TRENDING NOW

BANGKINANG KOTA - KONTRASRIAU.COM -
Sebagai  terobosan dalam meningkatkan pengawasan partisipatif, Bawaslu Kampar terus berinovasi dengan melakukan rencana  kerja sama dengan kementrian agama (Kamenag) Kabupaten Kampar dalam bentuk sosialiasi pengawasan yang berbasis nilai nilai keagamaan.

Rencana  tersebut disampaikan Ketua Bawaslu Kabupaten Kampar, Syawir Abdullah, SH melalui Koordinator Divisi Penecagahan, Parmas dan Humas (P2H) Bawaslu Kabupaten Kampar, Fadriansyah, S.Pd,  yang menjelaskan bahwa terobosan Kerjasama dengan Kamenag Kampar tersebut merupakan inovasi Lembaga dalam melakukan Upaya  pengawasan partisipatif dimasa non tahapan.

Dikatakan Fadriansyah, rencana kerjsama ini merupakan tindak lanjut pertemuan pihaknya dengan Kepala Kementrian Gama (Kamenag) Kabupaten Kampar, Dr.H.Erizon Efendi, S.Ag.,M.Pd didampingi Kepala MAN 1 Kampar Drs. Masnur Yazid, M.Pd.I dan Humas MAN 1 Kampar Juliarman. S.Pd pada kegiatan Open Tournamen Bola kaki CUP ke-16 MAN 1 Kampar, ahad (10/05/2026) di Lapangan Bola Kaki empat Balai Kecamatan Kuok.

Dalam Diskusi ringan  dengan  Kepala Kemenag Kabupaten Kampar tersebut, pihak kemenag Kabupaten Kampar menyambut baik terobosan yang dilakukan Bawaslu Kabupaten Kampar tersebut dalam rangjka  Upaya memperkuat pengawasan Pemilu/Pemilihan berbasis nilai-nilai keagamaan terutama dimasa non tahapan ini.

“Responsive Kepala Kamenag Kampar untuk melakukan kerjasama ini akan kita ikat nantinya dalam bentuk Memorandum of Understanding   (MoU) atau nota kesepahaman dari kedua bhelah piak baik Bawaslu Kampar maupun Kemenag Kampar”, sebut Fadriansyah.

Diharapkan melalui Memorandum of Understanding   ini hendaknya nanti terbentuk sebuah kolaborasi yang menjadi langkah strategis dalam memperluas pengawasan partisipatif di tengah masyarakat.

“Kerja sama ini merupakan bagian dari upaya kami memperkuat integritas lembaga Pengawas Pemilu dengan melibatkan unsur keagamaan, kami berharap nilai-nilai kejujuran dan tanggung jawab dalam demokrasi dapat semakin tertanam di masyarakat,” ujar Fadriansyah.

Disisi lain Kepala Kementrian Agama (Kamenag) Kabupaten Kampar, Dr.H.Erizon Efendi, S.Ag.,M.Pd dalam kesempatan tersebut menilai sinergi dua Lembaga ini memiliki potensi besar karena Kementerian Agama memiliki jaringan kelembagaan yang luas yang dapat mendorong Lembaga Pengawasan dalam meningkatan pengawasan partisipatif ditengah Masyarakat di Kabupaten Kampar.

Erizon menyebutkan bahwa jaringan Kantor Urusan Agama (KUA), Penyuluh agama, serta Lembaga pendidikan madrasah di bawah Kementrian Agama Kabupaten Kampar, dapat menjadi sarana strategis untuk menyosialisasikan pentingnya pengawasan Pemilu kepada masyarakat.

“Kita berharap apabila para penyuluh kami mendapatkan sosialisasi mengenai pengawasan Pemilu dari Bawaslu Kampar maka dengan demikian mereka (Kantor Urusan Agama (KUA), Penyuluh agama, serta Lembaga pendidikan madrasah-red) dapat membantu menyampaikan pesan-pesan  tentang pentingnya Pengawasan pemilu yang jujur dan berintegritas,” kata Erizon yang mengharapkan  kerjasama ini pesan tentang integritas pemilu dapat menjangkau masyarakat lebih luas melalui pendekatan nilai-nilai keagamaan.(Diskominfo Kampar/Pdy)
PEKANBARU - KONTRASRIAU.COM - 
Dalam upaya membangun budaya tertib berlalu lintas sekaligus menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini, Ditlantas Polda Riau bersama Ditbinmas Polda Riau melaksanakan kegiatan Green Policing Polda Riau yang dirangkai dengan program Police Goes To School di SDN 42 Pekanbaru, Senin (11/05/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.00 WIB hingga 10.00 WIB tersebut dilaksanakan di lingkungan sekolah yang beralamat di Jalan Inpes No. 2, Kelurahan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru. Program ini menyasar para siswa dan guru sebagai bentuk edukasi dini terkait pentingnya keselamatan berlalu lintas serta kepedulian terhadap lingkungan hidup.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran personel dari Ditbinmas Polda Riau yang dipimpin langsung oleh Kombes Pol Eko Budhi Purwono beserta personel Ditlantas Polda Riau yang dipimpin oleh AKBP Dasril. Selain itu kegiatan juga melibatkan personel Polsek Bukit Raya, Tim RAGA Polda Riau, Tim Damkar Kota Pekanbaru serta DLHK Kota Pekanbaru.
Dalam pelaksanaannya, para siswa diberikan edukasi dan kampanye keselamatan berlalu lintas melalui penyampaian materi interaktif serta sesi tanya jawab. Tidak hanya itu, para pelajar juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga lingkungan, menanam pohon serta membangun kebiasaan peduli terhadap alam sekitar.

Tampak dalam kegiatan tersebut, Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau AKBP Dasril turut membagikan buku panduan tertib berlalu lintas serta helm berstandar SNI kepada siswa-siswi dan para guru yang mampu menjawab pertanyaan seputar keselamatan berlalu lintas dan program Green Policing. Suasana kegiatan pun berlangsung penuh antusias dan interaktif.

Sebagai bentuk apresiasi kepada para siswa yang aktif mengikuti kegiatan, personel Ditlantas Polda Riau juga membagikan hadiah berupa helm keselamatan, buku petunjuk keselamatan berlalu lintas, tumblr hingga kaos bertemakan Green Policing.

Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau, AKBP Dasril menyampaikan bahwa kegiatan Police Goes To School yang dirangkai dengan program Green Policing Polda Riau tersebut mendapatkan sambutan hangat dan antusias dari para siswa dan siswi SDN 42 Pekanbaru.

“Kami melihat antusiasme yang sangat luar biasa dari para pelajar. Melalui kegiatan ini kami ingin menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak dini sekaligus mengajak generasi muda untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa edukasi kepada generasi muda merupakan langkah penting dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas di wilayah hukum Polda Riau di masa mendatang.

Sementara itu, pihak sekolah melalui Kepala Sekolah Ria Anggreni, S.Pd menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Ditlantas Polda Riau dan Ditbinmas Polda Riau atas terselenggaranya kegiatan edukatif tersebut di lingkungan sekolahnya.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan positif yang dilaksanakan oleh Ditlantas Polda Riau bersama Ditbinmas Polda Riau. Edukasi seperti ini sangat penting bagi anak-anak untuk membangun kedisiplinan berlalu lintas serta menanamkan rasa cinta terhadap lingkungan sejak usia dini,” ungkapnya.

Dirlantas Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika juga menyampaikan bahwa kegiatan edukasi keselamatan berlalu lintas dan Green Policing akan terus digencarkan sebagai upaya membangun karakter generasi muda yang disiplin, peduli lingkungan serta sadar akan pentingnya keselamatan di jalan raya.

“Kami ingin membentuk generasi muda yang tidak hanya tertib berlalu lintas, namun juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Melalui kegiatan humanis dan edukatif seperti ini, diharapkan dapat menciptakan budaya keselamatan dan budaya cinta lingkungan di tengah masyarakat,” tegasnya.

Kegiatan kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama antara personel Ditlantas Polda Riau, Ditbinmas Polda Riau, para guru serta seluruh siswa-siswi SDN 42 Pekanbaru dalam suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan.

Dengan hadirnya Polri di tengah masyarakat melalui kegiatan edukatif dan humanis seperti ini, diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas serta memperkuat kepercayaan publik kepada Polri. Selama kegiatan berlangsung situasi terpantau aman, tertib dan kondusif.(***)
KAMPAR - KONTRASRIAU.COM - 
Bupati Kampar Ahmad Yuzar menginstruksikan penyebaran hewan kurban untuk tahun 2026 agar bisa menyentuh masyarakat hingga ke daerah pelosok Kampar, terutama desa-desa yang tidak ada hewan kurbannya. Hal itu ditegaskan Bupati Ahmad Yuzar saat memimpin Rapat terkait Persiapan Hari Raya Kurban tingkat Kabupaten Kampar, Senin (11/5/2026).

Dalam rapat yang ikuti seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tersebut, Bupati juga memaparkan pandangannya terkait pendistribusian hewan korban yang mesti memprioritaskan daerah yang kurang kurban.

"Munurut saya itu kurban seperti itu juga lebih afdhol, seperti di Kampar Kiri Hulu, laporan pak camatnya, di Desa Ludai dan Muara Bio tidak ada hewan kurban, nanti disebarkan kesana. Kalau kita serahkan ke masyarakat yang pada saat ini kurbannya sedikit, tentu lebih bermanfaat, dari pada kita tumpuk di sini, mending kita langsung distribusikan seekor atau dua ekor ke desa-desa yang minim kurban, kalau ada informasi sampaikan saja," papar Bupati.

Untuk itu, kepada OPD terkait, Bupati Ahmad Yuzar juga menginstruksikan agar mendengarkan informasi dari setiap camat terkait kondisi diwilayah masing-masing.

Bupati juga menjelaskan bahwa dirinya juga akan melaksanakan kurban namun di kampung atau desa yang tidak memiliki hewan kurban atau minim hewan kurban.

"Kalau di desa tersebut penduduknya lebih dari 200 orang, misalnya di desa-desa Kampar Kiri Hulu, disalurkan lebih dari satu ekor, jadi tolong Pak Kabag Kesra koordinasikan dengan pengurus-pengurus masjidnya," ungkap Bupati didampingi Wakil Bupati Dr. Mishari dan Pj. Sekda Dr. Ardi Mardiansyah.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga meminta agar Pawai takbir di malam Idul Adha untuk tetap diadakan untuk menyemarakkan Hari Raya Idul Adha.

Terkait Pawai Idul Adha, Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti mengusulkan agar kedepan adanya reward bagi peserta Pawai Takbiran yang paling menarik, "ini menjadi bentuk apresiasi kita kepada OPD atau peserta pawai terbaik," usul Wabup Misharti.

Dalam rapat tersebut juga dibahas terkait jumlah hewan kurban di tingkat Kabupaten Kampar, selain hewan kurban dari 31 OPD, juga ada hewan kurban dari Perusahaan. (Diskominfo Kampar / Ari)
BANGKINANG KOTA - KONTRASRIAU.COM - 
Bupati Kampar, H. Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T., yang dalam hal ini diwakili oleh Plt. Asisten I Setda Kampar Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Tengku Said Hidayat, S.STP., M.IP., menghadiri pembukaan Musyawarah Cabang (Muscab) IX Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Kampar.

Acara yang dipusatkan di Stanum Resort Bangkinang pada Senin (11/05/2026) ini berlangsung khidmat dan dihadiri oleh jajaran pimpinan DPW PPP Riau, pengurus DPC PPP Kampar, serta tokoh lintas partai, termasuk Ketua DPRD Kabupaten Kampar, H. Ahmad Taridi, S.H.I., M.M.

Dalam sambutan tertulis Bupati Kampar yang dibacakan oleh Tengku Said Hidayat, Pemerintah Kabupaten Kampar menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Muscab IX ini sebagai wujud dinamika organisasi yang sehat.

“Pemerintah daerah berharap melalui momentum Muscab ini, PPP dapat terus bersinergi dengan pemerintah dalam menyukseskan program-program pembangunan di Kabupaten Kampar, serta menjaga kondusivitas suhu politik di tengah masyarakat,” ujar Tengku Said Hidayat saat membacakan amanat Bupati.

Kehadiran Plt. Asisten I di lokasi disambut hangat dengan prosesi adat melayu. Kehadiran unsur pimpinan daerah ini menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kampar dalam menjalin komunikasi yang harmonis dengan seluruh pilar demokrasi, termasuk partai politik, demi kemajuan daerah yang lebih baik.

Acara kemudian dilanjutkan dengan prosesi pembukaan secara resmi oleh Ketua DPW PPP Riau, H. Ikbal Sayuti, M.Si., yang disaksikan oleh seluruh tamu undangan dan kader partai yang hadir. (Diskominfo Kampar/RF)
BANGKINANG KOTA - KONTRASRIAU.COM - 
Bupati Kampar, Ahmad Yuzar, bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-107 Pemadam Kebakaran (Damkar), HUT ke-76 Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan HUT ke-64 Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) Tahun 2026. Upacara tersebut dilaksanakan di Lapangan Pelajar Bangkinang Kota, Senin (11/05/2026).
Upacara berlangsung khidmat dan diikuti oleh Wakil Bupati Kampar, Misharti, unsur Forkopimda, Pj. Sekda Kampar Ardi Mardiansyah, Ketua TP PKK Kabupaten Kampar Tengku Nurheryani Ahmad Yuzar, Ketua DWP Kabupaten Kampar, staf ahli bupati, para asisten, serta kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar.
Dalam pelaksanaan upacara, Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kampar Yuricho Efril bertindak sebagai Perwira Upacara, sementara Yorin Efendi dipercaya sebagai Komandan Upacara.
Dalam amanatnya, Bupati Kampar membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Ia menyampaikan bahwa Pemadam Kebakaran telah menunjukkan dedikasi luar biasa dalam menangani kebakaran serta berbagai kondisi darurat lainnya, termasuk penyelamatan jiwa manusia. Di usia ke-107 tahun, Damkar dituntut semakin profesional, responsif, dan adaptif terhadap perkembangan risiko kebencanaan yang semakin kompleks.

Lebih lanjut disampaikan, Satuan Polisi Pamong Praja sebagai penegak Peraturan Daerah dan penyelenggara ketertiban umum memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas daerah. Memasuki usia ke-76 tahun, Satpol PP diharapkan terus mengedepankan pendekatan yang humanis, persuasif, dan berkeadilan dalam menjalankan tugas.

Sementara itu, Satlinmas sebagai garda terdepan perlindungan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan, dinilai memiliki kontribusi besar dalam menjaga keamanan dan ketertiban, serta membantu penanggulangan bencana. Di usia ke-64 tahun, Satlinmas diharapkan terus diperkuat kapasitas dan perannya sebagai mitra pemerintah dan masyarakat.

Bupati Kampar juga menegaskan bahwa momentum peringatan ini menjadi refleksi dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan serta memberikan perhatian terhadap aparatur yang bertugas di tiga sektor tersebut.

“Kita akan lengkapi peralatannya, tingkatkan kompetensi SDM-nya, dan yang paling penting kita yakinkan bahwa setiap pengabdian akan mendapat balasan dari Allah SWT,” ujar Ahmad Yuzar.

Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penampilan simulasi dari Tim PATAKA Satpol PP Kabupaten Kampar dalam penanganan aksi demonstrasi. Selain itu, Dinas Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Kampar juga menampilkan simulasi penanganan dan penyelamatan kebakaran yang menarik perhatian para peserta upacara. (Diskominfo Kampar/RF)
PEKANBARU - KONTRASRIAU.COM - 
Dalam rangka meningktakan pendapatan asli  daerah (PAD) Pemerintah Pekanbaru melalui Bapenda Bekerjasama dengan DP3APM , untuk mengikut sertakan Ibu-ibu kader PKK Kecamatan di dalam pendistribusian kertas SPPT (Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang) tahun 2026.

Kegiatan Ini merupakan inisiaisi dari walikota pekanbaru H. Agung Nugroho, dan Ketua TP PKK Kota Pekanbaru Hj. Sulastri
untuk menambah PAD Kota Pekanbaru dari sektor PBB.

Pendistribusian SPPT PBB dengan mengikut sertakan Ibu Kader PKK ini, juga telah dinilai dan dilihat langsung oleh Kemendagri, sekaligus mendapatkan apresiasi dari Menteri Dalam Negeri H. Tito Karnavian. Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Pendapatan Asli Daerah Kota Pekanbaru, melalui Kasubdit Pendataan, Pendaftaran PBB, BPHTB M.E Ryan Pratama.

Editor : Omeng