TRENDING NOW

KUOK - KONTRASRIAU.COM - 
Dalam rangka memastikan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan optimal dan berkualitas, Ketua TP PKK Kabupaten Kampar, Tengku Nurheryani Ahmad Yuzar, kembali melakukan peninjauan ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Lereng, Kecamatan Kuok, Kamis (16/04/2026).

Kunjungan tersebut turut didampingi oleh Kepala Puskesmas Kuok, perwakilan Dinas Kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan, serta Sekretaris TP PKK Kabupaten Kampar. Peninjauan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan TP PKK dalam mengawal mutu dan pelaksanaan program MBG di berbagai wilayah Kabupaten Kampar.

Dalam keterangannya, Tengku Nurheryani menegaskan bahwa program MBG tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, tetapi juga harus dikelola secara profesional, akuntabel, dan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan.

“Program MBG ini bukan sekadar penyediaan makanan bergizi, namun juga menyangkut tata kelola yang baik, transparan, dan partisipatif. Kita ingin memastikan seluruh proses berjalan tepat sasaran dan sesuai standar yang telah ditentukan,” ujarnya.

Selama kunjungan, rombongan juga meninjau langsung proses pengolahan makanan, kebersihan dapur, hingga sistem distribusi kepada penerima manfaat. Hal ini dilakukan guna memastikan setiap tahapan berjalan dengan baik dan memenuhi aspek kesehatan.
Sementara itu, pihak Dinas Kesehatan menekankan pentingnya peran tenaga ahli gizi dalam menjaga kualitas makanan yang disajikan. Selain itu, aspek higienitas menjadi perhatian utama dalam mendukung keberhasilan program tersebut.

“Kegiatan ini sangat baik dalam mendukung pemenuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak. Namun, perlu evaluasi berkelanjutan agar pelayanan semakin optimal, mulai dari kebersihan peralatan dapur, pemisahan ruang makanan basah dan kering, hingga memastikan makanan tetap higienis dan layak dikonsumsi,” ungkap perwakilan Dinas Kesehatan saat berdialog dengan pengelola dapur.

Dengan adanya monitoring rutin ini, diharapkan program MBG di Kabupaten Kampar dapat terus meningkat kualitasnya serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam upaya pencegahan stunting dan peningkatan kesehatan generasi masa depan.
(Diskominfo Kampar /NJF)
BANGKINANG KOTA - KONTRASRIAU.COM -  Komitmen Pemerintah Kabupaten Kampar dalam menghadirkan pelayanan publik yang cepat, tanggap, dan berbasis digital terus diperkuat. Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), upaya tersebut diwujudkan dengan menggelar Koordinasi Teknis pengembangan aplikasi Call Center 112 bersama PT Trada yang dilaksanakan secara daring.

Kegiatan yang berlangsung di ruang Kepala Dinas Diskominfo Kampar mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai ini menjadi langkah strategis dalam menghadirkan sistem layanan darurat yang terintegrasi dan modern. Meskipun dilaksanakan secara virtual, diskusi berlangsung interaktif dan produktif, memungkinkan transfer pengetahuan secara efektif antara pihak Diskominfo Kampar dan PT Trada.

Langkah mengadakan pertemuan secara daring ini menjadi bukti nyata bahwa semangat Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) telah mendarah daging di tubuh Diskominfo Kampar. Meskipun tim PT Trada berada di lokasi berbeda, koordinasi teknis tetap berjalan presisi dan dinamis.

"Inilah esensi dari digitalisasi. Kita menunjukkan bahwa koordinasi strategis untuk kepentingan masyarakat tetap bisa berjalan cepat dan efektif tanpa harus terhambat jarak fisik," tegas Irwan Muhammad, ST, M.E, MIDS, Kabid Infrastruktur SPBE.

Selain itu, dalam kegiatan ini juga dilakukan koordinasi teknis bersama penyedia layanan 112 terkait penyediaan layanan panggilan darurat NTPD 112 Kampar. Pembahasan difokuskan pada kesiapan infrastruktur, integrasi sistem, serta mekanisme operasional agar layanan dapat berjalan optimal dan siap digunakan oleh masyarakat.

Call Center 112 dirancang sebagai solusi layanan darurat satu pintu yang dapat diakses masyarakat secara cepat dan mudah. Layanan ini diharapkan mampu menjadi respon awal dalam berbagai kondisi genting, seperti kecelakaan, kebakaran, maupun situasi darurat lainnya, sehingga penanganan dapat dilakukan secara lebih cepat dan terkoordinasi.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kabid Infrastruktur SPBE Irwan Muhammad, ST, M.E, MIDS, Kabid Persandian, Aplikasi dan Tata Kelola SPBE Edison, S.E, serta Kasi Infrastruktur SPBE Nazriadi, S.H. Turut hadir pula staf Diskominfo, yakni Benny, Fajar, Ondri, Yoga, Fahrul, dan Slamet, yang berperan aktif dalam mengikuti jalannya koordinasi teknis.

Dalam pemaparannya, PT Trada menjelaskan secara komprehensif mengenai konsep, alur kerja sistem, hingga strategi implementasi Call Center 112 yang dapat diintegrasikan dengan berbagai layanan perangkat daerah. Hal ini selaras dengan penerapan SPBE di Kabupaten Kampar yang menitikberatkan pada efektivitas, efisiensi, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

Lebih dari sekadar inovasi teknologi, kehadiran Call Center 112 diharapkan menjadi simbol transformasi digital pelayanan publik di Kampar. Dengan satu nomor darurat yang mudah diakses, masyarakat akan merasakan kehadiran pemerintah secara nyata dalam situasi kritis.

Pelaksanaan koordinasi teknis secara daring ini juga menunjukkan bahwa transformasi digital tidak hanya menyasar layanan kepada masyarakat, tetapi juga cara kerja pemerintahan yang semakin adaptif, fleksibel, dan kolaboratif. Diskominfo Kampar terus bergerak maju, membangun ekosistem digital yang kuat demi mewujudkan pelayanan publik yang responsif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.(Diskominfo Kampar /Bny)
PEKANBARU - KONTRASRIAU.COM -
Gerak cepat dan respons sigap kembali ditunjukkan personel Satuan PJR Ditlantas Polda Riau dalam menjaga keamanan masyarakat. Seorang pelaku penculikan anak berhasil diamankan usai dilakukan pengejaran sejauh kurang lebih 104 kilometer di ruas Tol Pekanbaru–Dumai (Permai), Kamis (16/04/2026) dini hari.
Aksi dramatis ini bermula dari laporan masyarakat atas nama Jhonaris Tampubolon yang diterima di Gerbang Tol Bathin Solapan. Berdasarkan informasi tersebut, pelaku diduga hendak melarikan diri menuju Sumatera Utara melalui jalur tol.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel PJR Ditlantas Polda Riau langsung bergerak cepat melakukan pengejaran dari Gerbang Tol Pekanbaru–Dumai. Pengejaran berlangsung menegangkan sejak pukul 21.00 WIB, hingga akhirnya pelaku berhasil dihentikan dan diamankan sekitar pukul 23.30 WIB di Gerbang Tol Bathin Solapan, Duri, Kabupaten Bengkalis.

Operasi pengejaran ini dipimpin langsung oleh IPDA Indra Gunawan selaku PS Kanit Tol Permai, bersama IPDA Ahmad Husin Siregar (Panit 3 Tol Permai), Aiptu Jansen Sihombing, dan Aipda Robi Hertanto. Berkat koordinasi dan kesigapan tim di lapangan, pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan berarti.

PS Kanit Tol Permai, IPDA Indra Gunawan, menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari respons cepat atas laporan masyarakat serta soliditas tim di lapangan.
“Begitu menerima informasi, kami langsung melakukan pengejaran secara terukur dan terkoordinasi. Prioritas kami adalah keselamatan korban dan memastikan pelaku tidak lolos. Alhamdulillah, pelaku berhasil diamankan dalam kondisi aman,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan patroli dan respons cepat di ruas tol guna mencegah terjadinya tindak kriminal.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan setiap kejadian yang mencurigakan. Sinergi antara masyarakat dan kepolisian menjadi kunci utama dalam menjaga keamanan,” tambahnya.

Sementara itu, Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika memberikan apresiasi tinggi atas kinerja cepat dan profesional personel Sat PJR di lapangan.
“Saya mengapresiasi gerak cepat dan respons personel Sat PJR Ditlantas Polda Riau yang sigap menindaklanjuti laporan masyarakat. Ini adalah wujud nyata kehadiran Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam situasi darurat seperti ini,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendorong seluruh jajaran untuk meningkatkan kewaspadaan serta respons cepat terhadap setiap potensi gangguan kamtibmas.
“Kecepatan, ketepatan, dan keselamatan menjadi prioritas utama dalam setiap tindakan kepolisian. Kami berkomitmen untuk terus memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya di wilayah hukum Polda Riau,” tegasnya.

Selanjutnya, untuk proses penyelidikan lebih lanjut, pelaku diserahkan kepada personel Polsek Bukit Kapur Dumai, yang telah berada di lokasi setelah menerima laporan resmi dari pelapor di Polresta Pekanbaru.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan terkendali. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata komitmen Ditlantas Polda Riau dalam memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat, serta respons cepat terhadap setiap laporan yang masuk.(***)

BANGKINANG KOTA – KONTRASRIAU.COM - Pemerintah Kabupaten Kampar melalui Dinas Sosial kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat rentan dengan menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada 136 penerima manfaat, Rabu (15/4/2026).

Kegiatan yang digelar di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Kampar, Bangkinang Kota ini menyasar kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus, seperti janda, penyandang disabilitas, lanjut usia (lansia), serta anak dengan kebutuhan khusus.

Bantuan yang disalurkan merupakan bagian dari program Bantuan Sosial Atensi Sentra Abiseka Kementerian Sosial RI Pekanbaru Tahun Anggaran 2026.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kampar, Agustar, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan hasil kerja sama antara Dinas Sosial Kampar dengan Sentra Abiseka Kemensos RI Pekanbaru dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat kurang mampu, khususnya kelompok rentan.

“Dinas Sosial Kabupaten Kampar telah menjalin kerja sama dengan Sentra Abiseka Kemensos RI Pekanbaru untuk memastikan bantuan tepat sasaran, terutama bagi masyarakat tidak mampu dan kelompok rentan,” ujarnya.

Adapun bantuan yang diberikan cukup beragam, mulai dari kebutuhan pokok hingga alat bantu untuk menunjang aktivitas sehari-hari penerima manfaat. Paket bantuan tersebut meliputi sembako seperti beras, minyak goreng, susu, dan sarden.

Selain itu, juga disalurkan berbagai alat bantu bagi penyandang disabilitas dan masyarakat yang membutuhkan, seperti kursi roda, mesin jahit, mesin giling tebu, serta perlengkapan tempat tidur seperti kasur.

Agustar menambahkan, melalui bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus membantu meningkatkan kemandirian, khususnya bagi penyandang disabilitas agar tetap produktif.

“Harapan kita, bantuan ini tidak hanya membantu kebutuhan sehari-hari, tetapi juga mampu mendorong kemandirian ekonomi penerima manfaat,” pungkasnya. Pasai (Diskominfo Kampar /Herdi P)

KAMPAR UTARA - KONTRASRIAU.COM - 
Memasuki hari kedua kegiatan monitoring, Ketua TP PKK Kabupaten Kampar, T. Nurheryani Ahmad Yuzar, turun langsung meninjau proses pengolahan Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Muara Jalai, Kecamatan Kampar Utara, Rabu (15/04).

Kegiatan ini dilakukan bersama Tim Satgas MBG Kabupaten Kampar yang melibatkan unsur Dinas Kesehatan serta Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kampar.

Peninjauan dilakukan sejak pukul 06.00 WIB guna memastikan seluruh proses, mulai dari persiapan, pengolahan hingga distribusi makanan, berjalan sesuai standar. Hal ini dilakukan untuk menjamin kualitas makanan yang akan diberikan kepada anak-anak dan penerima manfaat lainnya benar-benar layak, bergizi, dan aman dikonsumsi.

Dalam kesempatan tersebut, Nurheryani menegaskan bahwa selain kualitas makanan, aspek kebersihan lingkungan dapur juga menjadi perhatian penting. Ia meminta agar tempat produksi serta sistem pembuangan limbah makanan dikelola sesuai prosedur yang telah ditetapkan, sehingga tidak menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat sekitar.

“Selain memastikan kualitas makanan, kita juga ingin melihat langsung bagaimana pengelolaan dapur, termasuk kebersihan dan penanganan limbahnya, agar tidak mengganggu lingkungan sekitar,” ujarnya.

Sementara itu, pihak Dinas Kesehatan turut mengingatkan pentingnya peran tenaga ahli gizi dalam menjaga standar higienitas serta kandungan gizi pada setiap makanan yang disiapkan.

Dalam dialognya bersama pengelola dapur, Nurheryani juga menekankan perlunya evaluasi berkelanjutan demi meningkatkan kualitas layanan program MBG.

“Kegiatan ini sangat baik dalam mendukung pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak. Namun perlu terus dilakukan evaluasi agar pelayanan semakin optimal, mulai dari kebersihan peralatan dapur, pemisahan ruang untuk makanan basah dan kering, hingga memastikan makanan tetap higienis dan layak dikonsumsi,” tambahnya.

Melalui monitoring ini, diharapkan pelaksanaan program MBG di Kabupaten Kampar dapat berjalan maksimal serta memberikan manfaat nyata bagi peningkatan gizi masyarakat.
(Diskominfo Kampar / NJF)

BANGKINANG KOTA - KONTRASRIAU.COM -Keluarga Besar Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (LPP) Budaya Adat Istiadat Kampar (BAIK) sukses menyelenggarakan agenda Halal Bi Halal dan Wirid Bulanan Rabu, (15/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung hangat di kediaman Kabid Siompu LPP BAIK (Usaha Eni Salon/Wedding Organizer), Jalan Jenderal Sudirman, Bangkinang Kota ini, menjadi momentum penting dalam memperkuat ikatan persaudaraan sesama penggiat adat pasca-Idul Fitri 1447 H.

Pertemuan kali ini terasa istimewah,  karena selain agenda silaturahmi rutin. LPP BAIK berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar menyelenggarakan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) serta promosi dan edukasi kesehatan bagi seluruh anggota komunitas dan masyarakat sekitar.

Pimpinan Umum LPP BAIK, Syamsul Azwar, mewakili Ketua Yayasan LPP BAIK, Usman Efendi, SE, yang juga bertindak sebagai inisiator kolaborasi ini, menekankan bahwa kesehatan para penggiat adat adalah prioritas utama lembaga.

"LPP BAIK berkomitmen bahwa pemajuan budaya Kampar harus didukung oleh Sumber Daya Manusia (SDM) yang tangguh. Melalui sinergi bersama Dinkes Kampar ini, kami ingin memastikan para pemangku adat senantiasa dalam kondisi prima. Sehat raganya, lestari adatnya!" "ujar Azwar".

Layanan yang dikawal tim medis Puskesmas Bangkinang Kota ini mendapat sambutan luar biasa dari pengurus, anggota, serta tokoh adat dan agama yang hadir, termasuk dukungan dari Sekretaris Umum PDM sekaligus Pengurus MUI Kampar, Buya H. Mardailis Dahlan, MM, serta apresiasi dari Pengurus Yayasan yang diwakili oleh Dt. Erman.(Diskominfo Kampar /Hms LPP BAIK/Pdy).