Search

Gubri Syamsuar Akan Hadiri Puncak Perayaan HPN 2019

Gubri Syamsuar Akan Hadiri Puncak Perayaan HPN 2019
Pekanbaru – KontrasRiau.com – Gubernur Riau H Syamsuar M.Si menyatakan berkenan untuk menghadiri puncak perayaan hari pers nasional (HPN) 2019 yang akan dilaksanakan di salah satu Hotel di Pekanbaru.
 Kesediaan itu disampaikannya saat menerima kedatangan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau H Zulmansyah Sekedang dan Ketua Panitia HPN 2019 Riau,  Senin (11/3/2019) sore di kediaman Jalan Diponegoro.
Ketua PWI Riau H. Zulmansyah memberitahukan bahwa puncak perayaan rencananya dilaksanakan Senin (25/3/2019) malam. Perayaan ini sebagai rangkaian kegiatan dalam rangka hari pers nasional yang dirayakan setiap tanggal 9 Februari.
“Kami meminta kesediaan bapak untuk hadir di acara ini. Kami rencanakan tanggal 25 Maret, tetapi bisa berubah tergantung kesediaan waktu bapak. Selain menyampaikan sambutan, kami juga meminta bapak untuk menyerahkan beberapa award seperti  lomba karya tulis jurnalistik Raja Alin Kelana dan penghargaan lainnya,” ujar Zulmansyah kepada Syamsuar Gubernur Riau
Dalam pertemuan yang berlangsung akrab tersebut, Syamsuar menyebutkan ingin hadir dan bertemu dengan para wartawan di Riau. Apalagi mengingat kesibukan setelah baru dilantik Februari lalu membuatnya belum sempat bersilaturahmi dengan wartawan.
“Tidak apa-apa diagendakan saja tanggal 25 itu Saya ingin hadir, mudah-mudahan tidak ada halangan. Selama ini ingin bertemu dengan kawan-kawan wartawan tapi belum sempat karena setelah dilantik masih banyak agenda,” ujar Syamsuar.
Bahkan Syamsuar juga berkenan menandatangani undangan sebagai pihak yang turut mengundang para pihak yang akan menghadiri kegiatan tersebut.
Syamsuar juga memaparkan beberapa hal yang diketahuinya setelah menjabat sebagai gubernur. Salah satunya adalah potensi komoditi nonmigas Riau yang ternyata cukup banyak diekspor namun tidak tercatat secara baik di neraca perdagangan Riau. Contohnya sarang burung walet, madu, gaharu hingga potensi udang.
“Ada yang dijual ke Sumatera Utara lalu dari sana diekspor. Itu nilainya tidak sedikit, mencapai angka triliun rupiah juga. Kalau tidak tercatat di neraca perdagangan kan bisa mempengaruhi angka pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.
Dia juga menjelaskan tentang potensi-potensi pariwisata yang bisa dipasarkan bukan saja ke wisatawan domestic, namun juga wisatawan mancanegara. Karenanya, dia berencana mengagendakan waktu untuk bertemu dengan para agen travel bagaimana bisa bersinergi turut memasarkan potensi wisata di Riau ke negara-negara lain. ***

Related posts

Leave a Comment