TRENDING NOW

BANGKINANG KOTA - KONTRASRIAU.COM - 
Bupati Kampar Ahmad Yuzar, S.Sos., MT menerima kunjungan silaturahmi Ketua Pengadilan Agama Bangkinang Kelas IB Hasan Nul Hakim, S.H.I., M.A. di ruang kerjanya, Senin (18/05/2026).

Dalam pertemuan tersebut turut hadir Wakil Bupati Kampar Misharti, S.Ag., M.Si serta Pj Sekda Kampar Ardi Mardiansyah, S.STP., M.Si. 

Bupati Kampar Ahmad Yuzar menyampaikan apresiasi atas kunjungan silaturahmi tersebut. Ia menegaskan pentingnya mempererat hubungan koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Kampar dengan Pengadilan Agama dalam rangka memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya di bidang hukum keluarga dan keagamaan.

“Kami menyambut baik silaturahmi ini sebagai upaya memperkuat sinergitas dan komunikasi antar lembaga. Pemerintah Kabupaten Kampar siap mendukung berbagai program yang berkaitan dengan pelayanan masyarakat, sehingga dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata,” ujar Ahmad Yuzar.

Sementara itu, Ketua Pengadilan Agama Bangkinang Kelas IB Hasan Nul Hakim menyampaikan terima kasih atas sambutan yang diberikan oleh Bupati Kampar beserta jajaran. Ia menegaskan komitmen Pengadilan Agama untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta menjalin kerja sama yang harmonis dengan pemerintah daerah.

Selain itu, Hasan Nul Hakim juga menyampaikan bahwa dirinya insyaallah akan mendapatkan promosi sebagai Wakil Ketua Pengadilan Agama Tanjung Pinang Kelas IA. Ia berharap hubungan baik yang telah terjalin selama ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan di masa mendatang. (Diskominfo Kampar/RF)
JAKARTA - KONTRASRIAU.COM - 
Persatuan Wartawan Indonesia mengecam keras tindakan militer Israel yang mencegat dan menahan rombongan misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 saat berlayar menuju Gaza, Palestina. Dalam rombongan tersebut terdapat sejumlah jurnalis asal Indonesia yang sedang menjalankan tugas peliputan kemanusiaan.

Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir menilai tindakan pencegatan terhadap misi sipil dan kemanusiaan, termasuk terhadap para jurnalis, merupakan bentuk tindakan yang tidak dapat dibenarkan dan mencederai prinsip perlindungan terhadap kerja pers di wilayah konflik.

“Kami mengecam keras tindakan Israel yang mencegat dan menahan rombongan misi kemanusiaan menuju Gaza, termasuk jurnalis Indonesia yang sedang menjalankan tugas jurnalistik. Keselamatan insan pers harus dihormati dan dilindungi dalam situasi apa pun,” kata Akhmad Munir di Jakarta, Selasa (19/05)

Jurnalis Indonesia yang tergabung dalam misi tersebut yakni Bambang Noroyono dan Thoudy Badai dari Republika serta Andre Prasetyo Nugroho dari Tempo.

Menurut Munir, kehadiran jurnalis dalam misi tersebut bertujuan menyampaikan fakta kemanusiaan kepada publik internasional, bukan menjadi bagian dari konflik. Karena itu, seluruh pihak wajib menghormati independensi dan keselamatan wartawan.

“Pers hadir untuk menyampaikan fakta dan suara kemanusiaan kepada dunia. Tidak boleh ada intimidasi ataupun tindakan yang mengancam keselamatan jurnalis yang menjalankan tugas profesinya,” ujarnya.

Berdasarkan informasi Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, sedikitnya 10 kapal dalam misi Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 ditahan aparat Israel, di antaranya kapal Amanda, Barbaros, Josef, dan Blue Toys.

Hingga kini, kapal yang membawa para jurnalis Indonesia belum dapat dihubungi dan kondisi awak kapal masih belum diketahui secara pasti.

PWI Pusat juga menyatakan dukungan penuh terhadap langkah diplomatik Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia untuk memastikan keselamatan dan perlindungan seluruh warga negara Indonesia dalam misi tersebut.

Sementara itu, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia menyatakan terus berkoordinasi dengan Kemlu serta perwakilan RI di berbagai negara guna memantau perkembangan situasi dan menyiapkan langkah perlindungan terhadap para WNI.

Kementerian Luar Negeri RI juga telah melakukan koordinasi dengan KBRI Ankara, KBRI Kairo, dan KBRI Amman guna mengantisipasi proses perlindungan maupun pemulangan warga negara Indonesia apabila diperlukan.

“Doa dan harapan kami menyertai seluruh jurnalis dan relawan kemanusiaan agar diberikan keselamatan dan segera dapat kembali dengan selamat,” tutup Akhmad Munir.
PEKANBARU - KONTRASRIAU.COM - Ketua Umum (Ketum) Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga (PP- PPM) Patriani Paramita Mulia, SH,LLM resmi membuka Musyawarah Daerah (MUSDA) Ke-VIII PPM Riau. Kegiatan bertempat di Hotel Grand Zuri. Minggu (17/05/2026)pagi.

Pada MUSDA Ke-VIII PPM Riau, kali ini secara aklamasi terpilih Dr. Suhardiman Amby,MM Sebagai Ketua PPM Provinsi Riau untuk 5 tahun kedepan, dan sekaligus juga beliau saat ini menjabat Bupati Kuansing.

Sosok Dr. Suhardiman Amby,MM Merupakan cucu Pejuang 45 yakni DT. Bendaro Kuning. Berikut dibawah ini merupakan silsilah dari Keluarga Suhardiman Amby.
Ketum PPM Patriani Paramita Mulia, S.H., LL.M mengungkap pada hari ini melalui Musda ke-8 sudah terpilih Suhardiman Amby sebagai Ketua PPM Riau untuk periode selanjutnya secara aklamasi.
“Terpilihnya Suhardiman secara aklamasi tentu memberi makna bahwa semua cabang-cabang memilih tokoh yang sama, mudah-mudahan ya beliau ini bisa memimpin PPM menjadi lebih besar di Riau dan setelah ini tidak ada lagi perdebatan pengurus PPM,” ungkapnya.

Terkait pelantikan, Paramita menyebut Suhardiman nantinya akan dilantik di daerah Kuansing, dimana Kuansing adalah kabupaten yang bupatinya adalah Suhardiman sendiri.

“Bapak Suhardiman adalah putra daerah Riau, dan kami berharap di awal kepemimpinannya akan mengkonsolidasi pengurus dengan tetap mengedepankan kekeluargaan, dan saya minta semua kader dirangkul,” pungkasnya.

Usai terpilih, H. Suhardiman Amby menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan mayoritas pengurus PPM se-Riau kepada dirinya.

“Amanah ini tentu akan kami emban sebaik mungkin. Tugas kita ke depan adalah membesarkan organisasi, sekaligus meneruskan semangat perjuangan keluarga besar pahlawan dan pejuang di Provinsi Riau,” kata Suhardiman Amby.

Editor : Omeng
JAKARTA - KONTRASRIAU.COM - 
Pemerintah menetapkan 1 Zulhijjah 1447 Hijriah bertepatan dengan 18 Mei 2026. Dengan demikian, Hari Raya Iduladha 1447 H/2026 M jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026.
Keputusan tersebut disampaikan Menteri Agama dalam konferensi pers Sidang Isbat penetapan awal Zulhijjah 1447 H yang digelar di Kantor Kemenag Jl. MH. Thamrin Jakarta, Minggu (17/5/2026).
Penetapan awal Zulhijjah dilakukan berdasarkan hasil hisab dan rukyatul hilal yang dipantau di berbagai wilayah Indonesia. Sidang Isbat dipimpin langsung oleh Menteri Agama dan dihadiri perwakilan organisasi masyarakat Islam, Komisi VIII DPR RI, ahli astronomi, BMKG, BRIN, serta instansi terkait lainnya.

Menteri Agama menjelaskan, posisi hilal pada hari pemantauan berada pada ketinggian antara 3 ° 17 menit 33 detik hingga 6° 56 menit 58 detik, dengan sudut elongasi antara 8° 54 menit 49 detik hingga 10° 37 menit 7 detik.

Kementerian Agama melaksanakan rukyatul hilal di 88 titik pemantauan di seluruh Indonesia. Berdasarkan laporan yang diterima, hilal terkonfirmasi terlihat oleh dua perukyat, yaitu KH. S Azka dan Zarkasi di Kabupaten Lamongan Jawa Timur. Keduanya telah disumpah oleh hakim Pengadilan Agama setempat. 

“Dengan demikian, berdasarkan hasil hisab serta adanya laporan rukyatul hilal yang memenuhi ketentuan, Sidang Isbat secara mufakat menetapkan bahwa 1 Zulhijjah 1447 Hijriah jatuh pada hari Senin, 18 Mei 2026 Masehi,” ujar Menag.

Menag berharap keputusan tersebut dapat menjadi pedoman bagi umat Islam di Indonesia dalam menjalankan rangkaian ibadah Zulhijjah, termasuk puasa Tarwiyah, puasa Arafah, pelaksanaan salat Iduladha, dan ibadah kurban.

“Semoga momentum Iduladha ini dapat memperkuat kebersamaan, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta meneguhkan persatuan sebagai satu bangsa,” tutupnya.

"Kami juga mengimbau kepada umat muslim untuk memanfaatkan dan memaksimalkan ibadah-ibadah pra iduladha," jelasnya.

Tak lupa, Menag juga mendoakan para jemaah haji Indonesia yang tengah menjalankan ibadah haji di Arab Saudi agar ibadahnya berjalan lancar dan pulang menjadi haji yang mabrur dan mabrurah.

_Biro Humas dan Komunikasi Publik_
KAMPAR - KONTRASRIAU.COM - 
Bupati Kampar Ahmad Yuzar secara resmi melepas ratusan peserta Polkam Run 5K 2026 dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-18 Politeknik Kampar. Kegiatan ini dimulai dari halaman kampus Politeknik Kampar pada Ahad (17/05/2026).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Penjabat Sekretaris Daerah Kampar Ardi Mardiansyah serta Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten Kampar Lukmansyah Badoe.
Sebelum melepas peserta, Bupati Kampar menyampaikan ucapan selamat atas Dies Natalis ke-18 Politeknik Kampar. Ia mengapresiasi terselenggaranya kegiatan Polkam Run 5K sebagai ajang yang tidak hanya mendorong pola hidup sehat, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antar peserta.

“Melalui Polkam Run ini bukan hanya untuk hidup sehat, namun juga menjadi ajang bersilaturahmi. Saya mendapat informasi bahwa pesertanya tidak hanya berasal dari Kabupaten Kampar, tetapi juga dari luar daerah,” ujar Bupati.

Ia juga berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan serta menjadi agenda rutin yang mampu meningkatkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

“Sukses selalu untuk Politeknik Kampar, semoga semakin maju dan terus berkontribusi dalam pembangunan sumber daya manusia,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Politeknik Kampar, Nina Veronica menyampaikan bahwa Politeknik Kampar merupakan kampus kelapa sawit pertama di Indonesia yang memiliki komitmen kuat dalam pengembangan pendidikan vokasi berbasis industri.

Ia juga mengucapkan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten Kampar dan seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan Polkam Run 5K 2026.

“Kami berharap melalui momentum Dies Natalis ini, Politeknik Kampar dapat terus berkembang, berinovasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah dan bangsa,” ungkapnya.

Kegiatan Polkam Run 5K 2026 berlangsung meriah dengan diikuti ratusan peserta dari berbagai kalangan, baik pelajar, mahasiswa, maupun masyarakat umum, yang turut memeriahkan peringatan Dies Natalis ke-18 Politeknik Kampar. (Diskominfo Kampar/RF)
BANGKINANG - KONTRASRIAU.COM - 
Bupati Kampar Ahmad Yuzar menegaskan pentingnya penguatan industri hilirisasi dan inovasi produk lokal guna menghadapi persaingan global serta kebutuhan pasar dunia yang semakin kompetitif. Hal tersebut disampaikannya saat meninjau Workshop Politeknik Kampar di Desa Batu Belah, Kecamatan Kampar, Ahad (17/05).

Dalam kunjungan tersebut, Ahmad Yuzar menekankan bahwa Kabupaten Kampar memiliki potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia yang besar, sehingga perlu dimanfaatkan secara optimal melalui pengembangan produk hilirisasi yang bernilai ekonomis tinggi.

“Menghadapi persaingan globalisasi dan pasar dunia, kita dituntut untuk siap bersaing dan mampu memenuhi kebutuhan sendiri. Karena itu, kita harus mampu menangkap peluang yang saat ini menjadi kebutuhan pasar,” ujar Ahmad Yuzar.

Ia meminta pihak akademisi, mitra Polkam maupun mahasiswa untuk terus menggali potensi dan menciptakan berbagai produk hilirisasi yang dapat bersaing di pasar.

“Kita memiliki kekuatan serta sumber daya yang cukup, tinggal bagaimana kita membaca kebutuhan dan keinginan pasar,” tambahnya.

Bupati Kampar juga mengajak seluruh pihak untuk menjadikan momentum tersebut sebagai peluang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat posisi Kampar sebagai daerah penghasil produk inovatif berbasis teknologi dan industri kreatif.

“Mari kita ambil kesempatan ini. Selain menjadi pemasok, juga dapat meningkatkan sumber daya manusia Kampar. Kita harus segera masuk pasar, membuat inovasi dan terobosan yang secara ekonomis dapat menguntungkan,” tegas Ahmad Yuzar.

Sementara itu, Direktur Politeknik Kampar, Nina Veronika menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian Pemerintah Kabupaten Kampar terhadap pengembangan Polkam.
Menurutnya, selama ini Polkam telah banyak melakukan berbagai terobosan di bidang mekanik, khususnya yang berkaitan dengan industri persawitan.

“Di Polkam ini telah banyak dilakukan pengembangan mekanik terutama yang berkaitan dengan persawitan. Selain itu, kami juga mengembangkan produksi komponen maupun spare part yang dapat diproduksi di daerah sendiri,” ungkap Nina Veronika.

Ia menjelaskan, berbagai inovasi juga terus dikembangkan, termasuk pengolahan limbah sawit menjadi produk bernilai guna serta produksi kompos yang saat ini mulai dimanfaatkan oleh sektor perkebunan meskipun masih dalam skala terbatas.

“Berbagai inovasi terus kami pelajari dan kembangkan di Polkam Kampar ini. Kami berharap dukungan dan support dari Pemerintah Kabupaten Kampar untuk menjadikan Polkam unggul dan siap bersaing,” tutupnya.
(Diskominfo Kampar/Pdy)