Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kabupaten Kampar resmi memiliki nakhoda baru. Melalui Musyawarah Kabupaten (Muskab) yang digelar di Kantor KONI Kabupaten Kampar, Kamis (7/5/2026), Zainal Arifin S.Pd terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum PODSI Kampar untuk periode mendatang.
Pemilihan yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh jajaran pengurus olahraga, atlet, serta perwakilan dari pengurus provinsi. Kehadiran tokoh-tokoh penting dalam dunia olahraga dayung ini menegaskan legitimasi dan harapan besar bagi kebangkitan prestasi dayung di Negeri Serambi Mekkah.
Muskab kali ini terasa spesial dengan kehadiran langsung perwakilan dari Pengurus Provinsi (Pengprov) PODSI Riau. Wakil Ketua PODSI Riau, Muhammad Rusdi S.E, hadir untuk memantau sekaligus memberikan arahan strategis bagi kepengurusan yang baru terbentuk.
Dalam sambutannya, Muhammad Rusdi menekankan pentingnya sinergi antara daerah dan provinsi.
"Kampar adalah gudang atlet dayung potensial. Kami berharap di bawah kepemimpinan Pak Zainal Arifin, pembinaan atlet terus berkelanjutan dan prestasi dayung Kampar bisa kembali berbicara banyak di level nasional maupun internasional," ujar Rusdi.
Setelah dinyatakan terpilih, Zainal Arifin S.Pd menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ia berkomitmen untuk langsung tancap gas melakukan konsolidasi organisasi dan pembenahan atlit atlit untuk melakukan persiapan yang matang untuk menghadapi Porprov ke XI di Siak - Dumai yang mendatang
"Tugas ini adalah amanah besar. Saya mengajak seluruh pengurus dan insan dayung di Kampar untuk merapatkan barisan. Kita ingin dayung bukan hanya sekadar olahraga, tapi menjadi identitas prestasi bagi Kabupaten Kampar," tegas Zainal dalam pidato perdana pasca terpilih.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa fokus utamanya adalah mengembalikan kejayaan dayung Kampar melalui manajemen organisasi yang modern dan transparan.
"Kita ingin olahraga dayung bukan sekadar rutinitas kompetisi, melainkan menjadi identitas prestasi yang membanggakan bagi Kabupaten Kampar di mata dunia," pungkasnya.
(DISKOMINFO KAMPAR/SRN)