Search

DR.H.Firdaus Paparkan Percepatan Pembangunan Kota Pekanbaru di Hadapan 24 Walilkota se-Sumatera

DR.H.Firdaus Paparkan Percepatan Pembangunan Kota Pekanbaru di Hadapan  24 Walilkota se-Sumatera

Pekanbaru – Kontrasriau.com – Acara Muskomwil I Apeksi yang berlangsung selama 3 hari dari tanggal, 1 – 3 Februari 2018 bertempat di Hotel Aryaduta. Kamis(1/2/2018)

Kegiatan ini di ikuti oleh 24 Walikota se-Sumatera yang meliputi 5 Provinsi yakni : Provinsi Kepulauan Riau, Provinsi Riau, Provinsi Sumatera Barat, Provinsi Sumatera Utara dan Provinsi Aceh.

Semua para tamu yang hadir 24 Walikota se-Sumatera dan juga di dampingi oleh para kepala OPD masing-masing daerah tampak serius dan khidmat mengikuti rangkaian kegiatan Muskomwil I Apeksi, tampak juga Dirjen Kementerian Distarduk pusat Prof.DR Duan.

Pantauan Media Kontrasriau.com acara Muskomwil I Apeksi kali ini berlangsung penuh rasa kekeluargaan serta berjalan lancar dan kondusif.

Datuk Bandar Setia Amanah Firdaus mengucapkan selamat datang kepada 24 Wali Kota dari lima Provinsi,

Aceh, Sumut, Sumbar, Riau dan Kepri ke Kota Pekanbaru pada acara Musyawarah Komisariat Wilayah I Regional Asosiasi Pemerintah Kota se-Indonesia (Muskomwil I APEKSI).

Di lanjutkan dengan pemaparan yang di sampaikan oleh DR.H.Firdaus,ST,MT sebagai tuan rumah sekaligus selaku Walikota Pekanbaru di hadapan para WaliKota se-Sumatera kali ini ” Bahwa Pembangunan yang telah dicapai serta Program Pemerintah Kota Pekanbaru sudah sangat maju dan roda perkonomian juga bergerak cepat dengan tetap konsisten menjaga lingkungan sekitar serta meningkatkan perekonomian masyarakat Kota Pekanbaru.

Diantara percepatan pembangunan itu adalah : Sarana dan prasana bagi masyarakat yang memadai, Infrastruktur yang telah ada jalan-jalan yang sudah bagus, Transportasi, Gedung sekolah baru dari tingkat SD sampai SMP sudah banyak, Rumah Sakit yang lengkap, serta fasiliatas lainnya bagi kepentingan Masyarakat.

Dengan ditambah lagi dengan tumbuh kembangnya Hotel-hotel, Bank, serta tempat – tempat kuliner yang sudah barang tentu akan mendatangkan PAD buat pemerintah Kota Pekanbaru dan juga berdampak pada penghasilan nilai  ekonomi bagi masyarakat.

Yang paling teranyar saat ini adalah Pemko Pekanbaru telah melakukan Program kartu Smard Card madani yang mempunyai Multi Fungsi dari kartu Smart Card ini adalah salah satunya dapat melakukan pembayaran di Tol bila kita sedang bepergian tidak perlu lagi kita mambawa uang cash, karena sudah memakai sistim aplikasi IT serta terkoneksi.

Firdaus berharap semoga semua acara dapat berjalan lancar dari hari pertama hingga penutupan yakni tanggal 1 – 3 Februari 2018.

“Kepada penyelenggara saya ucapkan terimakasih sekretariat dan semua semoga acara ini lancar dan rangkaian acara nanti malam, besok pagi sampai penutupan berjalan lancar dan semua sehat, ” pungkasnya, sambil disambut tepuk tangan oleh para tamu undangan yang hadir.

Sementara itu Ketua Apeksi periode 2015-2018 Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah, dalam sambutannya menyatakan semua walikota yakni 24 hadir di Pekanbaru.  “Lengkapnya kehadiran 24 walikota ini karena ingin melihat kemajuan Kota Pekanbaru,” kata Ketua Apeksi Wilayah  disambut tepuk tangan hadirin.

Kita berharap dengan Muskomwil I Apeksi ini dapat membawa serta menambah nilai-nilai positip buat kita masing – masing daerah adalah  sesuai apa yang telah di harapkan oleh Pemerintah pusat melalui Dirjen Kementrian distraduk Pusat untuk pembangunan di daerahnya masing-masing demi kesejahteraan rakyatnya. Pungkas Mahyeldi

Prof.DR.Duan ” Kependudukan itu DNA Pembangunan, intinya pembangunan untuk penduduk oleh karena itu kita harus melakukan tata kelola kependudukan secara lebih bagus.

Nah ini terus kami perbaiki di Disdukcapil tata kelola dari manual menuju Digital, jadi saat ini Penduduk Indonesia dapat di cek di seluruh Disdukcapil Indonesia.

Kedepan kami semua rumah sakit itu mengakses data disdukcapil sehingga penduduk yang sakit bisa diketik NIK nya,masuk data basenya.

Sehingga dokter bisa tahu, bisa di informsikan dan penduduk tidak bisa berbohong tentang kependudukannya dimana dia tinggal, karena ini juga berlaku untuk pemilu. karena penduduk itu harus tinggal di satu tempat tidak boleh lebih. Ujar Prof.Duan.(Omeng)

 

 

 

 

 

 

 

 

Related posts

Leave a Comment