TRENDING NOW

PEKANBARU - KONTRASRIAU.COM - 
Direktorat Lalu Lintas Polda Riau melaksanakan apel pagi yang dirangkaikan dengan pemberian penghargaan kepada personel berprestasi, Kamis (07/05/2026) pukul 08.00 WIB di Kantor Samsat Kota Pekanbaru, Jalan Gajah Mada, Pekanbaru. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Dirlantas Polda Riau Kombes Pol. Jeki Rahmat Mustika, S.I.K., M.H., serta dihadiri seluruh Pejabat Utama (PJU) Ditlantas Polda Riau.

Pelaksanaan apel pagi ini menjadi bagian dari upaya pembinaan internal dalam meningkatkan disiplin, profesionalisme, serta kualitas pelayanan personel Polantas kepada masyarakat. Selain sebagai sarana konsolidasi dan evaluasi pelaksanaan tugas, kegiatan tersebut juga menjadi momentum pemberian apresiasi kepada anggota yang menunjukkan dedikasi dan kinerja optimal dalam pelaksanaan tugas kepolisian di bidang lalu lintas.

Dalam kesempatan tersebut, Kombes Pol. Jeki Rahmat Mustika menyerahkan penghargaan kepada sejumlah personel berprestasi sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi pimpinan atas loyalitas, integritas, serta pengabdian anggota dalam menjalankan tugas pelayanan, pengaturan, penjagaan, pengawalan, dan patroli di wilayah hukum Polda Riau.

Dalam arahannya, Dirlantas Polda Riau menegaskan kepada seluruh personel agar senantiasa hadir memberikan pelayanan yang humanis, responsif, dan cepat terhadap kebutuhan masyarakat. Ia menekankan bahwa kehadiran Polisi Lalu Lintas di tengah masyarakat harus mampu memberikan rasa aman, nyaman, serta menjadi solusi atas setiap permasalahan yang dihadapi masyarakat di jalan raya.

“Kepada seluruh personel saya tekankan agar selalu memberikan respons positif kepada masyarakat serta segera memberikan bantuan apabila masyarakat membutuhkan pertolongan. Kehadiran Polisi Lalu Lintas harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat tanpa membedakan latar belakang maupun golongan,” ujar Kombes Pol. Jeki Rahmat Mustika.

Lebih lanjut, ia juga mengingatkan seluruh personel untuk terus menjaga semangat pengabdian dan tidak pernah lelah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sebagai wujud nyata Polri Presisi yang humanis dan profesional.

“Selamat bertugas, tetap jaga integritas, disiplin, dan semangat dalam melayani masyarakat. Jadikan tugas sebagai ladang pengabdian dan jangan pernah lelah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya.

Selama kegiatan berlangsung situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. (***)
MAKKATUL MUKARRAMAH - KONTRASRIAU.COM - 
Alhamdulillah, Jamaah Haji Kabupaten Kampar Kloter 05 telah tiba di Kota Suci Makkatul Mukarramah pada Rabu (06/05/2026) sekitar pukul 15.00 Waktu Arab Saudi dalam keadaan selamat dan sehat walafiat.

Hal tersebut disampaikan oleh Tim Petugas Haji Daerah Kabupaten Kampar, Ns. Rita Yulita, S.Kep, dalam laporannya dari Makkah pada Kamis (07/05/2026). Sesampainya di Kota Makkah, para jamaah langsung melaksanakan rangkaian ibadah umrah wajib, yakni Tawaf dan Sa’i.

Rita Yulita menjelaskan bahwa perjalanan jamaah dari Madinatul Munawwarah menuju Makkatul Mukarramah berlangsung aman, tertib, dan lancar. Hingga saat ini, kondisi Jamaah Haji Kampar Kloter 05 secara umum dalam keadaan sehat.

“Alhamdulillah perjalanan berjalan lancar dan seluruh jamaah dalam kondisi sehat walafiat,” ujar Rita Yulita.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar H. Dirhamsyah, S.Ag., M.Sy menyampaikan rasa syukur atas tibanya seluruh jamaah di Kota Makkah dengan selamat serta telah mulai mengikuti rangkaian ibadah haji.

“Jamaah Haji Kampar Kloter 05 telah tiba dengan selamat di Kota Makkah dan langsung melaksanakan rangkaian ibadah Tawaf dan Sa’i,” ujar Dirhamsyah.

Ia juga berharap seluruh jamaah dapat menunaikan seluruh rukun, wajib, dan sunnah haji dengan baik serta memperoleh predikat haji yang mabrur.

“Kita berharap dan berdoa agar seluruh rangkaian ibadah haji dapat ditunaikan dengan lancar oleh seluruh Jamaah Haji Kampar,” tambahnya.

Selain itu, Dirhamsyah juga mengimbau seluruh jamaah agar tetap menjaga kondisi kesehatan, mengatur pola makan, memperbanyak istirahat, serta menjaga stamina fisik dalam menghadapi puncak pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci.
“Kesehatan fisik sangat diperlukan agar jamaah dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan maksimal,” tutup Dirhamsyah.
(Diskominfo Kampar/Rita Y/Pdy)
BANGKINANG KOTA - KONTRASRIAU.COM - 
Suasana ceria dan penuh warna menyelimuti Taman Kota Bangkinang pada pagi ini. Bunda PAUD Kabupaten Kampar, Tengku Heriyani Ahmad Yuzar, secara resmi membuka rangkaian kegiatan Pawai Karnaval dan Pentas Seni Anak serta Guru tingkat Kabupaten Kampar, Kamis (7/5/2026).

Kegiatan akbar yang ditaja oleh IGTKI - PGRI Kabupaten Kampar ini dilaksanakan dalam rangka menyambut Pra Porseni sekaligus memperingati Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026.

Ribuan Peserta Padati Pusat Kota
Acara ini menjadi magnet bagi masyarakat Bangkinang, dengan kehadiran ribuan peserta yang terdiri dari:Anak-anak TK dan PAUD dari seluruh kecamatan di Kabupaten Kampar,Tenaga Pendidik (Guru) yang turut mendampingi dan menampilkan kreativitas, Orang tua murid yang antusias memberikan dukungan.

Para peserta karnaval tampil memukau dengan beragam kostum menarik, mulai dari pakaian adat nusantara, seragam profesi, hingga kreasi unik berbahan daur ulang, yang mencerminkan kekayaan budaya dan imajinasi anak bangsa.

Dalam sambutannya, Bunda PAUD Kabupaten Kampar, Tengku Heriyani Ahmad Yuzar, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pengurus IGTKI-PGRI dan seluruh pihak yang terlibat.

"Kegiatan ini bukan sekadar seremonial atau pawai semata, melainkan wadah penting untuk melatih keberanian, kemandirian, dan sportivitas anak-anak kita sejak dini. Melalui pentas seni dan karnaval, kita sedang merajut rasa percaya diri mereka untuk menjadi generasi emas Kampar di masa depan," ujar Tengku Heriyani.

Beliau juga menekankan pentingnya sinergi antara guru dan orang tua dalam memberikan pendidikan yang menyenangkan bagi anak usia dini.

Ketua IGTKI-PGRI Kabupaten Kampar dalam laporannya menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan momentum untuk mempererat silaturahmi antar pendidik PAUD se-Kabupaten Kampar. Diharapkan dengan adanya peringatan Hari Anak Nasional ini, hak anak untuk bermain dan berekspresi dapat terpenuhi secara maksimal.
Acara diakhiri dengan pelepasan balon ke udara dan dimulainya defile peserta karnaval yang dilepas langsung oleh Bunda PAUD didampingi sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar.
(Diskominfo Kampar/Srn)
BANGKINANG KOTA - KONTRASRIAU.COM - 
Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026, Bunda PAUD Kabupaten Kampar, Tengku Heriyani Ahmad Yuzar, bersama Plt Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Kampar, Ny. Yuni Pratiwi Sari Ardi, menghadiri kegiatan khusus bertajuk "DWP Mengajar: Mendidik Dengan Hati, Menginspirasi".

Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan ini dilaksanakan di TK Pertiwi Bangkinang Kota pada Kamis (7/5). Program ini merupakan inisiatif DWP Kabupaten Kampar untuk menunjukkan peran aktif istri Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam mendukung dunia pendidikan, khususnya pendidikan anak usia dini.

Dalam arahannya, Bunda PAUD Tengku Heriyani menekankan bahwa pendidikan karakter bagi anak usia dini tidak hanya soal mentransfer ilmu, melainkan bagaimana memberikan teladan dan kasih sayang.

"Pendidikan adalah investasi terbaik bagi masa depan bangsa. Melalui tema 'Mendidik Dengan Hati', kita ingin memastikan anak-anak kita di Kampar tumbuh dalam lingkungan yang suportif, penuh cinta, dan menginspirasi mereka untuk berani bermimpi," ujar Tengku Heriyani.

Senada dengan hal tersebut, Plt Ketua DWP Kampar, Ny. Yuni Pratiwi Sari Ardi, menyampaikan bahwa kegiatan "DWP Mengajar" merupakan wujud nyata kepedulian organisasi terhadap kualitas pendidikan di Kabupaten Kampar.
Poin Utama Kegiatan, Interaksi Langsung: Anggota DWP terlibat langsung dalam aktivitas belajar mengajar bersama murid TK, Pemberian Edukasi: Menanamkan nilai-nilai moral dan kedisiplinan melalui metode bercerita (storytelling),Dukungan Sarana: Peninjauan fasilitas belajar di TK Pertiwi untuk memastikan kenyamanan siswa dalam menuntut ilmu.

Perayaan Hardiknas tahun ini di Kabupaten Kampar terasa lebih istimewa dengan hadirnya tokoh-tokoh wanita hebat yang turun langsung ke lapangan. Kehadiran Bunda PAUD dan jajaran DWP diharapkan mampu memberikan motivasi tambahan bagi para tenaga pendidik di TK Pertiwi untuk terus berinovasi dalam mengajar.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan pembagian bingkisan edukatif kepada anak-anak didik, yang disambut dengan antusiasme tinggi oleh para siswa dan guru.
(Diskominfo Kampar/Srn)
BATAM (KEMENHAJ) - KONTRASRIAU.COM 
Jemaah haji Provinsi Riau yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) BTH 11 resmi diberangkatkan menuju Tanah Suci, Senin (4/5/2026). Kloter ini berasal dari Kabupaten Pelalawan, Indragiri Hilir, dan Indragiri Hulu.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Defizon, menyampaikan bahwa jumlah jemaah dalam kloter BTH 11 sebanyak 439 orang, didampingi oleh 2 Petugas Haji Daerah (PHD) dan 4 petugas kloter, sehingga total keseluruhan berjumlah 445 orang.

“Dalam kloter ini juga terdapat mutasi masuk satu orang jemaah asal kloter BTH 05 dari Kabupaten Kampar,” ujar Defizon.

Defizon menambahkan, jemaah kloter BTH 11 diberangkatkan menuju Madinah pada 4 Mei 2026 pukul 07.40 WIB setelah diinapkan selama satu hari di Asrama Haji Embarkasi Batam. “InsyaAllah, jemaah dijadwalkan tiba di Madinah pada pukul 13.05 Waktu Arab Saudi (WAS) menggunakan pesawat Saudi Airlines dengan nomor penerbangan SV 5233,” jelasnya.

Lebih lanjut, hingga 4 Mei 2026, total jemaah haji Provinsi Riau yang telah diberangkatkan mencapai 3.923 orang. Jumlah tersebut didukung oleh 18 PHD, 4 pembimbing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), serta 36 petugas haji, sehingga total keseluruhan mencapai 3.981 orang.

Sementara itu, terdapat sejumlah jemaah yang mengalami penundaan keberangkatan dengan berbagai kondisi. “Saat ini, jemaah yang masih dirawat di Batam sebanyak 10 orang, dengan pendamping berjumlah 6 orang,” jelasnya.

Selain itu, terdapat 2 orang yang dipulangkan ke daerah asal (1 jemaah sakit dan 1 pendamping dari Kabupaten Bengkalis), 2 orang dalam kondisi sakit di daerah, 1 orang ditunda karena hamil, serta 1 orang jemaah wafat di daerah.

Defizon mengimbau seluruh jemaah untuk senantiasa menjaga kesehatan dan mengikuti seluruh arahan petugas agar pelaksanaan ibadah haji berjalan lancar dan khusyuk.

“Semoga seluruh jemaah diberikan kemudahan dan kesehatan dalam menjalankan ibadah, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur,” tutupnya.
RIAU (KEMENHAJ) - KONTRASRIAU.COM - 
Pemberangkatan jemaah haji Provinsi Riau gelombang pertama resmi berakhir dengan diberangkatkannya Kloter BTH 12 dari Bandara Hang Nadim Batam menuju Bandara Internasional Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMMA) Madinah, Selasa (5/5/2026).

Kloter terakhir gelombang pertama ini membawa sebanyak 434 jemaah, yang terdiri dari 2 Petugas Haji Daerah (PHD), 1 pembimbing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), serta 4 petugas kloter. Rombongan diberangkatkan menggunakan pesawat Saudi Airlines nomor penerbangan SV 5325 pada pukul 07.50 WIB dan dijadwalkan tiba di Madinah pada pukul 13.15 Waktu Arab Saudi (WAS).
Dalam proses pemberangkatan, terdapat satu jemaah asal Kabupaten Rokan Hulu yang batal berangkat. Selain itu, tiga jemaah dari Kabupaten Siak dan Rokan Hulu masih menjalani perawatan di Batam, didampingi tiga orang pendamping. Pada kloter ini juga tercatat adanya mutasi masuk, yakni satu jemaah dari Kloter BTH 03 asal Pekanbaru serta dua jemaah dari Kloter BTH 08 asal Rokan Hulu.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau, Defizon, menyampaikan bahwa hingga hari ini seluruh kloter gelombang pertama asal Riau telah diberangkatkan ke Arab Saudi.

“Hari ini genap 10 kloter jemaah haji asal Provinsi Riau yang tergabung dalam gelombang pertama telah diberangkatkan menuju Arab Saudi,” ujarnya.

Defizon merinci, hingga 5 Mei 2026 sebanyak 4.422 jemaah dan petugas telah diberangkatkan melalui Bandara AMMA Madinah. Jumlah tersebut terdiri dari 4.357 jemaah haji, 20 PHD, 5 pembimbing KBIHU, dan 40 petugas haji.

Sementara itu, terdapat sejumlah jemaah yang mengalami penundaan atau batal berangkat, di antaranya 10 orang dirawat di Batam, 8 orang pendamping di Batam, 5 orang kembali ke daerah (3 sakit dan 2 pendamping), 2 orang sakit di daerah, 1 orang hamil saat masuk embarkasi, serta 1 orang wafat di daerah.

Di akhir keterangannya, Defizon mengingatkan seluruh jemaah untuk menjaga identitas, khususnya Kartu Nusuk yang menjadi dokumen penting selama pelaksanaan ibadah haji di Arab Saudi.

“Kartu Nusuk merupakan identitas wajib bagi seluruh jemaah haji tahun 1447 H/2026 M. Kartu ini menjadi akses utama untuk memasuki Makkah, Madinah, Masjidil Haram, hingga lokasi-lokasi suci lainnya,” jelasnya.

Ia menambahkan, Kartu Nusuk adalah kartu pintar resmi dari Pemerintah Arab Saudi yang memuat data profil jemaah, informasi medis, serta jadwal kegiatan ibadah. “Tanpa kartu ini, jemaah tidak dapat mengakses berbagai fasilitas, termasuk di kawasan Armuzna,” pungkasnya.