TRENDING NOW

BANGKINANG KOTA - KONTRASRIAU.COM -
Sebagai bentuk komitmen terhadap keterbukaan informasi publik, PPID Utama Pemerintah Kabupaten Kampar menggelar rapat teknis bersama PPID Pelaksana/PPID Pembantu di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar, Rabu (13/05), di Ruang Rapat Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten Kampar, Bangkinang.

Kegiatan ini dilaksanakan untuk memastikan seluruh badan publik atau Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Kampar memiliki komitmen dan kepatuhan dalam melaksanakan Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP). Selain itu, pertemuan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat pemahaman terkait kewajiban pembaruan Daftar Informasi Publik (DIP) secara berkala.

Dalam rapat tersebut juga disosialisasikan perubahan regulasi terbaru, yakni Permendagri Nomor 2 Tahun 2026 sebagai pengganti Permendagri Nomor 3 Tahun 2017 tentang Pedoman Pengelolaan Pelayanan Informasi dan Dokumentasi di lingkungan Kementerian Dalam Negeri, Pemerintah Daerah, dan Pemerintah Desa.

Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Kabupaten Kampar, Lukmansyah Badoe melalui Kepala Bidang Statistik dan Persandian, Salmi Hadi menyampaikan bahwa di era transparansi saat ini, pengelola dan admin PPID memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan informasi kepada masyarakat di masing-masing OPD.

“PPID Pembantu harus mampu membangun sinergitas yang kuat bersama Diskominfo Kampar selaku PPID Utama, sehingga pelayanan informasi publik dapat berjalan optimal, cepat, tepat dan akuntabel,” ujar Salmi Hadi di hadapan peserta rapat.

Ia juga menegaskan bahwa keterbukaan informasi bukan hanya kewajiban administratif, namun merupakan bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, dan dipercaya masyarakat.

Melalui pertemuan teknis ini, diharapkan seluruh PPID Pembantu di lingkungan Pemkab Kampar semakin memahami tugas dan tanggung jawabnya dalam pengelolaan informasi publik, sekaligus mampu meningkatkan kualitas pelayanan informasi kepada masyarakat secara profesional dan berkelanjutan.
(Diskominfo Kampar /Pdy)
BANGKINANG KOTA - KONTRASRIAU.COM - Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti, S.Ag, M.Si sekaligus Ketua Badan Narkotika Kabupaten Kampar Pimpin Apel Kesiapan Satgas Anti Narkoba Kabupaten Kampar, yang diselenggarakan di Mapolres Kampar, (Rabu (13/5/2026).

Tampak Hadir, Kapolres Kampar AKBP Bobby Putra Ramadhan Sebayang beserta Jajaran, Anggota DPRD Kabupaten Kampar Eko Sutrisno, Kadis Sosial Agustar, Plt. Kadis Kesehatan dr. Himawan, Plt. Kasatpol PP Yorin, BNK Kampar, Forum Anak Kampar serta seluruh Camat diwilayah Kabupaten Kampar.

Apel kesiapan tersebut diawali dengan Pemasangan Rompi Satgas Anti Narkoba oleh Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti yang mana ini menjadi bukti nyata Pemerintah bersama Aparat Penegak Hukum (APH)  untuk bersatu memerangi Penyalahgunaan dan Peredaran Gelar Narkotika di Daerah Serambi Mekkahnya Riau ini.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Kampar Sekaligus Ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kampar Dr. Hj. Misharti menyampaikan Apresiasi dan Penghargaan setinggi-tingginya kepada Polres Kampar beserta seluruh jajaran BNN, TNI, OPD terkait, kecamatan dan Desa serta seluruh Pihak yang selama ini telah berjuang dalam upaya pencegahan dan Pembrantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika di Kabupaten Kampar.

“Apel ini merupakan bentuk bukti nyata dan Komitmen bersama untuk memperkuat koordinasi, mempererat sinergitas, serta menyatukan langkah dalam memerangi Narkoba.”ungkapnya.”

Ia juga mengajak seluruh anggota Satgas Anti Narkoba agar terus meningkatkan kewaspadaan, memperkuat deteksi dini, melakukan edukasi secara masif kepada Masyarakat, serta membangun Kolaborasi yang aktif hingga ketingkat desa dan sekolah.

“Tentunya Pemerintah selalu komitmen mendukung berbagai program pencegahan dan pembrantasan Narkoba melalui penguatan sosialisasi, Pembinaan Masyarakat serta sinergi bersama selurug Stakholder terkait.”ungkapnya.”

“Untuk itu, Dengan semangat Kebersamaan, Sinergitas dan Kepedulian seluruh elemen masyarakat, saya yakin Upaya Pencegahan dan Pembrantasan Penyalahgunaan serta peredaran Gelap Narkotika di Kabupaten Kampar dapat berjalan lebih optimal.”tutupnya.”
(DiskominfoKampar/IsN).
BANGKINANG KOTA - KONTRASRIAU.COM - 
Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti, S.Ag, M.Si sekaligus Ketua Badan Narkotika Kabupaten Kampar Pimpin Apel Kesiapan Satgas Anti Narkoba Kabupaten Kampar, yang diselenggarakan di Mapolres Kampar, (Rabu (13/5/2026).

Tampak Hadir, Kapolres Kampar AKBP Bobby Putra Ramadhan Sebayang beserta Jajaran, Anggota DPRD Kabupaten Kampar Eko Sutrisno, Kadis Sosial Agustar, Plt. Kadis Kesehatan dr. Himawan, Plt. Kasatpol PP Yorin, BNK Kampar, Forum Anak Kampar serta seluruh Camat diwilayah Kabupaten Kampar.

Apel kesiapan tersebut diawali dengan Pemasangan Rompi Satgas Anti Narkoba oleh Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti yang mana ini menjadi bukti nyata Pemerintah bersama Aparat Penegak Hukum (APH)  untuk bersatu memerangi Penyalahgunaan dan Peredaran Gelar Narkotika di Daerah Serambi Mekkahnya Riau ini.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Kampar Sekaligus Ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kampar Dr. Hj. Misharti menyampaikan Apresiasi dan Penghargaan setinggi-tingginya kepada Polres Kampar beserta seluruh jajaran BNN, TNI, OPD terkait, kecamatan dan Desa serta seluruh Pihak yang selama ini telah berjuang dalam upaya pencegahan dan Pembrantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika di Kabupaten Kampar.

“Apel ini merupakan bentuk bukti nyata dan Komitmen bersama untuk memperkuat koordinasi, mempererat sinergitas, serta menyatukan langkah dalam memerangi Narkoba.”ungkapnya.”

Ia juga mengajak seluruh anggota Satgas Anti Narkoba agar terus meningkatkan kewaspadaan, memperkuat deteksi dini, melakukan edukasi secara masif kepada Masyarakat, serta membangun Kolaborasi yang aktif hingga ketingkat desa dan sekolah.

“Tentunya Pemerintah selalu komitmen mendukung berbagai program pencegahan dan pembrantasan Narkoba melalui penguatan sosialisasi, Pembinaan Masyarakat serta sinergi bersama selurug Stakholder terkait.”ungkapnya.”

“Untuk itu, Dengan semangat Kebersamaan, Sinergitas dan Kepedulian seluruh elemen masyarakat, saya yakin Upaya Pencegahan dan Pembrantasan Penyalahgunaan serta peredaran Gelap Narkotika di Kabupaten Kampar dapat berjalan lebih optimal.”tutupnya.”
(DiskominfoKampar/IsN).
BANGKINANG KOTA - KONTRASRIAU.COM - 
Kementerian Agama Republika Indonesia Kabupaten Kampar mendukung penuh upaya Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di wilayah Kabupaten Kampar. Peran Kementrian Agama dalam P4GN diimplementasikan melalui pendekatan keagamaan, pendidikan, dan pembinaan moral masyarakat.

Kepala Kantor Kementerian Agama Republika Indonesia Kabupaten Kampar DR. H. Erizon Efendi, S. Ag., M. PD melalui Kasubag TU, H. Ahmad Fadhli, SH. MH  seusai mengikuti Apel Kesiapan Satgas Anti Narkoba, Rabu (13/05/2026) di halaman Mapolres Kampar mengatakan, bahwa Kemenag Kampar sangat mendukung upaya pemberantasan Narkoba di wilayah Kabupaten Kampar.

Secara rinci Ahmad Fadhil menjelaskan, peran Kemenag Kampar dalam P4GN akan diwujudkan melalui: 

1). Penyuluhan Keagamaan, Memberikan ceramah, khutbah, dan pengajian tentang bahaya narkoba menurut agama, menanamkan nilai moral dan akhlak untuk menjauhi Narkoba; 

2). Peran Penyuluh Agama. Penyuluh agama ikut menyosialisasikan bahaya narkoba kepada masyarakat, remaja, keluarga, dan jamaah binaan. Membentuk ketahanan keluarga dan masyarakat berbasis nilai agama; 

3). Pendidikan Anti Narkoba, Memasukkan edukasi bahaya Narkoba di madrasah, pesantren, dan lembaga pendidikan keagamaan. Membina siswa agar memiliki karakter religius dan disiplin; 

4). Pembinaan Remaja dan Generasi Muda, Mengadakan kegiatan positif keagamaan seperti pesantren kilat, majelis taklim remaja, dan pembinaan akhlak. Mengarahkan generasi muda kepada kegiatan yang sehat dan produktif;

5). Kerja Sama dengan BNK. Kementerian Agama bekerja sama dengan Badan Narkotika Kabupaten Kampar dalam sosialisasi, seminar, pelatihan relawan anti narkoba, dan kampanye P4GN. 

6) . Pendekatan Rehabilitasi Spiritual. Memberikan pembinaan rohani bagi korban penyalahgunaan Narkoba agar memiliki semangat untuk pulih dan kembali ke masyarakat, jelas Ahmad Fadhil.

Kepada media Ahmad Fadhil mengatakan, bahwa kedepannya Kemenag Kampar akan melakukan rapat koordinasi secara internal guna memaksimalkan peran Kemenag Kampar dalam upaya P4GN.(Diskominfo Kampar /AJ)
BANGKINANG KOTA - KONTRASRIAU.COM -
Bupati Kampar Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T., yang diwakili oleh Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kampar, Muhammad, M.Si., secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Pemanfaatan Sistem Informasi Kearsipan Nasional (SIKN) dan Jaringan Informasi Kearsipan Nasional (JIKN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar. Kegiatan ini digelar di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kampar, Rabu (13/05/2026).

Kegiatan sosialisasi tersebut diikuti oleh 12 bagian di Sekretariat Daerah serta 21 kecamatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar, yang melibatkan para pengelola arsip dan arsiparis.

Dalam sambutan Bupati Kampar yang disampaikan oleh Muhammad, M.Si., ditegaskan bahwa Sistem Informasi Kearsipan Nasional (SIKN) dan Jaringan Informasi Kearsipan Nasional (JIKN) merupakan inisiatif strategis dalam membangun ekosistem kearsipan digital nasional.

“SIKN berfungsi sebagai aplikasi antarmuka bagi simpul jaringan untuk menginput data informasi kearsipan. Sementara JIKN merupakan portal nasional sebagai wadah berbagi informasi arsip yang autentik, utuh, dan terpercaya kepada masyarakat luas,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan para arsiparis serta tim pengelola data dalam mengimplementasikan aplikasi SIKN dan JIKN secara optimal. Penyelenggaraan kearsipan yang tertib dan terintegrasi melalui sistem ini dinilai sangat penting, tidak hanya untuk menjamin keselamatan arsip sebagai memori kolektif bangsa, tetapi juga dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik serta mampu menerapkan hasilnya di unit kerja masing-masing. Semoga upaya bersama ini dapat mewujudkan tertib arsip secara menyeluruh demi terwujudnya Kampar yang lebih baik,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kampar, Kholida, MM, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada para pengelola arsip terkait mekanisme pemanfaatan SIKN dan JIKN sebagai sistem informasi kearsipan terintegrasi.

Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong implementasi pengelolaan arsip berbasis digital, mendukung keterbukaan informasi publik melalui akses arsip, serta mewujudkan tertib arsip di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar.

Adapun narasumber dalam kegiatan ini berasal dari Lembaga Kearsipan Daerah (LKD) Provinsi Riau dan Lembaga Kearsipan Daerah (LKD) Kabupaten Kampar. (Diskominfo Kampar/RF)
PEKANBARU, INFO_PAS - KONTRASRIAU.COM - Dalam upaya meningkatkan pelayanan kesehatan bagi warga binaan pemasyarakatan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru terus memperkuat sinergi dengan berbagai instansi terkait. Salah satunya melalui kerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru dan Puskesmas Sapta Taruna dalam pelaksanaan kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi warga binaan yang digelar di Aula Sahardjo Lapas Pekanbaru. Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Plh Kepala Lapas Pekanbaru, Yusup Gunawan, Rabu (13/05).

Cek Kesehatan Gratis (CKG) merupakan program pemerintah Indonesia yang memberikan layanan pemeriksaan kesehatan dasar secara cuma-cuma kepada masyarakat. Program ini bertujuan untuk mendeteksi dini berbagai penyakit berdasarkan siklus hidup, sekaligus mendeteksi faktor risiko Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti hipertensi, diabetes, dan gangguan kesehatan lainnya, sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.

Dalam sambutannya, Yusup Gunawan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Lapas Pekanbaru dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal kepada warga binaan.

“Kesehatan warga binaan merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung proses pembinaan di lingkungan Pemasyarakatan. Melalui kegiatan Cek Kesehatan Gratis ini, kami berharap kondisi kesehatan warga binaan dapat terus terpantau dan potensi risiko penyakit dapat dideteksi sejak dini,” ujar Yusup Gunawan.

Pada kegiatan tersebut, tim medis dari Puskesmas Sapta Taruna memberikan berbagai layanan pemeriksaan kesehatan dasar, diantaranya pemeriksaan tekanan darah, gula darah, konsultasi kesehatan, serta edukasi mengenai pola hidup sehat guna mencegah Penyakit Tidak Menular (PTM).

Warga binaan tampak antusias mengikuti kegiatan pemeriksaan kesehatan tersebut. Selain sebagai upaya preventif dan deteksi dini penyakit, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi kesehatan bagi warga binaan selama menjalani masa pembinaan di dalam Lapas.

Pelaksanaan kegiatan Cek Kesehatan Gratis ini sejalan dengan implementasi 15 Program Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), khususnya pada poin pemeriksaan kesehatan gratis sebagai bentuk peningkatan kualitas layanan kesehatan bagi warga binaan dan masyarakat sekitar.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kualitas kesehatan warga binaan dapat terus meningkat serta tercipta lingkungan Lapas yang sehat, aman, dan kondusif.