TRENDING NOW

PEKANBARU - KONTRASRIAU.COM - Acara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, Pejabat Fungsional, dan Kepala Sekolah di Lingkungan Pemerintah Provinsi Riau, di Gelar pada hari ini Selasa (26/05/2026)pagi, di Gedung Serindit.
Pada acara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Eselon III dan IV yang jumlah mencapai 238 orang dan sekaligus dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (PLT) Gubernur Riau SF. Hariyanto, yang ditempatkan pada beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau.

Ketika awak media KONTRASRIAU.COM mengkonfirmasi langsung salah satu pejabat yang dilantik Rivalino Menyampaikan bahwa hari ini, alhamdulillah kami dipercaya kembali oleh Bapak PLT. Gubernur Riau SF. Hariyanto, pada jabatan sebagai Kepala Bidang Pengawasan dan Ketenaga Kerjaan pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Riau." Sebut Rivalino, jabatan sebelumnya sebagai Kepala Seksi Sarana dan Prasarana di PT. Pelabuhan Dinas Perhubungan Provinsi Riau.

" Lanjut Rivalino, bahwa PR cukup banyak, cukup besar bagaimana kita nantinya akan merubah, beberapa hal untuk kemajuan di bidang pengawasan dan ketenagakerjaan termasuk, kita akan mengusahakan sistim digitalisasi." Ujar Rivalino pada awak media KONTRASRIAU.COM usai acara pelantikan.

Terkait penanganan kasus dan juga keselamatan dan kesehatan kerja, guna mengurangi kecelakaan yang muncul di Provinsi Riau, dimana angka kecelakaan cukup memperihatinkan." Tuturnya.

" Hal ini target untuk melakukan perubahan, khususnya di bidang pengawasan dan ketenagakerjaan." Terang Rivalino.

Kami sangat dukung dan sangat setuju sekali, apa yang disampaikan oleh Bapak PLT. Gubernur Riau SF. Hariyanto, sesuai arahan beliau, kita harus bekerja dengan maksimal dan semangat, serta cepat guna melakukan perubahan-perubahan yang lebih baik untuk Pemprov. Riau.

" Hal ini sejalan dengan visi dan misi Bapak PLT. Gubernur Riau, dan kami support dan dukung penuh kebijakan beliau." Kata Rivalino.

Editor : Omeng




SIAK – KONTRASRIAU.COM - 
Dinas Pendidikan Kabupaten Siak bersama Satgaswil Riau Densus 88 Antiteror Polri mengajak sekolah berperan aktif dalam menjaga generasi muda dari pengaruh paham Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme (IRET).

Komitmen itu dibahas dalam Forum Group Discussion (FGD) yang diikuti sekitar 180 kepala SMP se-Kabupaten Siak secara virtual dari Living Room Lt.II Kantor Bupati Siak, Komplek Perkantoran Tanjung Agung, Sungai Mempura, Selasa (26/5/2026).

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Siak, Romy Lesmana, mengatakan forum ini menjadi ruang berbagi pemahaman sekaligus memperkuat sinergi antara sekolah dan berbagai pihak dalam menghadapi ta yang dihadapi anak-anak di era digital.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun kesamaan persepsi seluruh kepala sekolah terkait pentingnya penguatan karakter, peningkatan kewaspadaan, serta peran sekolah dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi peserta didik," ujar Romy.

Ia menambahkan, kepala sekolah memiliki peran penting dalam meneruskan pemahaman tersebut kepada guru dan tenaga kependidikan, sehingga dapat diterapkan dalam proses pembinaan siswa sehari-hari.

Dalam kesempatan itu, Romy juga menyinggung peristiwa yang terjadi di Islamic Center Siak sebagai pengingat bahwa pembentukan karakter dan pendampingan terhadap anak perlu mendapat perhatian bersama.

"Peristiwa yang terjadi di Siak harus menjadi pelajaran bersama bahwa upaya pencegahan harus diperkuat, terutama di lingkungan sekolah agar Anak-anak tidak mudah terpapar paham radikal berbasis kekerasan," kata dia. 

Sementara itu, Iptu Umar Dhani dari Satgaswil Riau Densus 88 AT Polri menjelaskan bahwa pola penyebaran paham radikal terus berkembang mengikuti kemajuan teknologi. 

Jika sebelumnya dilakukan melalui pertemuan langsung, kini berbagai platform digital menjadi sarana yang kerap dimanfaatkan untuk menjangkau generasi muda.

"Guru memiliki posisi yang sangat strategis, karena menjadi pihak yang paling dekat dengan siswa di lingkungan sekolah. Karena itu, kewaspadaan dan komunikasi yang baik sangat diperlukan dalam mendeteksi potensi penyebaran paham IRET sejak dini," tegas Umar. 

Ia menekankan, peran guru dan orang tua merupakan benteng pertama dalam pencegahan paham IRET kepada murid. Keduanya perlu membangun komunikasi aktif dan pendekatan yang humanis, serta dialog kepada murid agar berbagai persoalan yang dihadapi anak dapat diketahui lebih awal.

Ia juga mengingatkan bahwa media sosial dan game online menjadi ruang yang perlu mendapat perhatian, mengingat tingginya intensitas penggunaan teknologi di kalangan remaja saat ini.

"Perkembangan modus penyebaran paham Radikal saat ini semakin kompleks. Anak-anak dan remaja menjadi target melalui ruang digital yang dekat dengan kehidupan mereka sehari-hari," tambahnya

Selain membahas tantangan di ruang digital, forum ini turut menekankan pentingnya menanamkan nilai kebangsaan, toleransi, dan sikap saling menghargai di tengah keberagaman. Lingkungan sekolah yang ramah dan bebas dari Bullying (perundungan) juga dinilai menjadi faktor penting dalam membentuk karakter peserta didik.

Melalui kegiatan ini, para kepala sekolah diharapkan dapat membawa pemahaman yang diperoleh ke satuan pendidikan masing-masing sehingga penguatan karakter, literasi digital, dan kewaspadaan terhadap berbagai pengaruh negatif dapat berjalan seiring dalam proses pendidikan.
PEKANBARU – KONTRASRIAU.COM - 
Manajemen Pasar Buah 88 Pekanbaru bersama pihak terkait dengan ini menyampaikan klarifikasi resmi dan bantahan keras terhadap pemberitaan yang beredar di sejumlah media online mengenai adanya aktivitas perjudian (Gelper) di Lantai 3 Pasar Buah 88, Jalan Riau, Pekanbaru.

Pihak manajemen menegaskan bahwa seluruh isi pemberitaan tersebut adalah hoax (berita bohong), tidak berdasar, dan telah menimbulkan pencemaran nama baik bagi institusi usaha serta nama-nama yang disebutkan di dalamnya.

Berikut adalah poin-poin klarifikasi resmi yang perlu diketahui oleh masyarakat luas:Murni Tempat Hiburan: Fasilitas di Lantai 3 Pasar Buah 88 Pekanbaru adalah area hiburan umum dan permainan keluarga yang sah.Bebas Unsur Perjudian: Tidak ada praktik perjudian, taruhan uang, ataupun aktivitas ilegal lainnya di lokasi tersebut.

Tuduhan Bekingan Hoax: Pernyataan yang menyebutkan adanya keterlibatan atau "bekingan" dari pihak tertentu, termasuk saudara Ruli, adalah fitnah yang tidak berdasar fakta.

Pihak manajemen sangat menyayangkan sikap oknum media yang melakukan publikasi tanpa melakukan konfirmasi berimbang (cover both sides) terlebih dahulu.

Tindakan penyebaran informasi palsu ini telah merugikan reputasi bisnis yang telah dibangun dengan amanah.

Saat ini, pihak hukum kami sedang mempertimbangkan langkah perdata maupun pidana sesuai UU ITE terhadap pihak-pihak yang menyebarkan berita bohong tersebut. 

Kami mengimbau masyarakat untuk tidak terprovokasi oleh informasi yang menyesatkan.
BANGKINANG KOTA - KONTRASRIAU.COM Bangkinang Kota – Menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Bupati Kampar Ahmad Yuzar, S.Sos., MT bersama Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si serta Forkopimda Kabupaten Kampar melepas secara resmi rombongan Pawai Takbir Keliling di depan Balai Bupati Kampar, Selasa malam (26/05/2026).

Turut hadir pada kesempatan tersebut Pj Sekda Kampar Ardi Mardiansyah, S.STP., M.Si beserta istri, Ketua TP PKK Kabupaten Kampar Ny. Tengku Nurheryani Ahmad Yuzar, serta para Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar.Dalam sambutannya, Bupati Kampar Ahmad Yuzar menyampaikan rasa syukur karena seluruh umat muslim di Kabupaten Kampar dapat bersama-sama mengumandangkan takbir, tahlil dan tahmid dalam menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 H.

“Berbahagialah kita pada malam ini, seluruh umat muslim di Kabupaten Kampar mengumandangkan takbir, tahlil dan tahmid untuk mengagungkan kebesaran Ilahi Rabbi, memuji-Nya serta memanjatkan rasa syukur kepada Allah SWT dalam menyambut Hari Raya Idul Adha sebagai landasan kebersamaan membangun negeri Kabupaten Kampar yang kita cintai ini,” ujar Ahmad Yuzar.

Lebih lanjut, Ahmad Yuzar menyampaikan bahwa makna Idul Adha tahun ini adalah bagaimana umat muslim rela berkorban serta memiliki kepedulian terhadap sesama.

Menurutnya, Idul Adha merupakan peringatan tentang qurban yang menggambarkan keikhlasan Nabi Ibrahim AS dalam mengorbankan putranya Ismail AS sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT.

Ia juga menegaskan bahwa tingkat ketakwaan seseorang dapat dilihat dari kepeduliannya terhadap sesama. Untuk itu, dirinya mengimbau kepada masyarakat yang mampu agar terus berbagi dan membantu masyarakat yang membutuhkan, tidak hanya pada momentum Idul Adha semata namun juga dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya berharap dan menghimbau kepada masyarakat yang mampu, mari kita berbagi. Bukan saja kita lakukan hanya di hari Idul Adha, namun juga kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Kampar juga menyampaikan bahwa tahun ini Pemerintah Kabupaten Kampar mendapatkan bantuan satu ekor hewan qurban dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dengan berat mencapai 923 kilogram yang diperuntukkan bagi masyarakat Desa Bukit Melintang, Kecamatan Kuok.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Kampar juga menyalurkan sebanyak 59 ekor hewan qurban untuk 21 kecamatan di Kabupaten Kampar. Hewan qurban tersebut akan didistribusikan ke desa-desa yang tidak memiliki hewan qurban maupun desa dengan jumlah masyarakat yang banyak namun jumlah hewan qurbannya masih terbatas.

Di akhir sambutannya, Ahmad Yuzar berharap melalui kegiatan Pawai Takbir Keliling ini dapat menjadi media untuk mempererat tali silaturahmi antar umat muslim di Kabupaten Kampar.

Ia juga menghimbau kepada seluruh peserta pawai agar mengikuti kegiatan dengan tertib dan mematuhi aturan demi terciptanya suasana yang aman, lancar dan sukses. (Diskominfo Kampar/RF)
PEKANBARU – KONTRASRIAU.COM - 
Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Riau dipastikan kembali melaksanakan tradisi ibadah qurban pada perayaan Idul Adha 1447 Hijriyah tahun ini. 

Sebanyak 6 ekor sapi dan 1 ekor kambing akan disembelih untuk dibagikan kepada anggota dan masyarakat yang berhak.

​Prosesi penyembelihan akan dilaksanakan pada hari kedua Idul Adha, tepatnya pada Kamis, 28 Mei 2026. Kegiatan ini akan dipusatkan di halaman belakang Kantor PWI Riau, Jalan Arifin Achmad, Pekanbaru.

​Ketua PWI Riau Raja Isyam Azwar, menyampaikan bahwa kegiatan qurban ini merupakan agenda rutin tahunan sebagai bentuk rasa syukur dan upaya mempererat silaturahmi antarinsan pers di Riau.

​"Ibadah qurban ini bukan sekadar rutinitas, melainkan momentum bagi kita semua untuk berbagi dan meningkatkan kepedulian sosial, terutama di lingkungan keluarga besar PWI Riau," ujar Raja Isyam. 

Raja Isyam mengajak seluruh pengurus dan anggota PWI Riau untuk hadir dan ikut prosesi penyembelihan dan pembagian daging qurban  pada hari kedua Idul Adha. 

​Sementara itu, Ketua Panitia Qurban, HM Ikhwan menjelaskan bahwa saat ini persiapan teknis di lapangan sudah hampir rampung. Pihaknya memastikan seluruh hewan qurban dalam kondisi sehat dan sesuai syariat.

​"Alhamdulillah, tahun ini kita menyembelih 6 ekor sapi dan 1 kambing. Kami mengundang seluruh pengurus dan anggota untuk hadir bersama-sama menyaksikan prosesi ini sebagai bentuk kebersamaan kita," tutur Ikhwan.(rls)
MAKKATUL MUKARRAMAH - KONTRASRIAU.COM - 
Jamaah Haji Kabupaten Kampar mendapat kehormatan dengan kunjungan langsung Menteri Haji dan Umrah RI, Muhammad Irfan Yusuf, ke tenda jamaah di Padang Arafah, Selasa (26/05) waktu Arab Saudi.

Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka memastikan kesiapan jamaah menghadapi puncak pelaksanaan ibadah haji di Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna), yang menjadi fase paling penting dan krusial dalam seluruh rangkaian ibadah haji.

Dalam kesempatan itu, Menteri Haji dan Umrah RI yang diwawancarai tim Petugas Haji Daerah Kampar Rita Yulita tersebut mengingatkan seluruh jamaah agar fokus mempersiapkan diri, baik dari sisi mental, kesehatan maupun fisik, sehingga dapat menjalankan rangkaian ibadah dengan lancar dan khusyuk.

Selain meninjau langsung kondisi tenda jamaah haji Kampar, Menteri Haji dan Umrah RI yang akrab disapa Gus Irfan juga mengecek kesiapan pelayanan syarikah atau penyelenggara haji untuk pelaksanaan wukuf di Arafah. Peninjauan tersebut turut didampingi Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak.

“Armuzna adalah titik paling krusial dari proses haji. Di situlah seluruh jamaah haji dari seluruh dunia berkumpul di satu tempat, sehingga diperlukan kesiapan jamaah,” ujar Gus Irfan.

Sementara itu, Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kampar, Dirhamsyah, menyampaikan rasa bangga dan syukur atas perhatian langsung dari Menteri Haji dan Umrah RI kepada jamaah asal Kabupaten Kampar.

Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi motivasi sekaligus penyemangat bagi jamaah untuk menjalankan ibadah puncak haji dengan baik dan sesuai tuntunan.

“Kami merasa terhormat karena Jamaah Haji Kampar mendapat kunjungan langsung dari Menteri Haji dan Umrah RI Bapak Muhammad Irfan Yusuf yang menyampaikan pesan-pesan penting terkait tata cara pelaksanaan ibadah puncak haji,” ujar Dirhamsyah.

Ia berharap seluruh Jamaah Haji Kampar dapat menjalankan rangkaian ibadah Armuzna dengan sempurna serta kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur.

Di sisi lain, Petugas Haji Daerah Kampar bidang kesehatan, Rita Yulita, menegaskan bahwa tim kesehatan terus melakukan pemantauan dan pemeriksaan rutin terhadap kondisi jamaah, khususnya menjelang pelaksanaan puncak ibadah haji.

Menurut Rita, langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh jamaah tetap dalam kondisi sehat dan prima selama menjalani rangkaian ibadah di Armuzna.
(Diskominfo Kampar / Pdy)