PEKANBARU – KONTRASRIAU.COM - Sebanyak 546 peserta didik baru SMA Negeri 8 Pekanbaru mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 yang digelar selama empat hari, mulai Senin (6/7/2026) hingga Jumat (10/7/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal bagi para siswa kelas X untuk mengenal lingkungan sekolah yang dikenal sebagai Kampus Biru Dongker sebelum memasuki proses pembelajaran secara efektif.
Antusiasme masyarakat untuk menyekolahkan anaknya di SMAN 8 Pekanbaru kembali menunjukkan tren yang tinggi. Pada pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027, tercatat 1.422 calon peserta didik mendaftar, namun hanya 546 siswa yang dinyatakan lulus dan diterima menjadi peserta didik baru.
Kegiatan MPLS diawali dengan upacara bendera di halaman SMA Negeri 8 Pekanbaru pada Senin pagi (6/7/2026), yang diikuti seluruh peserta didik baru, dewan guru, tenaga kependidikan, serta pengurus OSIS.
Kepala SMA Negeri 8 Pekanbaru, Benny Rio Denaldy, S.Si., M.Si, mengatakan bahwa MPLS bertujuan membantu peserta didik baru mengenal lingkungan sekolah, budaya belajar, serta membangun karakter sejak hari pertama mereka menjadi bagian dari keluarga besar SMAN 8 Pekanbaru.
"MPLS merupakan kegiatan yang wajib diikuti seluruh peserta didik kelas X. Melalui kegiatan ini siswa akan mengenal kebijakan dan profil sekolah, pendidikan karakter, tata krama, tata tertib sekolah, hingga etika dalam memanfaatkan media sosial secara cerdas dan bertanggung jawab," ujarnya.
Pada hari pertama, kegiatan berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga 14.00 WIB. Berbagai materi disampaikan oleh guru maupun panitia OSIS, mulai dari pembukaan, pengenalan program sekolah, penyampaian informasi akademik, hingga berbagai aturan yang berlaku di lingkungan sekolah.
Selain itu, peserta didik baru diperkenalkan dengan seluruh guru, tenaga kependidikan, pengurus OSIS, serta diajak memahami nilai-nilai yang menjadi budaya sekolah. Nilai tersebut diharapkan menjadi bekal dalam membentuk karakter siswa yang berintegritas, disiplin, dan memiliki jiwa kepemimpinan.
Tidak hanya di dalam kelas, para siswa juga diajak berkeliling lingkungan sekolah bersama pengurus OSIS untuk mengenal berbagai fasilitas yang akan digunakan selama menempuh pendidikan di SMAN 8 Pekanbaru.
Usai pelaksanaan upacara, kegiatan MPLS dilanjutkan di aula sekolah. Panitia yang terdiri dari guru dan pengurus OSIS menyampaikan sejumlah materi penting, di antaranya Pengenalan Kurikulum, Perkenalan OSIS, Pendidikan Baris Berbaris (PBB), Sosialisasi Ekstrakurikuler, Pengenalan Sekolah Sehat, serta sosialisasi Bobot Sanksi Pelanggaran (KUM) yang berlaku selama menjadi peserta didik di SMAN 8 Pekanbaru.
Dalam pedoman tersebut dijelaskan berbagai bentuk pelanggaran beserta akumulasi poin sanksinya. Misalnya, terlambat masuk sekolah tanpa alasan yang jelas dikenai 50 poin, menggunakan telepon genggam tanpa izin guru 100 poin, membuat atau menyebarkan konten media sosial yang tidak pantas menggunakan seragam sekolah 150 poin, terlibat perkelahian 350 poin, hingga pelanggaran berat seperti penyalahgunaan narkoba, tawuran, kekerasan seksual, maupun tindakan kriminal lainnya yang dikenai 1.000 poin atau dikembalikan kepada orang tua.
Sistem pembinaan tersebut juga mengatur tahapan sanksi berdasarkan akumulasi poin. Pada 300 poin dilakukan pemanggilan orang tua pertama, 600 poin pemanggilan kedua, 900 poin pemanggilan ketiga disertai surat perjanjian, sedangkan peserta didik yang mencapai 1.000 poin akan dikembalikan kepada orang tua.
Melalui rangkaian MPLS ini, SMAN 8 Pekanbaru berharap seluruh peserta didik baru mampu beradaptasi dengan cepat, memahami budaya sekolah, serta menumbuhkan karakter disiplin, tanggung jawab, dan semangat berprestasi sebagai generasi penerus bangsa.
Samhati, S.Pd. Wakil Humas SMAN 8 Pekanbaru menambahkan bahwa dengan kegiatan MPLS ini, bertujuan agar siswa-siswi baru kita lebih mengetahui lingkungan sekolahnya." dan dapat beradaptasi lebih baik lagi bagaimana adanya tata tertib di SMAN 8 Pekanbaru, dimana anak-anak kita ini dari SMP sekaran, dan mereka ini sudah di SMAN 8 Pekanbaru. "Jelas Samhati, S.Pd.
" Kegiatan dimulai pada pukul 07.00 WIB hingga usai sholat Dzuhur, ada lebih kurang 546 siswa baru kelas X mengikuti kegiatan MPLS ini dari hari Senin hingga hari Jumat mendatang." Ujarnya.
Dan kami berharap nantinya, siswa baru kelas X ini dapat mengikuti kegiatan MPLS dengan baik, sehingga nantinya dapat mengikuti proses belajar mengajar pada tahun ajaran baru pada tanggal 13 Juli 2026 mendatang dapat berjalan dengan lancar serta sukses." Tutupnya.