Search

Praktik Mengajar Peserta Modul II, Tingkat SD/MI Program PINTAR Tanoto Foundation Berjalan Aman dan Lancar

Praktik Mengajar Peserta Modul II, Tingkat SD/MI Program PINTAR Tanoto Foundation Berjalan Aman dan Lancar

Pekanbaru – KontrasRiau.com – Praktik mengajar di hari terakhir pembelajaran program PINTAR Tanoto Foundation, yang telah berjalan sejak tanggal, 14 – 19 Oktober 2019. Beberapa pelajaran antara lain : Matematika, Bahasa Indonesia, IPS dan kelas awal khusus STEP Project.

Ada 7 sekolah yang dijadikan praktik mengajar langsung tingkat SD di dalam kelas,yakni  : SD Negeri  6,8,9,15,25,55,106,153 yang merupakan sekolah Mitra di Kota Pekanbaru.

Peserta yang ikut praktek sebanyak 82 guru program PINTAR, dan 34 guru STEP Project.

Hari ini praktek langsung Implementasi materi yang telah diberikan di dalam pelatihan beberapa waktu lalu di Hotel Cokro.

Kasi SD Disdik Kota Pekanbaru Yurdani” kami perwakila dinas pendidikan Kota Pekanbaru, sangat menyambut baik serta Apresiasi kepada Tanoto Foundation lewat Program PINTAR, kegiatan pembelajaran ini sangatlah membantu sekali tugas guru-guru di Kota Pekanbaru, serta praktik langsung di dalam kelas.” Ungkap Yurdani. Sabtu(19/10/2019).

Terutama bagi guru pemula, program Tanoto Foundation ini membantu sekali bagi selaku mitra kerja, semoga saja kedepan dapat di tingkatkan dan di perluas lagi jangkauannya. Urainya.

Mengingat saat ini baru 2 gugus yakni : 1. Gugus Rumbai dan 2. Gugus Sukajadi, Harapan kami untuk selanjutnya dapat di ikuti oleh gugus lainnya yang ada di Kota Pekanbaru.

Pengawas Drs.H. Muhammad Fadhillah” Alhamdulillah program PINTAR ini, sangat baik, dapat merubah mansdet, karena sekarang paradigma baru, guru mengasah literasi, selama lebih kurang 25 menit, guna merangsang pikiran anak.

Tujuan dari pelatihan ini kedepan mungkin kita tidak lagi, menjadi bangsa yang berpikir maju, dan perilaku baik dan gurupun menyambut baik dengan pembelajaran PKP ini. Ujarnya.

Sasmoyo Hermawan dari Tanoto Foundation” Kami berharap dengan praktik pembelajaran langsung oleh para guru, dapat hendaknya siswa jadi semakin giat, Inovatif dan kreatifnya muncul, sehingga proses belajar mengajar di dalam kelas semakin berkembang nilai edukasinya.” Pungkas Sasmoyo.

Selanjutnya dapat terus di lakukan pada pembelajaran, artinya Ilmu yang sudah di dapat oleh guru, dapat meningkatkan nilai siswa baik di US dan USBN kedepannya. Tutup Sasmoyo. (Omeng).

 

Related posts

Leave a Comment