Search

Terima Perwakilan Mahasiswa Riau, Gubri: Pemprov Siap Turunkan Pajak Bahan Bakar

Terima Perwakilan Mahasiswa Riau, Gubri: Pemprov Siap Turunkan Pajak Bahan Bakar

Pekanbaru – Kontrasriau.com – Sejumlah mahasiswa yang berasal dari sejumlah Univeristas di Riau, Ahad (28/1/2018) menemui Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman di kediamanya, jalan Diponegoro, Pekanbaru.

Kedatangan perwakilan Mahasiswa Riau ini adalah untuk mempertanyakan kebijakan Pemerintah Provinsi Riau terkait Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) yang mencapai 10 persen, serta naiknya harga Pertalite dan hilangnya Premium.

Dalam pertemuan yang penuh dengan keakraban itu, Gubri mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau siap mendengarkan aspirasi Mahasiswa yang berasal dari Universitas Riau, UIN Suska, dan Universitas Tabrani Rab.

“Dalam mekanisme PBBKB ini ditujukan untuk kesejahteraan masyarakat Provinsi Riau,” ungkap Gubri.

Lebih lanjut ia mengungkapkan jika nantinya Perda mengenai PBBKB ini akan dicabut atau direvisi tentu akan berdampak pada beberapa sektor pembangunan yang lain.

“Pemprov Riau tidak ada masalah jika PBBKB diturunkan,” ujar Gubri.

Dijelaskan oleh Gubri bahwa PBBKB 5 persen hanya ditujukan untuk BBM jenis subsidi, yakni premium dan solar. Sedangkan PBBKB 10 persen ditujukan untuk BBM non subsidi, seperti Pertalite dan Pertamax.

“Hal ini sesuai dengan Perda No 8 Tahun 2011, yang mana telah berlaku selama 7 tahun. Jika harga dasar BBM naik, tentu harganya menjadi naik,” jelasnya.

Terkait kelangkaan Premium sendiri disebabkan pihak Pertamina yang mengurangi pasokan hingga 30 persen, dengan tujuan agar masyarakat beralih ke Pertalite.

Namun kenyataan dilapangan, kebijakan Pertamina mengurangi pasokan premium ini justru berdampak terhadap masyarakat yang mau tidak mau terpaksa membeli pertalite, yang notabene adalah termasuk bahan bakar khusus yang dikenai pajak 10 persen.

Oleh karena itu, Pemprov Riau katanya sejak tahun 2015 telah mencari berbagai solusi untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi. Salah satunya adalah dengan melirik sektor pariwisata.

“Tahun 2015 terjadi perlambatan ekonomi Provinsi Riau, yakni hanya 0,22 persen. Oleh karena itu Pemprov Riau berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Gubri.

Turut mendampingi Gubri antara lain Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau Ahmad Hijazi, Asisten II Setdaprov Riau Masperi, serta Kepala Dinas ESDM Provinsi Riau.(Krc)

Sumber : Cakaplah

Related posts

Leave a Comment