TRENDING NOW

PEKANBARU - KONTRASRIAU.COM - Akan memasuki masa Sistim Penerimaan Murid Baru (SPMB), untuk tahun pelajaran baru 2026/2027 bahwa SDN 45 Pekanbaru, mempunyai daya tampung siswa kelas 1 sebanyak 56 orang.

Hal ini dijelaskan oleh Kepsek SDN 45 Pekanbaru Drs. Yasrimeddi adapun tahapan-tahapannya sebagian berikut : orangtua murid dapat mendaftarkan anaknya melalui sistim Online. Dari tanggal 29 Juni s/d 01 Juli 2026 (Pendaftaran), kemudian lanjut tanggal 03 Juli nya pengumuman siswa yang di terima." Terang Yasrimeddi kepada awak Media KONTRASRIAU.COM di ruang kerjanya. Jumat(05/06/202)pagi.

" Selanjutnya adalah Daftar Ulang dari tanggal 03 - 04 Juli 2026, kemudian masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS), bersamaan dengan awal tahun pelajaran baru 2026/2027, pada tanggal 13 Juli 2026 mendatang." Pungkasnya.

SPMB tahun ini, sistim penerimaannya sama dengan tahun lalu yakni ada 4 jalur : 1. Jalur Zonasi, 2. Jalur Afirmasi, 3 Jalur Prestasi dan 4. Jalur Perpindahan orangtua/mutasi." Tutur Kepsek.

" Harapan kami kepada orangtua calon murid baru, agar mempersiapkan segala berkas/dokumen yang perlukan, antara lain :  Kartu Keluarga (KK), Akte Kelahiran, dan minimal usia anak saat mendaftar usianya adalah 6 tahun. " Ujar Yasrimeddi.

Semoga SPMB tahun ini, di sekolah SDN 45 Pekanbaru dapat berjalan dengan Aman, Baik, Lancar dan Sukses." Tutupnya.

Editor : Omeng








PEKANBARU - KONTRASRIAU.COM - Usai berlalu hasil pengumuman kelulusan siswa kelas VI SDN 45 Pekanbaru, dan Insya Allah besok hari Sabtu tanggal 06 Juni 2026. Akan digelar acara pelepasan siswa kelas VI tahun ajaran 2025-2026.
Tema acara pelepasan, untuk tahun ini " Melalui pelepasan peserta didik kelas VI, kita ciptakan peserta didik yang unggul, berpengetahuan, bermasyarakat, cerdas dan bersih yang berlandaskan Iman dan Taqwa."

Hal ini dibenarkan oleh Kepsek SDN 45 Pekanbaru Drs. Yasrimeddi bahwa kegiatan acara pelepasan siswa kelas VI tahun ajaran 2025-2026 akan digelar esok hari sabtu pagi di sekolah kita." Pungkas Yasrimeddi kepada awak media KONTRASRIAU.COM.

" Adapun sebagai panitia pelaksana pelepasan adalah komite sekolah berkolaborasi dengan orangtua murid kelas VI. Dan kami kepala sekolah dan para guru diundang. Jadi pihak sekolah hanya memfasilitasi tempat acara." Tuturnya.

Semoga nantinya kegiatan kami ini dapat berjalan sukses, lancar serta penuh khidmat." Tutupnya.

Editor : Omeng






PEKANBARU - KONTRASRIAU.COM - Hasil pengumuman kelulusan siswa kelas VI SDN 45 Pekanbaru pada tanggal 02 Juni 2026 lalu. Dan hasilnya anak-anak kita semua lulus 100 persen sebanyak 67 siswa.

Hal ini dibenarkan oleh Kepsek SDN 45 Drs. Yasrimeddi kepada awak media KONTRASRIAU.COM Menyebutkan bahwa kami sangat bersyukur sekaligus juga apresiasi atas kelulusan anak-anak kami kelas VI yang tamat tahun ini yakni lulus 100 persen." Pungkasnya.

" Selanjutnya kami berharap bagi anak-anak yang telah tamat dari sekolah SDN 45 Pekanbaru, dapat melanjutkan ke jenjang sekolah yang lebih tinggi. " Pungkas Yasrimeddi.

Semoga anak-anak kami dapat diterima pada sekolah SMP Negeri ataupun Pondok Pesantren yang diinginkan." Tutur Yasrimeddi.

Editor : Omeng
PEKANBARU - KONTRASRIAU.COM - Hari ini kamis tanggal 04 Juni 2026, kami telah melaksanakan acara Khatam Al-Quran Sekaligus Pelepasan siswa kelas IX SDN 43 Pekanbaru pada tahun ajaran 2025-2026 sebanyak 69 siswa. Kegiatan ini bertempat di halaman sekolah. Kegiatan ini adalah murni ide dan gawenya dari para orangtua murid dan komite sekolah, pihak sekolah hanya memfasilitasi tempat saja, dan kami para guru diundang diacara ini.

Hal ini dibenarkan Kepsek SDN 43 Pekanbaru Hamidah Yanis, S.Pd. kepada awak media KONTRASRIAU.COM Bahwa terlaksana acara ini adalah ide serta gawenya dari para orangtua murid, dari awal hingga akhir acara berjalan dengan lancar, sukses dan khidmat." Tegas Hamidah Yanis, S.Pd.usai acara digelar.
Kami selaku kepala sekolah dan para guru dalam hal ini, sebagai tamu, sedangkan yang punya ide dan gawenya adalah para orangtua murid dan komite sekolah." Katanya.

" Jadi pada kesempatan ini, kami sampaikan ucapan terimakasih yang tak terhingga kepada para orangtua murid dan komite sekolah, berkat kerjasama, kekompakan dan kolaborasi yang baik, hingga acara berlangsung sukses." Pungkas Hamidah Yanis, S.Pd.
Kepada anak-anak kami yang berjumlah 69 siswa kelas VI, dan lulus 100 persen, hari ini kami lepas dan kembalikan kepada orangtua murid, semoga Ananda semua dapat melanjutkan ke sekolah tingkat SMP ataupun Podok Pesantren yang diinginkan, sesuai dengan harapan siswa dan orangtua." Sebutnya 

" Diacara kami ini juga tadi yang hadir mewakili Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru adalah Kabid SD Bapak Sardius, dan alhmdulillah beliau menyambut baik acara ini. " Tambah Hamidah Yanis.

Budi Santosa Komite Sekolah Menambahkan bahwa acara Khatam Al-Quran sekaligus juga acara pelepasan dan perpisahan siswa kelas VI SDN 43 Pekanbaru tahun ini, adalah murni dari kami para orangtua murid dengan berkolaborasi pihak komite sekolah." Terangnya.

" Kami juga mengucapkan terimakasih kepada kepala sekolah dan para guru disekolah ini, karena telah memfasilitasi tempat acara, sehingga acara ini dapat terlaksana dengan baik dan sukses. " Kata Budi Santosa.

Selanjutnya kepada kepala sekolah serta para guru di sekolah ini, kami menghaturkan banyak terimakasih, yang mana lebih kurang 6 tahun anak kami di didik, dibina serta diarahkan karakternya kearah yang lebih baik dan santun. Berkat pengajaran serta pembinaan karakter oleh para guru disini, hingga anak-anak kami menjadi anak yang baik lagi punya karakter yang santun." Imbuhnya.

" Dalam hal pembiayaan anggaran acara ini, kami pihak komite dan juga orangtua murid tidak memaksakan, artinya ini adalah acara kita dan untuk kita juga. Pada prinsipnya yang kami lakukan ini atas kesepakatan dan kebersamaan kita semua, yang terpenting acara ini terlaksana dengan lancar, sukses dan penuh haru, serta khidmat." Tutur Budi Santosa yang anak yang bernama Nizam siswa kelas VIA ikut serta diacara ini." Tutupnya.

Editor : Omeng

PEKANBARU - KONTRASRIAU.COM - Momentum hari ini di sekolah SMP Negeri 22 Pekanbaru menggelar acara Pelepasan  dan Perpisahan Siswa Kelas IX Tahun Ajaran 2025-2026, sebanyak 273 siswa ikuti dengan penuh khidmat acara tersebut.

Kegiatan ini dapat terlaksana baik dan lancar, berkat kerjasama yang baik, kekompakan dari pihak komite sekolah dan jajaran, beserta para orangtua murid kelas IX, hingga acara dari awal hingga akhir berlangsung begitu semarak, khidmat dan sukses. Kegiatan bertempat di halaman sekolah. Kamis(04/06/2026)pagi.

Hal ini dibenarkan oleh Kepsek SMPN 22 Pekanbaru kepada awak media KONTRASRIAU.COM. Mengatakan bahwa pertama-tama kami selaku kepala sekolah mengucapkan banyak terimakasih kepada pihak komite sekolah dan jajaran, serta peran aktif, support, dukungan serta kontribusi penuh dari para orangtua murid kelas IX, sehingga kegiatan acara pelepasan dan perpisahan dapat terlaksana dengan baik sesuai dengan harapan kita bersama." Ujar Ernidalisma, S.Pd. yang akrab disapa Bu Yeyen.

" Tambah Yeyen, bahwa tadi juga acara kami ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, yang diwakili oleh Ibu Februartati Kasi Kurikulum Disdik Kota Pekanbaru." Sebutnya.

Pesan kami kepada anak-anak didik kelas IX SMPN 22 Pekanbaru, yang tamat tahun ini, di momen ini juga kami sampaikan bahwa giat acara yang seperti ini, jadi mometum yang sangat spesial bagi kami pribadi, menjadi kenangan yang indah bagi kami, karena kebetulan pada bulan Desember 2026 mendatang kami akan memasuki masa purna bakti.

" Serta kepada para anak-anak kami siswa kelas IX, yang tamat tahun ini. Semoga Ananda semua kelak menjadi orang-orang yang sukses, menjadi pemimpin di negeri ini. Jaga nama baik sekolah, dan Doa Ibu selalu menyertai Ananda semua, terakhir jangan lupakan sekolah SMP Negeri 22 serta Selalu Ingatlah selalu dengan Para Guru Kalian di sekolah Ini." Harap Yeyen.

Dan pada beberaa waktu yang lalu, Alhamdulillah anak kami meraih Juara I Lomba tari pada FLS3N Tingkat Kota, dan kami juga mohon Doa serta Dukungan untuk semua pihak, agar kami dapat lolos dan berhasil meriah Juara I di Tingkat Provinsi, serta ke jenjang yang lebih tinggi lagi kedepannya." Tuturnya.

Ketua Komite Sekolah SMP Negeri 22 Drs. Puncak bahwa terlaksananya acara pelepasan dan perpisahan siswa kelas IX SMP Negeri 22 Pekanbaru tahun ini, adalah kolaborasi serta kerjasama yang baik antara pihak komite sekolah beserta para orangtua dan siswa kelas IX." Terang Drs. Puncak kepada awak Media KONTRASRIAU.COM Usai acara di gelar.

" Sesuai tupoksi daripada komite sekolah, yakni kami menjembatani hal-hal yang menyangkut diluar mata pelajaran." Jelasnya.

Maka kami adakan rapat dengan para orangtua murid, agar kita sepakati secara bersama anggaran biayanya. Dan disepakati anggaran biayanya Rp. 200 ribu. Dan itu dikelola oleh panitia, dan inilah hasilnya." Terang Puncak.

" Karena memang sangat banyak hal negatif tentang uang perpisahan. Dan kami juga berharap kepada kawan-kawan wartawan, untuk memberitakan secara proposional, jangan kita anggap guru begono, begini. Dengan nilai ini, inilah hasilnya." Tegasnya.

Kami juga mendukung insan pers, mensyiarkan/mempublish pemberitaan  tentang dunia pendidikan di Kota Pekanbaru, seperti tadi yang disampaikan Kepsek SMPN 22, bahwa anak-anak kita meriah Juara I Tingkat Kota Pekanbaru, dan akan berlanjut ke jenjang Provinsi Riau. Serta anak-anak kita tahun ini alhamdulillah lulus 100 persen, hanya satu orang yang tak lulus, itupun karena faktor X

" Komite sekolah berharap, rekan-rekan wartawan memberitakan hal-hal yang positif tentang dunia pendidikan, apalagi SMPN 22 sudah banyak melahirkan anak-anak yang berprestasi, dan kebetulan juga Walikota Pekanbaru juga berasal dari sekolah kita ini." Ujarnya.

Artinya kami selaku komite sekolah juga terapkan subsidi silang, bagi siswa yang kurang mampu kita tidak paksakan, intinya anak-anak yang kurang mampup kita gratiskan dan tetap ikut serta menyemarakan diacara ini." Imbuhnya

" Kami mengucapkan terimakasih yang tak terhingga kepada Kepala sekolah beserta para guru disini, yang telah bekerja tanpa pamrih. Dari pagi hingga sore, kami melihat serta menyaksikan, bahwa para guru disini luar biasa, dengan hasil yang minim mereka bisa berbuat yang maksimal untuk anak-anak kita disini." Jelasnya.

Dan juga kepada para wartawan berilah hal positif dan berita yang baik tentang guru, jangan ada berita yang negatif yang begini, begono." Tutupnya.

Pantauan awak media KONTRASRIAU.COM, acara dari awal hingga akhir berjalan dengan baik, lancar serta penuh khidmat dan antusias daripada orangtua murid dan juga siswa kelas IX SMPN 22 Pekanbaru yang tamat tahun ini.

Akhir acara ditutup dengan acara salam-salaman secara bersamaan siswa kepada kepala sekolah, para guru SMPN 22, kemudian dilanjutkan dengan para orangtua murid kepada kepala sekolah serta para guru.

Editor : Omeng

PEKANBARU  – KONTRASRIAU.COM. - 
Pemerintah Provinsi Riau menegaskan komitmennya untuk mewujudkan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Pelajaran 2026/2027 yang bersih, transparan, objektif, akuntabel, dan berkeadilan. 
Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Pakta Integritas SPMB Tahun Pelajaran 2026/2027 yang digelar di Balai Serindit, Gedung Daerah Provinsi Riau, Pekanbaru, Kamis (4/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimda Riau, DPRD Provinsi Riau, Kepala daerah Kabupaten/Kota, Ombudsman RI Perwakilan Riau, Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Riau, Dewan Pendidikan, penyelenggara pendidikan, Kepala sekolah, FK LAM Riau, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya sebagai bentuk komitmen bersama untuk mewujudkan pelaksanaan SPMB yang bersih, transparan, objektif, dan berkeadilan.

Dalam sambutannya, Plt Gubernur Riau SF Hariyanto yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, menegaskan bahwa penandatanganan pakta integritas merupakan bagian dari upaya bersama untuk memastikan proses penerimaan murid baru berjalan sesuai ketentuan dan bebas dari berbagai bentuk penyimpangan.

"Hari ini kita hadir bersama dalam acara Penandatanganan Pakta Integritas Sistem Penerimaan Murid Baru Tahun Pelajaran 2026/2027 sebagai bagian dari upaya kita bersama untuk memastikan proses penerimaan peserta didik di Provinsi Riau berjalan secara objektif, transparan, akuntabel, dan berkeadilan," Ujar Syahrial Abdi.

Menurutnya, Plt Gubernur Riau memberikan perhatian serius terhadap pelaksanaan SPMB tahun ini sebagai bentuk evaluasi dari penyelenggaraan pada tahun-tahun sebelumnya. Karena itu, berbagai penyempurnaan terus dilakukan agar sistem penerimaan murid baru semakin baik, transparan, dan mampu menjawab harapan masyarakat.

Syahrial Abdi menjelaskan, pemerintah pusat juga telah melakukan berbagai pembenahan, mulai dari penyempurnaan mekanisme penerimaan, penguatan aplikasi digital, hingga peningkatan sistem pengawasan. Seluruh pihak yang terlibat diminta bekerja secara profesional, jujur, dan bertanggung jawab, serta tidak membuka ruang bagi manipulasi data, penyalahgunaan kewenangan, praktik titipan, maupun tindakan lain yang dapat merusak kepercayaan masyarakat.

"Jangan ada lagi praktik titipan, manipulasi data, atau penyalahgunaan kewenangan yang mencederai rasa keadilan masyarakat. Integritas harus menjadi landasan utama dalam pelaksanaan SPMB," Tegasnya.

Ia juga menegaskan bahwa pengawasan terhadap pelaksanaan SPMB tidak hanya dilakukan oleh pemerintah, tetapi turut melibatkan DPRD, Dewan Pendidikan, media massa, organisasi masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat.

Karena itu, semua pihak diminta berperan aktif dalam melakukan pengawasan agar pelaksanaan SPMB berjalan sesuai aturan.

Pada kesempatan tersebut, Syahrial Abdi turut menyoroti persoalan keterbatasan daya tampung sekolah negeri yang setiap tahun menjadi tantangan dalam penerimaan murid baru.

Di sisi lain, tingginya minat masyarakat terhadap sekolah-sekolah tertentu sering kali menimbulkan persaingan yang cukup ketat.

"Kita memahami bahwa jumlah lulusan setiap tahun belum sepenuhnya sebanding dengan daya tampung sekolah negeri yang tersedia. Karena itu, pemerintah terus berdiskusi dengan sekolah swasta, yayasan pendidikan, dan berbagai pihak terkait agar seluruh anak tetap mendapatkan akses pendidikan," Katanya.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemerintah Provinsi Riau terus meningkatkan kapasitas layanan pendidikan melalui pembangunan ruang belajar baru, revitalisasi sekolah, peningkatan sarana dan prasarana pendidikan, serta memperkuat kemitraan dengan sekolah-sekolah swasta.

Selain itu, Pemprov Riau juga menyediakan kuota afirmasi pada SMA dan SMK swasta bagi peserta didik dari keluarga kurang mampu yang belum tertampung di sekolah negeri.

"Melalui program afirmasi pada SMA dan SMK swasta, pemerintah memberikan dukungan kepada siswa yang belum diterima di sekolah negeri agar tetap dapat melanjutkan pendidikan. Ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah untuk memastikan bahwa keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi anak-anak Riau dalam memperoleh pendidikan," Jelas Syahrial Abdi.

Ia menegaskan bahwa penandatanganan Pakta Integritas bukan sekadar kegiatan seremonial melainkan komitmen moral yang harus diwujudkan dalam tindakan nyata, pengambilan keputusan, dan pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan pemerintah akan dinilai dari pelaksanaan SPMB yang jujur, adil, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

"Mari kita jaga kepercayaan masyarakat dengan memastikan seluruh proses berjalan sesuai aturan,q menjunjung tinggi integritas, serta menempatkan kepentingan peserta didik di atas kepentingan lainnya.

Semoga pelaksanaan SPMB Tahun Pelajaran 2026/2027 di Provinsi Riau berjalan lancar dan memberikan rasa keadilan bagi seluruh masyarakat," Yutupnya.

Sementara itu, tahapan awal SPMB 2026/2027 dimulai dengan aktivasi akun, pengisian data pribadi, serta unggah dokumen yang berlangsung pada 8 hingga 14 Juni 2026. Pada periode tersebut, calon murid diharapkan memastikan seluruh data yang diinput sesuai dengan dokumen asli agar tidak mengalami kendala saat proses verifikasi.

Selanjutnya, pendaftaran dan pemilihan sekolah dibuka mulai 10 hingga 19 Juni 2026. Pada waktu yang sama, pihak sekolah akan melakukan verifikasi terhadap seluruh berkas dan data yang diunggah oleh calon peserta.
Verifikasi data oleh sekolah dijadwalkan selesai pada 20 Juni 2026, dilanjutkan dengan proses seleksi dan rekonsiliasi hasil pendaftaran pada 21 Juni 2026. Hasil seleksi akan diumumkan pada 22 Juni 2026 pukul 10.00 WIB.

Bagi calon murid yang dinyatakan lulus seleksi dan diterima di SMA maupun SMK Negeri, diwajibkan melakukan daftar ulang pada 23 hingga 26 Juni 2026 sebagai bentuk konfirmasi penerimaan.**