Search

Pemdes Seberang Teratak Air Hitam Memfasilitasi Pembentukan Pokmas

Pemdes Seberang Teratak Air Hitam Memfasilitasi Pembentukan Pokmas
Teluk Kuantan – KontrasRiau.com – Pemerintah Desa Seberang Teratak Air Hitam, Kecamatan Sentajo Raya Kabupaten Kuantan Singingi memfasilitasi pembentukan kelompok masyarakat (Pokmas), penerima bantuan rumah sehat layak huni ( RSLH) dari dinas perumahan kawasan permukiman dan pertanahan provinsi Riau tahun 2019.
Acara rapat pembentukan Pokmas tersebut dilaksanakan diruangan rapat kantor desa seberang teratak air hitam, rapat di pimpin langsung oleh sekdes Andrianto,hadir di dalam rapat tersebut, seluruh perangkat desa,BPD beserta anggota, sejumlah RT/RW,LPM,PKK dan tokoh masyarakat, rapat dimulai pukul 20:00 Wib sampai dengan selesai.
” berdasarkan keputusan rapat kepengerusan Pokmas ini berjumlah 5 orang, yang terdiri dari satu orang ketua, satu orang bendahara, satu orang anggota bidang perencanaan, satu orang anggota bidang pelaksana dan satu orang anggota pengawas.
Adapun nama nama kepengurusan pokmas desa seberang teratak air hitam sebagai berikut : Ketua (Andesta),bendahara (Irna Yulinda ),Anggota Perencanaan( Fauzan Azima), Anggota Pelaksana ( Gurna Erwandi ), Anggota Pengawas ( Endro Doro Candra ).
“dalam kesempatan itu, Kades Seberang teratak air hitam Samsul Hadi memberi sejumlah arahan pertama semua usulan bantuan Rumah sehat layak huni ( RSLH ) tentulah tidak semuanya bisa terkabulkan. Kedua RSLH itu berbentuk uang Tunai sebesar Rp.57.500.000 per unit rumah, sedangkan jumlah bantuan RSLH untuk desa seberang teratak air hitam ini sebanyak 7 unit.” Ungkap Samsul Hadi.
“Samsul Hadi menambahkan, pokmas ini adalah ikhtiar pemerintah untuk memudahkan penyaluran sekaligus pertanggung jawaban terhadap bantuan untuk masyarakat  yang mendapatkan bantuan RSLH pada tahun 2019 ini.
Samsul hadi juga memberi gambaran mengenai pokmas pada peserta hadir di dalam rapat tersebut, keberadaan pokmas bukan menyulitkan bagi masyarakat yang mendapat bantuan RSLH.
Namun sebaliknya, keberadaan pokmas itu justru untuk mempermudah para penerima bantuan RSLH,kalau pokmas tidak dibentuk,nanti yang mempertanggung jawaban nya siapa ? Tidak mungkin para penerima RSLH itu ya kan.
Namun pokmas lah yang bertanggung jawab semua, pertanggung jawaban pemrintah desa tidak ada di sini. Pemerintah  desa hanya sekedar untuk memfasilitasi pembentukan pokmas saja.
Samsul hadi juga berharap kepada seluruh masyarakat desa seberang teratak air hitam, ketika pokmas ini sudah terbentuk pada malam ini,tidak ada lagi berita berita miring ditengah masyarakat tentang pokmas ini.
Karena itu nanti akan menghambat proses pembangunan rumah masyarakat kita yang mendapat bantuan RSLH tersebut.tutup Samsul (La Ode)

Related posts

Leave a Comment