapat didaur ulang seperti botol plastik, kaleng minuman, karton, kertas HVS, buku bekas, serta besi dan logam bekas yang nantinya akan dilakukan penimbangan di lokasi kegiatan.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pengurangan sampah plastik sekali pakai, seluruh peserta juga diimbau membawa botol air minum (tumbler) pribadi dari rumah.

Melalui apel gabungan tersebut, Tengku Said Hidayat berharap seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar dapat terus meningkatkan disiplin, kinerja, serta kepedulian terhadap lingkungan hidup sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan berkelanjutan. (Diskominfo Kampar/RF)
BATAM - KONTRASRIAU.COM - 
Suasana haru dan penuh rasa syukur menyelimuti kedatangan Jamaah Haji Kabupaten Kampar yang tergabung dalam Kloter 06 Debarkasi Batam. Setelah menuntaskan seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci, para tamu Allah tersebut akhirnya menginjakkan kaki di Indonesia dengan selamat melalui Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Sabtu malam (07/06/2026) sekitar pukul 22.00 WIB. 

Pesawat Saudi Airlines yang membawa rombongan jamaah mendarat tepat waktu dan langsung disambut petugas debarkasi serta tim penyambutan dari Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kampar. Wajah-wajah bahagia tampak menghiasi para jamaah yang bersyukur dapat kembali ke Tanah Air dalam keadaan sehat dan selamat.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kampar, H. Dirhamsyah, melalui stafnya Alfitra Lispiandi yang turut menyambut kedatangan jamaah di Batam, mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran proses pemulangan jamaah dari Arab Saudi hingga tiba di Indonesia.

"Alhamdulillah, jamaah haji Kampar Kloter 06 telah tiba dengan selamat di Batam. Saat ini sedang berlangsung proses penurunan jamaah dari pesawat, pemeriksaan dokumen perjalanan serta cap paspor oleh petugas imigrasi sebelum jamaah diarahkan menuju bus yang telah disiapkan menuju Asrama Haji Batam," ujarnya.

Menurutnya, seluruh jamaah akan menjalani masa transit dan beristirahat selama satu malam di Asrama Haji Batam guna memulihkan kondisi setelah menempuh perjalanan panjang dari Arab Saudi.

"Insya Allah besok pagi (Senin, 08/06)  jamaah akan melanjutkan perjalanan menuju daerah asal masing-masing. Kita berharap seluruh tahapan pemulangan berjalan aman, tertib dan lancar hingga seluruh jamaah dapat kembali berkumpul bersama keluarga dalam keadaan sehat dan penuh kebahagiaan," tambahnya.

Kedatangan Kloter 06 ini menjadi momen yang dinantikan keluarga jamaah di Kabupaten Kampar. Setelah lebih dari sebulan menjalankan rukun Islam kelima di Tanah Suci, para jamaah kini bersiap kembali ke tengah masyarakat dengan membawa pengalaman spiritual serta predikat haji yang mabrur.

Pemerintah melalui Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Batam terus memastikan seluruh proses kedatangan, pemeriksaan dokumen, distribusi bagasi hingga keberangkatan menuju daerah asal berjalan sesuai prosedur demi memberikan pelayanan terbaik bagi para jamaah.(Diskominfo Kampar /Ags /Pdy)
BANGKINANG KOTA - KONTRASRIAU.COM - 
Pemerintah Daerah Kabupaten dibawah kepemimpinan Bupati Kampar H Ahmad Yuzar dan Wakil Bupati Kampar Dr Hj Misharti menaruh perhatian besar terhadap kondisi infrastruktur di wilayah Kabupaten Kampar.

Demikian ditegaskan oleh Bupati Kampar H Ahmad Yuzar yang dikonfirmasi melalui Wakil Bupati Kampar Dr Hj Misharti, Ahad (07/06/2026) siang, dari Bangkinang Kota.

"Pemda Kampar sangat berkomitmen terhadap kondisi jalan yang rusak saat ini. kita sudah melakukan koordinasi dengan pihak terkait agar segera ditindaklanjuti karena ini tentu berdampak pada perekonomian masyarakat," ungkap Wabup dengan tegas.

Pemda Kampar, juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat yang telah peduli terhadap kondisi jalan yang rusak di wilayah kabupaten kampar termasuk Tapung.

Ini artinya masyarakat ikut berkontribusi dalam pembangunan melalui informasi yang disampaikan kepada pemimpin untuk segera ditindaklanjuti dan mendapatkan perhatian untuk diperbaiki.

"Membangun daerah itu tidak hanya menjadi tanggung jawab dari pemerintah saja, semua pihak harus terlibat sesuai dengan peran dan fungsi nya masing-masing. Sinergitas antara Pemda dengan seluruh lapisan masyarakat itu sangat dibutuhkan dalam pembangunan," jelas Misharti yang akrab disapa Sijilbab Ungu.

Dalam memperbaiki kondisi infrastruktur di kabupaten Kampar, terutama di wilayah Tapung Raya yang viral saat ini, lanjut Wabup bahwa telah dilakukan berbagai langkah dan upaya baik komunikasi dan koordinasi langsung maupun secara administrasi.

"Tentu dalam memperbaiki kondisi infrastruktur ini tidak mudah terutama dalam kondisi efesiensi anggaran, tapi kita harus tetap memberikan perhatian dan prioritas terhadap jalan, jembatan dan lainnya yang berkaitan dengan kondisi daerah kita. 

Untuk jalan yang rusak di Tapung Raya itu, Pemda Kampar sudah berkoordinasi dangan pemerintah provinsi Riau melalui Dinas terkait," imbuhnya.

Sedangkan untuk jalan nasional, Wabup menjelaskan, bahwa Pemda Kampar juga melakukan berbagai langkah dan upaya serta melalui koordinasi dengan pihak Kementerian Pekerjaan Umum lewat Balai Pengelolaan Jalan Nasional.

"Selain pihak Pemprov Riau dan Kementrian, Pemda Kampar juga berkomunikasi secara berjenjang melalui legislatif baik tingkat kabupaten, provinsi dan DPR RI agar secara bersama-sama mencari solusi supaya segera dapat diperbaiki sehingga berdampak bagi masyarakat dalam sektor perekonomian, baik angkutan maupun distribusi barang," ungkap Wabup.

Ditegaskan Wabup, perbaikan infrastruktur ini tidak hanya menjadi tanggung jawab dan kewajiban dari Pemda Kampar saja, tapi ada regulasi dan aturan yang harus diikuti. 

"Contoh jika jalan merupakan aset Pemkab,  maka itu menjadi tanggungjawab Pemda Kampar. Tapi jika itu jalan provinsi dan nasional, tentu itu menjadi kewenangan mereka pula. Tentu tidak mungkin, Pemda Kampar diam, tapi tetap kita sampaikan dan berkomunikasi dengan pihak provinsi maupun pusat agar menjadi atensi. Jika jalan rusak, tentu sangat berdampak pada kelancaran arus lalu lintas kendaraan , barang dan orang untuk menunjang perekonomian masyarakat. Terkait jalan rusak di wilayah Tapung Raya yang menjadi tanggung jawab Pemprov Riau dan Pemerintah Pusat, tentu kita sampaikan melalui koordinasi dan administrasi. Semoga jalan yang rusak di Tapung Raya segera diperbaiki oleh pihak terkait," tutup Wabup mengakhiri wawancara. (Diskominfo Kampar /Arif)
BATAM - KONTRASRIAU.COM - 
Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T., menyambut langsung kepulangan Jamaah Haji Kabupaten Kampar Tahun 1447 H/2026 M yang tergabung dalam Kloter 05 BTH di Debarkasi Batam, Sabtu malam (06/06/2026).
Turut hadir dalam penyambutan tersebut Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si., bersama suami Anda Wijaya, Kakanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Kepulauan Riau Drs. H. Muhammad Syafii, M.Pd., Pimpinan DPRD Kampar Iib Nursaleh, Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Dr. Ardi Mardiansyah, S.STP., M.Si., Kepala Kemenag Kampar Dr. H. Erizon Efendi, S.Ag., M.P., Kepala Dinas Perkebunan Marhalim, Kepala Dinas Kesehatan dr. Imawan, Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kampar H. Dirhamsyah, S.Ag., M.Sy. yang diwakili Kasubbag TU Taufiq Effendy, Kabag Kesra Setda Kampar Jalal Sayuti, serta petugas haji dari Provinsi Kepulauan Riau, Provinsi Riau, dan Kabupaten Kampar.

Panitia Debarkasi Batam sebelumnya telah menyatakan kesiapan penuh dalam menyambut kedatangan Jamaah Haji Kabupaten Kampar Kloter 05 yang tiba dari Tanah Suci Makkah Al-Mukarramah pada pukul 21.30 WIB. 

Seluruh rangkaian pelayanan dan penyambutan telah dipersiapkan guna memastikan proses kepulangan jamaah berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Dalam sambutannya, Bupati Kampar Ahmad Yuzar mengungkapkan rasa syukur, haru, dan bahagia atas kepulangan para jamaah haji ke Tanah Air dalam keadaan sehat dan selamat.

“Alhamdulillah, hari ini kita dapat menyambut kembali saudara-saudara kita yang telah menunaikan rukun Islam kelima di Tanah Suci. 

Namun, di tengah rasa syukur ini, kita juga turut mendoakan jamaah haji Kampar yang wafat selama menjalankan ibadah haji. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah mereka dan memberikan tempat terbaik di sisi-Nya. Mari kita kirimkan Al-Fatihah untuk mereka,” ujar Ahmad Yuzar dengan mata berkaca-kaca.

Bupati Kampar juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jamaah yang telah kembali dengan menyandang predikat haji mabrur.

“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh Jamaah Haji Kabupaten Kampar Kloter 05 BTH yang telah kembali ke Tanah Air. Semoga seluruh ibadah yang dilaksanakan diterima Allah SWT dan memperoleh predikat haji yang mabrur,” ungkapnya.

Ia berharap pengalaman spiritual yang diperoleh selama menjalankan ibadah haji dapat memberikan dampak positif bagi kehidupan pribadi, keluarga, dan masyarakat.

“Kami berharap Bapak dan Ibu yang baru kembali dari Tanah Suci dapat menjadi teladan di lingkungan masing-masing, menjadi pribadi yang lebih baik, serta mampu menebarkan nilai-nilai kebaikan, persatuan, dan keteladanan di tengah masyarakat,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Ahmad Yuzar juga meminta doa dari para jamaah agar dirinya bersama Wakil Bupati Kampar dan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Kampar senantiasa diberikan kekuatan dan keistiqamahan dalam menjalankan amanah pemerintahan.

“Mohon doakan kami agar selalu diberi petunjuk oleh Allah SWT dalam memimpin daerah ini, sehingga dapat bekerja dengan lurus, adil, amanah, dan sejujur-jujurnya demi kemajuan Kabupaten Kampar,” pintanya.

Selain itu, Bupati Kampar menginstruksikan Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar untuk terus memantau kondisi kesehatan para jamaah pascakepulangan dari Tanah Suci.

“Saya meminta Dinas Kesehatan untuk terus memberikan perhatian kepada para jamaah haji melalui pelayanan jemput bola, sehingga kondisi kesehatan mereka tetap terpantau dengan baik hingga tiba dan beraktivitas kembali di rumah masing-masing,” tegasnya.

Terakhir ia menyampaikan apresiasi kepada petugas Haji Daerah yang telah melaksanakan tugas dan tanggung jawab mulai dari keberangkatan dari Bangkinang hingga ke tanah suci dan kembali lagi ke tanah air, semoga ini menjadi indah bagi bapak dan ibu petugas Haji Daerah Kabupaten Kampar " Tutup Bupati Kampar Ahmad Yuzar. 

Berdasarkan data Panitia Penyelenggara Haji Kabupaten Kampar, jumlah jamaah haji Kabupaten Kampar Tahun 1447 H/2026 M tercatat sebanyak 453 orang. Dari jumlah tersebut, tiga jamaah meninggal dunia dan satu orang mengalami penundaan keberangkatan, sehingga total jamaah yang menjalani ibadah haji tahun ini sebanyak 449 orang.

Untuk jadwal kepulangan, sebanyak 432 jamaah tergabung dalam Kloter 05 BTH yang telah tiba di Tanah Air. Sementara itu, jamaah lainnya akan kembali sesuai jadwal masing-masing, yakni Kloter 06 sebanyak 3 jamaah, Kloter 10 sebanyak 12 jamaah, Kloter 12 sebanyak 1 jamaah, dan Kloter 25 sebanyak 1 jamaah.

Pemerintah Kabupaten Kampar menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas haji, tenaga kesehatan, dan panitia yang telah memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah sejak keberangkatan hingga kepulangan ke Tanah Air.
(Diskominfo Kampar/Pdy)