TRENDING NOW

BANGKINANG KOTA - KONTRASRIAU.COM - 
Walaupun dalam masa Libur Nasional dan Cuti Bersama, pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar tetap berjalan sebagaimana mestinya , ini merupakan Tindak lanjut atas surat edaran Kementerian Dalam Negeri Dirjen Capil untuk melaksanakan pelayanan pada hari libur nasional dan cuti bersama. 

Hal tersebut terlihat di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kampar yang tetap membuka pelayanan administrasi kependudukan bagi masyarakat, Jumat (15/05).

Komitmen tersebut merupakan bentuk nyata pelayanan prima kepada masyarakat agar kebutuhan administrasi kependudukan tetap dapat terpenuhi meskipun di tengah hari libur nasional.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kampar Muslim,. Sos melalui Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) Dede Firmansyah, S. Kom menyatakan bahwa pelayanan administrasi kependudukan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus tetap diberikan secara maksimal.

Dede Firmansyah menjelaskan bahwa pelayanan yang tetap dilaksanakan pada hari libur nasional tersebut meliputi perekaman dan pencetakan KTP Elektronik, pencetakan Kartu Identitas Anak (KIA), penerbitan Identitas Kependudukan Digital (IKD), Kartu Keluarga (KK), Surat Keterangan Pindah Warga Negara Indonesia (SKPWNI), Akta Kelahiran, Akta Kematian hingga Akta Perkawinan.

“Walaupun dalam suasana libur nasional dan cuti bersama, pelayanan publik tetap menjadi prioritas kami. Masyarakat tetap membutuhkan dokumen administrasi kependudukan untuk berbagai keperluan, sehingga pelayanan harus terus berjalan,” ujar Dede Firmansyah.

Ia menambahkan, antusiasme masyarakat untuk mengurus dokumen kependudukan pada hari libur juga cukup tinggi. Hal tersebut terlihat dari banyaknya warga yang datang memanfaatkan waktu libur untuk mengurus administrasi kependudukan.

“Alhamdulillah, hampir 100 pelayanan terhadap pencatatan, penerbitan dan pendataan administrasi kependudukanp
 berhasil kita layani hari ini,” tambahnya.

Menurutnya, pelayanan yang tetap dibuka pada masa libur nasional ini juga merupakan bentuk komitmen Disdukcapil Kampar dalam memberikan kemudahan dan kepastian pelayanan kepada masyarakat secara cepat, tepat dan profesional.

Dengan tetap beroperasinya pelayanan Disdukcapil di hari libur nasional, diharapkan masyarakat Kabupaten Kampar semakin mudah dalam memperoleh dokumen kependudukan yang dibutuhkan tanpa harus menunggu hari kerja normal.
(Diskominfo Kampar / Pdy)
PEKANBARU - Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, Herman Khaeron melakukan kunjungan Sekretariat DPC Partai Demokrat Kota Pekanbaru di Jalan Arifin Ahmad, Jumat (15/052025).

Didampingi di Wasekjen DPP Demokrat Jemmy Setiawan, Wabendum DPP Demokrat Muhamad Oki Isnaini, Kepala BPOKK DPP Demokrat Ossy Dermawan, Sekretaris I BPOKK Si Made Astawa, Sekretaris II BPOKK M.P Simajuntak, Deputi BPOKK Wilayah Sumatera II Rocky Amu, serta Deputi Wilayah Maluku Papua Panti Silaban, kedatangan Herman Khaeron disambut langsung Ketua DPD Demokrat Riau Agung Nugroho. Turut hadir juga pada kesempatan tersebut Ketua DPC Demokrat Kota Pekanbaru Tengku Azwendi Fajri bersama jajaran pengurus partai.

Kunjungan itu dilakukan untuk menyerahkan bantuan satu unit laptop untuk mendukung operasional sekretariat DPC Demokrat Pekanbaru serta membagikan sebanyak 1.500 paket sembako kepada masyarakat. 

"Kami mengapresiasi semangat dan kekompakan kader Demokrat di Riau, khususnya di Kota Pekanbaru. Bantuan ini memang tidak besar, tetapi kami berharap bisa bermanfaat untuk mendukung aktivitas sekretariat dan membantu masyarakat yang membutuhkan," ujar Sekjen Demokrat Herman Khaeron, Jumat (15/05/2026).

Dalam lawatan itu, Herman Khaeron memberikan apresiasi kepada kader Demokrat di Riau. Selain terlihat kompak, Demokrat Riau juga tampak aktif membangun komunikasi dengan masyarakat serta menjaga soliditas partai.

"Kami melihat Demokrat di Riau terus bergerak dan dekat dengan masyarakat. Ini harus terus dijaga agar Demokrat semakin dicintai rakyat," ungkapnya.

Ditempat yang sama, Ketua DPD Demokrat Riau Agung Nugroho mengucapkan terimakasih atas lawatan Sekjen Demokrat. 

Agung menyebut kehadiran Sekjen Demokrat beserta tersebut merupakan semangat baru terhadap Demokrat Riau.

"Kehadiran langsung Sekjen bersama jajaran DPP tentu menjadi semangat bagi kami di daerah serta menunjukkan bahwa Demokrat tetap solid dari pusat hingga daerah," ujar Agung.

Disinggung terkait pembagian sembako, Agung mengungkapkan bahwa pembagian sembako oleh Partai Demokrat merupakan program rutin meski tidak tahun politik. 

"Kami ingin Demokrat tidak hanya hadir saat politik saja, tetapi benar-benar hadir membantu masyarakat," katanya.

Senada juga diutarakan Ketua DPC Demokrat Pekanbaru Tengku Azwendi Fajri. 

Azwendi mengucapkan terimakasi atas kunjungan dan bantuan yang diberikan DPP Demokrat untuk DPC Pekanbaru.  

"Kami berterima kasih atas perhatian DPP Demokrat. Bantuan laptop ini tentu sangat membantu operasional sekretariat, sementara paket sembako yang dibagikan diharapkan dapat meringankan beban masyarakat," katanya.

Usai mengunjungi sekretariat DPC Demokrat Pekanbaru, 

Sekedar informasi, kehadiran Sekjen DPP Demokrat Herman Khaeron tidak hanya lawatan ke sekretariat DPC Demokrat Pekanbaru. 

Dijadwalkan, Sekjen DPP Demokrat Herman Khaeron bersama rombongan membuka Musyawarah Daerah (Musda) VI Partai Demokrat Riau yang digelar di hotel Pangeran, Pekanbaru pada siang ini.
MAKKATUL MUKARRAMAH - KONTRASRIAU.COM - 
Alhamdulillah, Jamaah Haji Kabupaten Kampar hingga saat ini dalam kondisi sehat walafiat dan tetap aktif melaksanakan berbagai rangkaian ibadah di Masjidil Haram, Makkah Al-Mukarramah. Meski terdapat beberapa jamaah yang mengalami batuk dan pilek ringan, kondisi tersebut masih dapat diatasi dengan baik oleh tim kesehatan haji.

Selain memperbanyak ibadah di Masjidil Haram, para jamaah juga mulai mengikuti manasik dan pembekalan intensif menjelang pelaksanaan puncak ibadah haji atau Armuzna, yakni rangkaian ibadah di Arafah, Muzdalifah dan Mina yang akan berlangsung mulai 8 hingga 13 Zulhijjah 1447 H atau bertepatan pada 25 Mei 2026 mendatang.

Petugas Haji Daerah Kabupaten Kampar bidang kesehatan, Ns. Rita Yulita, S.Kep, dari Makkatul Mukarramah, Kamis (14/05), menyampaikan bahwa secara umum kondisi kesehatan jamaah masih sangat baik dan terkendali.

“Alhamdulillah, jamaah dalam kondisi sehat walafiat. Memang ada beberapa jamaah mengalami batuk dan pilek ringan, namun masih bisa ditangani dengan baik. Persediaan obat juga cukup, dan kami terus berkoordinasi dengan Klinik Kesehatan Haji Indonesia,” ujar Rita Yulita.

Rita juga menjelaskan bahwa saat ini jamaah terus dipersiapkan secara fisik maupun mental menghadapi fase terpenting dalam ibadah haji. Salah satu bentuk pembekalan tersebut melalui tausiah dan bimbingan yang diberikan oleh Ustadz Dr. Syahrul Aidi Ma’azat, Lc., MA kepada jamaah Kampar.

Dalam tausiahnya, Ustadz Syahrul Aidi Ma’azat menegaskan bahwa ibadah haji merupakan kewajiban umat Islam sekaligus rukun Islam yang kelima, sehingga harus dipersiapkan dengan sungguh-sungguh.

“Puncak ibadah haji adalah pelaksanaan wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, dan lempar jumrah di Mina. Oleh sebab itu diperlukan kesiapan fisik, mental serta pemahaman yang baik agar seluruh rangkaian rukun haji dapat dilaksanakan dengan sempurna,” terang Ustadz Syahrul Aidi di hadapan jamaah.

Ia juga mengingatkan jamaah untuk menjaga kesehatan, memperbanyak ibadah serta memperkuat kebersamaan dan kesabaran selama berada di Tanah Suci.

Sementara itu, Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kampar, H. Dirhamsyah, S.Ag., M.Sy, menyampaikan rasa syukur karena seluruh rangkaian pelaksanaan ibadah haji jamaah Kampar hingga saat ini berjalan lancar dan tertib.

“Secara umum pelaksanaan ibadah haji berjalan dengan baik dan lancar. Kita berharap hingga puncak pelaksanaan haji nanti seluruh jamaah Kampar tetap dalam keadaan sehat walafiat dan dapat menunaikan seluruh rangkaian ibadah dengan sempurna,” ujar Dirhamsyah.

Suasana kebersamaan dan kekhusyukan jamaah Kampar di Tanah Suci juga semakin terasa dengan berbagai kegiatan ibadah, pembinaan, dan pendampingan yang terus dilakukan oleh petugas haji demi memastikan jamaah dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman dan penuh kekhidmatan.
(Diskominfo Kampar / Pdy)
RIAU (KEMENHAJ) - KONTRASRIAU.COM - 
Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kabar duka kembali datang dari Tanah Suci. Salah seorang Jemaah Haji Provinsi Riau yang tergabung dalam Kloter BTH 09 asal Kabupaten Bengkalis atas nama Marati Kasmuri Usman dengan nomor porsi 400103963, dilaporkan meninggal dunia di pemondokan jemaah di Kota Makkah Al Mukarramah, Rabu (13/5/2026) pukul 17.51 WAS.

Kabar duka tersebut disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau, Defizon. Ia menyampaikan rasa belasungkawa mendalam atas wafatnya almarhumah serta mengajak seluruh jemaah dan keluarga yang ditinggalkan untuk mendoakan almarhumah agar memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT.

“Saya atas nama pribadi dan instansi menyampaikan duka cita mendalam. Semoga almarhumah husnul khatimah, diampuni segala dosa-dosanya, dilapangkan kuburnya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta keikhlasan,” ujar Defizon.

Lebih lanjut Defizon mengatakan, jemaah yang meninggal dunia di Tanah Suci dalam masa pelaksanaan ibadah haji, hak-haknya akan diselesaikan oleh pemerintah.

“Jemaah yang meninggal di Arab Saudi dalam masa pelaksanaan ibadah haji, haknya akan diselesaikan oleh pemerintah, termasuk badal haji dan asuransi jemaah,” jelasnya.

Defizon juga menyampaikan bahwa petugas haji telah memberikan pendampingan dan penanganan sesuai prosedur yang berlaku di Arab Saudi. Prosesi pemulasaraan hingga pemakaman akan dilaksanakan oleh petugas bersama pihak terkait di Kota Makkah.

Sementara itu, berdasarkan laporan petugas kloter, almarhumah Marati Kasmuri Usman (66 tahun) diketahui memiliki riwayat angioplasty pada Desember 2025, diabetes melitus non insulin, chronic ischemic heart disease, serta hypertensive heart disease.

Pada Rabu pagi (13/5/2026), almarhumah dilaporkan tidak memiliki nafsu makan dan tetap diberikan motivasi untuk makan serta mengonsumsi obat secara rutin. Sekitar pukul 16.00 WAS, saat sedang duduk di pemondokan, almarhumah tiba-tiba terbaring dan tidak sadarkan diri.

Teman sekamar kemudian segera melapor kepada ketua regu dan memanggil petugas kesehatan. Petugas kesehatan yang tiba di lokasi mendapati kondisi almarhumah tidak sadar dengan GCS E1M1V1, tekanan darah tidak terukur, nadi sangat lemah, serta tidak terdapat pernapasan.

Petugas kemudian melakukan tindakan medis darurat berupa CPR, pemasangan infus, serta injeksi epinefrin. Meski sempat terdapat respons sementara, petugas terus melanjutkan penanganan resusitasi selama kurang lebih satu jam tiga puluh menit. Namun kondisi almarhumah tidak menunjukkan perbaikan hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada pukul 17.51 WAS.

Sementara itu, seluruh jemaah haji Provinsi Riau lainnya diimbau untuk tetap menjaga kondisi kesehatan, mengatur pola istirahat, memperbanyak konsumsi air putih, serta mengikuti arahan petugas mengingat cuaca di Tanah Suci cukup panas dan aktivitas ibadah yang padat menjelang puncak pelaksanaan haji.

Hingga hari ini sudah dua orang jemaah haji Provinsi Riau meninggal di Arab Saudi :
1. Dawanus Mahmud Muhammad (52) BTH 05 asal Kab. Kampar wafat di Madinah

2. Marati Kasmuri Usman (66) Kloter BTH 09 asal Kab. Bengkalis wafat di Makkah
MAKKAH — KONTRASRIAU.COM - Suasana duka yang berbalut keikhlasan dan kekhusyukan mewarnai kegiatan ziarah yang dilakukan oleh jajaran Ketua Rombongan (Karom) dan Ketua Regu (Karu) Kloter BTH 09. Mereka bertolak menuju Maqbarah Syara'i (Sharae) di Makkah untuk  ziarah memanjatkan doa secara langsung di pusara almarhumah Marati (65 th), salah satu jemaah haji Indonesia yang baru saja berpulang ke Rahmatullah.

Almarhumah Marati merupakan jemaah haji yang tergabung dalam Rombongan 09, Kloter BTH 09, asal Kabupaten Bengkalis. Beliau menghembuskan napas terakhirnya di kamar hotel pada hari Rabu (13/5/2026).

Kepergian almarhumah di Tanah Suci ini meninggalkan duka mendalam. Segenap petugas Kloter, Karom, Karu, beserta seluruh jemaah BTH 09 turut menyampaikan rasa belasungkawa yang sebesar-besarnya.

"Kami segenap petugas dan jemaah kloter BTH 09 merasa kehilangan. Namun, kami bersaksi almarhumah adalah orang baik yang dipanggil Allah SWT di tempat dan waktu yang sangat mulia. 

Ziarah ini adalah bentuk penghormatan dan doa kami untuk beliau," ungkap salah satu perwakilan petugas kloter.
Sebelum dimakamkan di Maqbarah Syara'i, jenazah almarhumah Marati telah mendapatkan penghormatan tertinggi. 

Jenazah dibawa ke Masjidil Haram dan disalatkan oleh jutaan umat Islam usai pelaksanaan salat Subuh berjemaah.
**Mengenal Maqbarah Syara'i: Tempat Peristirahatan Terakhir Jemaah Lintas Negara**

Bagi masyarakat Indonesia, Maqbarah Syara'i (Sharae) mungkin belum sepopuler Pemakaman Ma'la. Namun, pemakaman ini memegang peranan penting dalam penyelenggaraan ibadah haji.

 * **Peruntukan Khusus:** Maqbarah Syara'i adalah kompleks pemakaman umum di Makkah yang secara khusus diperuntukkan bagi jemaah haji atau warga negara asing (non-Saudi Arabia) yang wafat di Kota Makkah.

 * **Gambaran Lokasi:** Terletak sekitar 15 kilometer dari Masjidil Haram, mendekati arah perbatasan menuju Thaif.

 * **Kondisi Pemakaman:** Berbeda dengan pemakaman di Tanah Air, Maqbarah Syara'i berupa hamparan tanah luas di kawasan berbukit batu. Makam-makam di sini dibuat sangat sederhana. 

Tidak ada bangunan kijing, keramik, maupun nama yang tertulis di atas nisan. Setiap makam hanya ditandai dengan gundukan tanah yang sejajar dan dua buah bongkahan batu bersahaja sebagai penanda letak kepala dan kaki.

Keseragaman bentuk makam di Maqbarah Syara'i ini seolah memberikan pesan spiritual yang kuat: bahwa di hadapan Sang Pencipta, seluruh manusia dari berbagai ras, negara, dan latar belakang memiliki kedudukan yang sama, hanya berbekal kain kafan dan amal ibadahnya. Di hamparan tanah penuh kesederhanaan inilah, almarhumah Marati kini beristirahat dengan tenang. *Semoga husnul khatimah.*
BANGKINANG KOTA - KONTRASRIAU.COM - 
Wakil Bupati Kampar sekaligus Ketua PGRI Kabupaten Kampar Dr. Misharti.S.Ag.M.Si secara resmi melantik pengurus cabang Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) untuk Kecamatan Kuok, Kecamatan Bangkinang Kota dan Kecamatan Bangkinang di Gedung Guru Bangkinang Kota, Rabu (13/5).

Turut hadir dalam kegiatan ini di antaranya Perwakilan Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora), Perwakilan Kemenag Kampar, Sekratris PGRI Kabupaten Kampar Admiral.SP.M.Si dan seluruh pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Kampar.

Sebagai organisasi profesi guru terbesar di Indonesia, PGRI memiliki peran strategis dalam memperjuangkan kesejahteraan guru sekaligus meningkatkan mutu pendidikan. 

Di Kabupaten Kampar, PGRI telah lama menjadi wadah aspirasi dan perjuangan para pendidik. Pelantikan pengurus cabang Tiga kecamatan ini menandai langkah penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi sehingga aspirasi guru dapat lebih terakomodasi.

Setelah pembacaan Surat Keputusan kepengurusan cabang, Dr.Misharti memimpin prosesi pelantikan dengan mengucapkan sumpah jabatan yang diikuti oleh seluruh pengurus cabang terpilih.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kampar sekaligus Ketua PGRI Kabupaten Kampar Dr. Misharti.S.Ag.M.Si menegaskan bahwa guru adalah pilar utama pembangunan bangsa. Guru bukan hanya mengajar, tetapi juga mendidik, membentuk karakter dan menanamkan nilai-nilai kebangsaan. Kepengurusan PGRI yang baru harus menjadi motor penggerak peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Kampar.

Wakil Bupati sekaligus Ketua PGRI menambah beberapa arahan penting di antaranya peningkatan kualitas guru melalui pelatihan berkelanjutan dan penguasaan teknologi pendidikan, penguatan karakter siswa dengan menanamkan nilai religius, budaya lokal dan nasionalisme, kolaborasi dengan pemerintah daerah untuk mendukung program pendidikan, termasuk pembangunan sarana prasarana sekolah serta kesejahteraan guru sebagai prioritas, agar tenaga pendidik dapat bekerja dengan tenang dan penuh dedikasi.(Diskomimfo Kampar /CK)